Bagaimana Cara Membuat Biografi Musisi yang Efektif
Salah satu halaman yang terpenting harus ada dalam website seorang musisi adalah halaman biografi. Walaupun kamu seorang musisi yang handal dan sudah dikenal banyak orang, akuilah, menjelaskan tentang dirimu sendiri dan menuliskannya adalah hal yang cukup sulit, kan?! Bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan, tetapi ini merupakan tonggak awal untuk membuat musik kamu jadi terlihat profesional.
Biografi yang bagus akan memberikan kesan pertama yang mendalam kepada pengunjung website kamu, jadi buatlah yang bagus! Ini akan merubah pengunjung website kamu jadi fans berat kamu! Dan tentu saja memberi gambaran tentang siapa diri kamu kepada semua orang diseluruh dunia.
Jadi, elemen apa yang kamu butuhkan untuk membuat biografi musisi yang efektif?
1. Perkenalan yang menarik
Buat beberapa catatan di selembar kertas untuk memulai. Catat nama kamu, dan dari mana kamu berasal. Tambahkan seperti apa musik kamu dan mendapat pengaruh dari siapa. Ini akan membantu kamu membentuk satu atau dua kalimat sebagai pendahuluan. Buat yang menarik dan tentu saja ringkas. Pikirkan tentang nada juga, bergantung pada gaya musik dan kepribadian kamu. Kamu mungkin ingin memasukkan sedikit humor ke dalam profil kamu.
2. Informasi latar belakang
Sisipkan tentang latar belakang kamu, termasuk sejarah bermusik, tapi buatlah yang singkat. Kamu harus memastikan supaya pembaca bertahan menikmati sejarah bermusik kamu – bukan kehilangan mereka karena sejarah yang bertele-tele dan paragraph panjang.
Kamu bisa menempatkan dirimu jadi orang ketiga ketika menulis biografi. Ini dapat membantu kamu mempercepat dan memahami dari sudut pandang pembaca, pikirkan juga kata kunci untuk pengoptimalan mesin telusur (SEO) situs web kamu. Hal ini memungkinkan media, blogger, atau siapa pun untuk menempelkan biografi kamu pada situs mereka ketika mereka membutuhkannya.
3. Gambaran musik
Walaupun kebanyakan dari penggemar sudah mengetahui musikalitas kamu, tapi tidak demikian dengan blogger atau orang lain diluar sana yang belum tahu siapa kamu. Tambahkan penjelasan singkat tentang seperti apa musik kamu. Mungkin kamu akan kesulitan untuk menebak genre dari musik yang kamu buat, tapi, cobalah menuliskan beberapa kata yang orang lain dapat dengan mudah memahaminya.
Kemudian, ceritakan apa yang sudah kamu lakukan dengan musik kamu itu. Apakah pernah rekaman di studio? Rilis single/album? Menulis lagu/kolaborasi dengan musisi lain? Pilihlah yang paling relevan dan terbaru yang kamu lakukan dengan musikmu, dan masukkan itu dalam biografimu.
4. Pencapaian karir
Pikirkan semua yang sudah kamu capai dalam bermusik. Apakah kamu siap untuk menjadi band terkenal, atau bermain di festival besar? Sudahkah kamu memetakan musik kamu di radio, atau sukses di platform musik digital? Pernah dinominasikan untuk penghargaan?
Buat daftar pencapaian kamu. Kemudian buat dua atau tiga item yang paling mengesankan, dan sertakan dalam biografi kamu.
Jangan juga melebih-lebihkan – tetap berpegang pada fakta, dan sampaikan dengan cara yang positif.
5. Media quotes
Kamu juga bisa menyisipkan quotes dari penggemar kamu untuk membantu menggambarkan musik kamu, atau album terbaru, hal ini akan memberikan otoritas pada biografi kamu. Sangat menyenangkan dapat membaca apa kata orang tentang profesionalitas bermusik kamu.
Tapi, kalaupun tidak ada, tidak apa-apa – simpan saja dalam benak kamu, untuk masa yang akan datang.
6. Informasi terbaru
Selalu update halaman website kamu dengan beberapa proyek atau event baru, rilisan fisik/digital, kolaborasi, atau tur yang akan dijalankan. Pastikan untuk menambahkan pencapaian baru saat karir bermusik kamu mulai bergerak maju.
Gimana? Masih bingung untuk membuat biografi kamu?
Nih, saya kasih kamu sedikit gambaran elemen yang harus ada pada biografi kamu:
Pengenalan cepat. Sebutkan nama kamu, gaya bermusik, dan pengaruh musik kamu.
Maju ke latar belakang. Sebutkan berapa lama kamu bermusik, bergabung dengan band apa, sertakan satu atau dua pencaaian penting.
Diakhiri dengan apa yang sedang kamu lakukan akhir-akhir ini. Bisa tur, recording, menulis lagu baru, atau sebutkan album terbaru kamu.
Biografi kamu yang seorang soloist mungkin akan sedikit berbeda dengan biografi band, atau penulis lagu. Ini beberapa contoh biografi yang mungkin bisa memberi kamu inspirasi:
Grup boy band asal Korea, BTS dengan website yang penuh warna, sangat menarik! Lebih banyak memasukkan foto daripada tulisan panjang.
Yura Yunita, seorang penyanyi solo Indonesia memasukkan banyak informasi dalam websitenya, dengan tampilan latar belakang elegan putih dan foto album yang berwarna.
Covenhoven adalah contoh dari halaman lain biografi yang rapi dengan teks bagus yang membangun ceritanya.
Pemain akustik The Original Waysiders menyediakan biografi band, lalu menguraikan gaya musik masing-masing personilnya.
Penulis lagu duo dari Canada, Twin Flames melakukan hal yang sama. Mereka bercerita tentang band mereka di halaman utama, catatan awards, dan menguraikan semuanya untuk setiap anggota.
Sekarang kamu sudah siap menuliskan biografi kamu, jangan lupa mengecek tata bahasa. Lakukan pengecekan ulang. Pastikan tidak ada typos!
Semoga dengan tips ini kamu dapat membuat biografi musisi yang efektif, mengesankan dan mudah dibaca.
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality
Anya is LIVE right now
FREE
Free to watch • No registration required • HD streaming
Musisi memiliki kendali lebih besar atas karier mereka daripada sebelumnya. Tapi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi musisi adalah bagaimana menghasilkan uang.
Menurut laporan MIDiA Artis Independen: The Age of Empowerment:
"Arus pendapatan artis sangat bervariasi. Pendapatan streaming, bersama dengan pendapatan dari pertunjukan langsung, merupakan mayoritas pendapatan artis saat ini. Untuk artis independen, streaming sekarang 30% menjadi sumber pendapatan utama mereka."
Kini, streaming terus mengambil persentase yang lebih besar dari pendapatan artis. Namun, penting juga untuk menemukan sumber pendapatan lain untuk membantu kamu membangun karier yang berkelanjutan.
Bagaimana cara musisi menghasilkan uang?
Beberapa pendapatan yang diuraikan di bawah mungkin sudah cukup umum dan biasa, sementara yang lain mungkin baru buat kamu. Semoga dua puluh enam pendapatan untuk musisi ini akan memberikan beberapa ide untuk menghasilkan lebih banyak pendapatan untuk karier musik kamu.
1. CD
Walaupun penjualan CD terus menurun, mereka tetap menjadi penghasil pendapatan bagi musisi di berbagai genre. Ketika kamu akan melakukan acara live, menyimpan CD di meja merchandise, masih merupakan ide yang bagus. Produk tersebut murah untuk diproduksi, dan kamu dapat dengan mudah menandatanganinya untuk penggemar.
2. Vinyl
Penjualan vinyl terus melonjak di era musik digital. Sebagian karena banyak penggemar masih menginginkan rilisan fisik dari band kamu. Pastikan untuk memperhitungkan biaya produksi dan pengiriman vinyl, yang bisa jadi signifikan.
3. Kaset
Penjualan kaset mencapai titik tertinggi dalam lebih dari satu dekade. Meskipun masih dalam format khusus, mereka bisa menjadi barang unik untuk ditawarkan kepada penggemar kamu di acara live atau untuk dijual secara online.
4. Download digital
Unduhan digital mengalami nasib yang sama seperti CD. Penjualan kini menurun seiring popularitas platform musik streaming. Namun seperti CD, unduhan digital tetap menjadi sumber pendapatan bagi banyak artis independen.
