"Karena bersama tak harus sama"
-tulismu suatu ketika
seen from Germany
seen from Switzerland
seen from TĂĽrkiye
seen from China

seen from Singapore
seen from India

seen from United States
seen from United States
seen from China

seen from United Kingdom
seen from Guatemala

seen from Singapore

seen from Australia

seen from TĂĽrkiye
seen from China
seen from United States
seen from Russia
seen from United Kingdom

seen from Russia
seen from United Kingdom
"Karena bersama tak harus sama"
-tulismu suatu ketika

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
#1
Percayalah, sampai nanti datang raga mu, malam malam seperti ini akan kerap aku alami, saat badan ingin terlelap namun pikiran ingin menetap. Tentangmu, adalah sebuah percepatan perasaan yang terbang oleh angan ruang hampa.Â
Tak mengapa. Tanpa tanda tanya. Karena hamba percaya, tiap harap akan terlapis dengan doa dan sesal akan terobati dengan tawakal kepadaNya.
Teruntuk dirimu, Â
Jarak kilometer yang kutempuh akan terbagi dengan alunan kecepatan tertentu yang melesat, disitulah akan timbul jawab saat kau bertanya kapan. Â
Tunggulah ketukan pintu itu, dan jadilah sebaik-baiknya orang yang menunggu.Â
3 jam
Baru kali ini saia menulis kata pengantar tersendat-sendat. Lebih banyak terdiam dan terpekur lalu menimbang-nimbang. Menimbang seberapa layak nama seseorang ini saya tuliskan [Berasa Pencipta gw :)))].
Namun, dari lama dan tersendat-sendatnya penulisan kata pengantar yang semata-mata formalitas. Beberapa menorehkan kehangatan bagi mereka yang menemukan namanya tercantum dan memiliki memori tersendiri.
Untuk sepersekian menit saia terpekur skaligus takjub dengan flashback yang automatic terputar dalam kepala.
Beberapa wajah muncul dan meninggalkan rasa yang membuat saia bersyukur menemui dan bercakap-cakap dengan mereka. Berbagi rasa, pengalaman dan pendapat yang tentu saja tidak selalu mulus. Tidak semua dari mereka bertahan hingga detik ini. Berkurang menjadi hitungan jari yang entah hingga kapan mereka ada dalam kehidupan saia. Detik itu, saya menyadari betapa sebentar waktu yang mereka miliki untuk saia dan kurang saia maksimalkan.
Sering atas nama sibuk kami tidak bertemu. Ketidakcocokan jadwal ataupun suasana hati yang kurang memungkinkan untuk bertemu. In the end, saia menyadari kami tidak seterbuka itu. Kami tidak berani terbuka karna menyadari… Adanya kemungkinan ke depan kami tak sejalan dan mulai menggunakan informasi yang tiap kami miliki sebagai senjata. Mungkin. Hati manusia tak ada yang tahu dan agaknya sulit di selami meski sudah lama saling bersama.
Kesempatan penulisan kata pengantar ini juga menyadarkan saia bahwa sebuah hubungan hakikatnya diketahui dengan benar oleh mereka yang menjalani. Bisa satu individu dengan individu lain. Bisa individu dengan kelompok, kelompok dan kelompok. Sum up, tiap pribadi punya pandangan sendiri terhadap lawan bicaranya. Siapapun itu. Terlepas perannya dalam hidup individu yang bersangkutan.
Yuk… Makan gorengan dan seruput teh anget. Sebelum melebar ke hal serius lainnya :)
Kata Pengantar - Sebuah Pengantar - Genealogi Inspirasi
Agama adalah sumber inspirasi penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Sejak melihat penganiayaan yang dilakukan kepada Jamaah Ahmadiyah pada tanggal 6 Februari 2011, penulis berkesimpulan bahwa agama dapat menjadi sebuah alat politik dan kepentingan yang efektif. Ketertarikan penulis pada fungsi agama yang beyond ini diimplementasikan pada Indonesia-Malaysia Conference Ke-6 yang dilaksanakan di FISIP Universitas Airlangga Surabaya dengan memberikan kontribusi berupa karya ilmiah. Karya ilmiah iniliah yang menjadi dasar bagi penulis untuk meneliti tentang pengaruh agama dalam hubungan internasional. Penelitian ini membawa penulis untuk lebih melihat momentum kemenangan Ikhwanul Muslimin sebagai pergerakan keagamaan dalam revolusi Mesir 2011 dan Pemilu Mesir 2012. Dalam penelitian ini, sebenarnya penulis menyadari akan sulit menemukan kerangka pemikiran dan tinjuan pustaka dalam melihat agama dalam hubungan internasional.
