19 Muharram 1448 Apakah harus....
Selalu begini?
Apakah setiap orang selalu merasa sendiri dan ketakutan saat berhadap-hadapan dengan ajal?
Show & Tell

Origami Around
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

izzy's playlists!
Lint Roller? I Barely Know Her

⁂

Discoholic 🪩
Game of Thrones Daily
will byers stan first human second

blake kathryn
he wasn't even looking at me and he found me
styofa doing anything
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
One Nice Bug Per Day
Jules of Nature

ellievsbear

JBB: An Artblog!

seen from Indonesia

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Germany

seen from United States
seen from Germany
seen from Uruguay

seen from Hungary
seen from Australia
seen from Romania
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
@hbachtinusa
19 Muharram 1448 Apakah harus....
Selalu begini?
Apakah setiap orang selalu merasa sendiri dan ketakutan saat berhadap-hadapan dengan ajal?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
27 Dhul- Hijjah 1447 Aroma - aroma....
Busuk itu
Menari tanpa malu - malu di atas kepala kita,
Ini bukan lagi sekedar tentang aroma pengkhianatan yang semakin anyir
Ini adalah bau - bau busuk dari kehancuran dan kematian itu sendiri!
Kita benar - benar telah terjerembab dalam gelap
Semua peringatan - peringatan dan nasihat - nasihat tak lagi bertaji.
Setiap persiapan akan bertumbukan dengan para Hakim di jalanan ini
Diam menjadi sebuah kebanalan yang fatal
Namun bergerak juga entah hendak menuju kemana
Kemudian bianglala yang berputar semakin cepat....
Bukan tentang kegembiraan dan penghiburan
Nyatanya kita semua diam - diam tengah menunggu
Tentang siapa yang akan terlempar keluar terlebih dahulu
13 Dhul - Hijjah 1477 Tentu saja....
Aku merindukan kawananku.
Sebab di hari - hari ini
Perjalanan tampak lebih gelap....
Arahnya kian tak menentu!
Siang berganti malam
Malam menjadi siang
Berputar sepanjang waktu....
Rasa - rasanya kesemuanya terasa sama
Ini tentu bukan semacam bentuk penyesalan apalagi pertanda untuk segera menyerah dan kalah saja.
Akulah yang memang telah memilih skenario ini....
Aku yang memang pantas terjerembab sendirian dibawah sini.
Sementara banyak orang yang turut tersakiti dan menderita dalam prosesnya
Ah! Sebuah perjalanan sialan....
Yang entah kapan bisa mencapai garis akhir itu.
Segala pertobatanku pun rasa - rasanya tak akan sanggup mengubah apapun....
Setiap rangkaian kesalahan terus membesar dan mengganda
Asal jangan teriak hidup si Jack!
29 Dhul- Qidah 1447 Terakhir kali....
Saya terjatuh!
Saya tersungkur....
Bayangan kematian sempat sekejap berkelebat di antara mata.
Namun sang Tuan dan Puan tetap tak peduli!
Perkara hancur!
Perkara mati!
Semua dikembalikan kepada saya yang seorang diri....
Maka sudahlah!
Aku akan tetap berusaha
Namun hanya dengan semampu-mampunya
Tidak dengan sekeras - kerasnya....
Demi apa dan demi siapa?
Toh apapun! Di mata mereka
Hasilnya akan selalu jauh dari sempurna
Masa depan akan semakin gelap
Suram mulai terasa dimana-mana
Jangan bilang aku hanya diam dan tak pernah mengingatkan....
Bila aku yang bodoh saja sudah menyerah dan pasrah
Mana mungkin kalian yang mengaku sebagai pengendali langit
Tak merasakan perubahan apa - apa di atas sana....
Lagipula belakangan ini aku mulai percaya lagi kepada Tuhan,
Perihal garis nasib yang memang telah ditentukan seadil-adilnya dari atas langit sana....
Menjadi besar dan kecil hanya perkara waktu
Mungkin bahkan tak pernah sesederhana putaran roda
Mungkin bukan tentang keabadian,
Mungkin bukan untuk bertahan....
Ntah mungkin untuk apa
Tapi masih ada setapak untuk dilangkahi