Saat menjual unduhan digital, pastikan untuk menjual langsung ke penggemar melalui situs web. Kamu tidak hanya akan menghasilkan lebih banyak uang, tetapi juga akan mengumpulkan alamat email yang berharga. Dengan cara ini, kamu dapat memberi tahu penggemar tentang rilis baru, acara mendatang, dan banyak lagi tentang band kamu.
5. Pendapatan streaming
Streaming musik bisa menjadi topik sensitif bagi beberapa musisi dan penulis lagu. Meskipun pembayaran dari streaming musik cenderung kecil, pembayaran tersebut dapat bertambah menjadi sumber pendapatan yang signifikan dari waktu ke waktu bagi beberapa musisi.
Selain musik streaming menjadi penghasil pendapatan, ini juga tentang penemuan musik. Platform streaming menyediakan data yang dapat ditindaklanjuti yang bisa digunakan untuk membantu pemasaran musik kamu, dan memesan pertunjukan.
6. Pertunjukan langsung – Karya musik asli
Pertunjukan langsung masih menjadi salah satu cara terbaik untuk menghasilkan uang sebagai musisi, menghasilkan hampir seperempat dari pendapatan keseluruhan untuk artis independent.
Ada banyak tempat yang tersedia untuk menampilkan karya musik kamu. Ini termasuk tempat musik tradisional, bar, klub, kedai kopi, perguruan tinggi & universitas, dan festival musik.
Pertunjukan langsung juga merupakan salah satu cara terbaik untuk menjual merchandise.
7. Pertunjukan langsung – Membawakan lagu cover
Memainkan pertunjukan cover terkadang disukai oleh para musisi, dan penghasilannya juga lumayan. Selain dibayar untuk membawakan lagu lain, kamu juga bias menyisipkan karya asli kamu sebagai pertunjukkan. Dan, sering kali tidak perlu melakukan promosi untuk pertunjukan ini.
Ada banyak kesempatan untuk memainkan pertunjukan jenis ini, termasuk di bar, restoran, pernikahan, acara perusahaan, dan pesta pribadi lainnya.
8. Pertunjukan Langsung – Konser rumah
“Dalam ekosistem pertunjukan, konser rumah adalah raja!” - Joy Ike (Penyanyi-penulis lagu)
Konser rumah bisa menjadi cara yang bagus untuk mengisi kekosongan dalam jadwal tur kamu, dan juga bisa memberi penghasilan yang mengesankan.
Sementara kehadiran untuk konser rumah dibatasi secara alami, harga tiket seringkali lebih tinggi untuk acara intim ini. Keuntungannya, sebagian besar pendapatan langsung masuk ke pemain, dan potensi penjualan merchandise sangat tinggi.
9. Pertunjukan langsung - Online
Acara online memungkinkan band kamu menjangkau penggemar dari seluruh dunia di area yang mungkin tidak dapat dikunjungi saat tur. Ini adalah cara yang bagus untuk menghasilkan pendapatan tambahan.
Kamu dapat menyiarkan pertunjukan langsung dari tempat yang nyaman seperti ruang tamu kamu sendiri. Penggemar dapat membayar untuk mendapatkan akses ke streaming langsung, atau kamu dapat memberikan tips virtual selama pertunjukan.
10. Barang dagangan fisik
Menjual merchandise dapat menghasilkan pendapatan tambahan yang bagus, terutama di pertunjukan langsung. Jika kamu sering bermain live atau pergi tur, harus selalu siap dengan merchandise. Kaos, CD, dan barang kecil seperti kancing dan stiker biasanya laris. Pastikan juga semua item merchandise kamu tersedia untuk dibeli penggemar secara langsung melalui situs web.
11. Digital Merch
Merchandise tidak hanya harus berupa barang fisik, kamu juga bisa menjual item merchandise digital seperti; pelajaran video, partitur musik, dan buku lirik kepada penggemar kamu. Meskipun proses pembuatannya mungkin lebih lama, biaya produksi bisa jauh lebih murah daripada barang fisik, dan tidak perlu melacak inventaris.
12. Crowdfunding
Crowdfunding dapat digunakan untuk menghasilkan pendapatan yang cukup untuk menutupi biaya produksi album kamu, dan banyak lagi. Tetapi jangan hanya memperlakukannya sebagai cara untuk menghasilkan uang.
Dengan crowdfunding, yang terpenting adalah menjalin hubungan dengan penggemar. Ajak mereka dalam perjalanan bermusik kamu, mulai dari penulisan lagu, rekaman, hingga rilis dan pemasaran album. Komunikasi dan kreativitas adalah kuncinya, dan dengan perencanaan yang tepat, uang akan mengalir.
13. Langganan
Langganan adalah tempat penggemar membayar biaya berulang bulanan untuk mengakses konten, seperti seluruh diskografi ditambah rilis baru. Kamu juga dapat menawarkan akses awal ke musik atau video baru, diskon merchandise, acara online khusus pelanggan, dan banyak lagi.
Langganan bisa sangat bermanfaat buat kamu dan penggemar setia kamu, dan membantu menghasilkan pendapatan yang lebih dapat diprediksi.
14. Pengalaman penggemar VIP
Di era musik digital, kelangkaan sangat berharga. Kamu harus menyertakan pengalaman penggemar VIP dalam kampanye crowdfunding, atau sebagai bagian dari penawaran langganan. Tetapi tidak harus berhenti di situ. Untuk pertunjukan apa pun yang kamu mainkan, coba tawarkan kepada penggemar setia kamu sedikit sesuatu yang ekstra. Misalnya; bertemu dan menyapa setelah pertunjukan, tempat duduk VIP termasuk minuman. Bahkan mungkin makan malam sebelum pertunjukan dengan band kamu.
15. Royalti kinerja publik
Jika kamu seorang penulis lagu, kamu harus mendaftar ke Performing Rights Organization (PRO). Seorang PRO mengumpulkan royalti atas nama penulis lagu dan penerbit untuk memastikan bahwa mereka dibayar untuk penggunaan musik mereka.
PRO mengumpulkan royalti kinerja publik. Ketika sebuah lagu diputar di radio, di TV, di tempat musik, restoran, arena olahraga, pusat perbelanjaan, atau tempat umum lainnya, mereka harus membayar untuk menggunakannya. PRO mengumpulkan pembayaran tersebut dan mendistribusikan uang tersebut kepada pemegang hak.
16. Royalti digital
Saat musik kamu diputar di layanan musik streaming non-Interaktif, mereka harus membayar royalti. Ini termasuk SiriusXM Satellite Radio, Pandora, webcasters, dan saluran musik TV kabel. Pastikan untuk mengumpulkan royalti digital non-interaktif kamu dengan mendaftar di SoundExchange.
17. Royalti pertunjukan langsung
Kamu juga bisa mendapatkan royalti dari pertunjukan langsung. Saat menampilkan musik orisinal, PRO akan membayar royalti kepada penulis lagu untuk pertunjukan tersebut. Ini termasuk di bar, klub, teater, dan tempat berlisensi lainnya.
Ini mungkin satu-satunya aliran pendapatan yang paling kurang dimanfaatkan untuk musisi. Jika kamu tampil live, pastikan untuk mengumpulkan royalti ini dari penampilan kamu.
18. Royalti mekanis
Royalti mekanis dibayarkan kepada penulis lagu atau pemegang hak atas musik yang dibeli. Ini termasuk CD, vinyl, dan unduhan.
Di AS, pengecer memasukkan royalti ini dengan pembayaran ke distributor digital. Tetapi di luar AS, pembayaran ini dikirim ke lembaga pengumpulan royalti. Lembaga ini kemudian mendistribusikan royalti kepada penerbit musik.
Untuk mengumpulkan royalti tersebut di luar AS, kamu harus mendaftar di setiap lembaga pengumpulan royalti. Alih-alih melakukannya, kamu bisa mendaftar dengan administrator penerbitan yang akan mengumpulkan royalti tersebut atas nama kamu.
Kalau di Indonesia, lembaga apa ya?
19. Biaya Lisensi Penggunaan / Sinkronisasi Utama
“Menempatkan lagu di acara TV dan film adalah bagian yang sangat dicari di industri musik. Beberapa musisi mendapatkan seluruh penghasilannya dari itu." - Ari Herstand.
Jika lagu kamu ditempatkan dalam film, iklan, atau acara TV, mereka perlu membayar biaya lisensi. Padahal, mereka perlu membayar dua biaya perizinan. Salah satunya adalah biaya lisensi "Penggunaan Utama" untuk penggunaan rekaman. Yang lainnya adalah biaya lisensi "Sinkronisasi" untuk penulis lagu & penerbit.
