Sajak: Selalu yang Walau
Kita adalah yang selalu setia, walaupun kita sudah tahu kenyataannya tak banyak yang setia.
Kita adalah yang selalu berusaha, walaupun kita tidak pernah tahu persis akan seperti apa hasilnya.
Kita adalah yang selalu mencari kebahagiaan, walaupun kita sudah berkali-kali dinasihati jika bahagia itu bisa diciptakan.
Kita adalah yang selalu memilih pergi untuk melupakan, walaupun kita sama-sama tahu itu tak pernah benar-benar menjadi jalan...hanya pelarian.
Kita adalah yang selalu ingin mewujudkan "selalu", walaupun harus berakhir "meskipun" atau "walaupun".
Selalu yang walaupun, mengantarkan kita pada penerimaan-pada penyadaran bahwa dalam kehidupan tak ada kesempurnaan.
_____
Dalam Perjalanan di KRL Bogor, 28 Juni 2019 | Ulfa R


















