بطاقة تعريفية بسورة الكوثر …. في برنامج #تحدي_الاستعداد_لرمضان#تحدي_معين نقرأ تفسير سور جزء عم انضم إلى التحدي عبر قناتنا على التلقرام https://t.me/araseelteam
Sade Olutola

JBB: An Artblog!
Game of Thrones Daily

if i look back, i am lost

Janaina Medeiros

oozey mess
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
macklin celebrini has autism
Not today Justin
Cosimo Galluzzi

Discoholic 🪩
todays bird

tannertan36
styofa doing anything
we're not kids anymore.
Claire Keane
Sweet Seals For You, Always
d e v o n
NASA

seen from United States
seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from Singapore
seen from Chile

seen from Malaysia
seen from Chile
seen from United States

seen from Canada

seen from Algeria
seen from Argentina
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
@loftyjoy
بطاقة تعريفية بسورة الكوثر …. في برنامج #تحدي_الاستعداد_لرمضان#تحدي_معين نقرأ تفسير سور جزء عم انضم إلى التحدي عبر قناتنا على التلقرام https://t.me/araseelteam

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ada beberapa bagian dari takdir yang kita butuh waktu untuk mencerna hikmah apa yang hendak Ia sampaikan kepada kita
Manusia-manusia yang gagal di kehidupan kali ini sering kali menjelma menjadi penulis handal untuk kisahnya sendiri di semesta lain.
Allah yang sama
Allah yang menjadi tempatmu mengadu perihal sakit hatimu yang disebabkan oleh orang lain adalah Allah yang menjadi tempat seseorang itu kembali dan bertaubat.
Allah yang kamu ceritakan semua kezaliman atau kejahatan orang lain terhadapmu adalah Allah yang menyaksikan semua maksiatmu, mengetahui semua keburukan dirimu.
Allah yang kamu mintai pertolongan-Nya agar kamu sembuh dari luka akibat perbuatan orang lain adalah Allah yang juga mengasihi orang lain itu, menolong orang lain itu.
Allah kamu, dia, kalian, kita--adalah Allah yang sama. di mata Allah, kamu, dia, kalian, kita, sama-sama manusia. Allah bisa saja memberi orang lain itu hidayah dan ampunan dan bisa saja membiarkanmu tersesat. semuanya mungkin bagi Allah.
jangan sampai kamu merasa lebih baik dari orang lain sebab ujub adalah sifat iblis yang tercela. jangan sampai kamu merasa lebih baik dari orang lain sebab kamu hanya berdosa dalam bentuk yang berbeda. barangkali perbuatannya adalah cara Allah untuk mengembalikannya pada kebaikan. barangkali taubatnya lebih baik dari semua amalanmu.
kamu boleh mengadukan semuanya, menceritakan segalanya, meminta apa saja. itu tak berarti bahwa kasih sayang Allah terbatas untukmu saja. Allah yang sama adalah Allah yang Maha Pengampun dan Penyayang bagi semua manusia.
Dan semoga, setelah segala kegelisahan ini, hati kita menemukan ketenangan. Semoga jiwa-jiwa kita ditenangkan, dan semoga Allah, dalam waktu dekat, mengobati luka-luka kita.
Setelah badai kegelisahan yang menghempas hati dan jiwa, semoga janji ketenangan itu segera datang, memeluk setiap sudut yang lelah, dan menenangkan setiap detak yang penuh cemas.
Tersebab tak ada satu pun luka yang luput dari pandangan-Nya, tak ada satu pun air mata yang jatuh sia-sia, dan sesungguhnya, setelah semua ujian itu, Allah akan datang untuk menyembuhkan, memulihkan, dan menyempurnakan segala sesuatu yang pernah terasa hancur, hingga hati kembali utuh, jiwa kembali tenang, dan damai menjadi satu-satunya bahasa yang kita pahami.
Selamat menenangkan diri, insyaallah semua akan baik-baik saja.
@jndmmsyhd

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
berada di titik yang sudah nggak pingin apa-apa. rasanya datar tapi menenangkan. semoga masih menggenggam mimpi itu erat-erat.
Reminder: Don't give yourself a panic attack over stuff that's out of your control. It won't make the problems go away and will only worsen your health. Just do what you can and be kind to others.
Also drink water.
Reminder: Don't give yourself a panic attack over stuff that's out of your control. It won't make the problems go away and will only worsen your health. Just do what you can and be kind to others.
Also drink water.
Waktu yang paling menenangkan itu adalah membersamai. Tidak membuat orang lain merasa berjuang sendirian, itu menenangkan.
Menghadirkan jiwa yang membersamai tubuh ketika menghadap kewajibannya, itu menenangkan.
Maka pergilah untuk selalu membersamai
—ibnufir
Pengin terus tetap baik karena barangkali kebaikan itu menjadi kebaikan terakhir yang bisa aku lakukan. Semoga aku selalu ingat :")
Karena kita tidak tahu kapan ajal kita datang, kan? - ca

