BAHAGIA.
Menjadi bahagia adalah #doa sekaligus #impian setiap orang. Tak terkecuali bagi anak-anak Indonesia, siapapun dan di pelosok manapun ia berada.
Pada 2014 lalu BPS, untuk pertama kalinya, merilis Index of Happiness masyarakat #Indonesia yaitu 65.11% dari skala 100. Lalu #WorldHappinessReport2017 menempatkan Indonesia di urutan 81 dari 155 negara di dunia. Pun sejak Juli 2011, #PBB menempatkan kebahagiaan dalam agenda besar pembangunan global. Ini menunjukkan bahwa #bahagia menjadi hal penting bagi siapapun, bahagia menjadi #obat dari segala jerih kehidupan.
Sayangnya kebahagiaan pandai menyamar. Terkadang kita tertipu, menganggap harta gelimang sebagai sumber kebahagiaan atau menyangka kesendirian sebagai sumber kesedihan. Hingga terkadang kita membutuhkan kaca pembesar untuk dapat melihat dan menyadari betapa banyak #nikmat yang kita rasakan. Bukan karena nikmatnya kecil, tapi karena mata kita yang rabun untuk melihatnya. Rabun oleh keangkuhan, kerakusan, dan penyakit hati lainnya.
Padahal kebahagiaan takkan pernah hadir pada diri yang sibuk membandingkan. Ia akan hadir pada pribadi yang senantiasa #bersyukur. Kebahagiaan memiliki satu rumus sederhana; “if you want to be happy, be”, kata #LeoTolstoy.
Foto: Bersama (sebagian) tim #ARSABandung di rumah budidaya lele nya Kak Puji.
ARSA adalah komunitas berisi anak-anak muda yang bermimpi melukis #senyum kebahagiaan di wajah anak-anak dan #masyarakat di pelosok #Bandung dan sekitarnya.
Yang membuat saya bergabung, #ARSA tidak hanya berbagi kebahagiaan, tapi juga mempunyai #misi untuk #edukasi ilmu pengetahuan dan menanamkan #akhlak mulia dalam lewat programnya.
Cat: Caption terinspirasi dari buku #HappinessLaboratory karya teh Urfa Q.
#ARSA #ctarsafoundation #arsacommunity #komunitasarsa #komunitasarsabandung #relawan #volunteer #komunitassosial #pendidikan #kabupatenbandung

















