do you want to go back to the past?
Yes i
occasionally subtle
ojovivo
we're not kids anymore.
todays bird
taylor price

Jar Jar Binks Fan Club

titsay

Origami Around

if i look back, i am lost
will byers stan first human second
Sade Olutola
Stranger Things
macklin celebrini has autism
Fai_Ryy
🩵 avery cochrane 🩵
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Noah Kahan

Discoholic 🪩

PR's Tumblrdome

seen from T1

seen from United States
seen from Singapore

seen from Chile

seen from Cambodia
seen from Cambodia
seen from Cambodia

seen from Cambodia
seen from Uzbekistan
seen from United States
seen from United States

seen from Chile

seen from Peru
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
@thariqiozil
do you want to go back to the past?
Yes i

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
do you missing someone?
Yes, I do. Really I do. And I miss some moment
tell me about love? and yours?
Love is the biggest mystery in our life that will never be found until we truly leave this world. And I'm still in the process of looking for love.
hey
Hey!
i'ts hard to say goodbye
It's hurtly

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Aku ingin pergi menjelajahi masa lalu
bagaimana hati ini yang masih belum menemukan pelabuhan layak untuk pemberhentian
Kusarankan engkau untuk menepis angan-angan ideal tentang tempat muara hatimu. Mulailah melihat di sekitarmu, diantara tempat-tempat yang kau impikan sesungguhnya ada tempat sejati yang menunggumu untuk meletakkan segala lelah dan letihmu di sana. Barangkali ia adalah tempat terbaikmu yang telah ditetapkan Tuhan.
Kau masih berhak pergi. Hatimu bukan padaku.
Berkawan hujan, kan ada kemarau. Berkawan malam, kan ada fajar. Berkawan tawa, kan ada tangis. Berkawan bahagia, kan ada duka. Berkawan sepi, sunyi pun hampiri.
Boleh gak aku masuk grup whatsApp keluarga besar kamu?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tiket Perjalanan dan Bangku Tunggu
Tak ada arah yang dituju namun tetap harus pergi. Menguatkan diri beranjak dari segala perasaan yang jika terus dirasa hanya akan disesali dan berbuah nyeri. Jika suatu saat dari pergi ini aku kembali, aku sangat berharap kau bukan rumah untukku singgahi. Adalah cukup menikmati semua kedamaian didalam gelak tawa tanpa suara. Yang sebenarnya tawa itu adalah tangisan hati tanpa air dari kelopak mata. Tiada seorang pun yang ingin pasrah ketika tahu sebenarnya ia dilukai dengan topeng kasih sayang. Luka tetap saja bisa dikenali dengan luka sekalipun ditutupi dengan buaian cinta bertubi-tubi yang meluncur dari ujung lisannya. Aku pergi tanpa meninggalkan kebencian. Aku pergi hanya bersama rasa tak puas.
Tiket perjalanan dalam genggaman. Tas ransel berisikan segala kenang melekat di belakang punggung. Mengikuti setiap gerak angin yang membawaku semakin jauh darimu. Itu menjadi impian jangka pendek: meninggalkanmu.
Paruh waktu aku masih saja mengingatmu. Sebuah gelengan kepala tangkas memupusmu dalam ingatan. Sebuah kegagalan ketika harus terbersit mengingatmu. Entah rupa ataupun bau tubuhmu. Itu adalah kegagalan yang besar. Bangku tunggu ini begitu luas untukku yang duduk seorang diri. Stasiun ini cukup ramai untukku yang ingin menyepi. Sebuah harap diucap: semoga aku tenang dalam kepergianku menjemput hidup damai.
pesta rindu/pesta kenangan?
Pesta demokrasi
Kepala Desa Sakit Jantung
Tiga puluh kilometer dari kota besar, sebuah dusun dengan sebagian penduduk miskin bertahan hidup. Sebagian menyanjung-nyanjung cuaca agar ladang mereka basah, sebagian yang lain suka matahari tetap terik agar kegiatan angkut-mengangkut bata lancar tanpa harus ditunda esok pagi. Seribu rupiah, baik lembar kertas ataupun logam di dusun ini bak permata berkilau cemerlang. Hampir susah di dapat. Jangan heran kebanyakan orang di sini gemar mengenakan baju favorit yang itu-itu saja, upah mereka bertani dan memanggul bata hanya cukup untuk memasak tahu, tempe, sayur bayam dan terkadang ditambah ikan atau telur.
