Accept what happened. The past is done. You can't go back and change it, no matter how much you want to. What you can do is stop letting it control your present. Accept it, learn from it, and let it be part of your story not the whole story.

@theartofmadeline
NASA

ellievsbear

oozey mess
hello vonnie
One Nice Bug Per Day

Origami Around

Kaledo Art
$LAYYYTER
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
RMH

Product Placement
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Mike Driver
styofa doing anything
art blog(derogatory)
I'd rather be in outer space 🛸
trying on a metaphor
Lint Roller? I Barely Know Her
cherry valley forever
seen from Singapore

seen from United Kingdom
seen from Germany

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Iceland

seen from Italy
seen from Türkiye

seen from Finland

seen from United States

seen from United States
seen from Italy
seen from Ireland

seen from United States

seen from Taiwan
seen from Romania
seen from United Kingdom
@kryvee
Accept what happened. The past is done. You can't go back and change it, no matter how much you want to. What you can do is stop letting it control your present. Accept it, learn from it, and let it be part of your story not the whole story.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
And indeed, your Lord is full of forgiveness for the people despite their wrongdoing
Holy Qur’an, ar-Ra’d 6
18/365
Blue(ver)
Langit adalah kanvas abadi yang tidak pernah protes saat dipenuhi mendung hitam, juga tidak sombong ketika memamerkan biru tercantiknya.
Seperti itulah kehidupan seharusnya berjalan. Kita kerap lupa bahwa badai terdahsyat pun memiliki batas waktu, dan setelahnya, langit selalu kembali menyajikan warna biru yang menenangkan.
Hidup, bukan tentang menolak kedatangan awan gelap, melainkan tentang percaya bahwa di balik setiap kelabu, bentangan biru harapan selalu setia menunggu untuk kembali menyapa kita.
Blue sky | 11.55
Bukankah ini pertanda Allah sedang ingin mengangkat derajat kita? Ini tanda Allah sedang ingin dosa dosa kita berguguran?
𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙗𝙖𝙧𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞 𝙩𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙠𝙚𝙣𝙞𝙠𝙢𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙙𝙞 𝙩𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙗𝙖𝙙𝙞 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙠.
“Tidaklah seorang muslim tertimpa kelelahan, penyakit, kegelisahan, kesedihan, gangguan, maupun dizalimi orang lain, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menggugurkan sebagian dosa-dosanya karenanya.” Bukhori dan Muslim.
Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam mengatakan dalam hadist yang lain,
"Senantiasa Allah menguji seorang hamba, dari satu ujian ke ujian yang lain, sampai dia berjalan di atas muka bumi tanpa ada dosa sedikitpun pada tubuhnya."
Allahu Akbar!
doa yang sangat terkenal untuk memohon kebaikan urusan agama, dunia, dan kehidupan secara menyeluruh:
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِيَ الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي، وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي، وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ
Artinya:
“Ya Allah, perbaikilah untukku agamaku yang menjadi penjaga urusanku, perbaikilah untukku duniaku yang di dalamnya ada kehidupanku, perbaikilah untukku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku, jadikanlah kehidupan sebagai tambahan bagiku dalam setiap kebaikan, dan jadikanlah kematian sebagai istirahat bagiku dari segala keburukan.”
Aamiin 🤲🏻

