Ternyata menjadi ibu dan istri itu bukan hal yang mudah.
he wasn't even looking at me and he found me
Cosmic Funnies
TVSTRANGERTHINGS

@theartofmadeline

ellievsbear
KIROKAZE

tannertan36

祝日 / Permanent Vacation

titsay

Origami Around
Peter Solarz
Game of Thrones Daily
d e v o n

oozey mess
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
art blog(derogatory)
trying on a metaphor
Claire Keane
seen from United States
seen from TĂĽrkiye
seen from United States

seen from Canada
seen from United States
seen from Pakistan

seen from United States

seen from United States
seen from Italy

seen from Syria
seen from Syria

seen from France

seen from TĂĽrkiye
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Azerbaijan
@marselaria
Ternyata menjadi ibu dan istri itu bukan hal yang mudah.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Bayangan semu. Setiap manusia memiliki sebuah kotak usang di sudut hatinya. Tertumpuk dengan kenangan-kenangan baik. Tapi, akan ada saatnya kotak itu terbuka. Dirusak oleh bayangan semu. Bayangan yang tiba-tiba hadir, tanpa terduga. Suatu keadaan yang menciptakannya. Bayangan itu masuk ke sudut tergelap dalam hatimu, mencari kotak usang dan membongkarnya dengan paksa. Lalu ingatan yang menyakitkan itu menyeruak di seluruh pikiranmu. Tatapanmu akan kosong. Bibirmu akan kaku, lalu air mata mengalir tanpa terduga. Sakit itu, luka itu. Meski tak terlihat, terasa amat pedih. Aku dan sepi yang menyakitkan. Bayangan semu sialan!
Setelah hidup selama tiga-puluh-satu-tahun, saya baru menyadari bahwa yang terdekat sekalipun tidak menyukai kesuksesan yang telah saya raih. Beberapa orang tersenyum palsu, di belakang menghina seakan saya buruk sekali. Beberapa lagi menunjukan dengan cara menyepekan, merendahkan dan menganggap keberhasilan seseorang hanya sebutir debu. Dan ternyata beberapa orang yang tidak dekat, justru bahagia melihat keberhasilan, kebahagiaan seseorang dan menjadikannya motivasi. Hidup terkadang selucu itu.
Apakah kamu merasakan yang seperti itu juga?
Ya
Tidak
Aku tutup tahun 2023 dengan kesedihan.
Dengan rasa sakit hati, sakit batin, sakit kepala mendengar segala hinaan, cacian, dan makian dari seorang ibu yang melahirkanku dan saudaranya.
Tidak ada lagi maaf. Tidak ada lagi toleransi. Hati ini amaat dan teramat sakit.
Cukup sudah. Dan satu kalimat terus melintas di pikiran dan benakku.
"Jika segala usaha dan kebaikanmu tidak pernah dianggap ada dan tidak dihargai, maka pergi adalah jalan terbaik."
Sebuah kata terucap. "Sekarang kita putus hubungan saudara, jangan lu dateng-dateng lagi." Baiklah sabar, ikhlas dan segala kebaikan saya dibalas dengan sangat buruk. Maka cukup sampai di sini.
Di mata kalian saya teramat buruk, segalanya dianggap kurang. Maka saya sudah tidak akan mengenal kalian lagi. Cukup dan sangat amat terimakasih.
31 Desember 2023.
Pertama kali sakit kepala sampai rahang dan gigi sakit kaku.
Pertama kali anak dirawat karena sakit tertular orang lain. Sesak hati ini. Sakit hati ini melihat anak 5 kali gagal pasang infus di tangan, sehingga harus di kaki. Sedih tapi harus menahan tangis agar anak tidak semakin sedih. Semoga anakku akan selalu sehat.
18 Desember 2023. 01.56 WIB.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
10 November 2023.
Akan aku ingat hari ini. Hari di mana air mataku terus mengalir. Hari di mana aku merasa seperti tidak punya orang tua. Hari di mana aku asing dengan ibuku sendiri. Sampai aku membaca 1 kalimat.
