Becik ketitik tambah apik ataupun akan terlihat baik atau terang atau tampak terlihat ditambahkan atau dikalikan terangnya olo ketoro panggah olo ataupun akan tetap sama tidak berlebih ataupun berkurang luka aib bobrok belang cacat guratan atau jeleknya atau tidak akan berubah mirip persis sama luka aib bobrok belang cacat guratan atau jeleknya.. Becik ketitik tambah apik olo ketoro panggah olo Becik ketitik yo ketok apik olo ketoro yo tetep olo
Bunga buah dadanya Bunga buah cintanya Bunga buah hatinya
Atau bisa saja Misalkan seorang manusia hanya akan melahirkan maksimal atau seharusnya memang ada dua atau sama dengan apa yang akan menjadi sumber penghidupannya di bunga buah dadanya dan ketika seorang bayi manusia terlahir lebih dari apa yang menjadi sumber kehidupannya atau lebih dari dua maka darimana bayi yang ketiga itu mendapatkan sari bunga asupannya karena adanya payudara itu terhubung dengan rahim bayi ketika sebelum dilahirkannya yang meskipun tak disentuhnya buah dadanya atau tidak ada yang menyentuhnya tapi ia akan merasakan perubahan apa yang ada di dada dan perutnya bahkan bukan hanya manusia saja tapi hewan juga memilikinya bahkan lebih banyak dari manusia ataupun lebih dari dua yang akan terhubung sebelum bayi binatang itu dilahirkannya begitupun ketika bayi binatang itu dilahirkannya seperti juga tumbuhannya maka setiap bunga hanya akan menjadi satu buah saja dan setiap satu tandan buah berisikan banyak bunga..???
Bunga buah di dadanya,,bunga buah di dalam dadanya...? bunga buah cintanya bunga buah hatinya...
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
β Live Streamingβ Interactive Chatβ Private Showsβ HD Qualityβ Free Actions
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Explore this photo album by Ridho Bejo utama on Flickr!
Manut opo dalane
3dtext
Terukir namanya di sebelum cahaya di sebelum kedipan mata di lubang di hatinya beserta juga dengan ayat-ayatnya...?
text3d
Telah tertulis terukir nyata di sebelum kelahirannya atau di sebelum terjadinya atau di sebelum dia ada terlahir ke dunia dan menjadikan nama dirinya bersanding dengan namanya di dinding tembok pagar singgasana patung batu atau hatinya di tiang paku buminya gunung dalam artian kata menara di semua bangunan kemegahan benda di lubang di hatinya..?
Manut opo dalane sing wis digariske sing kuoso sang maha pencipta dan tunjukilah kami jalan sing lurus bener apik terang jelas nyoto dalane
Manut opo dalane sing nyoto..
Discover the magic of the internet at Imgur, a community powered entertainment destination. Lift your spirits with funny jokes, trending mem
Metropolis the ummul Qura
Sudut lurus arah pandangannya..?
jalan lurus atau garis lurusnya..?
Menghadapkan muka..?
Condong arah putarannya pandangannya..?
Layaknya seribu cerminan yang mengitarinya mengikutinya memendek memanjangnya ke kiri ke kanannya..?
Seperti layaknya bayangan dan kenyataannya dan nyatanya semua bayangan yang kelihatannya indah megah yang dimana bulan berada diatasnya bersinar bercahaya di gelap malamnya mengarahkannya menunjukkannya pada suatu tempat kenyataannya..?
Dan semua muka nyatanya hanya akan menghadap ke arahnya dan bagaimana mereka dapat di palingkan muka dari adanya kebenaran yang sebenarnya maka sadarilah memang benarlah semua bangunan yang megah indah tidak akan bisa dibengkokkannya kecuali bila mereka sendiri yang mengubahnya dari sudut pandang yang berbeda dari adanya sudut lurus pandangannya dari arah tempat yang lurus mengarah ke arah yang sebenarnya tempat kebenarannya yang seharusnya mereka menghadapkan mukanya..??
Keberagaman suatu nyata di dalam bayang seribu fatamorgana ataupun gunung dalam artian kata di dalam bayang seribu fatamorgana maka biarkanlah mereka sendiri yang bersaksi atas dirinya atau mengatakan Siapakah dirinya dan mengarah ke arah manakah dirinya atau condong kearah manakah dirinya menghadapkan arah pandangannya dan biarkan mereka sendiri yang bersaksi atas dirinya dan mengatakan tentang arah tujuan yang nyata sebenarnya..??
Discover the magic of the internet at Imgur, a community powered entertainment destination. Lift your spirits with funny jokes, trending mem
becik ketitik yo ketok apik olo ketoro yo tetep olo
Gapai tak tergapai hanyalah sebuah cerminan ataupun bayangan dan adanya seberkas ataupun setitik cahaya terang menjadikan pada penerangan akan adanya kenyataan..
Setiap kesalahan atau dosa meskipun itu hanya setitik perbuatan buruk gelapnya akan ada balasannya atau tidak akan dibalas melainkan sama persis seperti apa yang dilakukannya atau akan kembali pada dirinya dan setitik perbuatan baiknya yang terlihat terangnya atau akan tampak terlihat dikalikan terangnya..
Olo ketoro yo tetep olo becik ketitik yo ketok apik
Olo ketoro panggah olo becik ketitik tambah apik
Setiap kesalahan atau dosa meskipun itu hanya setitik perbuatan buruk gelapnya akan ada balasannya atau tidak akan dibalas melainkan sama persis seperti apa yang dilakukannya atau akan kembali pada dirinya dan setitik perbuatan baiknya yang terlihat terangnya atau akan tampak terlihat dikalikan terangnya..
