Ini adalah sebuah pesan
Aku ini bukan puan yang baik, hanya saja sedang berusaha untuk terus membaik.
Aku ini bukan puan yang sempurna, sama rapuhnya dengan kelopak angsana yang gugur di sepanjang jalanan kota.
Aku pertegas sekali lagi, aku ini bukan puan yang buta dari dosa. Hanya saja Tuhan selalu menutupi sebagian besar aib-ku yang tak kasat oleh indera.
Oleh karena itu,
Bilamana jiwa ini tanggal menuju ruang dan waktu penuh dengan anomali, dan
Tinggal ragaku yang menyusut di antara celah-celah bumi
Aku hanya berharap kamu, siapapun itu- untuk membaca suratku ini, lantas mendoakan jiwaku di sini agar tak tersesat saat menjelajah gelap.
Doakan agar ringan langkahku saat menapaki pelataran barzakh tak beratap.
Berbincanglah dengan Tuhan-agar setidaknya senandung Quran yang pernah kurapal di tengah keramaian Kota Jogja mampu beralterasi menjadi kicau dalam pusara.
β Solo, 30 Maret 2021 at 23:00















