Semoga kita termasuk orang orang yang lebih pandai mendengarkan dibanding berbicara dan meminta didengar.

shark vs the universe
occasionally subtle

Love Begins
d e v o n

Discoholic 🪩

❣ Chile in a Photography ❣
Monterey Bay Aquarium
★
Lint Roller? I Barely Know Her
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
The Stonewall Inn
Doug Jones
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
art blog(derogatory)
hello vonnie

gracie abrams
Mike Driver

tannertan36

#extradirty
One Nice Bug Per Day

seen from Thailand

seen from United States
seen from Italy

seen from Indonesia
seen from United States
seen from Bangladesh
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from France
seen from Netherlands
seen from Germany

seen from Italy
seen from Bangladesh

seen from United States
seen from Brazil
seen from United Kingdom

seen from Italy

seen from United States

seen from Puerto Rico
@dioramadiksi
Semoga kita termasuk orang orang yang lebih pandai mendengarkan dibanding berbicara dan meminta didengar.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ
Akhirnyaaa diriku menuliskan hal ini disini, mungkin gaya penulisan akan agak sedikit berbeda, akan terasa lebih santai, karena aku mau "curhat" beneran HAHA
Biidznillah, atas pertolongan Allah, akuuu bisa konsisten 2 bulan iniii, aku bahagia sekali wahai warga tumblr! (yang qodarullah belum aku kenal satupun huhuhu)
Jadiii, 2 bulan lalu aku merasakan tubuhku sudah semakin tidak nyaman, saat jalan kaki keliling kasih makan kucing jadi terasa lebih ngos-ngosan, dan sesi curhat di tiap sujud sudah terasa lebih sesak, jadi gabisa lama lama gituu. Dengan semua ketidaknyamanan itu, akhirnya aku cek kolestrol, daaaan, jeng jeng, kolestrolku 290! أستغفر الله وأتوب إليه
Lalu, Alhamdulillah, Allah beri aku taufik untuk lekas ubah pola hidup, dan kembali mencintai olahraga.
Sejak 2 bulan lalu, aku rutin run walk 1 jam setiap hari selepas subuh, dan belakangan, aku mulai latihan beban sepekan 2-3x.
Setiap langkah jalan pagiku, aku niatkan agar kaki ini kuat untuk kelak jalan berpuluh puluh kilometer saat menjalani ibadah haji. Setiap dzikir pagi yang aku ucap di tiap meter jalan pagi, aku niatkan sebagai pembiasaan untuk kelak menjalani haji dengan lisan penuh dzikir dan istighfar. Allahumma aamiin.
Akupun jalanin IF 16:8, gak konsumsi minuman manis apapun, bener bener hanya air putih selaluuu, dan biidznillah aku cinta sekali air putiiih, yuhuu, dan tentu saja berusaha perbaiki semua pola makan.
Baru berani nulis ini setelah Allah mampukan diriku konsisten selama 2 bulan, karena sempet khawatir cuma semangat di awal, alhamdulillah engga. Dan semoga terus konsisten seumur hidup. لا حول ولا قوة إلا بالله
Allah masih memberi kekuatan dan kemudahan untuk terus berikhtiar, sampai hari ini alhamdulillah progress weight loss-ku sudah 12 kg dalam kurun waktu 2 bulan, lingkar lingkar tubuh berkurang (aku gak detailin disini). Daaan kabar yang juga membuatku banyak bersyukur, kolesterolku sekarang sudah normal di angka 170, tanpa obat apa pun, ما شاء الله، لا حول ولا قوة إلا بالله
Mungkin olahraga dan pola makan ketatnya akan berjalan 3-6 bulan kedepan saja, seengganya sampai di titik BB ideal (semoga Allah mudahkan) baru kita kurangi porsi 'keketatannya' hihihi. Tapi untuk jalan pagi, ingin terus dijalanin sampai Allah panggil untuk berhaji, hanya durasi waktunya yang kita kurangi.
Wallahu alam, semoga Allah tolong aku, Allah berikan konsisten dan kesabaran untukku. Semua aku niatkan sebagai upaya menjaga nikmat sehat yang Allah titipkan, agar bisa memiliki umur yang lebih produktif dalam ibadah, dalam dzikir, sholat dan berusaha beramal sholih. Aamiin Allahumma aamiin.
(yak betul! outfit jalan pagiku yaa gini, hijab syari, gamis dan sepatu running hehehe semangaat gaes, olahraga yuk!)
Tidak pernah mudah, untuk benar benar sembuh.
Ada luka, ada tangis yang ditahan, ada rindu yang dibunuh, ada kosong yang kadang mendadak menyita.
