Salinan
Air yang turun dari hulu
Berkah yang diantarkan seorang ibu pada anaknya
Sebenarnya kita semua serakah
Terus mencari senang diantara kasih dan sayang yang tak henti diberikan
Didalam semua yang merasa hidup, ruang jiwanya tertutup
Kekosongan menggerogoti laku dan pikirnya
Sebaiknya berhenti dulu dan perhatikan kembali
Apa tidak ada di dalam dirimu yang benar-benar kamu rindukan
Kasih sayang.
Air mengalir dari hulu,
Tangis seorang ibu kala meramu bahasa, memohon untuk hasil yang ingin dicapai anaknya
Air itu mengalir deras dan membasahi sekujur tubuh
Dipikir air hanyalah air, masih tak puas diberi sumur kehidupan
Kita terus mencari pelepas dahaga
Ingin melepaskan kehausan akan rasa bahagia
Rasa-rasanya mencari lebih jauh akan mendapat banyak
Mencari lebih lama akan bisa membawa banyak
Tapi air turun dari hulu
Semakin tak kunjung semakin menderai air mata itu keluar
Selalu agar selamat dan bahagia
Agar berhasil dan hidup dalam suka.
Aku bahkan terkelabui diantara benar dan benar
Perhitungan selalu memberikan jawaban bagus dan bagus
Setelah pemikiran matang hasilnya selalu bisa dan bisa
Dari mana ?
Pertanyaan itu seakan mudah
"Darimana saja, sudah ada yang mengatur"
Dari mana ?
"Namanya juga rezeki"
Dari mana ?
"Yah kan pasti ada jalan"
Darimana.
Dari air mata seorang ibu yang berderai dalam doa, harapan dan permohonan agar semua yang anaknya lakukan jadikanlah kebahagiaan.
Hatur nuhun mah, pidoa sareng ridona.
Neda dihapunten tina saga kalepatan dohir batina.
310321













