lek cekelanmu qur'an, kabeh katut; lurah
One Nice Bug Per Day
Stranger Things

gracie abrams
RMH
Cosmic Funnies
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
๐

ellievsbear

#extradirty
Mike Driver
taylor price
trying on a metaphor

titsay

tannertan36

macklin celebrini has autism

art blog(derogatory)

JVL
seen from Spain

seen from United States

seen from Ecuador

seen from United Kingdom
seen from Brazil

seen from Argentina
seen from United States
seen from Russia

seen from Singapore
seen from United States
seen from United States
seen from Canada

seen from Singapore

seen from Italy

seen from United States
seen from United States

seen from Germany

seen from Croatia

seen from United States
seen from Belgium
@abdillahblog
lek cekelanmu qur'an, kabeh katut; lurah

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch โข No registration required โข HD streaming
Yang kau lihat mungkin hanya seseorang yang tersenyum seperti biasa. Yang tidak kau lihat, la sedang menahan ribuan perang di dalam kepalanya agar tidak tumpah menjadi air mata. Setiap pagi ia mengumpulkan kembali serpihan hatinya, lalu berpura-pura kuat agar dunia tidak semakin gaduh.
Maka sebelum kau melontarkan kalimat yang menurutmu hanya candaan, ingatlah mungkin bisa jadi ia sedang bertahan dengan sisa kekuatan yang bahkan tak cukup untuk membenci hidupnya
Tidak semua perjuangan meminta tepuk tangan, dan tidak semua penderitaan mampu bercerita. Ada yang memikul dunia di kedua bahunya, tetapi masih sempat bertanya apakah orang lain sudah makan. Ada yang hatinya porak-poranda seluas langit, namun bibirnya tetap mengucapkan, "Aku baik-baik saja."
Jika kau tak mampu menjadi tempat pulang bagi lelahnya, setidaknya jangan menjadi batu yang menambah berat takdir yang sedang ia pelajari untuk dicintai.
Written by Aftansa
Pada akhirnya aku sadar, dia hanya manusia yang sedang menjalani hidupnya, pun sama sepertiku. Kebetulan kami berpapasan di waktu dan tempat yang beririsan. Kalaupun salah satu dari kami bergegas melanjutkan perjalanan ke arah yang berbeda, tidak akan ada yang berubah, kecuali cara aku memandangnya.
โJemari yang gemetar menyentuh kulit yang kini pias. Air yang mengalir dari gayung bukan lagi sekadar pembasuh raga, melainkan saksi bisu dari runtuhnya sebuah dunia. Di dalam bilik yang hening itu, pikiranmu adalah kota yang porak-poranda diamuk badai. Setiap bulir air yang jatuh seolah membawa pergi sepotong demi sepotong kehangatan dari tubuh orang tuamu, pasanganmu, atau belahan jiwamu yang kini telah kaku.
โ"Ada kehancuran yang tidak bersuara. Ia patah di dalam dada, tepat saat telapak tanganmu merasakan dingin yang tak lagi menyisakan denyut kehidupan."
โNamun, tepat di titik ketika kewarasanmu nyaris koyak oleh kedukaan, sebuah bisikan sunyi mengetuk dinding kesadaran. Logika iman datang sebagai jangkar yang menahan jiwamu agar tidak karam. Di tengah air mata yang menyaru dengan percikan air mandian, kau dipaksa mengeja kembali hakikat kepemilikan yang sesungguhnya.
โMereka, yang tawanya pernah menghiasi harimu, bukanlah milikmu. Mereka adalah bait-bait amanah yang ditulis oleh Rabbmu, yang kini telah genap masanya untuk dipanggil pulang.
โMemandikan raga mereka adalah sebuah laku sunyi pelepasan ego manusia yang paling getir. Di atas lantai yang basah itu, kesombongan runtuh dan berganti kesadaran hakiki: bahwa kuasamu memiliki tepi, dan di luar tepi itu, takdir Allah-lah yang berkuasa.
โKau tidak bisa menahan napas yang telah ditarik kembali oleh Sang Pemilik. Maka, dengan sisa-sisa ketabahan yang retak, kau menyiramkan air terakhir, sebuah tanda bahwa kau telah mengembalikan titipan itu kepada Pemilik yang paling berhak, dengan hati yang remuk namun berserah.
@clichemistry
22:22
"bukannya kehidupan di pondok bagaikan cermin yang menggambarkan kehidupan kita ketika menghadapi dunia yang sesungguhnya nanti?"
kiranya, begitulah ucapnya tadi malam. Membuatku terbangun dari tidur panjang nan nyenyak hingga bertekad untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan tenanan ketika Ia sebelumnya juga mengatakan "tanggung jawabmu di mana?"
sangat bersyukur, diizinkan serta didampingi oleh entitas yang tidak hanya hadir tetapi mampu merubah sudut pandang, memberikan dampak, dan makna yang teramat sangat