"Mungkin yang kita butuhkan sekarang adalah keberanian untuk dibenci. Namun, karena kita ingin dicintai dan ingin diakui, kita mengiris jiwa kita dengan pisau agar indah di mata orang lain. Karena itulah, kita selalu merasa sakit dan tak bahagia." - Jung Da Eun
Aku selalu mengalah demi orang tuaku, saudaraku. Tanpa aku memikirkan diriku sendiri. Namun hari ini aku sadar, bertapa banyak luka yang aku buat pada diriku sendiri.
Sepanjang aku hidup. Air mataku mengalir sangat banyak karena terus tersakiti oleh orang tua dan saudaraku sendiri.
Aku mohon, bahagialah diriku. Tidak apa jika harus dibenci.
Terperangkap dalam jaring laba-laba
Remang. Lampu kamar selalu terlihat remang. Ruangan yang selalu dingin. Kosong. Sehingga suara pelan terdengar seperti makian.
Aku ingin bebas dari jaring laba-laba. Suatu hari ada yang berkata, cintailah seseorang dan hidup bersama dengannya lewat janji kepada Tuhan.
Namun, itu tidak membuat aku lepas dari jaring laba-laba. Aku justru membawa seseorang itu ikut terperangkap.
Bisakah air mata ini berhenti mengalir? aku lelah mengusapnya. Hatiku sakit, meringis terasa amat perih. Bisakah biarkan aku bahagia?.
Ibu.
Apakah tidak bisa kau biarkan aku bahagia? Apakah tidak bisa untuk berhenti mengusikku? Apakah tidak bisa satu kali saja kau bersyukur telah melahirkanku?. Apakah tidak bisa kau bangga dengan segala pencapaian dan pemberianku? Apakah tidak bisa engkau merasa cukup? Apakah tidak bisa?
Sesak dadaku, Ibu. Aku ingin bahagia. Aku sudah mengabdikan hidupku sebelum aku dipinang. Bahkan aku masih memberikan segala yang kau mau, menuruti segala keinginanmu. Tapi bisakah kau lepaskan aku agar aku bisa tertawa lepas. Cukup lihat aku dari jauh, jangan ikut masuk. Duniaku sudah bukan tentang aku saja, ada orang lain yang juga menyayangiku. Bisakah aku hidup normal?.
Aku pula seorang ibu. Tapi mengapa kau tidak memahami apa yang aku rasakan.
Suatu hari aku harus bisa tertawa bahagia, menikmati hidupku tanpa merasa takut.
-marselaria
Hidup menjawab atas pertanyaan tak mendasar. Yang pada akhirnya terucap "oh ternyata begini ..., oh ternyata begitu".
Hidup hanyalah perjalan untuk banyak belajar. Belajar dan terus belajar. Kadang kala kamu benar, tapi seringnya salah ataupun disalahkan.
Begitulah hidup. Seperti gembala.
Tiba-tiba kutemukan sisi diriku di sudut ruang paling gelap.
Sisi diri yang tersembunyi dengan amat rapi. Aku menemukannya kala hujan, lampu yang padam dan gemuruh menakutkan. Diriku sedang menangis sedih. Tatapan mata yang kosong dan senyum tipis tanpa harapan.
Mengapa bisa ada sisi lain seperti itu? Apakah selama ini aku tidak bahagia? Ataukah aku memang tidak mengenal siapa diriku?
Kutanya, jawabnya "Akulah si lelah. Si perindu ulung yang bersembunyi. Aku bersembunyi agar air matamu tidak mengalir. Aku bersembunyi agar kamu terus kuat."
Apakah aku pernah selemah itu?.
Kukenang lagi.
Sesek dadaku, rindu menjalar, air mata mengalir.
Aku rindu pada prihal yang sudah hilang. Aku tidak menyesal tapi aku rindu.
- marselaria
Pancaroba.
Masa peralihan antara mangsa marèng dan mangsa labuh.
Siang hari, terik panas melelahkan. Menjelang sore hujan deras disertai petir menakutkan.
Persis seperti hati manusia. Tidak bisa ditebak. Terlihat bahagia di air wajahnya, bisa saja menderita di hatinya. Begitupula sebaliknya.
Maka, aku lebih suka biasa saja. Misterius.
-marselaria