Dalam perkembanganya penulis menemukan karya-karya yang ditulis oleh Karen Armstrong. Diantara karyanya adalah “Sejarah Tuhan”, “Masa Depan Tuhan” dan “Perang Suci”. Karya ini semakin meyakinkan penulis untuk menulis penelitian ini. Namun karena dinamika yang terjadi dalam penelitian ini, penulis tidak bisa mempergunakan karya-karya Karen Armstrong sebagai referensi utama dalam penelitian ini. Penulis tidak bisa menghubungkan pemikiran Karen Armstrong dengan studi Ilmu Hubungan Internasional khususnya dalam bidang politik luar negeri. Namun penulis menyadari bahwa pemikiran Karen Armstrong sangat berguna dalam penelitian ini. Kegunaan ini penulis dapat temukan setelah penelitian diselesaikan.
Ide penulisan skripsi ini tidak hanya berasal dari Karen Armstrong saja namun juga didapatkan penulis dari mata kuliah yang ditempuh oleh penulis. Mata kuliah “Kosmopolitanisme, Fundamentalisme dan Nasionalisme” adalah mata kuliah yang paling berkontribusi untuk memperkaya pengetahuan penulis tentang agama. Selain itu mata kuliah “Agama 2” juga mata kuliah “MBP Timur Tengah” sangat membantu penulis untuk menyelesaikan penelitian ini. Mata kuliah “Geostrategi dan Geokultural” telah mengenalkan penulis pada Samuel Huntington dengan karyanya “Benturan Peradaban”, sehingga penulis memiliki pemikiran kritis mengenai agama dan peradaban manusia. Selain Samuel Huntington penulis juga dipertemukan dengan John Esposito dan M. Amien Rais oleh mata kuliah “Geostrategi dan Geokultural” yang memperkaya pengetahuan penulis tentang Islam dan dinamikanya. Mata kuliah “Perbandingan Politik Luar Negeri” juga memberikan kontribusi yang penting dalam mempersempit fokus penulis dalam menulis skripsi ini. Melalui mata kuliah “PPLN” penulis dikenalkan dengan Valerie Hudson, Laura Neack dan Marijke Breuning, sehingga penulis dapat mempergunakan peringkat analisis kelompok dalam politik luar negeri.
Kesulitan dalam mencari data dan referensi dalam melihat agama dalam hubungan internasional sempat membuat penulis berhenti menulis selama beberapa bulan. Akan tetapi setelah menemukan banyak referensi dari berbagai sumber internet penulis dapat melanjutkan. Diantara sumber-sumber yang membantu penulis dapat melihat agama dalam politik internasional adalah buku karya Jonathan Fox dan Shmuel Sandler dengan judul “Bringing Religion in International Relations” serta buku karya Pavlos Hatzopoulos dan Fabio Petito dengan judul Religion in International Relations: The Return From Exile. Buku-buku ini telah mengenalkan penulis pada dimensi lain Ilmu Hubungan Internasional utamanya dalam dimensi keagamaan. Melalui buku ini pula penulis menyadari bahwa agama tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia termasuk dalam hubungan internasional.
Penulis menyadari bahwa penelitian ini jauh dari kata sempurna. Masih banyak kekurangan-kekurangan yang ada dalam tulisan ini. Namun penulis berharap skripsi ini menjadi pintu masuk untuk melihat agama dalam hubungan internasional. Sehingga akan menambah wawasan dan sisi “unik” dalam studi hubungan internasional. Penulis menyadari bahwa melihat agama dalam hubungan internasional adalah hal yang beyond, oleh karena itu masih belum banyak penelitian yang dilakukan dalam melihat hal ini secara khusus.
Dengan selesainya skripsi ini penulis mengucapkan terima kasih dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT. Berkat ridho dan hidayah Nya penulis dapat menulis skripsi ini dan dapat memahami secara detail dan menyeluruh tentang pergerakan Ikhwanul Muslimin. Kemudian penulis juga menyampaikan terima kasih, shalawat dan salam kepada Rasulullah Muhammad SAW karena berkat beliau Islam diajarkan dan gerakan Ikhwanul Muslimin bisa terbentuk dan lahir.
Yang kedua penulis menyampaikan terima kasih kepada orang tua penulis dan seluruh keluarga besar utamanya Indra dan Puspa sebagai adik yang menghibur penulis dengan caranya karena telah memberikan dukungan, perhatian dan motivasi kepada penulis untuk menyelesaikan studi dan menyelesaikan penulisan skripsi ini. Juga dukungan kepada penulis untuk tetap tegar dan bersemangat saat penulis kehilangan motivasi dan keinginan untuk berkarya. Tidak lupa penulis ucapkan terima kasih kepada sahabat kandung penulis Yudha, Aji, Baito, Vandya dan juga rekan-rekan twisterz +22 yang sangat spesial dan istimewa bagi penulis.