Biaya ini bisa bervariasi. Itu akan tergantung pada anggaran untuk proyek tersebut, dan seberapa banyak mereka ingin menggunakan lagu kamu.
20. Monetisasi video Facebook dan Instagram
Tahukah kamu bahwa kamu bisa mendapatkan uang saat lagu kamu digunakan di video Facebook atau Instagram Stories? Jika orang mengupload video yang menggunakan musik kamu, meskipun hanya diputar di latar belakang, kamu bisa mendapatkan bayaran untuk itu.
21. YouTube
Jika musik digunakan dalam video YouTube yang menjalankan iklan, YouTube membayar sebagian dari uang iklan tersebut kepada pemegang hak lagu tersebut. Ini termasuk video di saluran YouTube kamu sendiri, serta video yang menggunakan musik yang tidak ada di saluran kamu.
Distributor digital dapat mengumpulkan uang itu dari YouTube atas nama kamu. Mereka akan menelusuri YouTube untuk mencari penggunaan musik kamu, dan kamu mungkin mengumpulkan uang dari video yang bahkan tidak kamu ketahui.
22. Sponsorships
Jika kamu telah membangun basis penggemar, bisnis lokal, perusahaan musik, dan bahkan merek besar dapat mensponsori kamu untuk menjangkau penggemar tersebut. Kamu dapat menawarkan visibilitas dengan acara langsung, di media sosial, saluran YouTube, dan banyak lagi. Sponsor terkadang dibayar tunai, tetapi pada awalnya, kemungkinan besar akan dalam bentuk produk, layanan, atau perlengkapan gratis.
23. Hibah musik
Jika tersedia untuk kamu, hibah adalah bentuk bantuan keuangan yang sangat baik untuk musisi. Tidak seperti pinjaman, hibah tidak perlu dikembalikan. Hibah yang tersedia bagi musisi biasanya diberikan untuk membantu menulis musik baru, merekam musik baru, atau melakukan tur.
24. Pekerjaan Sesi
Cara lain untuk menghasilkan uang tambahan sebagai penyanyi atau instrumentalis adalah dengan melakukan pekerjaan sesi di studio untuk proyek lain. Jika kamu memiliki jadwal yang fleksibel, kamu juga bisa disewa untuk tur bersama band lain.
25. Penulisan Lagu / Menulis
Jika kamu seorang penulis lagu, kamu dapat mencari cara untuk menulis lagu untuk musisi lain, atau menulis lagu bersama dengan artis lain. Kamu juga bisa menggubah musik untuk film dan televisi. Jenis pekerjaan ini dapat menghasilkan pendapatan yang signifikan dalam hal biaya perizinan dan royalti.
26. Pelajaran Musik
Cara lain untuk menghasilkan pendapatan untuk karier kamu adalah dengan mengajarkan instrumen yang kamu kuasai kepada orang lain. Ini adalah cara yang bagus untuk menambah penghasilan, dan memungkinkan kamu mengasah keahlian pada saat yang bersamaan. Kamu dapat menawarkan pelajaran musik secara langsung, atau online, dan bahkan menjual pelajaran video melalui situs web kamu.
Semoga artikel ini memberikan beberapa ide tentang cara menghasilkan uang dengan musik kamu. Ingatlah, lagu-lagu bagus dan pertunjukan live yang bagus didahulukan. Setelah mengasah keahlian, kamu dapat menggunakan beberapa taktik di atas untuk meningkatkan penghasilan kamu sebagai musisi.
Artikel ini disadur ulang dari tulisan Dave Cool dalam “Music Career Advice”.
5 Tips untuk Musisi/Band Melakukan Live Streaming!
Mereka yang mengabdikan hidupnya untuk bekerja di ranah musik, tentu sangat mendapatkan dampak dari masa pandemi ini. Rasanya begitu berat, sudah lebih dari 6 bulan, tidak ada perkembangan yang berarti, dan mungkin semua orang sudah mulai jenuh di rumah, tanpa penghasilan.
Cukup basi tampaknya, jika kita membicarakan, musisi/band bisa mendapatkan penghasilan dari live streaming… Namun, hal ini memang salah satu cara untuk bertahan pada masa yang berat ini. Selain karena kebutuhan untuk bertahan hidup, bisa jadi bermusik melalui siaran langsung juga menjadi salah satu media untuk tetap intens bermusik dan terhubung dengan penggemar. Pilihannya kini hanya; MENCOBA atau PASRAH pada keadaan!
Ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian musisi/band dalam melakukan live streaming:
1. Apa adanya dan sedikit bantuan.
Jangan coba membuat streaming seperti membuat live music! Itu tidak akan berhasil, karena tidak ada orang lain didalam ruangan bersama kalian. Kalian tidak bisa mendengar riuhnya tepuk tangan. Ada sebuah kondisi canggung diantara lagu-lagu yang dibawakan. Sangat tidak nyaman kan…
Namun, apa adanya, adalah hal yang natural teman-teman! Persiapkan lokasi streaming kalian - mulai dari ruangan, hingga bagaimana cara kalian membawakan lagu-lagu di ruangan tersebut. Pikirkan kondisi yang membuat kalian santai dan nyaman, misalnya duduk bersila di lantai atau duduk bersandar di sofa, natural!
Lupakan gitar listrik dan amp… Ambil gitar akustik kalian! Cobalah bermain dengan intim dan se-natural mungkin. Memang harus diakui, bahwa orang/perusahaan besar membayar banyak uang untuk melihat penampilan streaming kalian. Standar kualitas penampilan kalian harus dinaikkan, dari mulai sarana pendukung; wifi yang kencang, kamera yang tajam, dan microphone eksternal.
Namun, seiring dengan naiknya biaya produksi, penggemar kalian hanya menginginkan satu hal – mereka hanya ingin merasakan ada dalam satu ruangan bersama kalian! Jadikan kalian dapat diakses semaksimal mungkin.
2. Keterlibatan dengan penggemar.
Satu hal yang sangat saya inginkan ketika menonton streaming dari band kesukaan saya adalah, saya bisa melihat dan mendengarkan mereka secara lebih nyata. Faktanya, terkadang saya hanya melihat banyak percakapan yang justru tidak ingin saya dengar, dan beberapa saat kemudian, saya pun pergi!
Jika kalian tidak ingin kehilangan penggemar saat siaran langsung, komentar penggemar harus jadi prioritas utama. Baca komentar dengan lantang dan sebutkan nama penggemar saat kalian melakukannya. Komentar bukanlah merupakan gangguan dari set kalian, mereka adalah setnya.
Lemparkan beberapa pertanyaan seperti; Bagaimana kabar? Berasal dari kota mana? Dari mana mereka nonton? Hal apa yang lagi viral di kota mereka? Kalian akan melihat peningkatan keterlibatan dalam arus siaran langsung, ketika kalian membuat penggemar merasa seperti mereka adalah bagian dari siaran kalian.
Penting juga untuk tidak hanya menggunakan satu perangkat dalam siaran langsung. Siaran langsung menggunakan laptop dan gunakan perangkat lain seperti handphone/tablet untuk membaca komentar penggemar.
3. Berikan kesempatan penggemar masuk dalam siaran langsung kalian.
Mari berfikir selangkah lebih maju. Bagaimana jika kalian benar-benar bisa menarik penggemar masuk dalam siaran langsung kalian? Jadikan mereka tamu istimewa? Wawancara 2 menit dilayar dengan penggemar? Tentu bisa!
Hanya saja membutuhkan layanan pihak ketiga, seperti ZOOM, Streamyard, atau lainnya, karena mereka memiliki fasilitas untuk berbagi layar. Jika siaran langsung kalian menggunakan Instagram Live, akan sangat mudah dilakukan. Penggemar kalian cukup mengklik tombol “Request to Join” di bagian bawah feed jika mereka ingin jadi bagian dari “show”.
Yang kalian butuhkan hanya memberi pesan pribadi kepada penggemar kalian (bisa minta tolong kru atau teman untuk membantu dalam hal ini) sehingga kalian tidak perlu mengambil peran sebagai admin pada siaran langsung. Tentu sangat menyenangkan bisa berinteraksi dengan penggemar secara virtual, membuat candaan secara dua arah lebih baik daripada satu arah.
Tidak perlu lama, dan tidak perlu jadi bagian utama dari set, tetapi jaga agar siaran tetap menyenangkan, ringan, dan tetap terhubung dengan penonton. Sambil menjadikan mereka lebih dari sekedar penonton pasif.
