PUISI ABSTRAK
Hari ini hujan bercerita tentang cinta Yang turun memberikan tanda Mengingatkan kita tentang bercinta Bersama deru angin, air hujan, dan hasrat jiwa Mengalir melewati hati menuju nadi Membuat ku tak bisa berfikir lagi Tentang aksi selanjutnya Atau setiap sentuhan yang terasa Waktu berlalu dan fikiran ku mulai membeku Jika ku harus mengulang kejadian saat itu Dimana bumi bergetar meluapkan hasrat muda Menjadi memori indah dalam sepanjang masa Jikalau aku memulai sebuah kalimat akhir Lalu ini menjadi sebuah malam terakhir Hanya ada satu kata untuk mengingatnya Untukmu cinta pertama 16.50 Bersama Kopi Hitam, Luwak, Kopi Mix, Air Mineral, Garam Filter, dan remah roti yang tersisa. Di tempat biasa kami bertemu, Warpol.














