🚇MUSLIM HARAM MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL #Aqidah #Hadits #Tasyabuh #GPD https://www.instagram.com/p/B6XcZwdBSBi/?igshid=1egnmj5wrx49m
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Kyrgyzstan

seen from United States
seen from United States
seen from Germany

seen from Malaysia
seen from Japan

seen from United States

seen from France
seen from United States

seen from China

seen from France
seen from Rwanda
seen from Ukraine

seen from United States

seen from Indonesia

seen from United States
seen from Canada
🚇MUSLIM HARAM MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL #Aqidah #Hadits #Tasyabuh #GPD https://www.instagram.com/p/B6XcZwdBSBi/?igshid=1egnmj5wrx49m

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
BUKTI CINTA ADALAH MENIKAH BUKAN SEPOTONG COKLAT DAN BUNGA! . Hari Valentine merupakan hari yang ditunggu oleh sepasang muda - mudi dan dipandang sebagai hari cinta dan kasih. . Di hari itu biasanya sang pemuda membuktikan cintanya dengan ungkapan romantis berbalut puitis, dan buah tangan berupa bunga dan coklat yang terbungkus rapi. . Tidak diragukan lagi perayaan Valentine hukumnya adalah HARAM. . Sesungguhnya bukti bahwa saling mencinta adalah pernikahan. . عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ نَرَ لِلْمُتَحَابَّيْنِ مِثْلَ النِّكَاحِ رواه ابن ماجه . Dari Ibnu Abbas ia berkata, "Rasulullah shallallahu alaihi was sallam bersabda: "Kami belum pernah melihat dua orang yang memadu cinta sebagaimana orang yang menikah. (HR. Ibnu Majah) ▪️▪️▪️▪️▪️ Follow @dakwatusunnah | Like, Tag dan Share ke sahabatmu jika postingan ini bermanfaat ya ikhwah sebagai bentuk Ta'awun diatas kebaikan dan dakwah, in syaa Allah, Baarakallaahu Fiikum Jami'an ▪️▪️▪️▪️▪️ #valentine #valentines #haram #kadovalentine #tasyabuh #tinggalkanmaksiat #menikahlah #menikahlahkarenaiman #menikahtanpapacaran #jauhimaksiat #beraniberhijrah #hijrah #hijrahyuk #yukhijrah #hijrahku #hijrahcinta #ngajiyuk #yukngaji #manhajsalaf #dakwahsunnah #sunnah #dakwahtauhid #tauhid #muliadenganmanhajsalaf #tegardiatassunnah https://www.instagram.com/p/Bt18BaMHNC9/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1cx5id6e6ew4
#nyepeda #sore #akhirtahun2017 sambil melihat umat #muslim yg menyiapkan #tasyabuh #tahunbaruan #fitnahakhirtahun #fitnahtahunbaru #fitnahakhirzaman #istigfar (at Taman Bukit Siguntang)
Sekelompok Kecil
Semoga Hati dan Fikiran Kita Terbuka
Orang Nasrani: Kenapa kalian selalu ngikutin kami?
Orang Muslim: Ngikutin apa? Kami tidak merasa ngikutin kalian?
Orang Nasrani: Gak merasa? Coba diperhatikan, kami merayakan Hari Ulang Tahun Yesus (atau Maulidnya Nabi Isa), lalu kalian ikut2an merayakan Maulid Nabi Muhammad?! Kami juga merayakan hari kenaikan Isa al Masih (diangkatnya Nabi Isa ke langit), kalian ikut2an merayakan hari Isra ...Mi'raj (naiknya Nabi Muhammad ke langit)?! Kami merayakan Tahun Baru Masehi milik kami, kalian juga merayakan tahun baru hijriyah milik kalian?! Kami beribadah dengan bernyanyi dan bermain alat musik, kalian juga sekarang mulai beribadah dengan bernyanyi-nyanyi membaca shalawat/dzikir dengan alunan musik?!
Orang Hindu: Iya nih...! Kalian (orang muslim) juga banyak yang ngikutin perayaan acara kami...
Orang Muslim: Lho...lho...apalagi ini? Siapa yang ngikutin?
Orang Hindu: Lihat saja, acara nujuh bulanan bagi wanita yang hamil itu kan asalnya dari kami orang Hindu. Begitu juga Tahlilan atau Selamatan Kematian selama 7 hari, 40, 100 s/d 1000 hari itu semua adalah acara kami, lalu kalian mengikutinya. Kalo gak percaya, sini ikut saya, saya kasih buktinya!
Orang Muslim: Enak saja ngaku2! Yang ngikutin itu kalian semua, orang Kristen dan orang Hindu pada ngikutin kami semua..!!
Orang Nasrani: Eh...Kalo bicara pake otak! Emang duluan siapa agamanya? Agama Islam yang dibawa Nabi Muhammad baru ada sekitar 1400 tahun yang lalu. sedangkan agama kami Nasrani sudah ada sekitar 2000an tahun yang lalu. Gak masuk akal kalo kami yang ngikutin kalian!