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Hujan di bulan oktober.
Beberapa orang merindukannya. Bau tanah basah, gemericik rintik kecil dan awan yang kelabu.
Beberapa orang tidak menyukainya. Gemuruh yang berisik, kilat yang mengagetkan dan udara dingin yang mengilukan.
Namun, ada beberapa orang yang tetap menikmatinya. Melihat rintik hujan dari balik jendela. Menghirup aroma hujan saat berteduh. Dan mengenang masa lalu bersama secangkir teh panas.
Lalu menurutmu, hujan itu seperti apa?
- marselaria
05.06.21
Salah satu hari paling bahagia, sekaligus gugup. Hari ter-romantis sepanjang aku bersamamu.
12 tangkai mawar merah; Jadilah milikku.
Bersamamu, jatuh cinta adalah hal paling menyenangkan.
- marselaria
20.21
Pernah melihat mata manusia yang terasa teduh? Aku melihatnya ketika menatap dua bola mata yang tidak begitu besar. Aku menatap setiap raut wajahnya lekat-lekat. Dia tersipu malu.
Malam itu, mungkin tidak seromantis drama korea, tidak pula semewah series barat. Tapi caranya yang sederhana mampu membuatku tergugah, bahwa masih bisa kutemukan manusia baik di Bumi ini.
Selamat ulang tahun, untuk kita. Selamat bertambahnya usia. Selamat datang di Duniaku.
Setangkai mawar merah dan permintaan serius darimu. Saat itu lampu merah di jalan raya, aku terdiam ketika kalimat itu terucap. Ketika niat baikmu tersampaikan. Beberapa kali aku menanyakan, memastikan tujuan kita sama, sampai bertemu di lamput merah ke dua. Aku menatapmu, menatap mata teduh itu, dan aku berkata “Iya aku mau.” Dan kamu tersenyum.
20.21
Jika sampai pada hari di mana kamu mencariku sampai ke sini. Ingin tahu apa yang aku ceritakan dalam tulisan. Ingin tahu kabarku yang tidak pernah bisa kamu temukan. Jika niatmu baik, kamu bisa menghubungiku kembali. Namun jika kamu hanya membawa luka. Pergi dan lupakan saja aku.
-marselaria

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Semu Belati
Tidak ada yang mudah ditebak. Ada yang baik ternyata menusuk. Ada yang acuh ternyata peduli dalam diam. Beberapa menyakitkan, mengurangi rasa percaya, melukai sisi lembut pada diri. Air mata menetes tanpa sebab, seperti mengeluh-kesah sendiri. Menceritakan luka yang terbuat tanpa goresan alat. Kata dan sikap, bukan benda namun bisa lebih tajam dari belati. Hidup ini berotasi, tidak selamanya yang hidup akan abadi. Kematian adalah misteri yang tak akan bisa terpecahi. Berbaiklah hati dan jangan saling menyakiti.
- marselariaÂ
dik·te /dikté/ n yang diucapkan atau dibaca keras-keras supaya ditulis orang lain; imla;
men·dik·te v 1 menyuruh orang menulis apa yang dibacakan atau dikatakan; 2 ki menyuruh berbuat dan menurut saja seperti yang dikatakannya (dengan tidak boleh membantah): jangan terus ~ , berikan kepadanya kebebasan berpikir;
men·dik·te·kan v 1 menyuruh menulis apa yang dibacakan atau diucapkan: guru itu ~ pelajaran biologi kepada siswanya; 2 memerintahkan; menyuruh kerjakan: komandan itu ~ apa yang harus dilakukan oleh para tawanan