Apakah seseorang tidak menanggung dosa dari lain orang apa yang terkandung atau yang dilahirkan adalah hasil dari apa yang dikerjakan ataupun hasil dari dosa apa yang dilakukan ataupun apa yang dikerjakan dan apakah sang maha pencipta mengetahui apa yang kita kerjakan..? Seperti juga apa yang mereka lahirkan di dalam suatu kandungan apakah mereka bisa melihat di buaian apa yang mereka lahirkan apakah disana mereka bisa melihat wajah dari dosa apa yang mereka kerjakan dan tidak mungkin dosa dari suatu yang tidak mengerjakan suatu dosa atau gerakan yang tidak mengerjakan suatu dosa atau yang melakukan suatu gerakan...? Jadi sudah jelaslah apa yang mereka kerjakan atau dosa apa yang mereka kerjakan apakah adalah seperti juga cerminan atau wajah dari dosa apa yang mereka lakukan...?,,,? Bahkan bukan saja wajah di suatu bayangan tapi bakat kepintaran sifat perwatakan apakah adalah juga cerminan dari apa yang mereka kerjakan dan sudah pasti apakah seseorang adalah menanggung dosa dari apa yang mereka kerjakan atau yang kita kerjakan...????? Kalau lah dua orang yang mengerjakan suatu dosa atau gerakan sudah pasti wajah sifat bakat perwatakan adalah cerminan dari kedua orang dan tidak mungkin wajah sifat bakat perwatakan hanya mirip satu orang tapi sudah barang tentu mirip kedua orang yang melakukan suatu dosa atau gerakan yang mereka lakukan atau kita kerjakan...? Kalaupun hanya mirip satu orang berarti yang satunya apakah hanya terdiam tidak berada pada kesadaran atau tidak mengetahui ketika ada pada suatu gerakan perbuatan di suatu kejadian atau dalam artian tidak melakukan suatu dosa atau gerakan...? Maka tanyakanlah pada wajah bakat sifat perwatakan di buaian dalam suatu cerminan atau bayangan bagaimanakah hasil pada suatu kenyataan yang dilahirkan,,,,? Dan dengan sendirinya apakah menjawab semua pertanyaan kalau lah dosa adalah yang menanggung adalah yang melakukan suatu gerakan bukan orang yang tidak melakukan suatu gerakan atau hanya terdiam,,,?
Becik ketitik olo ketoro
Becik ketitik ala ketara
Lolong suara serigala dan auman singa perumpamaan apabila ayahnya adalah serigala dan ibunya adalah singa sudah pasti anaknya mengaum dan melolong juga dan tidak mungkin hanya mengaum saja atau melolong saja tapi mengaum dan melolong juga...? perumpamaan Unine suoro asu gukguk lek bebek kwekkwek umpomone bapake asu ibuke bebek unine suorone anake kudune guk kwek utowo perpaduan antara asu karo bebek yo gak mungkin suorone mek kwek tok utowo mek guk tok bahkan ciri fisiknya pun harus nya perpaduan antara keduanya jadi bukan hanya seperti anjing saja atau seperti bebek saja dan serta bakat kepintarannya juga,,,? perumpamaan nya anjing yang seperti bebek juga atau kalaupun ayahnya serigala ibunya domba maka jadinya serigala berbulu domba..? Dan lebih tidak mungkin lagi bila bebek angsa melahirkan seekor beruang panda..?
Nandur kecik ora bakal thukule telo Yen nandur becik, ora bakal ngundhuhe olo..
Sopo Nandur Bakal Ngunduh...?
Siapa yang menanam ia juga yang kan menuainya..
βBayangan malam di antara gelap dan terang lalu di mana kah suatu batasan...? Terbuainya ombak malam dalam kefatamorganaan siang layaknya sebuah harapan yang di sertai kelelahan keputus asaan...? Bayangan terbayang kadang bergerak dan terdiam ke kiri atau kanan mengikuti suatu pergerakan kenyataan dan tidak mungkin terlepas berjalan mengikuti lain orang...? Lalu di mana kah suatu jawaban batas antara gelap dan terang atau di siang terang atau kah didalam gelap malam masihkah tampak adanya terang,,,? Seperti juga suatu trik sulap di suatu permainan dengan kedua genggaman tangan adakah di salah satu genggaman tangan suatu jawaban dan meskipun dengan terbukanya suatu jawaban dalam genggaman tangan,,,? Apakah disanalah suatu jawaban bahkan bila pun jawaban itu datang dari arah penonton yang bersorakan apakah itulah sebuah jawaban,,,?dan agar kita merasa takjub dan senang walaupun berada dalam tipu daya kebohongan atau pun bayangan kegelapan apakah itu hanyalah suatu trik permainan,,,? Janganlah menguji suatu kesalahan dengan membuktikannya dengan kegelapan atau dengan mata terpejam yang itu hanya menjadikan kesempatan suatu tipu daya bisa dilakukan atau dikerjakan yang meski dengan adanya persaksian bahkan dengan mata terbuka terang saja bisa terpedaya samar bayangan ataupun tidak bisa menentukan batas antara gelap dan terang..? apakah kedua mata yang memandang ada dalam suatu batasan bahkan juga pendengaran dan pikiran dengan sendirinya hanya batas dari apa yang ada dalam penglihatan atau juga pendengaran bahkan sekalipun mereka melihat dengan kedua mata yang memandang dan telinga mendengarkan apakah mata atau pendengaran dalam keadaan payah kepayahan,,,? menanam mangga tidak mungkin berbuah pepaya dan memelihara seekor kuda tidak mungkin melahirkan seekor keledai atau zebra apalagi melahirkan seekor gajah dan jangan lupakan juga jenis ragam yang berbeda...?Seekor kuda memang mirip dengan seekor keledai yang bersuara memekakkan telinga atau zebra yang berbelang kulitnya tetapi kuda tetaplah kuda yang meskipun wajah fisiknya tampak sama tapi itu hanyalah wajah fisiknya tapi bagaimana dengan sifat wataknya bakat kepintarannya kalau memang suatu dosa itu tidak akan dianiaya melainkan sama persis seperti apa yang sudah dilakukannya maka darimana ia tampak menjadi berbeda bahkan hanya berbeda hanya di kulitnya saja atau hanya berbeda bakat kepintarannya dan juga kalaupun hanya berbeda sifat wataknya...? tidak ada yang dianiaya kecuali diri mereka sendiri yang menganiaya dan siapa pun yang menanam ia akan menuainya..?jadi apakah setiap dosa atau kebaikan hanya akan kembali pada yang mengerjakan dan tidak akan dibalas melainkan sama seperti apa yang dilakukan bahkan mengerjakan kebaikan akan terlihat terang atau seperti tampak dikalikan atau dilipat gandakan..?begitupun suatu kebaikan yang dikerjakan bagaikan menanam satu biji yang menghasilkan bulir biji berjumlah ratusan dan begitu pun suatu keburukan tidak akan dibalas melainkan persis sama seperti apa yang dilakukan tidak berlebih ataupun berkurang...? Jadi mengerjakan suatu dosa atau gerakan apakah tidak akan dibalas melainkan persis sama seperti juga apa yang dilakukan atau pun kembali pada yang melakukan suatu dosa atau gerakan...?Layaknya Retak terbelah cermin kaca seribu bayangan dalam fatamorgana dan tetaplah jua mencerminkannya tentang siapakah dirinya jadi siapakah yang bersalah atau menganiaya meskipun berbeda tetapi tetaplah cermin kaca di retakan kepingan seribu fatamorgana hanya akan mencerminkannya..? Maka bercerminlah atau berkacalah siapakah dirinya ataukah siapakah saya dan hanyalah dirinya ataukah hanyalah saya..? Bercermin berkacalah.. Dan Terlihat seperti apakah dirinya tampak seperti apakah di cerminnya..?Hanya dirinya ataukah hanyalah saya.. Lalu siapakah yang menganiaya..? Hanyalah dirinya ataukah Hanyalah saya..?