Tidak pernah mudah, sungguh.
Hanya saja, manusia lemah ini selalu diberi pertolongan oleh Rabbnya, Ar Rahman, Ar Rahim.
Semoga, jalan pulang itu tetap terang, arahku tetap kesana, dan tidak pernah sasar tujuan.
Ya Allah, sungguh mengingatMu adalah obat.
لا حول ولا قوة إلا بالله
Sedari petang rasanya rindu itu menguat lagi, terbayang cukup lekat.
Meski harus diakui sepanjang waktu, jika mendengar adzan atau bacaan quran dari al haram, semua kembali terngiang dan rindu menyeruak.
Tapi petang ini berbeda, rindu dengan rasa sesak itu datang lagi.
22.00 aku kembali menangis hanya karena video kipas angin masjid nabawi lengkap dengan ambiencenya,
aku berputar di video al haram di beranda media sosialku,
dan lagi lagi Allah membuatku tersenyum lebar, tersenyum hingga menangis, dan antusias bukan main, seorang temanku, yang telah lama tidak saling bertukar kata, mengirimkan pesan foto di depan kabah. Allahumma baariik fiihi..
Rabbiii 😭😭😭
Allahumma inni asaluka min fadhlik...
Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimmus sholihat, dengan semua keindahannya, ada setitik rindu yang terobati.
Rabbi, sampaikanlah kembali kaki yang fakir dan penuh dosa ini kembali kesana, menetap di sana dan menemui ajal akhir dunia di sana. Allahumma aamiin.
Malam ini rasanya sendu sekali, dadaku sesak karena menangis terlalu lama dalam keadaan terbaring. Aku ingin menulis sekedar upaya melepas sesak di dadaku.
Bibirku beristighfar tanpa henti agar lekas tenang dan berhenti air mataku.
Selepas melihat dan mendengar nasihat dari Ustadz Syafiq Riza Basalamah hafidzahullah, sekaligus saat beliau akad menikahkan seorang laki laki untuk anak perempuannya.
Aku melihat ada cinta yang begitu lekat dari seorang ayah untuk anak perempuannya. Cinta yang begitu jujur begitu terasa ketika ia menyampaikan baris baris nasihat, ketika ia mengucapkan perlahan akad, menitipkan seutuhnya anak perempuan yang begitu ia cintai kepada seorang laki laki di hadapannya.
Di antara isak tangis yang rasanya telah ia tahan, tapi tetap tumpah juga, aku melihat hati haru yang remuk seorang ayah yang tengah melepas anak perempuannya. Berat, tidak pernah menjadi mudah untuk ayah manapun, tapi mereka ikhlas.
Tak terbayang olehku, akan sehancur apa hati seorang ayah yang melihat anak perempuannya menjadi korban kdrt, akan seberantakan apa hati seorang ayah yang mengetahui anak perempuannya diselingkuhi, lalu pulang kembali kepadanya dalam keadaan luka dan hancur. Seorang ayah akan lebih luka dan hancur dibandingkan anaknya💔
Barakallahu fiihi Ustadz Syafiq Riza Basalamah, seorang ayah yang berhati lembut, masya Allah, setiap kata kata dalam nasihatnya terasa begitu hangat. Dan aku, yang mendengarnya, serasa seperti 'dibela' 😭 Aku yang tidak pernah merasakan nikmatnya dibela seorang ayah, dimengerti seorang ayah dan dilindungi sebegitunya oleh seorang ayah. Sungguh, malam ini mataku penuh dengan air mata. ya Rabbi, izinkanlah aku menghadirkan seorang ayah sebaik beliau untuk anak perempuanku kelak, Allahumma aamiin.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Semoga kita termasuk orang orang yang sibuk memikirkan dan berusaha untuk memenuhi hak orang lain dibanding memikirkan dan menuntut hak diri sendiri.
Karena sungguh kelak kita akan ditanya tentang apa yang kita lakukan kepada orang lain, bukan tentang apa yang orang lain lakukan kepada diri kita.
Semua upaya kita memenuhi hak orang lain dan menjalankan setiap kewajiban kita adalah sebenar-benarnya mementingkan diri sendiri, berupaya menyelamatkan diri sendiri dari semua pertanyaan Allah di yaumul hisab. Kita akan ditanya.
𝘒𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 ia mengangkat tangan, ia fokuskan hatinya, kemudian dia meminta kepada Allah, maka pada saat itu ia tengah beribadah dengan ibadah yang 𝘢𝘨𝘶𝘯𝘨.
Pada ibadah ini, nampak kehinaan seorang hamba kepada Rabbul allamin, disitulah nampak ubbudiyah, dia adalah seorang hamba yang tempat ia meminta adalah penciptanya, hal itu sangat nampak saat ia berdo'a.