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch โข No registration required โข HD streaming
merayakan 500 ml air yang bersua dengan caffein ketika sang surya melesat melewati ujung kepala serta kembalinya ruh dari kematian singkat, di hadapan rindu, aku tersimpuh.
Menghabiskan bertahun-tahun menjadi penerjemah ulung bagi batin orang lain rupanya membawa satu bayaran yang teramat mahal: kita berakhir buta huruf pada perasaan sendiri.
Mereka yang terlampau lihai menangkap arah angin emosi di sekitarnyaโyang sanggup meraba getar suara yang sengaja ditahan, atau mengartikan sorot lelah di balik senyum yang dipaksakanโacap kali justru menjelma menjadi sosok paling gagap ketika dihadapkan pada cermin.
Kala dunia berbalik menodongkan pertanyaan tentang apa yang sesungguhnya mereka rasakan, lidah itu mendadak kelu. Kosakata yang biasanya mengalir begitu kaya, tertata, dan menenangkan untuk memvalidasi duka orang lain, seketika menguap tak berbekas saat dituntut untuk menamai luka di dada sendiri. Sebuah kebingungan yang amat ganjil, seolah raga ini mendadak kehilangan kompas justru ketika sedang berdiri di rumahnya sendiri.
Ini bukan perihal isi kepala yang kosong atau hati yang perlahan kebas. Justru sebaliknya, di dalam sana rasanya terlampau penuh. Namun, kebiasaan menempatkan diri sebagai telinga bagi semesta perlahan-lahan memaksa mereka mematikan saklar suaranya sendiri. Mereka terlalu sibuk menyediakan ruang aman bagi raga di sekitarnya, mengalah pada ego orang lain, hingga akhirnya mereka benar-benar lupa bagaimana caranya duduk diam dan sekadar mendengarkan rintihannya sendiri.
For the eyes that look most keenly into the hearts of others, are oft the blindest to the silent weeping of their own soul.
Jogjakarta. neia.
diamlah disaat seluruh tubuhmu ingin berteriak; hati manusia yang tidak bisa digenggam
Aku akan berusaha tumbuh jadi pohon yang rimbun serta kokoh, agar kau bisa berteduh dari terik panasnya hari atau menjadi tempat kau berpayung ketika hujan yang tak disangka-sangka turun. Tak akan kubiarkan kau sedikit pun dilanda cemas tak keruan. Kau harus aman.
Aku juga bisa menjadi bunga-bunga kesukaanmu di taman yang indah agar kau senantiasa tersenyum saat menatapku meski air mata masih saja mengalir tak terkendali lagi olehmu. Barangkali kedapatan beberapa kali aku telah layu di keesokan harinya, tenang saja, Kai. Masih banyak besok lainnya. Aku akan mekar kembali dengan cantik persis seperti keinginanmu.
Aku bersedia jadi apa pun di dunia ini, Kai. Sesuatu yang bisa kau tatap wujudnya, yang bisa kau peluk raganya, yang bisa kau ajak bicara di mana pun, yang bisa mendengar celotehanmu sepanjang waktu, pokoknya apa pun itu, aku selalu bersedia, Kai.
Andai aku punya sayap sebesar langit di atasmu, maka akan kubawa terbang beban di pundakmu itu sambil memperhatikan langkahmu dari atas sini. Akan kupastikan bayangan kita dekat jaraknya agar kau tak sekalipun kelimpungan mencari keberadaanku.
Andai aku lihai dalam merayu Tuhan, maka pasti akan kuminta bintang-bintang di langit menghiasi malammu yang kelam, juga meminta bulan tetap terjaga melontarkan lelucon seru agar setidaknya kau bisa tidur lelap malam itu. Aku ingin kau berhenti menangis diam-diam di bawah selimutmu itu.
Jika dunia sedang jahat padamu, jangan ragu mencariku. Selama kita masih berpijak pada bumi yang sama, aku harap kau datang padaku. Aku tak ke mana-mana, Kai. Masih tetap di sini.
deep empathic resonanceโsebuah kondisi di mana radar emosionalmu bekerja sangat kuat, hingga kamu bisa menangkap luka tersembunyi seseorang hanya dari cara dia diam atau menikmati sesuatu. Namun sayangnya, ironi terbesar dari sebuah hubungan adalah:
โKita bisa menjadi orang yang paling berniat baik sedunia, tetapi kita tetap tidak punya kendali atas bagaimana orang tersebut memilih untuk memperlakukan kita kembali.โ๏ธ๐ป