Apakah Saya yang salah ataukah kamu yang benar adanya,,,?nyatanya semua bayangan hanya akan terdiam ketika dihadapkan pada suatu nyata seperti adanya bayangan yang membayanginya..?
Layaknya kedua mata memandang kedua genggaman tangan dan ketika satu genggaman terbuka tangan apakah disanalah suatu jawaban,,,?bahkan kita tak mengetahui apa yang ada dilain tangan,,?dan ketika pun kedua tangan terbuka dari genggaman apakah disanalah suatu jawaban bahkan ketika jawaban itu terbuka dari tempat lain dari kedua genggaman tangan apakah itulah sebuah jawaban dan mereka pun takjub terkesima sambil bertepuk tangan dan merasakan senang..??yang meskipun jawaban datang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan atau dihasilkan dari apa yang tidak dikerjakan atau bukan dari tempat yang seharusnya jawaban itu datang ataupun dari arah salah satu kedua tangan,,..?? apakah malah itu hanya agar suatu pikiran menjadikan terpusat pada titik suatu jawaban,,,..? apakah karena kedua mata yang memandang ada dalam suatu batasan atau bila pendengaran bahkan pikiran dengan sendirinya hanya batas dari apa yang ada dalam pandangan atau juga pendengaran maka tanyakanlah semua jawaban pada hati yang meredam yang semuanya ada dalam baik sangkaan mungkin disanalah sebenarnya jawaban....??seperti juga mereka yang saling menguji diantara mereka siapakah yang paling benar adanya bahkan mereka tidak menyadari kalau mereka manusia tempatnya salah dan lupa yang sedang ada dalam ujian sang maha pencipta bahkan sekalipun mereka melihat atau mendengarnya apakah mata atau pendengaran dalam keadaan payah,...???kembalikanlah suatu pandangan yang semuanya ada dalam baik sangkaan slalulah ada dalam suatu jalan dan berpesan dalam kebenaran dan kesabaran,,,
Lalu bagaimana bila membuktikannya dengan mata terpejam ataupun keesokan pandang atau apa yang akan ada pada langit malam ataupun juga siang terang..?apakah itu hanyalah suatu kebiasaan..lalu bagaimana bila apa yang ada di dalam rahim seseorang ataupun masih ada jeda waktu dalam pembuktian...? Jadi janganlah menguji suatu kesalahan dengan membuktikannya dengan kegelapan atau dengan mata terpejam yang itu hanya akan menjadikan kesempatan suatu tipu daya bisa dilakukan atau dikerjakan yang meski dengan adanya persaksian bahkan dengan mata terbuka terang saja bisa terpedaya samar bayangan ataupun tidak bisa menentukan batas antara gelap dan terang..?
Ketika dihadapkan pada sebenar kenyataan terang segala bayangan nyatanya hanya akan terdiam..beraneka ragam suatu bayangan tapi yang sebenarnya hanyalah cerminan dari adanya suatu kenyataan..tidak akan ada kenyataan yang terbayang dan bayangan dengan sendirinya membenarkan adanya kenyataan.. hanyalah cerminan atau bayangan dari adanya suatu kenyataan. Adanya Seribu bayangan menandakan adanya suatu kenyataan. jiwa yang satu dan bayangan yang tercermin Didalamnya..Kegelapan atau bayangan tidak akan bisa menanggung atau menyatakan sebuah bayangan di kegelapan tapi bayangan hanya akan mencerminkan adanya sinaran terang atau kenyataan..
Dan Bayangan hanyalah raih yang tak teraih... Apa yang tak bisa di hindari dengan berlari ataupun sembunyi di lubang kedalamannya bumi atau bahkan di atas gunung yang tinggi,,?Seperti adanya cermin kegelapan yang melekat di diri memendek dan memanjang meraih tak teraih...Tidak akan ada bayangan tanpa adanya kenyataanya dan tidak akan ada kenyataan melainkan bayangan akan selalu mengiringinya.. Beraneka ragam suatu bayangan tapi yang sebenarnya hanyalah cerminan dari adanya suatu kenyataan.. Tidak akan ada kenyataan yang terbayang dan bayangan dengan sendirinya membenarkan adanya kenyataan.. Bayangan hanya mengingatkan maka biarkan dengan adanya putaran dalam penerangan disertainya kebajikan... Tirai tersibak terang di renungan keheningan malam Benalu di dedahanan menggantung menyibak kehampaan keputusasaan dalam sebuah angan ataukah suatu harapan...? Jangkauan dimana letak ketepatan menebak hanyalah dugaan dan tak ada kepastian lalu haruskah mengada-adakan yang dalam perbaikan atau malah bertambah menjadi kesalahan kerusakan..?dan siapakah yang harus dipersalahkan..?
Menatap cermin kaca dan tak ada siapapun juga hanyalah bayangan saja yang mengingatkanya agar lebih baiknya dalam langkah pandanganya dan hanyalah pandangan yang harusnya apakah inilah saya dan tak ada siapapun juga hanya saya bukan siapa-siapa hanyalah saya bukan kamu atau kita bukan dia juga bukan dirinya tapi hanyalah saya hanya saya...lalu siapakah yang salah Siapa yang menganiaya..?Hanya saya..
Jadi siapakah saya...? Hanya Saya
Dan Setiap kesalahan atau dosa meskipun itu hanya setitik perbuatan buruk gelapnya akan ada balasannya atau tidak akan dibalas melainkan sama persis seperti apa yang dilakukannya atau akan kembali pada dirinya dan setitik perbuatan baiknya yang terlihat terangnya atau akan tampak terlihat dikalikan terangnya..
Becik ketitik yo ketok apik olo ketoro yo tetep olo
Becik ketitik tambah apik olo ketoro panggah olo
Gapai tak tergapai hanyalah sebuah cerminan ataupun bayangan dan adanya seberkas ataupun setitik cahaya terang menjadikan pada penerangan akan adanya kenyataan..