Ada lorong untuk melanjutkan sebuah perjalanan,
Pada semesta yang sekarat begini....
Untuk sementara bukankah ini saja sudah lebih dari cukup?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
24 Dhul- Qidah 1447 Bahwa setiap....
Polah - tingkah akan melahirkan semacam konsekuensi
Jelas aku yang paling tahu.
Bahwa kemungkinan ini semua adalah kesalahan
Lantas apa ada yang pernah benar?
Kata mereka pula, bisa jadi kali ini lebih fatal dari yang sudah - sudah....
Dan malah kutunggu fatal itu!
Bukan lantas ini menjadi semacam tantangan
Bukan pula hendak unjuk keberanian
Semua itu sudah terasa fana dan tawar bagiku....
Jujur saja, aku sudah lelah!
Keputusasaan yang sangat
Terjebak! Terbentur dalam tembok yang sebegitu dingin
Lagipula aku memang sudah berlubang disana-sini,
Rasa-rasanya sampai hembus nafas terakhirpun, aku akan terus berjihad!
Dengan semampu-mampunya aku
Sebab memang hanya cara ini yang kutahu
Aku tidak akan mengatakan bahwa aku yang paling baik,
Namun jelas bukan yang paling buruk....
Sialnya takdir tampaknya memang menyuratkan perjalanan yang sedemikian ini, terus bertarung tanpa bisa mengharapkan apa dan sesiapa
20 Dhul-Qidah 1447 di hari - hari....
Ini.
Semua berjalan seperti pengulangan - pengulangan saja,
Berputar - putar tanpa tahu hendak menuju kemana.
Makin skeptis terhadap masa depan,
Apa benar memang masih ada yang berharga di luaran sana?
Luka ini belum pulih,
Bahkan tidak pernah diijinkan untuk membaik
Aku sendiri seperti yang sudah - sudah
Sekedar bersikap pasrah saja....
Secara garis besar,
Ketakutan - ketakutan itu memang telah tiada.
Namun rasa rindu itu....
Dan kesepian - kesepian di bagian langit sini
Memang turut membuat gelap - gelap malam semakin pekat
16 Dhul-Qidah 1447 Aku sudah....
Terbiasa
Bergaul dengan segala jenis setan.
Penjahat - penjahat busuk macam mereka....
Menurutmu,
Mengapa aku memilih jalan yang begini....
Menghindar dari terang
Menuju ke sudut - sudut terpencil dunia
Namun begitulah,
Bahkan di tepi neraka begini
Bising pongah mereka
Masih saja terdengar....
Aku jijik terhadap mereka,
Percayalah!
Mereka sudah tidak mungkin berubah
Mereka tidak akan pernah menyesal
Apalagi bertobat....
Mereka akan terus begitu
Sampai umur menghentikan mereka
Tidak pernah ada Tuhan dalam alam pikiran mereka
Dan itulah satu - satunya kebenaran yang mereka yakini!
Sebab hati mereka memang telah lama membatu dan mati
09 Dhul-Qidah 1447 Semua terasa....
Semakin membingungkan,
Segalanya berubah
Semakin banyak perpisahan
Pada ketakutan - ketakutan yang tak terkatakan
Menjalar lembut dari dalam lubang kesunyian
Sementara sendirian, terkurung dalam gelap begini.
Aku semakin merindukanmu....
Dan sejatinya aku memang berhak
Namun tentu saja,
Setiao Asa berakhir sebagai angan
Yang tak menuju ke mana-mana
Sebab ternyata telah lama aku ditakdirkan
Untuk mati selama- selamanya
Dari dalam pikiran dan sanubari-mu
08 Dhul-Qidah 1447 Aku hanya....
harus lebih banyak berlatih,
Membiasakan diri.
Semua wajar saja
Sebab toh ini bukan suatu kesalahan
Lagipula apa itu salah ? Apa lagi itu benar?
Seluruh dunia yang tengah terbalik - balik begini
Pahlawan menjadi penjahat
Pengecut dianggap Ksatria
Para munafik adakah ahli Syiar
Sementara Setan - Setan menyaru sebagai para Suci
Aku hanya seorang pejuang yang terluka nan terlunta - lunta
Berkalung segala belenggu
Aku harus menyelamatkan diriku sendiri terlebih dahulu....
Berhenti menjadi setapak bagi orang - orang lain
Apalagi terhadap seluruh dunia,
Aku harus mulai dingin dan tak peduli.
Jelas ini lebih baik!
Daripada melacur dan berputar - putar di dalamnya

