Beliau ustadz @harimoekti rahimahullah, seperti baru kemarin diundang mengisi kajian di rumah saudari @tashapraharsacitta @sheilaramadhanty. Gaya penyampaian beliau lucu, meskipun bahasanya tegas, apa adanya, menyentil, menohok bagi yg mendengarkan, membuat kuping panas dan cengar-cengir menahan malu. Namun itulah diantara berbagai cara Allah berkehendak untuk mengetuk hati manusia . Seperti baru kemarin menyaksikan beliau mengibarkan panji Rasulullah pada acara Muktamar Khilafah. Seperti baru kemarin beliau menggubah lagu #IndonesiaMilikAllah. Satu-satunya lagu yg saya rela menjadikannya sebagai RBT langganan otomatis tiap bulan . Seperti baru kemarin, mendengar kisah hijrah beliau yg diceritakan berulang kali dalam berbagai kesempatan kajian. Mantan setan, rocker papan atas yg hidup dalam gemerlap, ditinggalkannya semua demi mewakafkan dirinya di jalan dakwah. Fokus menjadi Dai pejuang Syariah-Khilafah yg tangguh . Seperti baru kemarin. Siapa menyangka. Itulah ucapan kita. Usia manusia memang misteri, rahasia milik Allah. Begitulah jamaah telah bersiap menanti kajian beliau tgl 25 Juni ini. Namun Allah berkehendak menjemput beliau pulang pada malam sebelumnya . Allah memberi sesuai apa yg beliau usahakan semasa hidupnya. Meninggal di jalan dakwah . Seolah di penutup kisah beliau, Allah berkehendak agar manusia sekali lagi mengambil hikmah dan pembelajaran . Maka jangan. Jangan menunggu lagi! Hijrah jangan ditunda, seolah tak ada lagi waktu kecuali saat ini juga. Bersegeralah dalam kebaikan, tanpa nanti, sebab ajal bisa mendatangimu lebih dulu . Selamat jalan abah ustad @harimoekti. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu'anhu