4. Lepaskan media sosial.
Tidak kita pungkiri, pengaruh media sosial seperti Facebook dan Instagram membuat streaming menjadi sangat mudah, dapat diakses dan dibagikan. Tapi, coba lakukan pendekatan lain. Ciptakan pengalaman streaming yang ekslusif – yang sepenuhnya pribadi, khusus undangan, dan di luar media sosial.
Pertimbangkan untuk hanya mengundang penggemar yang membeli merchandise atau menyumbang tahun ini. Pastikan mereka tahu bahwa mereka ekslusif!
5. Jangan lupa GIVEAWAY.
Pemberian giveaway dalam siaran langsung bukan hanya semata untuk mendekatkan dengan pengemar, namun mampu memberikan penghasilan tambahan. Bagaimana cara kerjanya?
Biasanya beberapa musisi/band membuat poster di media sosial mereka, memberikan beberapa pertanyaan didalamnya, dan minta penggemar menjawab di kolom komentar. Kemudian, pemenang akan diumumkan pada saat siaran langsung. Penggemar pasti akan menonton siaran langsung kalian sambil menantikan apakah mereka pemenangnya.
Selama siaran langsung usahakan mengulang kembali pertanyaan giveaway ini, dan umumkan pemenangnya menjelang akhir siaran. Pandai-pandailah melihat ini sebagai peluang untuk mengiklankan merchandise band kalian.
Saat membagikan poster giveaway, ini berfungsi sebagai pengingat bagi penggemar bahwa mereka dapat mendukung band kalian dengan membeli merchandise kalian. 75% dari waktu streaming dengan hadiah barang dagangan langsung diterjemahkan sebagai penjualan langsung
Pada akhirnya, melakukan streaming dari rumah, kamar tidur, atau terlepas dari media sosial, tujuannya adalah tetap terhubung dengan penggemar kalian secara pribadi. Anggap itu sebagai tujuan utama. Kelak penggemar kalian yang melihat di layar adalah mereka yang rindu dan pasti akan datang pada siaran live kalian saat waktunya tiba nanti.
(Tulisan terinspirasi dari cerita Joy Ike, seorang penyanyi dan penulis lagu dari Philadelphia, Pennsylvania yang diposting di Bandzoogle, 17 September 2020)
Foto diambil dari IG Ezza, salah satu musisi Bandung yang aktif membuat konten Live streaming secara mandiri.
Bulan Agustus lalu, dunia maya digegerkan dengan munculnya sebuah single dari band yang juga baru muncul namanya ke permukaan, Kathampi dengan single-nya berjudul “Hilang”.
Cukup menarik perhatian saya, karena mereka adalah orang-orang yang sebetulnya tumbuh di era 90-an, munculnya mereka membuat grup musik ini, tentunya membawa vibes popular song ke era milenial.
Saya mendapat kesempatan untuk mengobrol santai dan menggali informasi tentang Kathampi dan single baru mereka:
[Podcast interview sesi 1]
Kathampi itu siapa aja sih?
Phano: Nama saya Phano, saya main drum, kegiatan lain jadi tukang masak. Tapi, mendingan nge-band sih, kalo masak mah bakat, bakat ku butuh… Hahahahha… Sempet jadi additional tahun 2001 sama Tere, Audi juga. Pernah punya band, tapi ga pernah sekeren Kathampi… Hahahahahaha…
Putri: Namaku Putri Widya R sebagai vokalis. Dulu waktu SMA pernah punya band tapi bukan sebagai vokalis, selalu dibelakang. Putri bisa main suling, harmonika, gitar dan keyboard. Kalo ditanya perasaan… Seneng banget, dari dulu kalo ditanya, pengennya kerja dan menjalani pekerjaan itu sesuai passion, pengen jadi penyanyi. Kalo ditanya mending jadi guru apa nge-band… Mending sekarang dijalani aja, nge-band. Hahahahahha…. Kalo ditanya mending jadi solo apa vokalis band, aku pilih Jadi vokalis band sih, karena lebih challenging.
Cai: Nama gue Erlangga Putra P, dipanggil Cai, di Kathampi sebagai gitaris. Karena gue ga bisa maen bass, jadi ya maen gitar aja lah. Kalo maen musik dari SMP, kenal musik dan nge-band, jadi gitaris, sempet jadi vokalis. Agak serius maen musik pas SMA kelas 3, maen band, muter-muter radio. Serius maen band di Bandung bawain alternative rock; Incubus, Hoobastank bareng Handy nge-band tahun 2005, kalo ketemunya sekitar akhir 2004. Pertemuan dengan Phano dan Putri membuat ingin serius lagi nge-band, serius dengan next level, yang sekarang udah tau lah arahnya mau kemana.
Handy: Saya Handy Hadiwikarta, di Kathampi maen gitar juga nemenin Cai, ngasih contekan ke Cai. Hahahahahaha…… Pernah ikut festival waktu di Sulawesi, jadi pemain gitar terbaik. Pengalaman mengikuti festival di Australia, yang paling berkesan apresiasi orang-orang disana yang menghargai orang kaya Handy.
Bassist Kathampi?
Cai: Sederhana aja sih, kalo ada bassist, nanti penghasilan dibagi lima. Kan, mendingan dibagi empat, jadi ga usah ada koma… Hahahahahhaha….. Belum menemukan bassist yang tepat, jadinya banyak dibantu sama temen-temen seperti Paul Parulian (The Suitcase), Wima (J-Rock) mereka ngisi di beberapa lagu Kathampi.
[Podcast interview sesi 2]
Kenapa “Kathampi”?
Cai: Mau ngambil sesuatu yang ada roots-nya, personil semua berdarah sunda. Gue pilih Kathampi, walaupun namanya kampungan tapi maknanya bagus, artinya “diterima”. Bahasa Hindie artinya “cerita”. Biar Kathampi bisa menjadi sebuah cerita yang diterima.
Kapan Kathampi lahir?
Cai: Lahir 19 Oktober atau September tahun 2019 biar angkanya bagus, biar pas. Hahahaha…
Cerita awal lahirnya Kathampi?
Phano: Mulai produksi saat pandemi, jadi lebih produktif, nulis lagu, tes vokal.
Cai: Cai kan bareng sama Handy, ketemu Phano karena kita sepupuan. Sebetulnya udah lama prediksi Putri jadi vokalis band Cai, tapi ga mau kasih pressure.
Putri: Gue dikasih pe er lagu…
Cai: Menurut orang lain suaranya bagus, tapi Putri sendiri ga pede nyanyi. Cukup lama buat meyakinkan Putri kalo suaranya bagus.
Genre Kathampi? Memungkinkan ga membawakan lagu dari genre lain?
Handy: Ya paling jadi kasidahan, maen gabus di karpet… Hahahhahaha…
Cai: Pop rock, biar terkesan macho.
Handy: Terkesan dewasa.
Phano: Terkesan gagah.
Cai: Pop disini bukan genre, tapi asosiasi orang akan sesuatu yang “populer”. Kita ga kotak-kotakin genre, klise sih, tapi buat gue yang penting popular. “Mungkin ga bawain yang lain? Tungguin aja albumnya…” Hahahahhaha….
Phano: Konsep masih perkenalan, Cai sampe nanya pas kita mau bikin video klip, “Ini serius banget?”.
Cai: Kita keluarin sesuatu yang semua orang bisa nerima, karena kan lagi pandemi. Kita ga punya ekspektasi lebih, namanya orang mau berkarya, ya keluarin aja walaupun dengan budget sendiri.
Kenapa lagu “Hilang” yang jadi single awal?
Cai: Pertimbangan teknis dan non-teknis. Dari sisi teknis, mengingat warna vokal, Putri paling siap secara teknis dari lagu ini, kebanyakan nyanyi lite folk jazz. Kathampi ini vibe-nya 90’s, tapi sound atau aransemen musik sih enggak. Dari sisi non-teknis sebagai perkenalan yang sederhana dan tidak terlalu ngoyo supaya orang mudah nerima.
Handy: Kena ke semua umur.
Phano: Iya rata2 gitu.
Putri: Iya, setelah didengerin, kok enak ya….
[Podcast interview sesi 3]
Makna lagu “Hilang” untuk setiap personil?