Bulan kemarin, kantor desa berjejal oleh para warga. Mereka menuntut sebuah sekolah menegah pertama segera berdiri di dusunnya. Kepala desa bingung menurunkan amarah dan pacul para warga karena dua bulan yang lalu ketua keamanan desa lah yang membuat para warga melunak. Kini ia pergi ke kota untuk menjaga anaknya yang sakit cukup serius. Kepala desa mau tak mau harus mengahadapinya. Tapi ia kehabisan kata-kata. Apalagi setelah seorang warga menanyakan keuangan desa. Bendahara desa yang ditunjuk kepala desa malah balik menunjuk. Warga dusun yang miskin semakin menjadi-jadi. Para aparat desa dengan seragam komplit yang biasanya nampak gagah, sekarang hampir tak ada bedanya dengan mereka yang marah-marah. Tak lama para kuli angkut berbondong-bondong masuk ke kantor desa. Mereka merangsek ke dalam lalu menyebar seketika. Kemudian kompak mengangkut barang-barang yang ada di sana. Mungkin mereka pikir mereka sedang bekerja. Tak butuh waktu lama, kantor desa kosong seketika, bahkan satu buah cap pun tak tersisa. Disaat semua warga desa meninggalkan kantor, sang kepala desa terkejang-kejang sambil memegangi dadanya. Hari ini ketua keamanan desa harus menjaga anaknya beserta kepala desanya.
Pesta Rindu
Bait demi bait nyanyian rindu menggempurku. Lagu ini bukanlah sebuah lagu dengan alunan sederhana. Ritme yang romantis dan penuh dengan syair-syair magis. Menggetarkan dan menggoyahkan tekadku untuk menyengaja melupa. Semakin ku ingin tak mendengarnya, justru semakin kencang lagu itu diperdengarkan. Seolah-olah pengiring lagu tepat berada di dalam gendang telinga. Aku memejamkan mata, menggigit bibir dan menggoyang-goyangkan kepala sesuai iramanya. Betapa syahdu dan merdu. Ku resapi nyanyian ini seperti akulah yang bernyanyi. Tak lama tangan-tanganku mengayun meraba gelap. Kaki-kakiku berbuai-buai ke kiri juga ke kanan. Tak mau kalah badan mengikutinya. Gerakan badan dan tangan berlawanan dengan gerakan kaki. Semua badan tak ada yang hanya duduk diam saja, sekalipun organ dalam tubuh, bahkan merekalah yang paling membuat gaduh: inggang-inggung seolah ini pestanya. Selama kemeriahan itu waktu tak kuasa maju. Mereka berhenti, sangat terpana. Suara lagu makin nyaring menghinakan malam. "Ini pesta dansa!", tukas semuanya. Semua berpasang-pasangan menari dan saling menggoda. Hingga tinggal sisanya mulut yang seorang diri. Namun ia kini lantang bernyanyi. Menyebut-nyebut namamu yang hilang. Dan kau berhasil merampas malamku lagi.
Naas(ib)
Malam nyaris tak pernah hadir bagi mereka yang dapat hidup hanya dari memerah keringat. Setiap hari adalah pagi dan siang. Hitam yang berbintang adalah awal dari pagi. Begitu panjang perjalan hari disetiap harinya. Tidak ada waktu menyeka peluh. Semua detik berharga butir-butir beras. Dunia memperbudak mereka semua. Tak ada anjuran merintih, tak ada guna meringis. Angkut-mengangkut barang adalah keterampilan utama. Campur-mencampur bahan bangunan adalah kelihaian. Menjadi pesuruh adalah berkah dengan syarat telinga mesti tuli dan hati beku. Mereka kehilangan arti hidup yang sebenarnya; yang merdeka dan bahagia.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Dalam Buku Kau Ada
Diantara halaman buku Kau mengintip tanpa malu Dari titik di paragraf awal Tubuhmu tergolek gemulai Hingga ke beberapa halaman berikutnya Sorot mataku tak lagi awas pada ikhtisar dalam buku Jiwa dan pikiranku ikut menyender pada badanmu Buku itu kini tidak begitu penting
Siapkah kau tuk jatuh cinta lagi?
Ini bukan perkara siap, tapi kehendak