Sanggar APAKAH @ Humaniora Bersatu 2015
Halo! Seperti yang sudah dijelaskan di postingan yang sebelumnya, Sanggar Apakah bersama dengan sanggar-sanggar lainnya dari seluruh fakultas kluster humaniora mengadakan sebuah acara bersama layaknya sebuah pentas seni, yakni Humaniora Bersatu. Di kesempatan kali ini, Sanggar Apakah menampilkan Rancak sebagai ciri khas dari Sanggar Apakah itu sendiri, serta penampilan memukau dari Verdict.
Rihma dari Sanggar Apakah sebagai MC malam itu.
Caesar dan Panji pada jimbe | Oscar pada kentongan.
Keiy dan Aldo pada saron | Clara pada ember.
Rancak merupakan tari khas dari Sanggar Kesenian APAKAH, rangkaian musiknya terbentuk dari hasil permainan dan harmonisasi antara alat-alat musik sederhana dan tradisional yakni jimbe, kentongan, ember, serta saron. Rancak itu sendiri diawali dengan permainan solo dari seluruh pemain alat musik, yang kemudian dilanjutkan dengan iringan tari rancak. Tari rancak memiliki empat pattern yang masing-masing memiliki tingkat kesulitannya sendiri-sendiri. Semakin lama, tempo pada tiap pattern akan semakin meningkat hingga di pattern keempat atau pattern terakhir akan mencapai klimaksnya.
(Kiri ke kanan) Gita, Cynthia, Icha, Dio, Dyn. Para dancer kali ini merupakan gabungan dari para anggota dari Dancer Soul angkatan 2012, 2013, dan 2014.
Mulai memasuki pattern dua yakni pattern kipas...
Hormat dari para penampil Rancak sebagai penutup.
Malam itu dilanjutkan dengan penampilan luar biasa dari Verdict. Verdict merupakan band asal Sanggar Apakah, band ini membawakan lagu-lagu bergenre rock-metal. Aksi mereka di atas panggung tak pernah bisa membuat kita tak menggoyangkan badan menikmati lagu-lagu yang dibawakan. It’s always party hard when they’re around!
Dito (kiri) dan Brian (kanan).
Jordy was heated up already.
Akan selalu menjadi sebuah kehormatan bagi Sanggar Apakah dapat mengisi di acara-acara seperti ini. Terima kasih kepada semua yang sudah datang dan menonton, bahkan mensupport. We’re nothing without you guys! :) Sampai ketemu di event berikutnya ya! xo
Honorable mention: Lukas Rushdian for the photos.