Phano: Lagu ini dibuat di rumah Ibunya Cai. Pada saat Cai bikin notasi, gue lagi galau, hampir 90% cerita tentang gue. Intinya udah lama ga ketemu sama seseorang, akhirnya ketemu, ga usah berfikir macam-macam, kita jalanin berdua, nikmati berdua, melayang berdua. “Rasa ga mungkin hilang”, maksud disini ya bukan hilang dalam arti sebenernya, pokonya kata cowonya “Hilangkan semua ragu lo”.
Putri: Pas baca liriknya, interpretasinya sama sih dengan kak Phano, mungkin dulunya pernah bareng, pernah berpisah, trus ada moment ketemu, tapi ada keraguan either cewe atau cowonya. Pas dengerin lagu itu, walaupun bukan kisah pribadi Putri, tapi feel-nya dapet. Feel untuk ngerti tentang gimana si cowo ini berusaha untuk meyakinkan cewenya tuh dapet. Dan pas bawain lagunya, gue berusaha menyelaminya. Sebenernya lagu ini sedih, tapi ada perasaan harapan, perasaan relieve, tapi masih diambang, ini bakal berhasil atau enggak ya… Semoga saja happy ending.
Cai: Kebetulan yang bikin notasinya gue, gue kasih Phano, waktu bikin lirik lewat gue dulu, cocok ga nih sama notasi. Sebelum gue kasih Putri, gue nyanyiin dulu. Yang gue dapet vibe-nya emang suasana yang nostalgic, dan terkonfirmasi sama orang-orang juga. 75,38% bisa relate sama pengalaman orang-orang yang mendengarnya. Ini salah satu alasan kenapa kita pilih lagu ini. Lagu “Hilang” pesannya sangat mudah dipahami, nada mudah dimengerti, dan relate dengan pendengar.
Handy: Agak berbeda dengan teman-teman. Dari dulu belajar gitar, maen gitar, hampir ga bisa memahami lirik, lebih liat vocalizing, huruf vokalnya nyambung ga sama nada, misal rhythm, apakah bisa membangkitkan emosi si musik itu sendiri atau enggak. Ada nada, ada kata, trus diiringi drum, ada distorsi gitar, walaupun ga tau liriknya, tapi suka merinding sendiri. Ketika Putri ngomong “hilang”, waktu di studio, itu kaya mau cirambay (nangis). Temen-temen di band ini mempercayakan untuk membentuk ‘music’ sama Handy. Kalo urusan gitar, “Kumaha maneh weh Ndy” (gimana kamu aja Handy). Cukup mengharukan ketika ada temen-temen yang bantu.
Proses pembuatan materi lagu?
Handy: Jadi begini, ini kekurangajaran dua orang ini… Cai sama Phano nih, dia ngirim telegram ngasih sepenggal reff, trus minta gue yang lanjutin dan nyempurnain.
Putri: Setelah lagu jadi, Put, ni nyanyiin put…
Phano: Jadi gue kan ga bisa maen gitar, tapi gue bisa bikin lagu. Suka direkam, trus gue kasih Handy aja, “Ni Ndy, terusin…”.
Cai: Kan ide suka datang tiba-tiba, nyampe rumah gue cape trus liat Phano lagi pake earphone, sambil nonton tv, tiba-tiba gue ambil gitar, trus jadi notasi, trus gue lapor Phano, “Bagus nih”, trus gue rekam… “Ntar lanjutannya kasih Handy aja”. Wuahahahhaha….
Putri: Nah, ini challenging-nya, udah jadi lagunya, aku dikasih lagu, trus bingung, gimana nih nyanyiinnya. Tapi seru sih, karena aku belajar banyak dari kakak-kakak ini.
Cai: Kebanyakan memang begitu. Kalo gue biasanya bikin notasi, Phano bikin lirik, karena gue dulu pernah jadi vokalis dan gue tau range vocal Putri. Terus disempurnakan sama Handy. Terserah Handy gimana chord-nya, yang penting notasinya gitu. Cai bikin pattern, Handy yang warnain, Phano yang nyablon, Putri yang jual… Hahhahahahha…
Cerita menarik dibalik pembuatan lagu?
Cai: Gue ga tau band ini akan jadi seserius ini… Awalnya gue bikin-bikin lagu, karena gue ga bisa bawain lagu orang. Ya udah kata Phano, Putri, dan Handy enak, ya udah rekam… Ardhi direktur visual, mampu merepresentasikan lagu kita dengan cepat… Pokonya tiba-tiba jadi aja. Orang dibelakang layar banyak banget yang ngasih kita jalan, seperti Papi Kieko, manager yang udah malang melintang di industri musik, dia tau banget mau dibawa kemana nih band. Total produksi hampir 12 orang yang bantuin kita dengan budget yang minim. Kita ga nyangka bisa mpe keluar single, ada music video, ada di YouTube, ada yang mau interview lagi. Hahahahhaha….
[Podcast interview sesi 4]
Musisi yang berpengaruh sama karakter musik personil?
Handy: Waktu di Sulawesi, papah punya kaset-kaset Koes Plus, Gombloh, jadi ya dapat pengaruh dari mereka. Ketika mulai ngulik gitar, denger lagu Dewa 19, Powerslave, lalu mulai tenggelam di suasana 90-an; Andy Liany, Protonema, KLa Project, Erwin Gutawa Orchestra, disini baru ke-update wawasan musiknya. Kalau band luar; TOTO, Anthrax, Black Sabbath, Pantera, Slayer. Guitar hero; Joe Satriani, Nuno dari Mr.Big.
Cai: Keluarga gue kebanyakan musisi, tapi umurnya jauh sama gue. Karena sering nongkrong sama mereka, jadi selera musik gue sekitar 82% dipengaruhi mereka, selera 90-an; Dewa 19, Slank, Protonema. Gue di Kathampi kaya katalog musik berjalan, tau semua genre, karena gue dengerin semua. Padi, Sheila on 7, kemudian gue berhenti di masa band melayu, gue udah ga bisa nerima lagi, secara selera udah ga masuk. Band luar; Incubus, Radiohead, Mr.Big, TOTO, Creed, Linkin Park, dan gue juga denger band Eropa, ga Cuma dari Amerika aja. Yang paling berpengaruh sih Black Rose sama Incubus, gue senengnya blues southern rock sama psychedelic alternative. BTW, gue juga dengerin musik Korea lho! BTS, Blackpink, buat gue penting harus tau, ga harus suka, soalnya anak-anak gue suka… Hahahahhaha…
Putri: Waktu SMP dan SMA awal-awal nge-band, banyak dengerin Queen, The Everly Brothers, The Beatles, Incognito. Referensi nyanyi banyaknya dengerin Ten 2 Five, Ecoutez, dan Anggun. Sekarang gue banyak eksplorasi gaya nyanyi, jadi banyak denger yang lain. Yang paling berpengaruh adalah Wida Asmara, karena role model yang bikin Putri pengen berhasil di dunia musik, pengen kaya mama, even more.
Phano: Influence musik dari Ayah yang juga pemusik, dari kecil banyak dengerin The Beatles, TOTO. Tahun 89-90 an, mulai denger Anthrax, juga Slank. Tahun 93-95 mulai ada MTv, dengernya Nirvana, alternative nation, Pearl Jam, Chris Cornell, Soundgarden, collective soul. Dewa 19 juga seneng sama notasi dan musiknya, Gigi, Sheila on 7. Pokoknya banyak influence lagu 90-an.
[Podcast interview sesi 5]
Pesan untuk Nunhampi?
Putri: Jangan lupa streaming dan denger lagu kita di platform digital, spotify, Youtube…
Cai: Dengerin dulu aja lagunya, tunggu kita manggung setelah pandemi. Mudah-mudahan bisa diterima sama pendengar semua.
Harapan untuk Kathampi?
Cai: Kenapa kita pilih vibes 90’s harapannya, menurut gue sekarang saatnya bawain konsep 90’s biar bisa diterima semua kalangan, menurut gue 90-an itu adalah puncak musik Indonesia, golden age-nya musik Indonesia.
Nah! Itu dia cuplikan obrolan santai saya bersama Kathampi. Untuk dengerin versi lengkapnya dalam podcast Cerita Idola, di channel YouTube finsjournal.
Single “Hilang” bisa didengarkan:
Spotify: https://open.spotify.com/track/6M3hrv...
Apple Music: https://music.apple.com/id/album/hila...
Kathampi, Membawa Nostalgia era 90-an Lewat Lagu “Hilang”
Skena musik Bandung mulai diramaikan dengan munculnya band baru bernama Kathampi. Band beranggotakan Cai (Gitar), Handy (Gitar), Phano (drum), dan Putri (vokal) ini seolah membawa pendengar kembali pada kejayaan musik era 90-an lewat single perdana “Hilang” yang mereka luncurkan pada Agustus lalu.