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
β Live Streamingβ Interactive Chatβ Private Showsβ HD Qualityβ Free Actions
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Hanya ingin agar merasa dalam canda dalam tawa dalam tangisnya dan rasa perih di lukanya menggapai adanya seberkas cahaya yang memang ada meski di terpejamnya mata dan siapa yang menjaganya dan begitu juga tentang adanya mimpi mimpinya,,,? jangan sesali semua yang telah terjadi bahwa memang semuanya adalah cerminan diri agar melangkah lebih berarti dan lebih memahami bukan hanya memikirkan diri sendiri tapi yang sebenarnya semuanya itu memang berarti walau hanya dalam bayangan yang menemani,,,ketika apa yang terlihat dilautan pada gelapnya malam maka lihatlah bulan itu sepertinya ada dipermukaβan dan bersinaran dilautan tapi ketika dengan mendekatinya yang ada dipermukaβan itu hanyalah bayangan dalam kefatamorganaβan,,, tapi apakah semuanya mengenai sinaran bulan apakah meski bisa menggapai bulan apakah tetap saja semuanya hanyalah juga seperti bayangan tanpa adanya kepuasan,,,? bahkan kenyataβan tak akan dipandang karena memang semuanya diselimuti tanpa adanya keyakinan bahkan bila memang bisa menjangkau bulan,,,? lalu apa yang membuat semuanya dalam kedamaian yang menyatakan,,,?maka lihatlah ketika dilangit itu menurunkan hujan bukankah bisa dilihat tumbuh tumbuhan muncul bertebaran dan menghidupkan tentang adanya air yang mengalirkan dan ada juga yang dalam berbentuk yang memang diciptakan yang menghidupkan,,,?? Apakah semuanya sebelumnya hampir dalam keputusasaβan dan tanah kering itu menjadi suatu yang menghidupkan tentang adanya tumbuh tumbuhan dan kalaupun memang tentang yang diciptakan dari suatu aliran yang menghidupkan,,,??.maka apakah memang benar semua ada dalam putarannya dan semua itu ada dalam pandanganya dan semua ada dalam penghitunganya karena memang tidak adalah langit itu retakan disanaβ¦.?
Adanya putaran dalam penghitungan tak akan bisa ditemukan ujung dalam penghitungan karena masih berpikir dalam menghitung,,,,lihatlah yang ada pada langit yang tidak ada suatu retakan dan semua ada dalam sinaran meski gelap menjelang bahkan sekalipun bila dimalam bulan dan bintang tak kelihatan maka masih adalah sinaran terang dan semua perbuatan ada dalam penghitungan walau melakukan dalam bayangan kegelapan,,,??
Bias bayang memudar menghilang,, Bertemankan kesunyian dan kegelapan,, Menerawang dihantamkan kembali dinding batasan,,Menghimpun bintang menghadapkan wajah rembulan Yang ternyata ada dalam kehampaan,,Seekor ular meliuk tergugah gaung kehampaan berdesis menjulurkan lidahnya yang panjang,,Lambat laun tanpa disadarinya kehampaan melingkupi dirinya ketika ada didalamnya dan menjadikan merasakan seperti adanya ruang hampa akhirnya menjadi sama seperti yang ada didalamnya sepertinya menyadarinya melihatnya tapi tak bisa menyadarinya terbangun menjadi nyata,,?? Tidak hidup juga tak mati dan terus ada dalam api seperti mimpi yang tak akan terbangun lagi,,?? Tidakkah disadarinya siapakah yang menciptakan yang menentukan lalu menunjukkan dan yang menetapkan dan meneguhkan dalam keindahan dan yang menurunkan titik air berjatuhan dalam penghidupan dan yang menumbuhkan tanaman lalu dijadikan ia kering tak berkesanβ¦apakah tak disadarinya ketika mata ada dalam suatu kedipan bahkan terpejam maka apakah bisa menghindar menghilang dari sang pandangan,,?langkah ada dalam kenyataan dan terbelah berserakan tinggalah lubang bertopengkan dari apa yang diimpikan hasil dari apa yang diharapkan dan tinggalah ia menganga tak lagi merasakan dosa apakah kiranya mengapa semua berulang dan terus ada berbuat kerusakan tanpa disadari bukan kah kita sendiri yang melakukan,,,?
Makhluk yang paling buruk adalah seperti layaknya binatang atau hewannya yang jika kita memanggil atau menghalaunya bahkan membiarkannya mereka tetap akan mengulurkan lidahnya dan setiap mereka mengadakan suatu perjanjiannya mereka akan selalu mengingkarinya mendustakannya menghianatinya di setiap kalinya dan mereka tidak takut dengan akibatnya karena mereka mengira semua kesalahan atau dosa bisa ditebusnya bahkan mereka menggunakan sumpah atas namanya sang Maha pencipta apakah itu sama saja mereka mengolok-olok atas namanya ataupun ayat ayatnya yang mereka menukarnya dengan harga yang rendahnya sedikitnya atau murah menukar dengan dirinya ataupun bagian-bagian dari dirinya dan menjadi terhina setelahnya bukanlah mereka menganiaya siapapun juga tapi mereka menganiaya sendiri dirinya tapi tak di sadarinya yang bukan juga mereka tak menyadarinya tapi hawa nafsunya sudah menguasai dirinya dan jadilah mereka pekak tuli buta seperti hewannya walaupun bisa melihat dan mendengarnya tapi tak memahaminya tentang adanya kebenaran dari apa yang bisa dilihat dan didengarnya..?
Dan jawaban mereka dari lidahnya adalah mereka mengatakan kami hanyalah bersenda gurau bermain-main saja dan memang kehidupan di dunia memanglah layaknya sebuah permainan dan bersenda gurau saja tapi mencampur adukkan kebenaran dengan suatu kesalahannya adalah sama saja dengan mengada adakan kebohongannya dan tidak ada yang lebih zalim daripada orang yang mengada adakan kebohongannya layaknya sebuah makanan yang disajikan di meja apakah salah atau benarnya dalam menyajikannya di meja apakah makanannya yang salah atau cara masaknya yang salah ataukah campur aduknya bumbu yang di gunakan di dalamnya..?? maka janganlah mencampur adukkan kebenarannya dengan hanya sedikit taburan kesalahannya..?? Atau Seperti halnya mereka menyebut namanya bahkan sekalipun bila itu utusannya tapi mereka memanggilnya menyebut namanya dalam suatu permainannya bersenda gurau mengikuti suatu bisikan di dalam dadanya sambil menduga-duga dari tempat yang jauhnya dan yang sebenarnya mereka sendiri tidak tau pasti apa yang sedang dikerjakannya..? dan mereka menzhalimi diri mereka sendiri atau membuat kesalahan sendiri sedang mereka tak menyadari tapi yang sebenarnya mereka bukan tidak menyadari tapi mereka melakukan kesia-sia'an perbuatan dalam kehidupan dunia ini,,sedangkan mereka mengira telah berbuat sebaik-baiknya bahkan mereka lalai dari mengingati sang maha pencipta serta terlewat batas menuruti hawa nafsunya, kemukakanlah setiap alasan dengan terang dan tidak ada yang lebih zhalim daripada orang yang mengada-ada kebohongan..