Yang ketiga penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak M. Muttaqien yang telah membimbing dan memberikan bantuan kepada penulis untuk menyelasaikan skripsi ini. Tanpa bimbingan dan arahan beliau penulis tidak mungkin menyelesaikan skripsi ini. Juga atas perhatian lebih yang diberikan hingga saat-saat akhir batas waktu pengumpulan skripsi ini beliau masih bersedia untuk memberikan kritik dan saran. Bimbingan beliau selama satu tahun ini memberikan inspirasi dan wawasan yang luar biasa.
Ucapan terima kasih juga penulis berikan kepada rekan ABM (Anak Bimbingan Muttaqien) Handy, Malinda, Anita, Nina, Lilik, Salman dan Tya yang selalu seiya, sekata, senasib, sepenanggungan dan setempat dalam menyelesaikan skripsi ini. Lalu kepada rekan detik-detik terakhir dalam menyelesaikan skripsi ini Bella, Apsari, Faris, Taka, Deka, Dodon dan Angga. Terima kasih juga penulis sampaikan kepada “sodara-sodara” Dias, Okky Gilang, Reinhardt, Alvin dan Arif karena telah memberikan kontribusi yang sangat penting dalam penyelesaian skripsi ini. Kepada rekan-rekan 2009 beserta gengnya masing-masing Anak Kosan, Arek Mojo, Said Giras, Cak Mukit, 13 Colonies, UHF, Geng Gong, Ebol, Bolshevik, Nazi, Front Barat, Front Timur, Front Utara, Front Selatan, dan berbagai macam sebutanya hingga menyibukkan penulis sebaga Komting 2009. Tidak lupa penulis ucapkan terimakasih pada angaktan 2008, 2010, 2011, dan 2012 dengan caranya masing-masing memberikan kontribusi bagi penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.
Kepada Mas Ari dan Mas Aswin penulis banyak mengucapkan terima kasih karena telah memberikan nasehat, dorongan dan saran yang sangat membantu penulis dalam mengahdapi berbagai macam pesoalan dalam penulisan skripsi ini. Tidak lupa juga kepada Mas Wahyu yang telah menjadi pembimbing kedua penulis dan selalu konsisten memberikan bahan bacaan yang fresh dan sangat berhubungan dengan minat penulis. Kepada Mas Safril yang telah memberikan banyak nasehat untuk menjadi pengajar yang baik dan menjadi akademisi yang bermanfaat. Kepada Pak Joko yang banyak mengajarkan penulis tentang rendah hati dan juga pandangan-pandangan sebagai orang “biasa” dan telah menolak untuk membimbing penulis.
Tidak lupa penulis ucapakan banyak terima kasih segenap dosen dan staf departemen HI utamanya Bu Baiq Wardhani yang banyak mengajarkan banyak hal kepada penulis juga mengajarkan ketegasan dengan kelembutan namun mematikan. Kepada Bu Sartika yang telah mengajari penulis untuk lebih bersabar dengan cara beliau yang unik dan kepada Pak Basis sebagai dosen wali penulis yang telah banyak memberikan dukungan untuk terus berprestasi. Kepada Pak Ajar, Mas Joko yang mengajarkan penulis untuk menjadi orang yang tepat di waktu dan tempat yang tepat, Bapak Vinsensio Dugis yang penulis sangat hormati, Mbak Citra, Mbak Irfa, Bu Lilik, Mas Yunus, Madam Anne dengan ajaran kosmopolitanisme dan tentunya Mbak Indah yang selalu direpoti penulis.
Penulis juga ucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan HmI Komisariat Fisip Airlangga utamanya kepengurusan demisioner 2011-2012 Ali, Rizal, Fahmi, Reza, Widya dan lain-lain. Juga penulis ucapkan kepada rekan-rekan KKN Balongsari Ratih, Eri, Fikri, Kahfi, Ana, Puput dan Rissa dan semua pemeran penting dalam KKN ini. Juga kepada rekan-rekan Ikasmariagitma Surabaya dan Malang. Tidak lupa kepada kolega-kolega di FKMHII di seluruh Indonesia Bromo, Ichsan, Siva, Riri, Marissa, Wahyu, Abdul Bokep, Benji, Kenny dan yang tidak bisa disebut satu persatu disini. Penulis juga memberikan ucapan terima kasih kepada rekan2 “Kosan Manyar Tirto Asri” dan alumninya Mas Bay-Bay, Mas Indra, Mikha, Aryo Darmen, Vepe, Galih, Anggit, Mas Zul, Qibil Arab, Belek, Agung dan yang lainnya karena telah mengisi kekosongan yang terjadi selama waktu senggang penulis. Lalu kepada Geng Asider yang akrab dengan penulis dan terus memuji penulis, penulis apresisasi setinggi-tingginya.
Yang terakhir penulis ucapkan pada Peter Clarke dan Karen Armstrong atas karya-karyanya yang inspiratif hingga membuat penulis bersemangat untuk menyelesaikan skripsi ini. Walaupun karya Karen Armstrong tidak dapat digunakan sebagai referensi, namun penulis sangat beruntung bisa menggunakan pola pikir beliau dalam proses penulisan skripsi ini. Penulis juga mengapresiasi pada pihak-pihak yang membantu penulis dalam membeli ebook dari amazon, dan situs libgen.org serta sci-hub.org karena telah memudahkan penulis untuk mencari literatur.
  Surabaya, 15 Juli 2013
    A C F        Â