Ternyata pandemik ini justru membuat Cai dan Handy menjadi lebih produktif untuk menulis dan membuat lagu, pertemuan dengan Phano dan Putri lebih meyakinkan mereka untuk membentuk band dengan mengusung genre pop-rock. Cai sendiri sebagai ‘the man behind the band’, mengatakan bahwa mereka tidak mengkotak-kotakkan genre, mereka menjanjikan bahwa Kathampi akan membuat dan membawakan lagu-lagu yang populer dengan sentuhan rock yang lebih kental serta karakter vokal yang segar.
Tidak berlebihan jika saya mengatakan Kathampi membawa kembali vibes 90’s ke-era milenial. Dengan bergabungnya Cai, Handy, dan Phano, yang memang mendapatkan pengaruh dari musisi-musisi besar di era 90-an seperti; Protonema, Dewa 19, Padi, Sheila On 7, Slank, TOTO, Anthrax, Incubus, Radiohead, Nirvana, dan Pearl Jam. Begitu pun Putri, sebagai anak milenial, ia sangat mengidolakan dan mendapat pengaruh besar dari seorang Wida Asmara, seorang penyanyi solo yang cukup legendaris pada masanya.
Lagu “Hilang” ini sendiri dipilih menjadi single pamungkas mereka dengan alasan teknis dan non-teknis. Selain itu, lagu ini menceritakan pengalaman pribadi salah satu personilnya yang memberi makna sangat mendalam baik bagi personil maupun bagi pendengarnya. Lagu ini diluncurkan sebagai perkenalan yang sederhana supaya dapat diterima pendengar pada masa sekarang.
Ada kesan dan pesan besar dibalik kelahiran Kathampi, “Mau ngambil sesuatu yang ada roots-nya, personil semua berdarah sunda. Gue pilih Kathampi, walaupun namanya kampungan tapi maknanya bagus, artinya “diterima” dalam bahasa Hindie artinya “cerita”. Biar Kathampi bisa menjadi sebuah cerita yang diterima.” Ungkap Cai.
“Kenapa kita pilih vibes 90’s harapannya, sekarang saatnya bawain konsep 90’s biar bisa diterima semua kalangan, menurut gue 90-an itu adalah puncak musik Indonesia, golden age-nya musik Indonesia.”
Yang kemudian di-iya-kan oleh semua personilnya.
Semoga saja lahirnya Kathampi dengan single perdana “Hilang” benar-benar dapat membawa nostalgia musik 90-an namun segar didengar pada masa sekarang.
Single “Hilang” bisa didengarkan:
Spotify: https://open.spotify.com/track/6M3hrv...
Apple Music: https://music.apple.com/id/album/hila...
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality
Anya is LIVE right now
FREE
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kathampi – Spread A Nostalgic Vibes All Wrapped in “Hilang”
Kathampi is a hot new pop-rock 4 pieces from Bandung. They unleash their highly anticipated first single “Hilang” on August this year.
This single come as a breath of fresh air and right at the best possible time when all the idea just popped-up during this pandemic.
“Hilang” highlighted by harness the passion and emotion through their music with spill-over-your-mind rock tunes, deep meaning of the lyrics, and also nostalgic vibes which showcase the versality of the band member.
This being my first exposure to the band, I was blown away. I merely checked them out, and I’m so glad I found these guys and strongly encourage that you check the lyrics video!
Here’s what the band had to say about the single:
“The lyrics and the music are easy to understand, and the story behind the song is relates to the listener’s experiences.”
I was very excited, to say the least, to have a chance to finally interview the guys. I asked the guys a few question about Kathampi and their first single. But, wait! I’ll definitely publish it at the end of this month.
For more information, kindly check Kathampi YouTube channel and follow their twitter and Instagram account, so you’ll never missed the news!!
The single “Hilang” also available on DSP:
Spotify: https://open.spotify.com/track/6M3hrv...
Apple Music: https://music.apple.com/id/album/hila...
Kabar terbaru datang dari kota Palembang, pasalnya THE YERVS secara resmi akan merilis debut album pertamanya bertajuk "GOD IS REALITY" pada 21 Desember yang akan datang. Berisi total 8 materi lagu yang dirilis oleh Weekend Fuzz.
THE YERVS adalah band Heavy Rock asal Palembang yang terbentuk pada 2017 lalu. Nama THE YERVS sendiri diambil dari akronim nama masing-masing personilnya, Yudis (gitar), Ewan (bass), Roffy (vokal, gitar), dan Vito (drum). Nama-nama seperti Black Sabbath, Kadavar, Monster Truck, The Shrine, Red Fang, maupun AC/DC merupakan inspirasi musik mereka.
Band yang mengusung genre musik Heavyrock, psychedelic, dan Hardrock ini menumpahkan keresahan tentang realitas kehidupan sosial yang dialami. Yang lebih menarik adalah album "GOD IS REALITY" ini mengangkat tema ke-Tuhan-an dalam masyarakat kita yang heterogen, digambarkan dalam lirik yang saling berkaitan dari lagu pertama hingga lagu terakhir dalam albumnya.
Berkosep gigs dan melibatkan beberapa skena musik lokal seperti Hold It Down, GERRAM, Manekin, Sumar, Suar, dan Kill The Fear, Rilis Party album "GOD IS REALITY" akan dilangsungkan di Wagamama Bistro and Bar. Pada kesempatan kali ini juga, THE YERVS merilis boxset album terbatas yang hanya diproduksi sejumlah 24 pcs saja (T-shirt, CD album, patch, pin, sticker, post card, certificate), dan THE YERVS merupakan band Palembang pertama yang meluncurkan Boxset Album.
Adapun kedelapan materi lagu yang dapat dinikmati dalam album "GOD IS REALITY" yaitu, “Destroyer”, “Black Moon”, “Hard Live To Love”, “Gonna Die”, “Life in the darkness”, “Falling in the world”, “Divine”, dan “Dismantle lie”.
FOLLOW THE LIGHT, Gelaran Lighting Designer yang Membuat Plot Dramatikal dari Sebuah Konser Musikal
Gelaran konser sebuah band Post-rock asal kota Bandung, UNDER THE BIG BRIGHT YELLOW SUN atau yang lebih dikenal sebagai UTBBYS yang dilangsungkan Jumat malam bertempat di 372 kopi, Setiabudhi. Gelaran konser ini bertajuk FOLLOW THE LIGHT, dan kali ini sangat spesial, karena konser ini mengangkat seorang lighting designer, Zamzam Mubarok. Voice over berkata sebelum konser dimulai, bahwa konser dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diawali dengan sangat manis oleh lagu "Prolog", dilanjutkan oleh "Follow The Light" seperti judul konser malam ini. "When The Light Arrived" dan lagu "Circus Travelling Show" refleks membuat kepala bergoyang. Saya yakin tidak semua yang menyaksikan konser ini punya interpretasi yang sama terhadap lagu-lagu UTBBYS, karena saya meyakini bicara soal Post-rock adalah bicara soal 'rasa'. Konser dilanjutkan dengan "Robotic", "Fur elizabeth", "Endless", "Epilogue", dan ditutup dengan "Prahara". Rasanya seperti emosi dan amarah yang membuncah mengeluarkan seluruh isi kepala. Semua mata dibuat terpukau dengan api yang seketika membakar sebuah bingkai di belakang panggung, dan efek gitar yang dimainkan. Sekali lagi... merinding!!!! Sakral... Sesi dua, dibuka dengan ceria oleh "Goodmorning Sunshine", cocok lah sembari menikmati kentang goreng ala 372 kopi. "Brightlight", "In Hope I Die", "Ironic", dan ditutup dengan sempurna oleh lagu pamungkas "Threshold" yang emosional. Secara keseluruhan saya menyimpulkan jika konser ini dibuat alurnya, seperti hidup berpetualang dari kelam lewat lagu yang dibawakan pada sesi pertama, kelam terbakar, dan muncullah sebuah harapan seperti pada lagu-lagu yang dimainkan di sesi kedua. Hanya tinggal maukah kita mengikuti cahaya. Namun, yang lebih penting dan patut menjadi sorotan adalah mata dimanja dengan penampilan lighting yang memukau, semesta yang mendukung dengan cuaca malam yang cerah walaupun tanpa bintang... Menurut Didi, bassist UTBBYS, musik mereka yang merupakan musik instrumental non verbal, lighting merupakan aspek yang sangat menunjang plot dramatikal dari sebuah konser musikal. Zamzam... LULUS!!! Mungkin kalau saya jadi dosen pembimbing dia, pasti akan berteriak seperti itu. KEREN!!!