Menggapai bayang hanyalah keterpurukan karena memang itu hanyalah kesia-siaβan dalam sebuah keputusasaβan berdiam dalam keheningan tak menyadari apa yang dilakukan bayangan bicara dalam suatu pandangan angan tak lagi bisa terbayang karena tak adanya keyakinan dan pandangan selalu penuh dengan kecurigaβan dan teramat sangat dalam ketakutan ditiapnya jalan hingga tak dilihatnya bahwa memang ada sinar terang meski di dalam gelap suatu malam,,,
kegelapan membuat jawaban adalah penerangan dan dalam gerakan sudah seharusnya merasakan karena memang adanya detakan ditiapnya gerakan adalah tanda suatu kehidupan yang tentunya diberikan tuk berbuat kebajikan dan memang langkah yang berjalan harusnya memandang seharusnya mempunyai tujuan dan tujuan tentulah pada dasarnya bukan untuk membuat kerusakan karena memang terdesaklah yang mempunyai pandangan menjadi tak berpikiran maka berilah kebaikan tanpa harus mengungkapkan arti pemberian karena semua hitungan ada dalam penghitungan dan berpikir bahwa memang langit belumlah ada suatu retakan�?
langkah melangkah ditiapnya jalan maka tak adalah kepuasan karena masih berpikir dalam penghitungan ditiapnya jalan dalam perjalanan bukankah perjalanan memang harusnya menuju ke tempat terang bukan malah melangkah dalam kegelapan bukankah dua mata itu menjadikan adanya pandangan dan bila belum cukup apakah hati itu ada dalam suatu getaran dan merasakan dan bila belum cukup apakah jiwa ada kekurangan,,?dan semua perjalanan harusnya dalam keyakinan bahwa memang diberinya pandangan bukan untuk menuju kegelapan tapi melangkah menuju cahya yang terang dan langkah dengan sendirinya adalah kedamaianβ¦
Apakah gelap berarti memang tidak adanya penerang lalu lihatlah apakah gelap karena keinginan karena memang tidak adanya penerang lalu mengapa tak dimengerti arti pemberian ataupun penerangan,,?? dan terang adalah keyakinan yang terselimuti tidak adanya keputusasaβan meski di dalam gelap malam karena masih adanya kerlip malam ataupun juga sang rembulan meski di suatu gelap malam dan gelap tidak seharusnya menghinggapi yang mempunyai pandangan karena memang adanya sang maha pemurah lagi maha penyayang meski dalam gelap suatu malam ataupun juga di mata yang terpejam suatu pandang...
Hanya berserah diri sajalah tunduk patuh pada sang Pencipta dengan kemauan sendirinya maupun dengan terpaksa seperti tunduk patuhnya segala sesuatu yang diciptakannya yang bayang bayangnya berbolak balik ke kanan dan kekirinya
Tiada daya dan upaya semua atas kehendak sang Maha pencipta sang Maha Kuasa
Bahkan Batas ufuk yang tinggi adalah terang jadi Dimanakah batas antara gelap dan terang..??ketika sepertinya mengetahuinya tapi yang sebenarnya kita tak mengetahui apa-apa maha sucinya sang pencipta bahkan sekalipun kita mengetahui kebenarannya tetap saja akan terasa percuma atas kehendaknya saja kita bisa mendapatkan kebenarannya apakah hati tak digunakannya bahkan kita malah menjadi penghalang dari adanya jalan yang benarnya apakah kedengkian sudah sangat meresap di dalam dada hingga adanya bisikan di dalam dada dikira adalah petunjuk dari sang Maha Kuasa..
Tersandar sebuah luka terpuruk dalam nestapa dan hina tiada merasa menghantui gelak tawa seiring dusta,,,kemilau cahya dan yang ada dalam tebaranya meski pada gelapnya tak dilihatkah atau memang sudah tak bisa mendengarkah atau kalau memang tak bisa dipandangnya,,,? Atas kehendaknya sajalah semua ini bisa terjadi seperti ketika esok hari disaat terang menyelimuti bahkan bila malam hari membuat semuanya tanpa disadari terang akan selalu menemaniβ¦hanya berserah diri sajalah tunduk patuh pada sang Pencipta dengan kemauan sendirinya maupun dengan terpaksa seperti tunduk patuhnya segala sesuatu yang diciptakannya yang bayang bayangnya berbolak balik ke kanan dan kekirinya hingga menjadikan bayangan memendek dan memanjangnya di waktu fajar senja menyinarinya apalagi di gelap malamnya..???
Berdiam bukanlah jawaban akan adanya kedamaian berbuat kebajikan lebih baik daripada tidur berbolak balik badan kekiri kekanan atau juga hanya duduk berdiam dan terdiam...Sang Maha Kuasa tidak hanya akan duduk berdiam dan terdiam berpangku tangan berada dalam suatu keteguhan seperti adanya gunung patung bebatuan atau juga hati yang menjaga dan meredam dari adanya getaran.. Dan Sang Maha Kuasa tidaklah tetap akan tertidur di waktu siang atau di waktu malam di badan yang tetap bergerak berbolak balik ke kiri atau ke kanan seperti tetapnya bayangan yang memendek dan memanjang penuh kerendahan atas kenyataan seperti tetapnya matahari bintang dan bulan yang tetap berjalan di jalur yang terang seperti yang ada pada suatu kebiasaan..?
Sudut pandang yang berbeda dari adanya kedua mata yang melihatnya dan telinga yang mendengarnya..?? Dan hewan merasa bangga dengan apa yang bisa dilihat dengan matanya seperti mata seekor burung yang sedang melihat mangsanya dan seekor gajah yang bisa mendengarkan suara bahkan bila hanya adanya suara riak di telaga..??
Explore a hand-picked collection of Pins about sudut pandang on Pinterest.
Lingkar kelam malam mencoba melawan keangkuhan senyap detak suatu putaran seperti juga hewan pabila berjalan dan juga melolong hina di kegelapan,,,,? Lakukan dengan terang....? Hanya dengan terang dan bicaralah layaknya manusia yang berpandangan yang bukan setan atau hewan apakah kita mengetahui arti maksud dari pembicaraan ataupun perkataan dan yang melakukan apapun dalam kegelapan lagipula ketakutan..? Jangan hanya Karena seekor hewan yang tak berdaya apalagi yang sudah terluka dengan membabi buta menuruti hawa nafsunya terus mengejarnya memburunya hingga lupa seorang manusia di tinggalkannya di tengah hutan belantara yang sedang berada dalam penjagaanya dan hutan bukan tempatnya manusia ataupun tempat seorang wanita yang dalam keadaan lemah atau sedang berbadan dua..? bahkan sekembalinya dari berburunya ia malah percaya dengan adanya kabar burungnya yang menganggap sang wanita ada yang menculiknya padahal yang sebenarnya apakah sang wanita ditempatkannya di dalam istana yang bukan di tengah hutan belantara dan pada saat dibawa ke istana dalam keadaan lemah yang bertambah dan tak sadarkan dirinya sedang berada di tengah hutan belantara yang merupakan tempat bagi sekawanan hewannya...?Seekor burung memang tidak bersalah dengan apa yang dilihatnya dengan matanya ketika ia menolong istri seorang manusia yang sedang berbadan dua dan tak sadarkan dirinya dipanggul dibawa oleh seorang manusia hingga kalah dan terjatuhlah ketanah karena tanpa dengan berkata sang burung langsung menyerangnya seperti seekor burung memangsa buruannya bahkan sekalipun sang burung bisa berkata kata apakah sang manusia dapat memahami perkataannya dan sebelum sang burung menutup mata ia berpesan kepada sang suami dari istri yang telah dibawa sang manusia yang bisa memahami perkataannya bahwa sang istri ada yang membawanya menculiknya yang hanya dari sudut pandang matanya..?