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Doa dimudahkan dalam urusan.
"Ya Allah, perbaikilah urusan pekerjaanku di tahun 2026. Bukakanlah pintu rezeki yang halal, berkah, dan penuh kebaikan. Berikan aku kemudahan, kelancaran, kekuatan, serta petunjuk dalam setiap langkah dan keputusan."
"Ya Allah, jadikan pernikahan adalah kebaikan bagiku, mudahkanlah jalanku menuju pernikahan di tahun 2027.
Pertemukan aku dengan pasangan yang baik, shalihah, membawa ketenangan, keberkahan, dan kebaikan dunia serta akhirat. Lancarkan prosesnya, cukupkan rezekinya, dan jadikan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah."
Aamiin 🤲🏻
doa yang lebih spesifik untuk agama, dunia, dan harta, bisa ditambah:
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَبَارِكْ لِي فِي رِزْقِي وَمَالِي
Artinya:
“Ya Allah, perbaikilah agamaku dan duniaku, serta berkahilah rezeki dan hartaku.”
Aamiin 🤲🏻
Sebelum tidur, ucapkanlah:
"Yaa Allah, kabulkanlah apa yang aku inginkan. Bahkan yang aku rahasiakan dan sulit terucap dalam doaku.
Aku menyerahkan segala urusanku kepadaMu, maka perbaikilah semuanya dengan kebaikan sesuai kehendakMu.
Jadikanlah aku menjadi orang yang Engkau pandang dan Engkau rahmati, yang Engkau dengar doanya lalu Engkau kabulkan"
Aamiin 🤲
Menjadi Hamba, Bukan Sekadar Orang Baik
Kita sering berusaha menjadi orang baik.
Baik di mata keluarga. Baik di mata teman. Baik di mata orang-orang yang mengenal kita.
Tentu itu bukan hal yang buruk. Tetapi kadang, keinginan untuk terlihat baik bisa membuat kita lupa tujuan yang lebih dalam.
Kita bukan hanya diminta menjadi manusia yang dipandang baik. Kita diciptakan untuk menjadi hamba.
Allah berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Ayat ini mengembalikan kita kepada tujuan paling dasar.
Hidup bukan sekadar tentang bagaimana manusia melihat kita. Hidup adalah tentang bagaimana kita berdiri di hadapan Allah dengan amanah yang telah diberikan.
Orang baik bisa masih mencari penilaian manusia. Hamba belajar mencari ridha Allah.
Orang baik ingin dikenal lembut. Hamba takut lisannya melukai, meski tidak ada yang menyaksikan.
Orang baik merasa cukup karena tidak menyakiti orang lain. Hamba tetap memeriksa hatinya: apakah niatnya jujur, apakah shalatnya dijaga, apakah hak Allah tidak ia lalaikan.
Menjadi hamba berarti sadar bahwa semuanya titipan.
Waktu titipan. Ilmu titipan. Pekerjaan titipan. Keluarga titipan. Bahkan kesempatan untuk bertaubat pun titipan.
Dan setiap titipan akan ditanya.
Maka jangan hanya ingin tampak baik. Mintalah kepada Allah agar dijadikan hamba yang benar.
Hamba yang sadar diri. Hamba yang takut zalim. Hamba yang tetap pulang meski berkali-kali jatuh.
Semoga Allah tidak menyerahkan kita kepada pujian manusia, lalu kita lupa memperbaiki diri di hadapan-Nya.
Cukup Dikenal Allah
Keinginan untuk terlihat baik bisa melelahkan jiwa.
Terlihat kuat. Terlihat bijak. Terlihat bermanfaat. Terlihat lembut. Terlihat sedang dekat dengan Allah.
Lama-lama seseorang bukan hanya berjuang memperbaiki diri, tetapi juga sibuk memastikan orang lain melihat perjuangannya.
Di saat seperti itu, hati menjadi ramai. Bukan ramai oleh dzikir, tetapi oleh penilaian manusia.
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ
“Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan harta kalian, tetapi Dia melihat hati dan amal kalian.” (HR. Muslim)
Hadits ini menenangkan sekaligus membuat kita waspada.
Menenteramkan, karena kita tidak perlu hidup sebagai tawanan mata manusia. Tidak semua orang harus paham. Tidak semua orang harus melihat. Tidak semua orang harus setuju.
Menggetarkan, karena Allah melihat bagian yang paling sulit kita rapikan: niat, lintasan batin, kejujuran, dan luka yang sering kita sembunyikan.
Manusia melihat penampilan. Allah mengetahui kedalaman.
