Lita inte pÄ februari utom nÀr din katt har ungar som bultar i snön.
[...]
Solen den hÀr mÄnaden vÄllar huvudvÀrk likt en Àngel som ger dig en örfil
Anne Sexton, The Awful Rowing Toward God (ur dikten De tolv tacksÀgelsernas mÀssa)
seen from Singapore

seen from United States

seen from Australia
seen from Singapore

seen from Singapore
seen from China
seen from TĂŒrkiye
seen from TĂŒrkiye
seen from TĂŒrkiye
seen from TĂŒrkiye
seen from TĂŒrkiye

seen from TĂŒrkiye
seen from United States
seen from Sweden

seen from United States

seen from Italy
seen from Netherlands
seen from TĂŒrkiye
seen from TĂŒrkiye
seen from TĂŒrkiye
Lita inte pÄ februari utom nÀr din katt har ungar som bultar i snön.
[...]
Solen den hÀr mÄnaden vÄllar huvudvÀrk likt en Àngel som ger dig en örfil
Anne Sexton, The Awful Rowing Toward God (ur dikten De tolv tacksÀgelsernas mÀssa)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch âą No registration required âą HD streaming
Februari: Tenang
Hari itu, waktu berjalan sangat cepat. Pagi, siang, lalu sore dan tibalah waktu mengantar ibuk pergi jauh. Aku menangis, tetapi lebih lagi kedua adikku. Mereka berdua sudah berusaha sampai ke bandara sesegera mungkin sebelum ibuk masuk ke pengecekan imigrasi, tetapi apa boleh buat, kedua adikku itu tidak sempat berpisah secara langsung dengan ibuk, selisih hampir satu jam.
Selama ini memang selalu aku, selalu kami yang pergi meninggalkan rumah dan ibuk setia menunggu kami pulang. Setiap hari. Aku tidak menyangka rasanya ditinggalkan jauh oleh seseorang yang selalu menyambut kita di rumah ternyata sesedih ini. Aku sudah menyiapkan diri beberapa bulan belakangan, tetapi tetap saja sedih itu tidak bisa dibendung. Bahkan ayah, untuk sepersekian detik aku menangkap wajah sedihnya. Hampir air matanya tumpah kalau saja aku tidak memprotesnya lebih dulu soal ibuk yang dibuat terburu-buru untuk segera masuk pengecekan imigrasi tanpa menunggu kedua adikku sampai di bandara.
Hari itu, libur panjang sebelum Ramadhan. Di saat orang-orang sibuk menghabiskan waktu bersama, kami malah berpisah. Di perjalanan pulang, di tengah obrolan supir taksi dan ayah yang mengomentari betapa macetnya jalan malam ini, aku melanjutkan menangis diam-diam. Membiarkan perasaan sesak dan sedih itu mengalir lewat air mata tanpa suara.
Sesampainya di rumah, aku memilih untuk tidur sendirian di ruang tengah, tempat dimana saat malam-malam sebelumnya dipenuhi dengan kehangatan sosok ibuk.
Tetapi hidup harus berjalan terus. Libur panjang pun usai dan Ramadhan kali ini kami jalani berempat saja. Rumah yang awalnya ramai, kini berubah sepi, bahkan ayah sempat bilang saat kami makan berbuka, "Ini pertama kalinya Ramadhan tidak bersama ibuk ya?" Yang kemudian kami jawab dengan diam.
Tetapi di balik semua sedih itu, Allah hadirkan kemudahan pula. Ibuk sampai dengan selamat di tempat tujuan, wajahnya terlihat sehat dan menikmati waktunya dengan lebih banyak me time di saat beberapa kali kami sempatkan untuk video call. Adikku lulus tes keahlian sebagai syarat terakhir untuk melanjutkan kerja di Saudi. Adikku yang lain diterima di program master dua negara Eropa barat. Ayahku, beberapa pekan lalu juga sudah ada kesibukan di tempat kerjanya yang baru. Kedua adikku yang lain beraktivitas dengan baik dan banyak membantuku mengurus rumah. Menariknya, ayah juga selalu membantu menyiapkan makanan, bebersih, dan mencuci piring. Kami seperti membentuk tim baru yang saling memahami dan mengisi.
Bersama sebuah kesulitan memang Allah sudah janjikan kemudahan-kemudahan. Lantas, aku meminta pada Allah hati yang tenang sehingga tidak terlalu senang dengan kenikmatan yang Allah berikan, juga tidak sedih maupun khawatir berlebihan atas ujian yang ada.
Kabar lain datang dari Aksar Amad. Dia mengabari kalau ada peluang kerja baru, tetapi masih dalam proses tender. Rencana-rencana lain pun bermunculan, mulai dari potensi kerja di Yunani, Polandia, hingga Norwegia. Yang jelas dia mau kerja di Eropa dan mendapat dual citizenship setelah tinggal beberapa tahun di negara barunya kelak.
Without (a secure) job, who will get married? Aku menghormati prinsipnya tentang pekerjaan yang mapan sebelum memutuskan menikah. Cara berpikir yang sejatinya sudah tepat dan menunjukkan sikap tanggung jawab. Sebagai perempuan, aku hanya perlu lebih sabar menunggu dan terus mendoakannya. Lagipula apa sih yang aku kejar?
Jika dia baik untukku, agamaku, dunia, dan akhiratku maka Allah akan mudahkan, dekatkan, dan limpahkan berkah. Insha Allah, aamin yaa Rabbal'alamin. Itu saja yang mau aku percayai dalam hati, dengan hati yang tenang.
Julreklamen kommer tidigare & tidigare för varje Är

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch âą No registration required âą HD streaming
Kalender Januari Februari 2026
Kalender Januari dan Februari 2026 menandai awal tahun Masehi yang sarat dengan perpaduan tiga sistem penanggalan sekaligus, yakni Kalender Masehi, Kalender Hijriyah, dan Kalender Jawa. Kedua bulan ini menjadi fase penting karena memuat hari libur nasional, peristiwa keagamaan besar, serta transisi spiritual yang bermakna bagi masyarakat Indonesia yang masih menjadikan kalender Hijriyah dan JawaâŠ
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim hujan ya
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi mulai November 2025 hingga Februari 2026.
Hingga akhir Oktober, sebanyak 43,8 persen wilayah Indonesia atau 306 Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim hujan. Pergeseran musim ini membawa peningkatan potensi cuaca ekstrem di berbagai daerah, seperti hujan lebat, angin kencang, petir, hingga ancaman siklon tropis dari arah selatan Indonesia.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, hujan kini mulai meluas dari wilayah barat ke timur Indonesia dan intensitasnya diperkirakan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan. âKita sedang memasuki periode transisi menuju puncak musim hujan. Masyarakat perlu waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama di wilayah selatan yang mulai terpengaruh sistem siklon tropis dari Samudra Hindia,â ujar Dwikorita dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (1/11).