Seperti Hewan yang pekak pendengarannya tidak mengerti bahasa ucapan manusia apalagi setannya tidak mempunyai daya upaya hanya bisa membisikkan sesuatu di dada dan manusia memang tempatnya salah lupa atau khilafnya..?dan jangan mengirimkan suatu utusan dalam bentuknya yang hewan apalagi Setan siapa yang mengetahui suatu maksud pembicaraan yang itu hanya akan menjadi salah faham dan hanya akan menimbulkan kekacauan kerusakan serta buntut dari semua kerusuhan memicu terjadinya peristiwa kebakaran yang akhirnya hanya akan berakhir di medan perang...?dan ketika pada akhirnya mereka saling bertemu pandang di medan perang maka pembicaraan sebagai layaknya manusia yang berpandangan bukan lagi menjadi suatu jawaban akan adanya segala pertanyaan..?karena pembicaraan di medan perangnya bukan lagi tentang kita benar atau salah berteman atau bersaudara hewan atau setannya sekalipun dia adalah guru kita ataupun muridnya iblis maupun malaikatnya ataupun kita sesama manusia atau juga sesama makhluk hidupnya bahkan sekalipun antara anak-anak dengan orang tuanya perang tak akan bisa dihentikannya... Tak akan bisa menghentikan adanya perangnya di medan perangnya sekalipun ajal datang menjemputnya ataupun sang Pencipta sang Maha Kuasa memutuskan keputusan hidup matinya..? Maka bicaralah sebelum semuanya terlambat untuk dipertanyakan atau berada di medan peperangan sebagai seutuhnya manusia yang berpandangan yang bukan setan atau hewan..? Apakah setan itu bukan saja dari golongan tumbuhan atau hewan atau makhluk apapun yang berada dalam kehinaan tapi apakah kita seorang manusia yang berpandangan termasuk juga menjadi golongannya setan..?yang bersembunyi di kegelapan lagipula ketakutan yang tidak nampak kelihatan ketika melakukan suatu perbuatan yang tidak ada dalam kebenaran atau kejahatan yang membisikkan suara keburukan kebencian di setiap kesempatan meski terang ada di setiap putaranβ¦?Lakukanlah dengan terang meski setitik cahya terang yang itu akan menjadi penerang dan yang menjadikan seutuhnya manusia yang berpandanganβ¦
Seperti hewan yang pekak tuli tidak bisa mengerti bahasa ucapan manusia apakah seperti itulah manusia yang sudah tertutup mata hatinya padahal yang sebenarnya mereka mengerti ataupun mengetahuinya tapi apakah karena kesombonganya yang rendah hina layaknya ketika mereka dapat melihat di gelapnya mata ataupun mereka hanya percaya dengan apa yang dilihatnya ataupun di dengarnya tanpa mereka mengetahui alasannya bahkan sekalipun mata melihatnya dan telinga mendengarnya apakah mata atau telinga dalam keadaan payah maka bertanyalah bicaralah sebagai seutuhnya manusia..? dan janganlah terlalu bangga dengan kelebihan atau hadiah apa yang kita punya yang diberikan sang Maha Kuasa sesungguhnya sang Maha pencipta Maha Kaya lagi Maha mulia dan semua kelebihan yang diberikannya seperti mata yang dapat melihatnya dan telinga yang dapat mendengarnya akan terasa percuma bila tak dapat memahami adanya kebenarannya ataupun tak diberikan kebenaran apa yang dilihat dan didengar oleh mata dan telinganya..??
Terserah saja mau apa tapi pandangan bukan hanya sesaat di depan mata tetapi pandangan harusnya memandang ke segala arah apakah kita tak memikirkannya tentang adanya bangunan kemegahan bendanya yang ada juga yang berlubang-lubangnya atau penuh dengan lubang di hatinya dan dari arah yang mana kita bisa melihatnya memandangnya tapi ada suatu waktunya atau juga di sudut pandang yang berbeda ia malah hilang dalam penglihatan mata seperti juga sang rembulannya ketika di waktu awal bulannya dan dari arah manakah kita melihatnya atau di waktu apa kita melihatnya atau di dalam keadaan apa kita melihatnya memandangnya di dalam keadaan sakit kah atau kah di dalam keadaan sehat bugarnya..? Maka seperti itu jugalah perumpamaan batas antara gelap terangnya maka pandanglah apa yang mudah kita mengerjakannya selama itu benar adanya dan segala kebaikan lekaslah tuk mengerjakannya pasti semua akan ada perhitungannya gelap akan sama gelapnya atau tidak akan dibalas melainkan sama seperti apa yang dilakukannya dan tidak ada dosa yang bisa menanggungnya kecuali dirinya sendiri yang menanggungnya dan terang akan lebih telihat terangnya ataupun tampak terlihat dikalikan terangnya..?
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
β Live Streamingβ Interactive Chatβ Private Showsβ HD Qualityβ Free Actions
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Paku Bumi patung pagar batu hati singgasana atau gajah dalam artian kata seperti adanya gunung bukit perbukitan batuannya ataupun seperti bangunan yang megah..? atau Layaknya sebuah pasukan tentara yang berbaris meredam dan menjaga,,,? Batu itu hanya diam dalam keteguhanya meski kadang di hina sekalipun bila dipuja karena memang tercipta untuk menjaga dalam meredam getaran yang ada,,, sama juga seperti yang ada dalam derap langkah yang menjaga dan seharusnya bisa meredam suatu gejolak amarah ketika memang dipersiapkannya,,, maka perumpamaan batu ataupun kebendaan itu juga sama dalam derap langkah dan semuanya menjaga yang dalam artian sebenarnya,,,?