Pada berdo'a terkumpul berbagai macam ibadah.
Tidaklah seorang hamba berdo'a, kecuali ia husnudzon kepada Allah. Ia yakin Allah akan mengabulkan do'anya.
Tidaklah ia berdo'a, kecuali ia mengetahui bahwa Allah maha mendengar, meski ia berbisik bisik.
Dia tau Allah subhanahu wa Ta'ala maha berkuasa, bisa mengabulkan permintaannya. Jika ia ragu ragu, tidak mungkin ia meminta kepada rabbul allamin.
𝘐𝘯𝘯𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩𝘢 '𝘢𝘭𝘢 𝘬𝘶𝘭𝘭𝘪 𝘴𝘺𝘢𝘪'𝘪𝘯 𝘲𝘢𝘥𝘪𝘳, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Dia pun bertawakal kepada Allah subhanahu wa Ta'ala dengan do'anya.
Sehingga berdo'a menjadi ibadah yang paling agung.
Pada kajian "Dahsyatnya Do'a" oleh Ustadz Firanda Andirja hafidzahullah.
Titik terperih sesungguhnya ialah ketika akhirnya sunyi, tanpa kata dan suara.
Pada titik cerita hanya berbisik pada Ia yang Maha Mendengar.
Pada kata yang bisu dan hanya mampu meracau dzikir dan do'a.
Lalu air mata turun tanpa sebab, karena ia hanya ingin bertumpu pada satu Dzat, ialah yang Maha berkuasa atas segala sesuatu.
Hasbunallah wa ni'mal wakil.
Tentang sunyi yang mencekik,
tentang kabar baik yang tak kunjung bersua,
ada resah yang ditekan, agar padam,
berputar di antara gelap dan mimpi,
berbisik halus di antara do'a dan tahajud,
semoga lekas baik, dan senyum itu kembali hadir tanpa cela.
Sebaris Hikmah Sepulang Jalan Pagi Hari Ini, 7/6/26
Seperti biasa, selepas sholat subuh aku dan kakak perempuanku jalan pagi hingga pukul 06.30 pagi. Biasanya kami pulang ke rumah melewati Jl. Tugu, pagi ini entah kenapa aku mengajaknya pulang melewati Jl. Setia.
Baru 100 meter kami berjalan memasuki Jl. Setia, aku terpekik. berhenti, memegang kencang lengan kakakku, gemetar. Kakakku mengikuti arah pandanganku ke dalam selokan di sebelah kiri kami, tergeletak mayat kucing dewasa, tubuhnya kaku, ada bekas darah mengalir dari kepalanya, warna bulunya mengingatkan kami dengan warna bulu bogel, kucing tertua di rumah kami.
Qodarullah wa maa sya'a fa'al.
Sedetik kemudian, aku segera menyadarkan diri, menoleh kanan kiri, nihil, jalanan masih sepi, ini ahad pagi.
"Gue ke depan ya, mungkin ada tukang ojek yang bisa bantu buat kuburin"
Kakakku masih membeku
"Atau ke alfamart sana, cari tukang parkir?"
"Tukang ojek aja di depan jalan, kayanya tadi ada" kakakku memberi jawaban.
Aku berjalan setengah berlari ke depan jalan, biidznillah menemukan seorang tukang ojek, dan alhamdulillah beliau mau membantu kami mengubur mayat kucing itu di dekat rumahnya dengan upah tertentu. Masya Allah, sungguh pertolongan Allah datang bersama dengan kesulitan.
Lalu kami berjalan kembali menuju rumah, keduanya membisu, pandangannya jauh ke depan, sepi sekali, ada tangis yang tertahan di ujung mataku.
"Dulu gue pernah juga sama ilul, nemu di jalan, mayat kucing, tapi masih kecil, kita langsung kuburin ga jauh dari situ. Ngegali tanahnya pake tangan hahaha" Kakakku bercerita.
"Iyaa, kita juga pernah ya, lagi jalan sore, ketemu mayat kucing di pos, kita pinjem pacul warga, terus nguburin" aku menyahut.
"Mereka udah meninggal, tapi masih jalanin tugas terakhirnya ya"
Aku menoleh "Jadi sebab manusia yang nemuinnya buat dapet pahala ya?"
Kakakku mengangguk.
"Ga ada yang kebetulan, tumben banget kita pulang lewat Jl. Setia, Allah yang gerakin, kita jalan di sisi jalan itu, bikin lu ngeliat dia, dan alhamdulillah dia nolong kita, semoga ada pahala buat kita.
Semuanya begitu. Kadang ada orang tua yang panjaaang banget umurnya, kesannya dia ngerepotin anak anak atau sodaranya ya? Padahal engga, dia lagi jalanin tugas dari Allah, buat jadi sebab orang sekitarnya dapet pahala. Mungkin di dia ladang pahala orang sekitarnya" Kakakku melanjutkan.
Aku tersenyum "Masya Allah ya.."
Pagi itu, untuk kali pertama perjalanan pulang jalan kami terasa sendu, namun ditutup dengan begitu hangat dan indah oleh penjelasan seorang perempuan kedua yang begitu aku cintai dan kagumi, Allahumma baariik fihaa
♡
خيرية