Manusia bisa memuji karena tidak tahu kekurangan kita. Allah mengetahui semuanya, namun masih menutup aib dan memberi kesempatan untuk memperbaiki diri.
Maka jangan terlalu hancur ketika kebaikanmu tidak terlihat.
Jangan terlalu pahit ketika lelahmu tidak dipahami.
Jangan pula terlalu mabuk ketika manusia memuji, sebab pujian mereka tidak selalu mengenal kenyataan dirimu.
Yang tersembunyi tidak hilang di sisi Allah. Yang kecil tidak remeh jika dilakukan dengan ikhlas. Yang sunyi tidak sia-sia jika menuju kepada-Nya.
Manusia bisa lupa mencatat. Allah tidak pernah keliru melihat.
Cukup dikenal Allah, meski tidak ramai dikenal manusia.
Semoga Allah membebaskan kita dari lapar pujian, dan menenangkan hati kita dalam amal-amal yang hanya Dia ketahui.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
ya Allah, sampaikan permohonan maafku kepada orang-orang yang pernah aku sakiti. bahagiakan mereka ya Allah. jadikan mereka lupa atas semua luka yang pernah aku tinggalkan di hatinya. bantu aku pula untuk memaafkan mereka. bersihkan hatiku, hilangkan segala penghalang antara doaku dan iya-Mu.
maafkan aku. maafkan aku. maafkan aku.
Siang ini, sehari sebelum hari arafah datang, hari dimana doa doa dilangitkan. Aku mendengarkan khutbah Jum'at Ustadz Firanda Andirja hafidzahullah 3 tahun lalu yang siang itu biidznillah terputar di spotifyku, beliau menyampaikan diujung khutbahnya,
"Ma'asyiral muslimin, Ibadah berkhalwat dengan Allah tidaklah sulit, mudah bagi orang yang mengkehendakinya.
Kita tidak perlu untuk membuat jadwal meeting untuk berkhalwat dengan Allah, kita mau berkhalwat dengan Allah kapan saja, kita bisa.
Kita tidak perlu mencari tempat khusus untuk berkhalwat dengan-Nya, di rumah, di kamar bisa, di masjid pun bisa.
Dan kita tidak usah repot repot minta maaf karena meeting kita lama, sebagaimana kalau kita meeting dengan orang lain, karena Allah Subhanahu wa Ta'ala suka dengan hambaNya yang bermunajat lama lama memohon kepada-Nya.
Kita tidak perlu meminta maaf kepada Allah, karena permohonan kita banyak, karena Allah suka dengan hambaNya yang meminta kepadaNya.
Dan kita tidak perlu meminta maaf karena mengulangi permohonan, meminta ini dan itu, bertaubat berulang ulang (suara ustadz bergetar), karena Allah suka dengan hambaNya yang mengulang-ulangi permohonannya.
Dan kita tidak perlu malu untuk mengakui kesalahan, tidak seperti kepada sesama manusia, kita takut jika kita mengaku kita akan kena dampaknya. Jika kita mengaku di hadapan Allah subhanahu wa Ta'ala, maka Allah senang dengan pengakuan tersebut.
Dan kita tidak perlu menyusun kata kata yang indah, sebagaimana jika kita bertemu dengan penguasa, dengan pejabat, kita hanya menyampaikan sebisanya kepada Rabbul allamin, karena Allah sudah tau masalah kita sebelum kita sampaikan (Isak tangis Ustadz pecah 💦)
Dan kita tidak perlu malu menangis, menunjukan kelemahan kita di hadapan Allah, karena orang yang lemah di hadapan Allah adalah yang kuat di sisi Allah subhanahu wa Ta'ala.
Maka sampaikanlah keluh kesah kepada Allah subhanahu wa Ta'ala, dalam kesendirian, kemudian lepaskan semuanya, dan serahkan kepadaNya, niscaya Allah akan mengurusi urusan kita dengan cara Allah, dengan cara yang tidak kita ketahui, dan nantikanlah anugerah dan pemberian Allah dari arah yang tidak kita sangka-sangka."
Ustadz Firanda Andirja hafidzahullahu Ta'ala dalam khutbah Jum'at "Mudahnya Berkhalwat dengan Allah" 30 Sept 2022
Sepanjang perjalanan siang itu, mataku penuh air mata, air mata rindu, rindu dengan nikmatnya berkhalwat dengan Allah Ta'ala. Jazakallahul jannah yaa Ustadzi, semoga Allah menjaga Ustadz di dunia dan akhirat. aamiin.
SAVE THIS DUA FOR DAY OF ARAFAH:
