Selangkah demi selangkah
Segelap-gelapnya harapan,
Sekelam-kelamnya kenyataan,
Selama masih kau rasakan gelap dan kelam
Ketahuilah
Gelap mampu dirasa karena ada cahaya
Kelam terasa karena bahagia itu ada dan nyata
Selangkah demi Selangkah
Sudah kau tempuh,
menengoklah kebelakang
Ada kisah hebat perjalanan manusia
Namun jika kau memutuskan berhenti sekarang,
Tak apa,
Berjanjilah!
Bukan pada orang lain,
bukan pula pada dirimu
Berjanjilah pada yang maha tinggi
Tuhan mu, pencipta mu
Bahwa istirahat hanyalah sebentar
Sebatas tangisan diantara sujud dan sajadah
Pada malam kebanyakan manusia terlelap
Esoknya, semua kembali lagi
Tak usah terburu-buru
Perjalanan ini milikmu,
bukan yang lain
Selangkah demi selangkah
Selangkah demi selangkah


















