Sebaik-baik manusia adalah manusia yang memanusiakan manusia
Yoel
seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Italy
seen from United States
seen from Vietnam

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Algeria
seen from Japan
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from Yemen

seen from United States
seen from China

seen from China
Sebaik-baik manusia adalah manusia yang memanusiakan manusia
Yoel

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sepertinya saaiiaaa kurang bersyukur....
Ya ya yaaaa. .. Krn utk Mensyukuri sepenuhnya jujur beratttt gengs
Jiwa manusia kuatnya diriii kadang kecolongan digrohoti penyakit hate
Manusiawi tohhhh.
#sabar #lumrah @beaudreychan #positivity #malaysiatiktok #positivevibes #positivemindset #fypシ #bepositive #audreychanmy https://www.instagram.com/p/CSO_-HFHHOj/?utm_medium=tumblr
Sudah, sudah... ini hanya lelah,
Hingga pikiran ikut kalut dan hati juga mulai berkecamuk,
Atau mungkin...
Haha ngelantur!
Mungkin selain air mata, ngelantur adalah senjata yang lain,
Kemudian merebah dan tertidur,
Mudah-mudahan esok lebih paripurna.
Malang | 11 Mei 2020
Kau tahu, kata yang sangat tabu di satu pihak, sementara lumrah di pihak yang lain, yaitu kata 'terserah'.
nn

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Setiap yang hidup, pasti akan mati. Persoalannya bersediakah kita?
SALAH
bila mana kau tak sempurna kau melutut terpaku kau sujud berdoa bila mana kau tak berguna kau diam membisu kau jatuh terduduk bila mana kau terhina kau leka berfikir kau asyik bertanya -- kau bersahaja melangkah ntah ke mana masih mencari sebuah jawapan nyatanya masih tiada apa -- i.my.me.mine.hriko
Empati
Kekadang manusia itu tersepit. Kesempitan hidup membuatkan mereka tidak mempunyai banyak pilihan. Kalau kita masih mampu memilih antara baik dan buruk. Mereka terpaksa memilih dan mempertimbangkan untuk memilih mana yang terbaik antara yang buruk-buruk. Tiada keputusan yang mudah bagi mereka. Mereka sudah serik untuk berdiam diri dan mengharapkan keadaan akan berubah. Mereka merasakan mereka perlu berbuat sesuatu walau mereka tahu kesannya tidak seberapa. Bagi mereka, lebih baik mati mencuba daripada memaku diri tanpa berbuat apa-apa. Kita yang selalu selesa, memang mudah menyebut satu persatu kesalahan dan ketidakwajaran hal yang mereka lakukan. Tetapi kalau kita sendiri berada di tempatnya, kita juga akan berbuat hal yang sama. Itu merupakan lumrah desakan hidup. "Kalau hidup pun bagaikan nak mati, baik mati dalam berjuang." kata mereka. Kalau kita rasa platform perjuangan mereka salah, maka salah kita juga tidak menyediakan platform perjuangan yang betul. Serik rasanya mendengar kritik demi kritik terhadap orang yang cuba memperjuangkan nasib hidup mereka yang melarat. Daripada cuba dibantu, kita malah melarang itu dan ini. Cukuplah mengadili dari langit, daripada singgahsana intelektual kita. Jejakkan tapak kaki kita ke bumi dan fahami dengan empati keadaan hidup yang sedang mereka jalani. Baru akan kita faham sebab-sebab suatu aksi itu lahir. Ia melangkaui soal wajar atau tidak wajar. Turunlah, baru kita akan faham. Selagi kita belum turun menyantuni dan memahami mereka, sebenarnya kita tidak layak untuk berkata apa-apa.