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Bahwa dunia ini hanya sementara,
bahwa kita harus bersabar menjalani peran,
bahwa kita harus bersyukur atas nikmat yang terkadang kita pikun,
bahwa setiap kita adalah ujian bagi satu sama lain,
dan bahwa kita tidak boleh lari dari masalah, karena sungguh itu tidak benar benar membuat kita terbebas dari masalah, karena sungguh setiap manusia selama masih hidup di bumi, ia akan terus diuji, ia hanya berpindah dari satu ujian ke ujian lainnya.
Dan lari dari masalah tidak pernah menyelesaikan ujian itu, justru hanya membuat remedial untuk kesekian kali.
Hadapi dengan kunci yang telah Allah katakan, sabar. Agar Allah bersama kita.
Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggamanNya, janji Allah ialah nyata dan pasti.
Surgalah tempat kebahagiaan abadi tanpa ujian, Allah telah menjanjikan surga, dan tentu tidak dengan harga murah, surga itu mahal, maka bersabarlah.
خيرية
Taukah kamu, manusia tetaplah manusia, terlebih ia yang begitu fakir, jauh dari kata sempurna, berusaha segenap kemampuannya untuk menjadi baik dan kuat.
Sayangnya, usahanya itu kerap kali benar benar diterima orang sekitar, dan dianggap sepenuhnya kuat, dan baik baik saja.
Benar ia berusaha, tapi percayalah, dia tetaplah manusia yang lemah, yang seringkali lelah dan kalah, entah oleh luka atau sekedar ingin beristirahat.
Pada akhirnya, dia yang selalu menampilkan diri baik baik saja, menemui lelah.
Lelah untuk terlihat kuat.
Lelah untuk terlihat mampu dan bisa.
Lelah mengatakan 'aman'.
Lelah untuk selalu menyampaikan ke orang lain bahwa dirinya baik baik saja.
Akan ada fasenya, akhirnya ia memilih menarik diri terlebih dahulu, untuk setidaknya 'rehat' dari terlihat baik baik saja.
Percayalah, ia bukan tidak ingin, ia hanya lelah berusaha.
*apakah tulisan ini terlihat begitu lelah? hahaha, tak apa ya, fashbir wahai jiwa yang fakir 🍂
𝘏𝘦𝘯𝘥𝘢𝘬 𝘬𝘦𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘵𝘶𝘬?
𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘱𝘪𝘯𝘵𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘶𝘵𝘶𝘱..
𝘱𝘶𝘯 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘣𝘶𝘬𝘢, 𝘪𝘺𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘳𝘵𝘪?
𝘢𝘥𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘵𝘢𝘶?
𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘴𝘢𝘮𝘶, 𝘭𝘶𝘬𝘢𝘮𝘶, 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘵𝘢𝘱𝘢𝘬𝘪..
𝘉𝘶𝘬𝘢𝘯𝘬𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘳𝘪𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘴𝘢𝘵,
𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘮𝘢𝘯𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨?
𝘚𝘢𝘵𝘶 𝘱𝘪𝘯𝘵𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘢𝘳𝘢𝘩𝘮𝘶,
𝘵𝘦𝘳𝘣𝘶𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘱𝘢𝘯𝘱𝘶𝘯 𝘬𝘢𝘶 𝘮𝘢𝘶,
𝘮𝘦𝘮𝘦𝘭𝘶𝘬 𝘦𝘳𝘢𝘵 𝘵𝘢𝘯𝘨𝘪𝘴𝘮𝘶 𝘥𝘪 𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘢𝘴𝘪𝘯𝘨𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘴𝘢𝘮𝘶,