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch โข No registration required โข HD streaming
Berceritalah kepadaku tentang hari-harimu, siapa tau esok atau lusa takdir tidak mempertemukan kita lagi.
hatiku seberat dunia
"Kalau kau benar-benar menghargai seseorang, kenapa kau letakkan dia dalam kedudukan yang membuat dia rasa tidak diakui?"
Itu yang pedih,bukan sekadar tidak dipilih.
Tetapi diminta untuk hadir dalam hidup seseorang tanpa diberi tempat yang bermaruah di dalamnya.
Dan pada akhirnya, kasih sayang tanpa tindakan yang selari dengannya akan sentiasa menimbulkan persoalan.
Kerana orang boleh berkata "aku sayangโฆ."
Tetapi cara mereka membuat pilihan setiap hari biasanya menceritakan perkara yang lebih jujur daripada kata-kata itu.
Dan sebab itulah ramai orang akhirnya sampai ke satu kesimpulan yang tenang tetapi tegas, Kalau kehadiran aku hanya dihargai secara sembunyi-sembunyi, maka itu bukan tempat yang patut aku perjuangkan.
Kerana disayangi secara rahsia bukanlah perkara yang sama dengan dihormati secara terbuka.
Kadang yang kita butuhkan bukan langkah lebih cepat,
tapi jeda untuk mengingat arah.
Menepi sebentar dari riuh dunia,
agar hati kembali jujur pada tujuan.
Karena tak semua yang cepat itu tepat,
dan tak semua yang lambat itu tertinggal.
Ada saatnya berhenti justru menyelamatkan,
membuat langkah berikutnya lebih tenang
dan lebih bermakna.
- Makassar, 1 Februari 2026
Dunia tidak pernah menjanjikan keabadian.
Namun anehnya, di tempat yang sementara ini kita menaruh harapan yang terlalu besar.
Kita menangis ketika kehilangan, seolah yang pergi memang ditakdirkan untuk selamanya bersama kita.
Kita kecewa ketika keadaan berubah, seolah dunia pernah berjanji akan selalu sesuai keinginan kita.
Padahal sejak awal, Dunia hanya persinggahan.
Tidak ada yang benar-benar menetap.
Maka jangan terlalu dalam mencintai dunia yang bahkan tidak mampu mempertahankan dirinya sendiri.
Cintailah secukupnya, genggamlah seperlunya.
Karena setiap yang ada di dunia sedang berjalan menuju perpisahannya masing-masing.
Dan pada akhirnya, yang akan tersisa bukan apa yang kita miliki, melainkan apa yang kita bawa menghadap Allah.
Sebab dunia bukan tempat tinggal, Ia hanya ruang tunggu sebelum pulang.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch โข No registration required โข HD streaming
Pelajaran dari Mercusuar
Pluto pernah mengira cahaya di kejauhan adalah jawaban bagi seluruh perjalanan panjangnya. Maka ia berlayar mendekat, membawa sekotak keberanian, segenggam harapan, dan hati yang belum pernah belajar cara kembali.
Dari jauh, mercusuar itu tampak hangat. Cahayanya setia menembus kabut malam, membuat siapa pun percaya bahwa di sana ada tempat untuk beristirahat. Namun semakin dekat Pluto berlayar, semakin ia mengerti bahwa tidak semua cahaya diciptakan untuk dimiliki. Sebagian hanya hadir untuk menunjukkan arah, lalu tetap berdiri pada jaraknya sendiri.
Ada masa ketika Pluto bertanya-tanya mengapa ombak selalu membawanya kembali ke tempat yang sama. Mengapa setiap kali ia hampir pergi, secercah cahaya membuatnya menoleh sekali lagi. Ia mencari jawaban di antara angin laut, tetapi laut hanya mengajarinya satu hal: tidak semua pertanyaan harus berakhir dengan kepastian.
