Hambamu yang itu ya Allah, yang sedang berkelana di bagian bumi sebelah sana. Dia merendahkanku hingga aku tak menemukan percaya.
Dan seperti biasa 'Aku tetap diam'
seen from United States

seen from United States

seen from T1
seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom

seen from Syria

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Malaysia
seen from TĂźrkiye

seen from Malaysia
Hambamu yang itu ya Allah, yang sedang berkelana di bagian bumi sebelah sana. Dia merendahkanku hingga aku tak menemukan percaya.
Dan seperti biasa 'Aku tetap diam'

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Terbiasa Merendahkan
Betapa bobroknya cara penilaianku
Sering berbisik lirih, bersyukur
Membandingkan taraf kehidupan
Menjadikan alasan
Memotivasi diri bahwa aku bisa lebih baik lagi
Mengasihani padahal tak mengerti
Memandang semua hal seperti tangga, berkasta
Terharu dan acap kali merasa lebih mampu,
dari mereka yang tidur di trotoar jalan beralas kardus bekas,
dari mereka yang melepas penat di emperan toko belakangâŚ
View On WordPress
#tegakanhukum #penghinaan #pelecehan #merendahkan #gpansor #banser #pbnu https://www.instagram.com/p/Bw2hq0jloAE/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=189awy8o9mvo0
âŞorangnya bertingkah seolah merendahkan diri, tapi yang ditangkap telingaku malah upayanya untuk mengintimidasi yang lebih lemah.âŹ
memelena
Orang yang Merendahkanmu Adalah Orang yang Ingin Melihat Kehebatanmu
Orang yang Merendahkanmu Adalah Orang yang Ingin Melihat Kehebatanmu
Orang yang merendahkanmu adalah orang yang ingin melihat kehebatanmu. Mereka belum tahu sisi hebatmu sehingga kamu harus mencari, menemukan, dan melatih kehebatanmu itu. Jangan merasa rendah diri karena Allah Swt tidak merendahkanmu. Tugasmu Itu ⌠Tugasmu adalah menjadi hamba yang baik yang beribadah hanya kepada-Nya. Murnikan akidahmu sehingga kamu akan menjadi orang yang hebat dalam pandanganâŚ
View On WordPress

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Sombong intelektual: tanda bahwa ilmu masih belum terlalu tinggi
Sombong intelektual: tanda bahwa ilmu masih belum terlalu tinggi
âKesombongan Intelektualâ
Dinukil dan diselia dari tulisan Dr A. Ilyas Ismail, 2011 Sifat sombong (al-kibr) dan menyombongkan diri (al-takabbur) merupakan penyakit hati yang sangat berbahaya. Kesombongan, menurut Ghazali, bermula dari kekaguman seseorang kepada diri sendiri (al-`ujb), lalu memandang rendah orang lain. Sifat sombong merupakan sikap batin yang terejawantahkan dalam perbuatan danâŚ
View On WordPress
Tidak Merendahkan Orang Lain
Tidak Merendahkan Orang Lain
Tidak merendahkan orang lain adalah sikap yang sangat bijak. Tidak merasa diri lebih baik dari orang lain sehingga bersikap tidak peduli dan tidak menganggap keberadaan seseorang itu penting adalah sikap yang mulia. Tidak ada satu orang pun yang tahu posisinya di mata Allah Swt. Siapa tahu orang yang ia remehkan adalah seseorang yang sangat dekat dengan Allah Swt sehingga ia diberi kemuliaan.âŚ
View On WordPress
Wanita & Pekerjaan
Jujur saja, terkadang wanita memiliki satu kelemahan, yaitu dalam berkata tidak. Saat ia harus melakukan sesuatu karena sudah terlanjur mengiyakan, atau bisa juga karena takut dicap buruk bila menolak atau berhenti melakukannya. Termasuk dalam hal pekerjaan.
Saat seorang wanita diperlakukan tidak selayaknya dalam suatu perusahaan, ia biasanya hanya diam dan mengikuti saja. Saat lembur terus-terusan tidak dibayar, saat pekerjaan yang ditugaskan melenceng jauh dari kontrak awal kesepakatan, atau bahkan saat status karyawannya tidak juga ada kejelasan.
Terlebih di Indonesia, entah mengapa banyak perusahaan masih belum terlalu menganggap penting sumber daya manusia yang bekerja di dalamnya. Mereka umumnya dijadikan robot untuk menghasilkan keuntungan. Bahkan ada budaya di suatu perusahaan dimana atasan berteriak dan memaki dengan kata-kata merendahkan adalah hal yang lumrah dan harus diterima.Â
Wanita, sebagai makhluk yang emosional kadang bisa terjebak dalam kepenatan akibat perlakuan yang buruk tersebut tanpa berani untuk pergi. Bisa jadi karena memang gaji yang diterima besar atau merasa sayang sebab perusahaan itu adalah perusahaan bonafit yang untuk masuk saja seleksinya ketat. Tapi apapun itu, seorang wanita harus berani meninggalkan apapun yang tidak lagi menghargai dirinya.Â
Kesehatan mental dan jasmani lebih penting dari sekedar karir ataupun uang, mencari tempat lain yang lebih mengerti nilai sumber daya manusianya jauh lebih baik ketimbang bertahan di perusahaan yang merusak self esteem kita sebagai manusia. (NA)