𝘪𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘙𝘢𝘣𝘣, 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘔𝘢𝘩𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘶𝘢𝘴𝘢 𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶,
𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩 𝘵𝘢𝘶 𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘬𝘢𝘶 𝘳𝘢𝘴𝘢,
𝘥𝘢𝘯 𝘵𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪 𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘫𝘶 𝘬𝘦𝘵𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯,
𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨𝘭𝘢𝘩, 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘪𝘴𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢𝘕𝘺𝘢, 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨.
Seharusnya, jika benar dan jujur iman kita kepada Rabb azza wa jalla, maka ketenangan itu pasti ada dalam hati. Meski tidak sempurna, tapi kecondongan hati tetap kepada ketenangan, meyakini semua akan baik baik saja, meski hikmahnya tidak selalu kita pahami saat ini juga. Yakinilah, Alkhair khiratullah ♡
Bukankah ini pertanda Allah sedang ingin mengangkat derajat kita? Ini tanda Allah sedang ingin dosa dosa kita berguguran?
𝘽𝙚𝙧𝙨𝙖𝙗𝙖𝙧𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞 𝙩𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙠𝙚𝙣𝙞𝙠𝙢𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙙𝙞 𝙩𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙗𝙖𝙙𝙞 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙠.
“Tidaklah seorang muslim tertimpa kelelahan, penyakit, kegelisahan, kesedihan, gangguan, maupun dizalimi orang lain, bahkan duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menggugurkan sebagian dosa-dosanya karenanya.” Bukhori dan Muslim.
Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam mengatakan dalam hadist yang lain,
"Senantiasa Allah menguji seorang hamba, dari satu ujian ke ujian yang lain, sampai dia berjalan di atas muka bumi tanpa ada dosa sedikitpun pada tubuhnya."
Allahu Akbar!

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Beberapa luka terpaksa tetap terasa pedihnya meski tawa telah hadir, meski kata telah tertukar, bahkan meski waktu telah berputar cukup lama.
Ada luka yang mungkin tidak terbayang akan sedalam apa membekas dan menetap.
Hanya saja, ada Iman dan takwa yang menenangkan hati dan mentarbiyah diri agar ikhlas dan maaf lekas hadir.
𝘚𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩 𝘫𝘢𝘯𝘫𝘪 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪.
Sebagaimana kita ingin dimaafkan (diampuni) oleh Rabb azza wa jalla, maka maafkanlah mereka.
وَلْيَعْفُوا وَلْيَصْفَحُوا ۗ أَلَا تُحِبُّونَ أَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَكُمْ “Hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Tidakkah kalian ingin Allah mengampuni kalian?” — An-Nur: 22
Memperbanyak dan mengusahakan waktu berkhalwat dengan Allah, mengurangi waktu interaksi dengan orang di luar rumah, memperbanyak membaca dan menulis, semoga kembali menemui diri sendiri dalam keadaan baik.