Maka perlahan Pluto berhenti meminta laut menjelaskan segalanya. Ia berhenti menghitung berapa kali ia menoleh ke belakang. Ia berhenti menunggu cahaya yang mungkin memang tidak pernah ditujukan khusus untuknya.
Dan pada suatu pagi yang tenang, tanpa kemarahan dan tanpa penyesalan, Pluto menyadari bahwa pelayarannya tidak pernah tentang mencapai mercusuar itu. Perjalanan ini selalu tentang menemukan samudranya sendiri.
Kini cahaya itu masih ada di kejauhan. Masih sama seperti dulu. Namun untuk pertama kalinya, Pluto tidak lagi berlayar ke arahnya. Sebab ia telah belajar bahwa beberapa hal tidak hadir untuk dimiliki, melainkan untuk dikenang dengan baik sebelum akhirnya dilepaskan.โ๏ธ๐ป๐ค
Bunga itu tidak mekar dalam satu malam.
Ia tidak bangun pada suatu pagi lalu terus menjadi indah. Tidak. Sebelum itu, ada hari-hari yang panjang di dalam tanah. Ada waktu-waktu di mana tiada siapa nampak pertumbuhannya. Ada musim hujan yang melemahkan, ada musim panas yang mengeringkan. Namun akar itu tetap bekerja dalam diam.
Begitulah juga dengan manusia.
Kita selalu melihat hasil, tetapi jarang menghargai proses. Kita melihat seseorang yang tenang, lalu menyangka dia memang dilahirkan begitu. Kita melihat seseorang yang kuat, lalu menyangka dia tidak pernah hancur.
Padahal di sebalik ketenangan itu, ada malam-malam yang dipenuhi air mata. Di sebalik kekuatan itu, ada doa-doa yang dipanjatkan dengan suara yang bergetar.
Bunga itu tidak mekar ketika semuanya mudah.
Ia mekar setiap kali kau memilih untuk terus hadir untuk diri sendiri.
Pada hari-hari kau letih tetapi tetap bangun.Pada hari-hari kau kecewa tetapi tetap meneruskan langkah.
Pada hari-hari kau ingin menyerah tetapi memilih untuk bertahan sedikit lagi.
Ia mekar setiap kali kau berhenti mengejar apa yang bukan milikmu, dan mula menjaga apa yang Allah amanahkan kepadamu, dirimu sendiri.
Dan lebih daripada itu, bunga itu mekar setiap kali kau memilih Allah walaupun hati berat.
Ketika doa terasa lambat dimakbulkan. Ketika kehilangan masih menyakitkan. Ketika rindu masih belum reda. Ketika hidup tidak berjalan seperti yang kau rancangkan.
Namun kau tetap kembali, tetap mengangkat tangan.Tetap menyebut nama-Nya. Tetap membuka lembaran Al-Quran walaupun hati sedang kusut.
Tetap beristighfar walaupun kau sedar betapa banyak kekurangan diri. Kerana iman bukan tentang tidak pernah jatuh.Iman adalah tentang memilih untuk kembali, lagi dan lagi.
Dan mungkin suatu hari nanti, kau akan menoleh ke belakang lalu tersenyum. Kau akan sedar bahawa Allah tidak pernah tergesa-gesa membentuk kau.
Dia tidak menjadikan kau bunga yang mekar dalam satu malam. Dia menjadikan kau bunga yang akarnya kuat.
Bunga yang pernah dilanda ribut tetapi tidak tumbang. Bunga yang pernah kehilangan, pernah kecewa, pernah tersesat dalam kesedihan, tetapi tetap memilih untuk kembali kepadaNya.
Dan saat itu, kau akan faham.
Bahawa setiap langkah kecil yang kau sangka tidak bermakna, setiap doa yang kau ulang, setiap sujud yang kau panjangkan, setiap kali kau memilih Allah walaupun hati berat...itulah yang sebenarnya membuatkan bunga itu mekar.