layaknya gunung dipancangkan teguh dengan sebenarnya dan ada dalam suatu yang meredam disetiap goncanganya dan memang benar ada dalam suatu yang menjagaβ¦hanyalah falsafah dari apa yang memang dipancangkan teguh dengan sebenarnya dan meredam disetiap goncanganyaβ¦ dan semuanya hanya untuk menjaga dalam suatu peringatan yang nyata dan bukan untuk dihina ataupun juga disembah dan memang diperuntukkan hanya sebagai peringatan yang memang benar dalam arti kata,,, Hanya ingin merenungkan dalam artian kata yang pada suatu kala yang menguasai semua bahasa pembicaraan setiap makhluqnya bahkan semut saja memahaminya apalagi gajah..? dan juga menguasai yang ada dalam barisanya dalam derap langkah yang menjaga dan juga semua hewan itu ada dalam barisannya yang bukan saja manusia bahkan yang ghaib itu ada dalam barisannya yang menjaga dalam derap langkah yang memang teguh dengan sebenarnyaβ¦
lalu apakah tak dilihatkah yang pada pembangunanya yang pada kemegahan suatu benda bahkan batu itu ada dalam bentuknya seperti yang memang ada dalam suatu yang meredam menjaga ditiap goncanganya sekaligus juga menerangkan bila ada masa sebelum masa yang dengan dipenuhinya seluruh hamparan adalah barisan hati yang menjaga dan meredam disetiap goncanganya tapi mereka malah berpaling meludahinya tidakkah disadarinya bahwa semua barisan dalam penghamparanya itu menimbulkan rasa tentram atau juga kasih sayangnya dan tak disadarikah pabila batu itu ada dalam setiap aliran yang menghidupinya dan apa saja yang ada disetiap tangganya ataupun dakianya disekitarnya dan pabila terbelah ada juga mata air yang mengalirinya dan diantaranya sungguh ada yang menyembur menjadikan gambaran dirinya yang terkecilnya lalu mereka meluncur jatuh mengalir mengubur dirinya seakan-akan mereka sebuah pasukan yang menjaga di benteng-bentengnya ataupun seperti berada diatas tepi jurangnya kemudian mereka semua meluncur jatuh bersama-sama,,,??
ketika sebuah nyata yang ada hanya fatamorgana tinggalah ia menganga dalam hampa bak gunung pabila dilubanginya dan ketika setelah hancurnya menjadi fatamorgana tetaplah lubang itu ada sebagai peringatannya..Dan agar mereka mengetahuinya bahwa memang pada suatu masa apakah seluruh hamparan adalah nyata atau bahwa seluruh hamparan adalah barisan hati yang menjaga meredam disetiap getarannya� Dan Diantara barisan hatinya ataupun bebatuan gunungnya sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang hancur terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya dan diantaranya sungguh ada yang menyembur meluncur jatuh mengalir mengubur dirinya..
Tenggelam rentan kelam malam menutup cahya terang berselimutkan taburan bintang menghiasi gundahnya sinaran sang rembulanβ¦Kehampaan menaungi jauh di atas bilik awan berkelipan bercahaya menembus kegelapan kehampaan kekosongan dan tetap berjalan dijalur yang terang atau bila memang menjadi petunjuk malam ataupun ketika dilaluinya sang rembulan ketika beredar berjalan akan selalu tetap berjalan di jalur yang terang yang itu menandakan juga apakah bulan berada dalam kehampaan kegelapan kekosongan atau berada dalam kehancuran yang meskipun bulan bercahaya bersinaran tapi bintang cahayanya menembus kegelapan kekosongan keluangan kerenggangan dan apa yang ada di langitnya akan selalu tetap berjalan dijalur yang terang..?
Apakah sama juga dengan yang ada di titik tertinggi atau kerendahan yang dalam kefatamorganaan yang akan selalu tetap berjalan dalam suatu keteguhan sebagaimana jalannya awan kalau hujan tak kunjung datang apakah embun cukup mendamaikan dan sang Pencipta benar benar mengetahui sekalipun ketika kita berdiam dalam suatu jalan..?bahkan mengetahui apa yang ada di dalam hati yang terdalam...?? Ketika sepertinya mengetahuinya tapi yang sebenarnya kita tidak mengetahui apa-apa maha sucinya sang penciptaβ¦kembalikanlah suatu pandangan dan sertailah dengan hati yang menjaga meredamβ¦.
Sang Rembulan hanya akan bersinar bercahaya di gelap malamnya...? Dan menceritakan siapakah dirinya...?Gurat wajah terbelah Sang Rembulannya dan menjadikan ada dalam hitungannya dari bentuk purnama hingga kesabitnya KENAPA tidak sabit saja atau purnama saja ditiap putarannya apakah benar telah terbelah Sang Rembulannya...?dan tak ada yang menipunya kecuali hawa nafsunya Maka biarkan saja bulan yang menyaksikannya apakah ia terbelah atau tidaknya seperti kubah yang berada diatas bangunannya seperti apakah ia tampak kelihatannya dan dari bahan apakah dirinya di buatnya maka saksikanlah..?kalaupun mereka tidak ingin menyaksikannya biarkan bulan sendiri yang menyaksikannya dan mengatakan siapakah dirinya..? Bulan adalah bulan Dan gunung adalah gunung maka biarkanlah mereka sendiri yang mengatakan tentang dirinya..? Dan dari langit maka akan kembali juga kelangitnya ataupun diciptakan juga dari langitnya dan dari bumi akan kembali juga ke buminya ataupun diciptakan juga dari buminya. Lalu adakah yang saling menganiaya bahkan bulan sepertinya tampak menabrakkan dirinya diatas buminya atau gunung-gunungnya atau menempa menimpa buminya gunung-gunungnya ataupun berada diatas gunungnya atau buminya tapi yang sebenarnya apakah bahkan sama sekali tak MENYENTUHNYA..???????? Dan kita bisa melihatnya lagi dalam suatu perhitungan di keesokan pandang bersinar bercahaya di gelap malam menjadi suatu perhitungan penanda atau peringatan..????
Seribu bayangan sang Rembulan di seluruh penjuru fatamorgana di seribu perbedaan suatu nyata...? Seribu cerminan satu bulan di gelap malamnya di seribu keberagaman suatu nyata..? Seribu satu bulan di seribu impian harapan di dalam diamnya..Seribu satu bulan di seribu bayangan Sang Rembulannya..???