Orang Hindu: Hehehe...apalagi agama saya. Agama kami lebih dulu dari agama kalian. Agama kami sudah ada sejak 2500 tahun sebelum masehi, jadi sudah ada sekitar 4500 tahun yang lalu. Sedangkan di Indonesia, agama kami lah yang paling tua dan pertama. Gak masuk akal kalo kami yang malah mengikuti agama kalian, apalagi yang namanya Islam kejawen, mirip abis dengan kami...hehehe.
Orang Nasrani: Betul...betul...betul...Belum lagi kalian umat islam banyak yang berpartisipasi merayakan hari perayaan agama kami, seperti Tahun Baru Masehi, Hari Valentine, Hari Ulang Tahun, Hari Hallowen, Hari April Mop, dll.
Orang Muslim: (garuk2 kepala)..
Orang Muslim Ahlus Sunnah: Ambil semua acara2 kalian, kami tidak butuh acara2 seperti itu. Karena kami sudah punya acara sendiri yang tidak mengikuti agama2 kalian. Dan acara2 seperti itu tidak pernah dilakukan oleh orang Muslim yang berada diatas Sunnah seperti kami ini, insya Allah. Dalam golongan kami (yaitu Ahlus Sunnah), tidak ada perayaan Maulid Nabi, perayaan Isra Mi'raj, perayaan Tahun Baru Hijriyah, perayaan nujuh bulan, Selamatan Kematian (Tahlilan), dll
Orang Nasrani dan Orang Hindu: Lho...kalian khan sama2 muslim, koq saling berbeda? Yang satu merayakan acara2 itu sedangkan yang lain tidak merayakan? Aneh sekali, satu agama tapi beda2.
Orang Muslim Ahlus Sunnah: Kenapa kalian heran dengan kami? Bukankah kalian sendiri juga memiliki banyak perbedaan dan perpecahan? Agama Nasrani memiliki banyak sekte, seperti Protestan, Katholik, Advent, dll. Bahkan dalam agama kami disebutkan bahwa kaum Nasrani terpecah belah menjadi 72 golongan. Begitu juga dengan agama Hindu yang memiliki banyak sekte dan juga warna (kasta). Tidakkah kalian tahu tentang itu? Sedangkan agama Islam terpecah belah menjadi 73 golongan, semuanya di neraka kecuali 1 yaitu Al Jamaah (Ahlus Sunnah wal Jamaah). Jadi, menurut pemahaman kami sebagai Ahlus Sunnah, kami tidak boleh tasyabbuh (mengikuti) orang2 kafir dalam ciri khas mereka, seperti acara2 yang kalian sebutkan tadi. Maka itu golongan kami tidak pernah melakukan dan mengadakan acara2 seperti itu. Jika ada sebagian dari kaum muslimin yang melakukan atau mengadakan acara2 itu, maka itu adalah oknum atau karena ketidaktahuannya akan hal itu.
Orang Nasrani dan Orang Hindu: Kami juga tahu itu semua. Hanya saja tadi kami ingin mengetest si orang muslim tadi, apakah dia punya alasan tentang itu? Rupanya dia tidak punya alasan dan gak tau apa2 tentang agamanya. Bisanya cuma ikut2an saja.
Orang Muslim: Hmmmm...berarti saya ini oknum ya? kalo begitu saya tidak mau jadi oknum lagi ah...saya mau ngikutin si Ahlu Sunnah aja, biar gak jadi oknum!!!
Orang Muslim Ahlus Sunnah: Hmmm juga...kamu masih jadi oknum akhi, karena kamu masih ikut2an, yaitu ngikutin saya.
Orang Muslim: Berarti saya harus ngikutin siapa donk?
Orang Muslim Ahlus Sunnah: Biar kamu gak jadi oknum, kamu harus ngikutin Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam beserta para sahabat2nya. Insya Allah kamu akan menjadi seorang Ahlus Sunnah sejati.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sikap Muslim dalam Menghadapi Tahun Baru Masehi
Perayaan tahun baru masehi sepertinya sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan pada kalangan umat Islam. Pada malam pergantian tahun tersebut terdengar suara terompet di mana-mana, langit berhiaskan kembang api yang indah, ucapan selamat datang dari berbagai pengirim. Hmm, apakah semua hal itu diperbolehkan dalam Islam? Jawabannya tentu saja HARAM.
Saya teringat pada seorang ustadz yang pernah berkata kepada saya: Baheula basa taun 70-80an, umat Islam di Indonesia mah euweuh nu wani ngarayakeun tahun baru masehi, beda jiga ayeuna (Pada tahun 70-80an, umat Islam di Indonesia tidak ada yang berani merayakan tahun baru masehi, berbeda seperti saat ini). Mungkin ini salah satu keterpurukan umat Islam saat ini. Lantas mengapa perayaan malam tahun baru diharamkan?
1. Perayaan tahun baru masehi salah satu perayaan kaum Nashrani
Kalender masehi yang kita ketahui saat ini merupakan kalender yang diadaptasi dari kalender bangsa Romawi Kuno, dimana terjadi beberapa kali revisi di dalamnya. Pada 24 Februari 1582 M, Paus Gregorius XIII menetapkan bahwa perayaan tahun baru umat Kristiani jatuh pada tanggal 1 Januari. Mulanya tahun baru masehi jatuh pada tanggal 25 Maret, dimana pada tahun baru tersebut diadakan ibadah-ibadah khusus seperti puasa dan ekaristi. Lalu apakah kita sebagai umat Islam masih rela untuk berkirim-kiriman sms selamat tahun baru masehi?
2. Sikap bertasyabuh pada umat Islam saat ini
Barang siapa yang menyerupai (ikut-ikutan) sebuah kaum, maka dia termasuk mereka. (HR Abu Daud)
Telah bersabda Rasulullah: Pasti kalian akan mengikuti tata cara orang-orang sebelum kalian selebar bulu panah demi selebar bulu panah. sampai-sampai apabila mereka masuk ke sarang biawak pasti kalian pun akan memasukinya. Mereka berkata: Wahai Rasulullah, apakah kepada kaum Yahudi dan Nashrani kah? Beliau menjawab: (Ya, kalau bukan mereka) maka siapa lagi? (HR Bukhari - Muslim)
Dari Abu Hurairah ra dari Nabi Muhammad saw, beliau berkata: Tidak akan terjadi kiamat sampai umatku mengambil kebiasaan dari tempat pengambilan generasi-generasi sebelumnya, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Maka dikatakan kepada beliau: Wahai Rasulullah, apakah seperti bangsa Parsi dan Romawi? Beliau berkata: Manusia mana lagi kalau bukan mereka. (HR Bukhari)
Dari ketiga dalil tersebut sudah jelas bahwasannya kita sebagai umat Islam dilarang keras untuk bertasyabuh (menyerupai) terhadap kebiasaan-kebiasaan dari umat lain. Lalu masihkah kita akan meniupkan terompet dan menyalakan kembang api pada malam tahun baru masehi?
3. Hari raya umat Islam
Dari Anas bin Malik beliau berkata : Rasulullah ssaw tiba di Madinah dan mereka memiliki dua hari yang mereka bermain-main di dalamnya. Lantas beliau bertanya: dua hari apa ini?. Mereka menjawab: Hari dahulu kami bermain-main di masa jahiliyah. Rasulullah saw mengatakan : Sesungguhnya Allah telah menggantikan kedua hari itu dengan dua hari yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari idul adha dan idul fithri.” (HR Ahmad, Abu Daud, an-Nasai dan al-Hakim)
Dari dalil di atas sudah jelas bahwa hari raya umat Islam hanyalah dua, yaitu idul adha dan idul fithri. Lalu apakah kita masih akan melakukan konvoi-konvoi di malam pergantian tahun masehi?
4. Sikap umat Islam terhadap perayaan tahun baru masehi
Dari keterangan singkat di atas sudah dapat kita ketahui bahwasannya kita sebagai umat Islam HARAM untuk melakukan perayaan tahun baru masehi. Lalu bagaimana sikap kita? Apabila kita termasuk orang yang sering merayakan cobalah untuk meninggalkannya, sedikit demi sedikit atau sekaligus (lebih baik). Selanjutnya hal yang harus dilakukan adalah saling mengingatkan kepada orang yang belum faham.
Lalu, gimana yaa kalo ada orang tua yang membelikan anaknya terompet tapi tidak berniat untuk merayakan? Menurut saya sih ga apa-apa, akan tetapi sebaiknya tidak diberikan karena pendidikan serta pemberian pengetahuan sejak dini alangkah lebih baik.
Terus, gimana kalo ada orang yang beranggapan bahwa pergantian tahun tersebut kita jadikan sebagai ajang perenungan saja? Sebenarnya ini adalah alasan yang klasik menurut saya. Yang namanya merenung tidak ada kaitannya dengan suatu momentum. Merenung dapat dilakukan kapan saja tanpa menunggu sebuah momen, padahal pergantian detik sangat lebih berharga dibanding pergantian tahun.
Kemudian, bagaimana kalo kita berjualan perlengkapan untuk perayaan tahun baru masehi tersebut? Seharusnya kita tidak melakukan perdagangan tersebut, karena termasuk ke dalam orang yang mendukung orang lain untuk bertasyabuh.
Dari uraian singkat di atas, apakah kita masih akan merayakan tahun baru masehi???
wallahu a'lam..
*Sedikit Catatan:
Saya jadi teringat pada salah satu hadits (lupa lagi periwayatnya) bahwa Islam datang dalam keadaan asing dan akan menjadi asing kembali di kemudian hari, dan sesungguhnya termasuk orang-orang beruntung yang termasuk asing tersebut. Semoga kita termasuk orang yang selalu diberikan pemahaman yang benar.