Beberapa hari yang lalu akhirnya saya memanjakan telinga dengan mendengarkan “senantiasa” yang merupakan album pertama “cigarettes wedding”, sebuah unit shoegaze/post-rock asal Pekanbaru.
Terus terang belum sampai setahun mengenal band ini, saya hanya mengenal sosok El Kautsar Nazer atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Bang El”. Beberapa kali mendapat kesempatan mendengarkan cerita beliau tentang dunia musik di Jawa maupun Sumatra.
Tidak pernah terpikirkan sebelumnya untuk memuntahkan semua cerita yang saya dengar kedalam bentuk tulisan, hingga akhirnya inspirasi datang melalui sebuah CD yang saya dengarkan.
Saya mencium aroma Efek Rumah Kaca, The Milo, dan Explosion In The Sky yang pekat seusai mendengarkan satu putaran penuh ke-8 lagu dalam album “senantiasa” ini. Sampai saya menemukan karakter dari “cigarettes wedding” setelah beberapa kali mendengarkan CD tersebut.
“1989”, “Cerita Langit”, “First Paragraph”, “Jerat Hilang”, “Tissue of Quotations”, “Ufuk Barat”, “Senja Tinggi”, dan “Senantiasa” merupakan lagu-lagu pamungkas yang butuh waktu hingga lima tahun untuk mengemasnya menjadi satu album utuh setelah sebelumnya beberapa lagu sudah dirilis secara terpisah.
“Senja Tinggi” (2012) merupakan single pertama yang dilepas oleh cigarettes wedding dan dijadikan judul album EP (rilis 2014). “Tissue of Quotations” dirilis pada tahun berikutnya, 2013 merupakan satu-satunya lagu dengan teks berbahasa Inggris.
28 Oktober 2016 cigarettes wedding merilis sebuah single bertajuk “1989” serta mem-publish sebuah video lirik dalam akun YouTube milik Rekam Ragam. Sebuah video musik yang menggambarkan keceriaan masa kanak-kanak.
Pada 29 April 2017, cigarettes wedding kembali merilis sebuah video dari single “Cerita Langit” tentang kabut asap dan pembalakan liar di Riau beberapa waktu lalu dalam akun YouTube-nya dengan melibatkan pemain bass dari band UTBBYS, Ferdian Yuren untuk mengisi suara latar dan narasi.
Sebuah penantian panjang (Mei 2012 - Maret 2017) band beranggotakan El Kautsar Nazer (vokal), Tengku M Fadli (bass, vokal latar), Rachmat Harahap (gitar, keyboard), Arri J Pratama (gitar, keyboard), dan Adeltra S Nugraha (drum) ini sejak didirikan November 2011 hingga akhirnya mampu merilis format full album perdana mereka “senantiasa” pada 17 Juli lalu.
Proses pembuatan album ini memakan waktu yang cukup lama lebih dikarenakan jarak personilnya yang berbeda antara Bandung - Pekanbaru. Semua lagu direkam di Rizon Studio Pekanbaru, sedangkan untuk pengambilan vokal pada lagu “1989”, “Jerat Hilang” dan “Cerita Langit” dilakukan di Red Studio Bandung yang dibantu oleh Indra Severus dan Hadian dalam proses mixing dan mastering. Sedangkan untuk ilustrasi dan desain album dibantu oleh A Jims Zulkarnaen dan Anton Yuniasmono.
Album “senantiasa” ini setidaknya memberi angin segar untuk kota Pekanbaru, merupakan titik awal perjalanan yang masih cukup panjang “cigarettes wedding” dalam menemukan jati dirinya di ranah musik shoegaze/post-rock sehingga diharapkan mampu mengobarkan semangat band-band indie Pekanbaru lain untuk juga memiliki keberanian dalam berkarya khususnya di bidang musik. (- fifin)
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality
Anya is LIVE right now
FREE
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tampaknya nama UNDER THE BIG BRIGHT YELLOW SUN atau yang lebih dikenal dengan akronim UTBBYS, semakin hari semakin bergema. Bagaimana tidak, jadwal manggung yang terbilang cukup padat di beberapa daerah terutama di wilayah pulau Jawa. Usai bermain di acara Road To Soundrenaline Cianjur, mereka pun diundang kembali bermain di acara yang sama di Bandung.
Banyak pihak yang mulai melirik band pengusung genre post-rock asal Bandung ini, seperti halnya Arian vokalis dari band Seringai yang menjadi pengisi acara juga pada malam itu. Dirinya menyebutkan UTBBYS dalam live story akun instagram pribadinya, sontak membuat lima personil band; Komeng, Koi, Didi, Ezza, dan Ranyay terharu sembari mengucap syukur.
Saya pribadi pun termasuk fans yang selalu menunggu live perform UTBBYS, karena disetiap aksi panggung mereka pasti selalu ada yang berbeda. Selalu ada kesan yang dalam di setiap aksi panggungnya. Sangat layak untuk dinantikan!
Kerinduan para fans mungkin terobati saat UTBBYS masuk dalam list pengisi acara Road To Soundrenaline 2017 yang bertempat di lapangan PPI Bandung beberapa waktu lalu. Band post-rock ini menampilkan kolaborasi bersama band hardcore kota kembang JERUJI, dan paduan suara.
Kebetulan saya ada di barisan penonton, menikmati setiap detik penampilan mereka, dan mendengar beberapa celetukan seperti, “Eweuh nu nyanyian euy?” (gak ada yang nyanyi nih?), atau “Wah! Aya paduan suara, kumaha jadina nya?” (wah! Ada paduan suara, gimana jadinya ya?). Sekaligus saya pun merasakan antusiasme dan energi dari para penonton yang memenuhi lapangan PPI Bandung.
Tampil memukau dengan membawakan total enam lagu; Good Morning Sunshine, Bright Light, In Hope I Die, Threshold, Ironic, dan Bertahan. Tiga lagu pertama berhasil menarik perhatian dan membungkam penonton malam itu. Sorak dan gemuruh riuh penonton terdengar ketika lagu “Threshold” selesai dimainkan, namun kharisma dari lagu ini seperti bersembunyi, karena mungkin lagu ini biasa dibawakan sebagai encore.
Tiba saat delapan orang dari tim paduan suara dengan kostum serba hitamnya menaiki panggung, membuat penonton penasaran. Lagu “Ironic” pun dikumandangkan, membuat saya merinding. Sontak riuh gemuruh penonton terdengar seusainya. Lagu yang biasa dibawakan ini menjadi lebih epik dengan vokal milik Dwi Yudhaswara, Oscar Lolang, Jon Kastela, Regina Sapoetri Parinsi, Fitria Oktaviani, Saron Sakina, Zulqi Lael Ramadhana, dan Srikandi Herbatari.
Kemeriahan penonton semakin menjadi-jadi ketika Sani Harjasyah atau yang dikenal dengan panggilan “Abah Sani” drumer dari Jeruji memasuki panggung, dan beradu aksi menabuh drum bersama Koi (drumer UTBBYS) lewat lagu “Bertahan” milik Jeruji.
Permainan double drum antara koi dan Abah Sani, membuat saya yang berdiri di deretan penonton degdegan. Belum lagi paduan suara dan orasi dari Ginan Koesmayadi yang membakar adrenalin penonton yang memadati lapangan PPI, Bandung.
Penampilan UTBBYS yang ciamik pun tidak terlepas dari campur tangan roadies; Adun (sound engineer), Zamzam (lighting), dan di bagian panggung ada Bob, Ako, Uhet, Utok, Ochim dan Pak Loeloe, serta dokumentasi oleh Rangga dan Hanif yang dipimpin oleh sang manager sendiri, Udjie.
Malam itu pasti menjadi malam yang tak terlupakan terutama bagi mereka yang baru melihat penampilan dan mendengar nama UTBBYS. Begitupun bagi mereka yang sudah cukup lama mengenal band post-rock kota kembang ini, pasti akan terus menerka-nerka penampilan seperti apa lagi yang akan mereka suguhkan pada aksi panggung berikutnya. Mari kita nantikan! (-fifin)
seluruh foto dalam tulisan ini hasil jepretan Rangga
Walk To Garage #7 Nostalgia Eksistensi Musik Post-rock
Setelah sekian lama tidak lagi terdengar gaungnya, kini Post-rock Bandung kembali menggelar Walk To Garage #7 yang akan dilangsungkan Jumat, 5 Mei 2017 di Spasial Jalan Gudang Selatan 22 Bandung.