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Jangan buru-buru bereaksi. Jangan biarkan amarahmu menjadi hadiah bagi mereka yang menunggu jatuhmu. Ada orang yang hanya hidup dari reaksimu—menyulut kata-kata agar kau menyala, menebar luka hanya untuk melihatmu berteriak. Mereka menunggu, seperti anak kecil menanti tepuk tangan. Tetapi kau bukan panggung mereka, dan hatimu bukan boneka yang bisa ditarik talinya. Bereaksi hanyalah mengakui bahwa mereka berhasil menembusmu. Dan setiap pengakuan, sekecil apa pun, adalah kemenangan di pihak mereka.
Tapi diam… ah, diam itu lain. Diam adalah senjata yang tidak berbunyi, tak meneteskan darah, tapi menancap lebih dalam dari seribu makian. Diam adalah penolakan yang sunyi, namun terasa lebih nyaring dari teriakan. Ketika kau memilih diam, kau menutup pintu teater yang mereka dambakan. Tak ada badai. Tak ada api. Tak ada ledakan. Hanya kehampaan. Hanya ketidakhadiranmu yang menjelma dinding tak kasat mata. Dan itu cukup untuk menghantui mereka, sebab manusia paling takut pada kekosongan yang tak bisa mereka isi.
Hidup sering mengajarkan pelajaran dengan cara yang kejam: pengkhianatan datang dari orang yang paling kita percayai. Mereka yang kita anggap rumah, bisa menjelma pisau tanpa aba-aba. Insting pertama kita selalu sama—membalas, membela diri, memberi pelajaran. Namun dunia tidak membutuhkan teriakmu. Dunia hanya menunggu keberanianmu untuk tetap berdiri, memilih diam, dan melangkah pergi. Karena setiap reaksi hanya akan membakar dirimu sendiri, bukan mereka.
Diam adalah cara merawat luka tanpa menunjukkan darahnya. Diam adalah bukti bahwa harga dirimu lebih tinggi daripada balas dendam. Ketika kau menarik diri tanpa gaduh, kau sedang menggambar batas yang tak bisa ditembus siapa pun. Kau sedang berkata pada dirimu sendiri—dan pada mereka—bahwa keberadaanmu bukan untuk dipermainkan. Dan yang paling menusuk adalah: mereka tidak akan pernah bisa memahaminya. Mereka hanya akan ditinggalkan bersama ruang kosong, bersama rasa hampa yang lebih pahit daripada kemarahanmu.
Kepergian yang diam bukan tanda menyerah. Ia bukan kekalahan, bukan pula pengampunan yang dipaksakan. Kepergianmu yang tenang adalah keputusan.
Eksekusi tanpa seremoni.
Pilihan yang lahir dari luka, dari cinta yang salah arah, dari pengkhianatan yang terlalu dalam. Dan di situlah martabatmu berdiri: bukan di atas teriakan, tapi di atas keheningan yang tegas.
Ada keindahan yang pahit dalam menghilang tanpa suara. Di ruang hampa itu, kau menemukan kebebasan. Dalam ketidakhadiran itu, kau menemukan dirimu kembali. Dan bagi mereka yang pernah mencoba menundukkanmu, ketidakhadiranmu adalah pelajaran yang paling tajam: bahwa kau tidak bisa dimiliki, tidak bisa dipaksa jatuh, tidak bisa dipaksa menari di panggung yang bukan milikmu.
Mereka mungkin tidak mengerti. Mereka mungkin bahkan tidak peduli. Tetapi hatimu tahu: diam itulah kekuatan. Diam itulah kebebasan. Diam itulah jawaban yang lebih keras dari segala amarah.
Dan pada akhirnya, dalam kesunyian yang kau pilih, kau menemukan dirimu utuh kembali—lebih kuat, lebih lapang, lebih tak tergoyahkan dari apa pun yang pernah mereka coba hancurkan.
22.21
Barangkali, memang harus seperti ini jalannya. Aku mungkin hanya sedang lelah dan butuh istirahat, alih-alih merasa sia-sia jika harus "membuang" sebagian waktu untuk berhenti memberi jeda.
Aku mungkin hanya kurang sabar atas jalan yang kulalui, berharap bisa segera bertemu dengan ujung jalan. Padahal aku pun tahu kalau semua yang sedang kujalani adalah proses. Hanya saja, aku kurang sabar.
Mungkin aku hanya sedang kelelahan, menjadikan semua ini terasa sendirian. Kukira akan banyak teman, tapi ternyata umur semakin matang, hidup semakin menekan.
Mungkin aku hanya kelelahan. Menghadapi dunia seorang diri, tanpa dapat bercerita dan berbagi beban. Aku hanya perlu jeda sejenak, mengumpulkan kembali serpihan keberanian.
(c)kurniawangunadi
Terkadang kita lupa, sebagian solusi dari beberapa persoalan adalah mengalah, bukan mengeluh.
Mengalah, tahu diri, kalau memang bukan milik kita ya sudah jangan dipaksakan.
Mengalah, tahu waktu, kalau memang belum juga ada, ya sudah ikhlaskan. Mungkin saat ini memang bukan waktu terbaiknya kan?
Mengalah, tahu tempat, kalau memang sudah di luar kemampuan kita, ya sudah lupakan. Lain waktu mungkin adalagi kesempatan.
@azurazie
Ingin Menggenggam Masa Depan
Hanya ada beberapa cara untuk mengetahui jawaban atas kegelisahan hati, terutama kekhawatiran tentang masa depan. Serta kegagalan-kegagalan yang berulang silih berganti.
Terus melangkah dengan iman.
Karena saat kita disandera keputuasaan, kita mungkin sedang tidak beriman. Menyandarkan hidup pada seseorang atau pun pada materi. Merasa berhasil karena usaha sendiri. Dan selalu berkeinginan ingin mengendalikan takdir.
Terus melangkah dengan iman. Karena hidup mungkin tak seperti yang kita harapkan. Kita akan banyak mengalami kekecewaan. Bahkan kehilangan hal-hal yang saat ini tengah kita upayakan dengan susah payah, sementara hilangnya begitu mudah. Teramat mudah. (d)kurniawangunadi
Dan semoga, siapa-siapa yang masih tertatih perihal citanya, bahkan menjadi ragu pada dirinya sendiri, Allaah beri ladang untuk ia tumbuh serta belajar, meski mungkin berbeda dari ingin, lalu sampailah ia pada syukur atas hikmah yang ingin Allaah ajarkan..

