We are the same
Ketika aku membaca tulisanmu aku tau kita sama. Ada hal-hal yg membuat tulisanmu lebih menarik pandanganku.
Ah ternyata kau seorang pelaut, dan aku sedang melihat mu dari pelabuhan.

seen from Malaysia
seen from China
seen from United Kingdom

seen from Germany

seen from United Kingdom

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Türkiye

seen from Yemen
seen from China

seen from Ukraine
seen from China
seen from Yemen

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from Mexico

seen from United States
seen from China
We are the same
Ketika aku membaca tulisanmu aku tau kita sama. Ada hal-hal yg membuat tulisanmu lebih menarik pandanganku.
Ah ternyata kau seorang pelaut, dan aku sedang melihat mu dari pelabuhan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Teman Cerita
Beberapa bulan yang lalu, ada seseorang yang melamarku, ia berkata ingin menjadi teman ceritaku, mendengarkan serta berbagi keluh kesah denganku. Jujur saja, aku senang bukan main! Sebagai orang yang tidak mudah bercerita banyak hal, kali kni aku dilamar dengan baik.
Langsung saja, saya terima lamarannya.
Tapi, sekarang, semuanya berubah. Yang melamar pergi, hilang bak ditelan bumi. Dan aku? Kembali sendiri lagi. Kembali berpikir, "yaudah sih ya mau gimana kalau udah pergi ya ikhlasin aja..."
Disini aku belajar, bahwa tidak banyak orang yang kuat menjadi pendengar. Mereka siap menjadi pembicara, tapi tidak untuk menjadi pendengar. Menjadi pendengar memang berat. Dan kita, sebagai manusia dewasa harus pintar memilah mana yang akan dijadikan teman baik hingga bercerita, atau hanya sebagai teman biasa saja.
Kemarin aku membaca buku "'Amorfati' Cintai takdirmu". disana membahas tentang pertemanan orang dewasa. Hanya ada yang berteman karena butuh dg suatu hal, berteman dg memakai topeng kebaikan karena sebuah tujuan, berteman dg tulus, dan masih banyak lagi. Sehingga membuatku termenung sampai saat ini, mana sih yang benar-benar teman baikku? Haha.
Hingga akhirnya kini, aku hanya terdiam, banyak tersenyum dan termenung, membantu ketika terlihat butuh dibantu dan diminta, serta mendengarkan ketika ia memang butuh di dengarkan. Karena menanggung semua beban sendiri itu berat. Aku tidak ingin jika temanku tumblr atau temanku siapapun itu terbebani hanya karena sebuah cerita yang ia pendam dan enggan mencari teman cerita karena ia (mungkin) terlalu sering terluka. Well, saling berbagi dan memberikan suntikan semangat positif tidak ada ruginya kok. :)
Lautan Kehidupan
Lautan yang luas itu penuh dengan kejutan, sehingga tiap hal yang akan disebrangi perlu perhitungan serta intuisi.
Kapalku terombang ambing, setelah semalam hampir karam diterjang buruknya ombak kehidupan. Apa yang salah saat itu? Aku yang percaya bahwa kemampuanku, ditambah kekuatan kapalku cukup mempuni sehingga aku merasa akan baik-baik saja. Namun itu semua bagai menguap tak tersisa. Sehingga kelamaan, pikiran itu terlintas seputar apa benar bahwa aku ini memang baik-baik saja.
Satu purnama lalu aku mendaftarkan diri untuk mengikuti pelatihan itu, pelatihan seputar lautan kehidupan yang sudah mahsyur di berbagai kalangan. Sebab utama aku ikut pelatihan ini, karena sepintas pikiran itu yang berpikir apa benar baik-baik saja diri ini.
Malam sebelum berangkat kondisi hati sama buruknya dengan kondisi kapal ini, seseorang itu memberi kabar tentang perpisahan yang mengisyaratkan bahwa cinta itu bukan cuma butuh usaha untuk meyakinkan namun harus berusaha berupa tindakan. Selepas itu aku mencoba mengiklaskan dan mungkin menyesalkan tentang penilaian itu. Sebab mana pantas seorang pria menyombongkan pencapaiannya, begitu pikirku. Aku tertegun, meski nyatanya hati ini belum juga kembali terbangun.
Berangkat seorang diri menuju tempat pelatihan itu, hanya berbekal hasil observasi dari kabar sesama pelaut negeri ini. Aku hanya ingin pergi dari tempat ini, meski tidak untuk selamanya, harapku agar itu cukup untuk memperbaiki bingkai harapan hati ini.
2 Januari 2020|
(c) adikurniawan
Kegigihan.
Gigih,
Menurut KBBI artinya tetap teguh pada pendirian dan pikiran.
Seorang pendaki tidak akan pernah sampai kepuncak gunung, kalau ia tidak gigih terhadap keinginannya. Seorang pelaut tidak akan pernah bisa menyebrangi samudra, kalau tidak berani terhadap ombak.
Sebab, langkah pertamanya adalah awal dari berbagai macam halangan, rintangan ataupun cobaan yang merapuhkan pendiriannya.
Karenya ada beberapa PENDIRIAN yang Hanya bisa ditempuh oleh Kegigihan.
Gagal? Mungkin akan sering dijumpai. Menyerah? Jangan.
— yumisstrynsh
kita pelaut itu yang hanya berbekal kompas di saku. di samudera, deru ombak menghantam dengan cinta kita yang saling tetap bertahan tak akan berpaling. Kita pelaut itu yang tak surut diserang badai takut tapi jangkar kita tak punya, di mana kelak kita labuhkan bahtera ? di pelukan maut ! begitu kata kau sambil membayangkan pisah yang paling luka. . . 210419 . . #sajak #puisi #sastra #ruangsastra #gilasastra #syair #laut #pelaut #puisiindonesia #tulisan #buku #kopi #ruangdasar https://www.instagram.com/p/BwhRxJaA0gW/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1im3pqua8qq74

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Rintik membasahi permukaan bumi, pelaut berdoa "semoga hujan tetap datang, aku tidak takut dengan ombak."
Kapal mulai berlabuh dengan tenang. Pelaut tenang. Harus ada yang di menangkan.
Kapten, untuk hari ini, perjuangkan!
Mitologi Palaemon, Dewa Pelindung dan Penolong Para Pelaut Yunani
Dalam kisah-kisah yang melintasi legenda Yunani kuno, nama Palaemon mengemuka dengan makna yang dalam. Secara harfiah, Palaemon berarti ‘pegulat’, berasal dari kata palaio yang artinya ‘berpegulat’. Nama ini menghiasi beberapa karakter penting dalam mitologi Yunani. Asal-usul Palaemon Salah satu tokoh bernama Palaemon adalah putra dari Heracles dan Autonoë. Sang ayah, Heracles, merupakan sosok…
View On WordPress