Jejak Kebesaran-Nya
Boleh kamu keliling dunia dan temukan tanda-tanda kebesaran Allah di dalamnya.
Mungkin kita pernah merasa tenggelam dalam kekhawatiran, kesedihan, dan perasaan takut yang begitu besar seolah dunia terasa berat dan begitu sempit untuk dijalani.
Jalannya buntu, merasa stagnan pada satu kondisi tertentu, tapi juga takut melangkah ke ruang baru. Akhirnya pikiran tak pernah menemukan titik temu.
Padahal kita tercipta dengan karunia berbagai potensi termasuk akal, tak lain untuk selalu mengingat-Nya dengan memaknai hal di luar sana, Allah telah siapkan rezeki-Nya yang begitu luas terbentang. Begitu indah untuk disaksikan, begitu banyak hikmah yang bertebaran untuk menenangkan hati dan mengajarkan makna kehidupan.
Lalu cobalah sesekali mengangkat pandangan. Lihat bagaimana langit tak pernah kehabisan warna di setiap senjanya. Lihat bagaimana ombak tak pernah lelah kembali ke pantai. Lihat bagaimana benih kecil mampu membelah tanah yang keras untuk tumbuh menjadi pohon yang kokoh.
Semesta seolah sedang berbisik bahwa hidup memang memiliki musimnya. Ada masa menunggu, ada masa bertumbuh, ada masa kehilangan, dan ada masa dipertemukan dengan hal-hal yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Sering kali yang membuat hidup terasa sempit bukan karena Allah membatasi jalannya, melainkan karena pandangan kita hanya tertuju pada satu pintu yang tertutup. Padahal bisa jadi Allah sedang membuka puluhan pintu lain yang belum sempat kita lihat.
Bukankah bumi ini begitu luas? Lautannya terbentang tanpa ujung yang terlihat, gunung-gunung berdiri dengan megah nan kokoh, dan jutaan manusia menjalani kisah hidup yang berbeda. Semua itu menjadi pengingat bahwa rahmat Allah jauh lebih luas daripada ketakutan yang sedang kita rasakan.
Maka jangan biarkan kecemasan membuatmu lupa bahwa Rabb yang menciptakan langit dan bumi juga yang mengatur langkah-langkah kecil dalam hidupmu. Tidak ada doa yang sia-sia, tidak ada air mata yang luput dari pengetahuan-Nya, dan tidak ada penantian yang tak terselip hikmah disebaliknya.
Boleh jadi hari ini jalanmu terasa lambat. Boleh jadi harapanmu belum juga menemukan jawaban. Namun bukan berarti Allah meninggalkanmu. Bisa jadi Dia sedang menyiapkanmu agar mampu menerima sesuatu yang jauh lebih baik daripada yang selama ini kamu minta.
Karena pada akhirnya, tanda-tanda kebesaran Allah bukan hanya ada di puncak gunung, luasnya samudra, atau indahnya langit. Ia juga hadir di hati tiap insan yang senantiasa percaya bahwa IA tak pernah mencipta segala sesuatu sia sia, termasuk kisah hidupmu yang begitu berharga. Telah tercipta mengagumkan bahkan sebelum terbentuknya alam sesmesta.
Semakin hati mengenal Penciptanya, maka dunia tidak lagi terasa sempit. Yang sempit hanyalah prasangka kita. Sedangkan rahmat, pertolongan, dan rezeki-Nya selalu lebih luas daripada yang mampu kita bayangkan.
"Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berakal."
(QS. Ali 'Imran [3]: 190)
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba yang mampu melihat ayat-ayat-Nya, bukan hanya di lembaran mushaf saja, tetapi juga termaknai di setiap perjalanan kehidupan yang kan kita tapaki kelak..