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Hampir
Segalanya hampir sempurna, tapi selalu ada yang hilang. Hampir memiliki, hampir bahagia, hampir utuh.
Kata “hampir” terus berulang, bagai kerak yang menempel di dinding waktu.
Tapi justru karena kita hanya ‘hampir’ segalanya, hidup jadi terasa hidup.
Kita tak pernah sempurna, kita tak pernah utuh—tapi kita terus mencoba.
Yang Ingin Tumbuh, Harus Siap Robek dari Dalam
Kalau kamu sungguh ingin tumbuh, kamu harus berani mencoba. Lebih dari itu, kamu harus berani melawan sesuatu dalam dirimu sendiri.
Kadang, bukan dunia yang menghalangi. Tapi keyakinanmu yang sudah usang, rasa aman palsu dari pola lama, dan suara dalam kepala yang bilang, "jangan berubah, di sini saja."
Padahal, tumbuh artinya menyakiti bagian-bagian lama dalam dirimu. Melepas kenyamanan. Meninggalkan suara yang kini mengurung, meski dulu menolongmu bertahan.
Ada yang harus dikorbankan. Dan sering kali, itu adalah dirimu yang sekarang.
Letakkanlah yang tak lagi berguna. Bukan karena itu buruk, tapi karena fungsinya sudah selesai. Seperti daun yang gugur agar pohon bisa bertunas kembali, ada bagian dari dirimu yang harus kamu relakan demi versi dirimu yang lebih utuh.
Mungkin akan terasa seperti kehilangan. Tapi sebenarnya itu ruang yang dibersihkan untuk sesuatu yang lebih sesuai. Sesuatu yang kamu butuhkan untuk berjalan ke depan.
Tumbuh adalah keputusan berulang: untuk tidak lagi jadi siapa yang kamu tahu, demi menjadi siapa yang kamu bisa.
Beranilah.
Karena kadang, satu-satunya cara untuk menemukan cahaya adalah berani melewati pintu gelap yang kamu hindari terlalu lama.