Dirintis tahun 2011 lalu, Post-rock Bandung ternyata masih konsisten menghadirkan lahan untuk band dengan genre musik yang masih dibilang minoritas ini untuk tetap gagah menunjukkan eksistensi mereka.
Dilansir dari akun instagram @PSTRCKSTR, telah diumumkan line-up yang kiranya akan mengembalikan nostalgia kita kembali mundur beberapa tahun ke belakang. Adapun band Post-rock kota kembang yang akan unjuk gigi di acara Walk To Garage #7 diantaranya UTBBYS, FLUKEMINIMIX, My Violaine Morning, Afternoonsay, dan FWAATE.
Tidak hanya penampilan band yang ditonjolkan, di Walk To Garage #7 akan ada kolaborasi secara visual dari Uvisual dan performing art oleh SunExplodes.
Dengan nama-nama ; Atag Project, Warkopmusik, Postrock Bandung, FolkdeadMerch, Rekaman Keliling, Postrock Indonesia, Postrock Banjaran, Provoke Magazine, Holytunes, Explosion In The Sky ID, Ripstore, Rumah Kelinci, Sorge Magz, dan Indie Bandung Music yang turut mendukung acara ini.
"GONDRONG BERKWALITAS"
.
THE SIGIT & SIGMUN
.
Friday, 24 Mar 2017 || at Maja House, Jl. Sersan Bajuri No. 72, Bdg || Open Gate at 6.00 PM
.
Ticket:
- Pre-Sale: 25k (Omuniuum, FFWD, 91 Mother Chapter)
- OTS: 30k (Free Drinks)
.
• Get yourself painted with UV paint
• Join limited BBQ after party with the talent
• For the best costume will get Vinyl THE S.I.G.I. T 'Visible Idea of Perfection'
(Dress code: Vintage Costume) .
Find out more about the event in our social media:
More Info: @TheSigit_ @sigmun_
.
#GoAHeadPeople
#NantiJugaLoPaham
#GondrongBerkwalitas
Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
✓ Live Streaming✓ Interactive Chat✓ Private Shows✓ HD Quality
Anya is LIVE right now
FREE
Free to watch • No registration required • HD streaming
UNDER THE BIG BRIGHT YELLOW SUN, dan String Section Memukau Penonton di SOUNDRENALINE 2016.
“Kekuatan terbesar musik UTBBYS adalah keinginan untuk mengkomunikasikan sesuatu. Mereka mendramatisasi musik dengan cara yang sangat meyakinkan bahwa sebagai pendengar, kita tidak dapat melarikan diri dari maknanya.”
Unit post-rock asal Bandung, UNDER THE BIG BRIGHT YELLOW SUN atau lebih dikenal dengan UTBBYS memberikan pertunjukkan yang sangat memukau dalam gelaran SOUNDRENALINE 2016 di Bali beberapa waktu lalu. Dalam setiap pertunjukkan mereka selalu menampilkan atraksi visual yang menambah kecantikan dari pertunjukkan mereka secara keseluruhan, begitu yang diungkapkan oleh Joy Kartika dari Sampoerna.
Mungkin belum banyak yang mengenal UTBBYS, namun setiap orang yang menonton pertunjukkan mereka, akan jatuh cinta dan seolah terhipnotis oleh penampilan Komeng (gitar), Ezza (gitar), Didi (bass), Ranyay (gitar), dan Koi (drum).
Bertempat di panggung Ampitheater – GWK Bali, penonton tenggelam dalam suasana yang mereka ciptakan, mendengarkan musik dengan teknik yang bukan amatir, dan pikiran penonton dipenuhi interpretasi yang liar dalam memaknai musik mereka.
Konser dimulai dengan lagu “Fur Elizabeth” sebagai pemanasan, musik yang tepat untuk membuka malam dengan beat yang ceria. Atmosfer menjadi penuh energi. Keceriaan berlanjut ke lagu baru milik UTBBYS, “Bright Light”, yang dibawakan dengan menawan oleh sang drummer. Ia mampu bereaksi dengan cepat dan hentakan drumnya mengubah mood dari musik yang dibawakan.
”In Hope I Die” menarik penonton pada penderitaan dan gairah secara bersamaan, seperti melihat tarian yang tenang kemudian melepaskan ledakan energi untuk menggoda penonton disaat berikutnya dengan nada sentimentil. UTBBYS bermain dengan cantik dan penuh keintiman diiringi oleh Putra (cello), Sigit (violin), dan Abraham (viola), String Section dari HIMA Seni Musik Universitas Pasundan Bandung. UTBBYS menurunkan temperatur panggung Ampitheater GWK dengan musik yang mendayu-dayu dari “Ironic”.
Puncak malam itu adalah lagu andalan UTBBYS, “Threshold” berkolaborasi dengan String Section, memberikan pertunjukkan yang sangat memukau sekaligus menjadi penutup yang klimaks. Keselarasan instrumental musik dan semangat yang kuat dari UTBBYS serta ritmis dari string menjadi mosaik yang sempurna yang dibawakan pada malam itu. Penonton di Ampitheater GWK menghargai musik mereka dengan tepuk tangan yang tulus, diikuti sorakan yang berapi-api. “Saya waktu itu ada di belakang panggung, yang saya dengar hanya keriuhan tepuk tangan dan teriakan We want more dari penonton, setelah saya lihat, penonton hampir semua berdiri sambil tepuk tangan. Penghargaan yang luar biasa.” Ujar sang manager, Udjie.
Konser mereka sangat berkesan, tidak hanya untuk mereka sendiri dan sesama musisi, namun untuk 2/3 penonton yang memenuhi bangku panggung Ampitheater GWK malam itu. Suguhan musik yang penuh makna.
Sebelumnya UTBBYS melakukan pertunjukkan di acara Road To SOUNDRENALINE 2016, kemudian Acreate di Bandung, bersama dengan String Section. Sensitivitas dan komunikasi adalah suatu keharusan. Kekuatan utama dari musik UTBBYS adalah keinginan untuk menyampaikan pesan. Mereka mendramatisasi musik dengan cara yang sangat meyakinkan bahwa sebagai pendengar kita tidak bisa lepas dari maknanya. Rincian musik yang kuat dan String Section yang menggoda, memaksa penonton untuk mempertajam indera mereka dan menemukan sendiri makna dibalik musik UNDER THE BIG BRIGHT YELLOW SUN.
“Planless Perfection” Hello Sleepwalkers yang Ditunggu-tunggu
Kabar gembira untuk kalian penggemar band asal Jepang, Hello Sleepwalkers yang pada 23 maret lalu, merilis album terbaru mereka bertajuk “Planless Perfection” yang sudah bisa dinikmati di link i-tunes resmi mereka.
Band beranggotakan Shuntarou (Gt/Vo), Narumi (Gt/Vo), Tasoko (Gt), Makoto (B) dan Yuuki (Dr) ini semakin matang dalam membuat musik Hello Sleepwalkers. Ppasalnya dalam album ini mereka bahkan mengatakan tidak membuat blue print lagu yang mereka ciptakan, dan semua lagu dalam album ini sangat mencerminkan setiap personilnya.
Setelah menelurkan beberapa album dan single;
- Single pertamanya “センチメンタル症候群”(2011)
- Album pertama “マジルヨル_ネムラナイワクセイ” (2011)
- Single kedua “円盤飛来” (2012)
- Album kedua “Masked Monkey Awakening” (2014)
- Single ketiga “午夜の待ち合わせ” (2014)
- Mini album “Liquid Soul and Solid Blood” (2015)
Album “Planless Perfection” yang dibrandol dengan harga 2600 yen ini berisi 11 lagu:
レトリック
水面
EYES TO THE SKIES
神話崩壊
LIFE is a GAME??
ハーメルンはどのようにして笛を吹くのか
夜明け
Stand-alone
Jamming
2XXX
Perfect Planner
Triller album secara keseluruhan dapat dinikmati pada link youtube berikut: https://www.youtube.com/watch?v=VUzkqUtc840
MV dari single mereka: https://www.youtube.com/watch?v=Zxwe-nfZJyM
Berikut cerita setiap personil mengenai kesan mereka saat pembuatan album ini -> http://www.hellosleepwalkers.com/?p=1071