Kelam malam berlalu mencekam menggapai hitam awan di dalamnya kelukaβan dalam suatu bayangβ¦. membuat semuanya hilang tak lagi merasakanβ¦? Indahnya senyuman membuat arti adalah makna yang ada dalam suatu kedamaianβ¦. Banyaknya nyata sang keindahan menjadi kefatamorganaβan apakah bukanlah karena alam yang itu berarti juga menyalahkan yang menciptakan tapi apakah karena semuanya kesalahan tangan-tangan dalam suatu bayang yang dengan diteguhkanya barisan hati itu meredam menahan getaran dan akhirnya hilang senyuman tergerus tak lagi merasakanβ¦. Bahkan ketika hati itu bergetaran seharusnya muncul suatu peringatan sebelum diteruskan suatu kehancuran lalu kenapa harus mengeruk yang ada dikedalamanβ¦.?
apakah tak dilihatkah ketika hati itu terbelah bukankah ada juga yang mengalirkan kehidupan lalu kenapa harus mengeruk juga setelah menjadi kefatamorganaan yang ada pada padang pasir yang disana hanya ada debu yang berterbangan yang ada pada tebing-tebing tinggi nan curam pada lautan yang bergelombang apalagi yang ada dikedalaman dan kalaupun laut itu ditumpahkan bukanlah karena alam tapi apakah karena mereka mengeruk lebih dalam bahkan kita tau laut yang ada dikedalaman itu juga lebih banyak hati yang meredam bekas-bekas dari suatu kenyataan yang terbelah berulang-ulangβ¦ bukankah apa yang hidup dilautan itu tak akan habis bila untuk penghidupan apa tak dipikirkah tentang adanya getaran yang ada didaratan apakah karena mereka mengeruk atau membuat lubang dan merusak keindahan yang ada disekitaran apakah yang tumbuh dari bumi ini seharusnya kita merasa kecukupan yang sangat berlebihan lalu kenapa harus merusak keindahan yang memang diciptakanβ¦.?
Terjaga dalam sebuah asa menggapai arti makna sebuah tanya langkah ada dalam suatu duka dimanakah nyata,,,?dan nyata telah hancur menjadi kepingan fatamorgana sebab apakah mereka terbelahβ¦?tak disadarikah adanya batu yang mengalirkan kehidupan dan pabila terbelah ada juga yang mengalirkan kehidupan bahkan semua nyata yang ada menjadikan ada dalam sebuah duka apakah menunggu layaknya kehampaβan yang meski menitikkan tangisan tapi tak juga merasakanβ¦.?dan lihatlah dipenjuru fatamorgana yang pada padang pasir yang disana hanya debu yang bertebaran pada ombak dilautan apalagi dikedalaman tebing-tebing tinggi nan curam lalu lihatlah apa yang dibangun pada kemegahan benda dibelahan bumi yang mana saja di seluruh penjuru fatamorgana ataupun dibentuk menjadi suatu bangunannya apakah disana harusnya mengetahui semuanya bila memang seluruh hamparan adalah nyata pada suatu masaβ¦?
bahkan sekalipun menutupinya apakah akan terasa percuma apakah lubang hati itu akan tetap ada didalamnya meski mereka memugarnya menjadi tempat mereka melangkah maka pandanglah dasar pondasi dari semuanya terciptaβ¦.? Sesak langkah tenggelam bersemayam debu Mengantarkan rona duka menggeliat menggebu Tersapu sayat putaran yang berlalu Menerbangkan angan kelam sang waktuβ¦Angin malam mendayu sendu penuh irama terdengar suara alam bertasbih hanya padanya mengingatkan betapa memang semua ada dalam pandanganya dan adanya kabut membuat semua berselimutkan tanda tanya dan memang hanya keyakinanlah yang membuat semuanya tetap melangkah dengan indahnya tanpa adanya berputus asa karena memang semua akan kembali padanya dan langit belumlah ada retakan disana dan angin itu ada dalam putaranya,,,,bayang-bayang akan adanya nyata memang ada dalam keteguhanya lalu mengapa semuanya mesti bermuram durja bukankah bumi itu ada dalam penghamparanya dan gunung itu dipancangkan teguh dengan sebenarnya lalu dilengkapilah dengan keindahan disekitarnya bahkan air itu mengalir disetiapnya,,,,?lalu apa yang membuatnya berputus asa,,,?bukankah adanya pandangan itu dilengkapi dengan adanya getaran yang merasakan didalamnya dan disanalah seharusnya semua pandangan itu dijaga,,,?
mendawai suatu irama terdengar nada dan emas ada dalam suatu mendulangnya bukankah karena takutnya bahkan apa saja semua yang sudah ada didalamnya lalu kenapa harus mengeruknya,,?lalu bukankah itu sama juga seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami bukankah adanya jerami itu menandakan adanya sesuap nasi lalu kenapa harus mencari yang ada dikedalamanya bumi,,,?dan pandangan menjadi seperti gajah itu bisa dimasukkan dalam lubang yang tak pasti maka perumpamaβan apa lagi yang mesti di arti kalau memang semuanya itu menandakan bila memang semua peringatan tak membuatnya mengerti,,,,?hingga apa yang sudah tertelan tanah mereka masih mencarinya bukankah semuanya tentang kebutuhan hidupnya maka apakah yang tumbuh dari tanah yang nyata itu tak juga bisa dipandangnya hingga apa yang sudah ada didalam tanah malah dikeruknya apakah tak menyadarinya bukankah malah yang sebenarnya malah menggali sendiri pusara nya tuk disegerakan akhiranya bahkan tak disadarinya,,,?
Dedaunan hijau tumbuh selepas daun tua berguguran menandakan bila adanya fajar naik sepenggalan akan terus terbit dalam suatu putaranβ¦.Lepas tangkai ranting dedaunan menyibak adanya senja yang akan terus berulang lalu apalagi yang mesti di banggakan bila jiwa lepas dari senyumanβ¦..Tidak hidup juga tak mati dan terus ada dalam api seperti mimpi yang tak akan terbangun lagi,,Tidakkah disadarinya siapakah yang menciptakan yang menentukan lalu menunjukkan dan yang menetapkan dan meneguhkan dalam keindahan dan yang menurunkan titik air berjatuhan dalam penghidupan dan yang menumbuhkan tanaman lalu dijadikan ia kering tak berkesanβ¦apakah tak disadarinya ketika mata ada dalam suatu kedipan bahkan terpejam maka apakah bisa menghindar menghilang dari sang pandangan,,?langkah ada dalam kenyataan dan terbelah berserakan tinggalah lubang bertopengkan dari apa yang diimpikan hasil dari apa yang diharapkan dan tinggalah ia menganga tak lagi merasakan layaknya sebagai tempat tinggal binatang dan selalu ada meraung kesakitan,,dosa apakah kiranya mengapa semua berulang dan terus ada berbuat kerusakan tanpa disadari bukan kah kita sendiri yang melakukan,,,? Apakah harusnya ada pertanggungan yang dimana semua ada dalam neraca perhitungan dan apakah tak dilihatkah bila langit tak ada retakanβ¦..?Lalu merugikah cahya atau kebajikan,,,,?
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
β Live Streamingβ Interactive Chatβ Private Showsβ HD Qualityβ Free Actions
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming