Day 6 : Tentang Menjadi Orang Tua
Beberapa bulan ini, saya tertarik melihat cara parenting dari beberapa akun yang saya ikuti di instagram. Mulai dari akun yang pengikutnya banyak sampai yang pengikutnya biasa saja. Cara parenting yang mereka gunakan sama-sama menarik. Saya bahkan menyimpan beberapa informasi menarik yang mereka bagikan, seperti tentang tumbuh kembang anak, bagaimana mengenalkan emosi pada anak, menghadapi anak yang tantrum, buku bacaan apa saja yang cocok untuk mereka, dan bagaimana cara menjadi orang tua. Walaupun saya tau, menjadi orang tua ngak bisa hanya mengandalkan teori yang kamu baca, tapi setidaknya sudah punya ilmunya sedikit-sedikit. Dari akun-akun yang saya ikuti dan bagaimana cara mereka mengasuh anaknya, saya sadar bahwa menjadi orang tua, apalagi ibu itu harus punya ilmu yang cukup. Harus paham banyak hal. Harus pintar. Tapi lebih dari semua itu, harus mau belajar. Karena sebenarnya, ketika menjadi orang tua kamu ngak bisa hanya belajar setahun-dua tahun. Kamu harus belajar sepanjang hidup.
Saya paling ingat salah satu kutipan yang mbak Annisa Steviani tuliskan, bahwa ‘menjadi orang tua itu belajar tanpa henti, belajar bahwa yang tersulit adalah menerima anak seapa-adanya dan tidak menganggap ia sebagai diri kita yang diberi kesempatan kedua’.
Saat ini saya memang belum menjadi orang tua, saya masih belum jadi ibu. Tapi semoga nanti dimasa depan saya bisa. Jadi, belajar lebih dulu ngak apa-apa ya, walaupun calon ayahnya masih belum ketemu :)
Aceh, 07 Oktober 2020