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
28 Shawwal 1447 Duka gelap....
Merayap perlahan.
Setan - Setan telah terbiasa menari liar dalam kepala
Terjebak dalam puing - puing dunia
Sebuah peradaban yang telah lama runtuh
Baiklah!
Kuakui kalo keberuntungan itu sifatnya tak pernah abadi,
Baiklah!
Kuakui kalo aku tidak pernah sepenuhnya lurus,
Dan kata mereka ini merupakan Salahku....
Benarkah demikian?
Maksudku,
Bagaimana jika ini bukan tentang kesalahan,
Bagaimana jika ini adalah rintihan?
Bagaimana jika ini adalah erangan?
Bagaimana jika ini adalah jeritan?
Dari seseorang yang memang tak sanggup lagi
Demi memikul dunia milik orang -orang disekitarnya.
Apa semua-nya tetap menjadi Salah?
Kemudian,
Bagi yang tetap menyembunyikan keegoisannya
Dalam selimut - selimut kemunafikan,
Bagaimana dia?
Ada yang bilang
Konon kesinisan dan keputus-asaan yang sangat ini memang diwariskan.....
Apakah dengan demikian, pada akhirnya aku akan terbang juga ?
22 Shawwal 1447 Ini bukan....
Tentang masa lalu,
masa sekarang, apa lagi masa depan
Aku hanya akan berkata bahwa Aku tahu! Aku masih ingat! Dan memang aku merasa mual namun toh! Dunia yang kita tinggali ini justru semakin menjijikkan dari hari ke hari!
Aku bukan orang baik dan kita semua selalu punya masa lalu....
Bila-pun kini....
Ketika berada pada titik akhir pertemuan,
Dan kau malah berada di puncak segala benciku....
Itu karena sejak awal kau lebih memilih untuk menyaru sebagai sahabatku,
Padahal aku tulus mengundangmu masuk dalam kawananku,
Lantas kau menusukku secara bertubi - tubi
DARI BELAKANG!
Menginjak kepalaku dan menjualku kepada sesama penyamun yang berani menjanjikan harga tertinggi
Semua hanya demi hiburan sesaat, seutas senyum! Semua hanya, berdasarkan pengakuanmu: sekedar khilaf lantaran merasa bosan
Manusia rendah bedebah sepertimu,
Apakah masih pantas mendapatkan bahkan secuil rasa hormat?
Bajingan yang paling Bajingan-pun tak pernah kuanggap senista ini.
Tampaknya benci ini akan kubawa sampai mati....
Sebab tentang hari depan, kita hampir sama
Cerita-mu sudah berakhir pada titik ini
Sementara cerita-ku makin mengabur dari hari ke hari....
Buanglah semua manusia penyebab sedihmu....
15 Shawwal 1447 Semua Pertarungan....
ini.
Hingga sejauh ini
Semua perjuangan ini....
Apakah memang tentang kita?
Apakah memang ini benar - benar pernah menjadi Cita - Cita kita?
Apakah kita memang berada pada titian jalan yang sama?
Apakah kita bahkan pernah berjalan beriringan?
Lantas mengapa selalu aku yang pada akhirnya mengerang
Lantas mengapa hanya aku yang dibuang dalam sunyi
Semua kegetiran, kehilangan dalam lorong - lorong gulita ini....
Tentu saja ini bukan sebuah protes
Bukan pula tentang usaha untuk mencari pengakuan semu,
Berkeluh - Kesah dan semacamnya
Hanya merasa heran, pada nilai - nilai kebenaran dan keyakinan yang kian memudar....
Mengapa bahkan di masa damai-pun....
Aku yang lagi - lagi di plot sebagai penjahat
Mengapa harus aku, si penuh nanah ini yang dipaksa untuk berkelahi laiknya anjing gila?
Langit semakin gelap, seluruh dunia serasa berputar
Anak - anak panah di tembakkan hampir dari Semua arah
Kepada aku yang benar - benar lelah
Pada apa - apa yang masih mereka sebut sebagai hidup
13 Shawwal 1447 Cita dan Harapan....
Mengabu terbakar oleh bujuk - rayu maupun janji - janji palsu....
Aku kelelahan....
Kau kelelahan....
Kita semua kelelahan....
Lantas ini semua demi apa?
Kau bikin tembok yang sebegitu tinggi
Lantas kini kau terjebak di dalamnya
Dengan apa pula aku akan menolongmu?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
09 Shawwal 1447 Kepada Hari....
Esok dan esoknya lagi,
Tak pernah sekalipun aku meragu
Namun bagaimana-pun ini sudah terlalu
Mesin ini makin terasa Aus disana - sini
Bersyukur sekalian menyesal
Sebab aku tak sempat benar - benar memilih
Berat di kanan berarti melukai yang kiri
Berat di kiri berarti menyakiti yang kanan
Ada pilihan lain tentu saja....
Menjadi yang dibenci oleh pihak kanan dan kiri,
Sebab aku ini memang terlalu asing bagi persekutuan manapun
Atau lebih baik lagi....
Matikan saja bidak yang salah takdir ini
Singkirkan saja segala yang terombang - ambing ditengah
Maka baik yang di kiri dan di kanan akan tetap stabil
Lupakan saja riak - riak yang memang tak berarti ini
08 Shawwal 1447 Tak Ingin....
Menyebut diri ini sebagai sang ahli
Sebab bayangkan! Betapa konyolnya jika memang ada ahli dalam hal terkhianati serta mengasihani diri?
Sayangnya pengalaman - pengalaman keji telah mengajarkan dengan sedemikian keras
Bahwa memang panji - panji kewaspadaan ini harus tetap dikibarkan!
Tidak ada tenang dalam malam - malam perang....
Apa - apa yang telah ditebarkan, baik ke atas langit maupun di dasar bumi tidak mungkin lagi dipungguti satu per satu
Dan terhadap dirinya....
Sudahlah! Bila dimasa lalu saja dia memutuskan untuk berdiam diri
Manalah mungkin dia berani kembali di masa - masa yang sedemikian krusial
Dia sekedar penghiburan....
Bukan pengharapan
Gawat sudah mengepung dimana - mana,
Tapi terhadapmu....
Aku tak bisa berbuat apa - apa lagi
Bukannya aku tak berusaha,
Bodohmu mungkin sekedar perkara takdir
Tapi bagaimana dengan keras kepala-mu?
Bagaimana dengan ketidak-pedulianmu yang teramat sangat?
Apakah kau bahkan juga mulai berpikir seperti para bajingan itu?
Bahwa kami ini sekedar setapak untuk diinjak - injak?