Ya Allah, remove all the anxiety, overthinking, and trauma from my mind, body, and soul. Let me find joy and love in my life again. Build the identity that is no longer held back by my past. Let me know who I am, my potential, my strength, and let me go all in. And make my reliance, belief, and certainty in you so strong that my fears don't get a chance to hold me back. Ameen
Bacalah ucapan tabib penyakit hati ini, Ibnu Qayyim rahimahullah:
“Dia wajib menahan diri dari mencari-cari aib orang lain, atau sibuk memikirkannya. Sebaliknya, dia menyibukkan diri memikirkan aibnya sendiri. Beruntunglah orang yang sibuk membenahi aibnya sendiri, sehingga terhindar dari mencari-cari aib orang lain. Dan, sengsaralah orang yang melupakan aib sendiri dan sibuk mencari-cari aib orang lain.
Yang pertama (yakni sibuk membenahi aib sendiri) adalah tanda kebahagiaan. Sedang yang kedua (yakni sibuk mencari-cari aib orang lain) adalah tanda kesengsaraan.” Thariqul Hijratain, karya Ibnu Qayyim.
📚 Meraih Kebahagiaan Tanpa Batas, hal. 100, karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan al Atsari hafidzakumullah.
Seorang Tabi'in, Muhammad bin Al-Munkadir pernah menceritakan,
“Umar (saudara beliau) menghabiskan malam dengan mengerjakan sholat malam, sedangkan aku menghabiskan malamku untuk memijat kaki ibuku. Dan aku tidaklah ingin malamku itu diganti dengan malamnya ‘Umar.”
Disebutkan dalam kitab Al-Adab asy-Syar‘iyyah karya Ibnu Muflih.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
𝘿𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙞𝙣𝙜𝙖𝙩 𝘼𝙡𝙡𝙖𝙝 𝙎𝙪𝙗𝙝𝙖𝙣𝙖𝙝𝙪 𝙬𝙖 𝙏𝙖'𝙖𝙡𝙖, 𝙠𝙖𝙗𝙪𝙩 𝙠𝙚𝙘𝙚𝙢𝙖𝙨𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙙𝙞𝙝𝙖𝙣 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙞𝙧𝙣𝙖. Dengan mengingat Allah pula, segala kesulitan, kepanikan, dan keresahan akan diangkat.
𝘚𝘦𝘣𝘢𝘣 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘥𝘪𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵-𝘕𝘺𝘢. 𝘚𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪𝘪𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩, 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘥𝘪𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘰𝘭𝘰𝘯𝘨𝘢𝘯-𝘕𝘺𝘢.
Berdzikir serta mengingat Allah akan menyelamatkan jiwa dari kesedihan, keletihan, dan kegoncangan. Bahkan dzikir adalah cara termudah guna meraih keberuntungan, kesuksesan dan kebahagiaan.
📚 Meraih Kebahagiaan Tanpa Batas, hal. 53, karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan al Atsari hafidzakumullah.
Kita harus menjadi manusia hari ini!
Jadilah manusia yang seakan-akan baru dilahirkan hari ini dan akan mati hari ini pula!
Rasulullah ﷺ pernah berpesan kepada seseorang yang meminta nasihat kepada beliau:
“Jika kamu sedang mengerjakan shalat, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh seolah-olah itu adalah shalat terakhirmu. Jangan kamu berbicara yang nantinya kamu akan meminta maaf karenanya. Singkirkan ambisimu terhadap apa yang ada di tangan orang lain.” HR. Ibnu Majah & Ahmad
Jangan kamu terombang-ambing di antara kecemasan, kegundahan, dan derita masa lampau dengan angan-angan kosong, khayalan yang menakutkan, serta bayangan yang mencemaskan di masa mendatang!
Fokuskan pikiran, perhatian, keseriusan dan kegigihan untuk hari ini!
Hari ini kita shalat dengan khusyu!
Hari ini kita akan bersungguh-sungguh membaca dan mentadaburi al-Qur-an serta membaca tulisan-tulisan yang sarat akan manfaat!
Hari ini kita giat bekerja mencari penghidupan yang halal, serta melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk diri sendiri dan juga orang lain!
Hari ini kita berakhlak mulia dan berbuat baik kepada sesama manusia!
Hari ini pula kita banyak berdzikir, mohon ampunan, dan mempersiapkan diri untuk menghadap Allah عزّ وجلّ!
📚 Meraih Kebahagiaan Tanpa Batas, hal. 50-51, karya Ummu Ihsan dan Abu Ihsan al Atsari hafidzakumullah.