SMA dengan segala perintilannya #efekgabut #efekrindu #efekdilan #efekliburan #efekyanglaingalibur
seen from Argentina

seen from United States

seen from Australia
seen from United States
seen from Germany

seen from Russia
seen from United States
seen from Denmark
seen from Russia
seen from India
seen from Poland

seen from Russia

seen from Malaysia
seen from Kyrgyzstan
seen from Malaysia
seen from Türkiye

seen from Bangladesh

seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from China
SMA dengan segala perintilannya #efekgabut #efekrindu #efekdilan #efekliburan #efekyanglaingalibur

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
btw, aku ngapain di sini? 😶 #EfekGabut #RadaAbsurd #EfekKuKer #WeekendSeruAlaGue ✌😌 (at @ Athrium Sunshine Plaza Lobby Level BG Junction Surabaya)
Being stressed be like 👽👾👿💀 #art #gabut #threshold #efekgabut #holidayeffect (at Bungaran)
nggak semua orang baik itu bener
(Part 1)
dulu gue punya kaka tingkat (ya sekarang masih sih). gue nggak paham gimana awal kenalnya. gue inget waktu itu lagi nungguin temen di depan tangga sambil dengerin murattal
“maba ya?”
gue cuma angguk-angguk aja. sambil nyembunyiin hp yang lagi buka aplikasi quran
“udah berapa hafalannya dek?”
“dikit”, jawabku singkat
waktu itu emang baru kenalan, tapi dia udah cerita banyak hal, bahkan sampe minta kontak person. gue cuma bisa nyengir. baru kali ini ada kaka tingkat ga dikenal yang berani deketin ade tingkatnya yang dalam keadaan (gue pake jubah, jilbab lebar, helaw plis!)
“ini orang kok ga tau batesan yak?” dalam hati
beberapa bulan setelah itu, dia menawarkan diri untuk mengajariku tahsin quran sama temen-temen lainnya. em, sebenernya itu kebetulan sih. tapi mohon maaf, bukannya baper tapi malah ilfeel. gua paling nggak suka liat ikhwan yang ber’notabene’ al quran gituloh, eeh tapi ga punya muru’ah sama akhwat. gue emang cuek, dan gue nggak peduli mau dia berpikiran buruk tentang gue. jelasnya, gue ga demen sama model ikhwan begitu
parahnya, ternyata dia ga cuma deketin gue. setelah itu temen-temen gue juga.
“dih, mau aja sih kalian”
disitu gue ngerasa bangga banget jadi ‘cewe seterong’ yang nggak gampangan
setelah lebih dari setahun, entah kenapa sering ngelihat kaka itu ngajarin ade tingkat lainnya, ga cuma ade tingkat, kaka tingkatku yang ber’notabene’ quran juga. kalo ga gitu berduaan sama cewe. parah pokonya, parah. hampir semua dia embat, termasuk temen deket gue. lebih parahnya, temen gue ngerespon aja tuh padahal dia juga uda punya gebetan
“cukup tau”
tentang perasaan
semudah itukah manusia? semudah itukah rasa ketertarikan dengan lawan jenis? bahkan aku bersyukur, masih dapat berpikir jernih
gue selalu punya keyakinan bahwa laki-laki yang baik itu ga gampang terbar pesona. gue yakin, masih ada segelintir orang-orang yang senantiasa menjaga dirinya maupun orang-orang di sekitarnya
sampe sekarang gue masih tetep ilfeel, tapi bukan berarti gue benci ama tu orang. gua tetep ngomong kok, masih say hello, kadang juga dia ngajak ngobrol sedikit. tapi tetep aja ya, seorang gue mah sekalinya ilfeel bakalan terus ilfeel dan ga ada obatnya wkwk
IBRAH : tidak semua orang yang memiliki bacaan al quran yang bagus, adalah orang yang baik agamanya. kita bisa menilai dari cara seseorang tersebut memperlakukan orang lain. bagaimanapun, entah itu perihal belajar-mengajarkan, tetap saja laki-laki dan perempuan itu memiliki batasan. apalagi mengajarkan sesuatu yang bersifat sensitif (bisa menimbulkan efek melting dan baper gara-gara denger suaranya)
Dijual kue pukeran unyuu keju susu manis manis persatuannya harganya 1.500 rupiahh, bisa buat puasaan atau cemil cemil, bisa via antar minim pembelian 10 buah, makan 2 kue aja uda kenyang 😁 ....... @jl. Indrakila no. 1 surabaya . . . . . Open order mulai senin guys, lama sampenya bisa satu hari saja, kalo pesen banyak free ongkir guys #foodiest #jajananmurah #kue #cake #cookies #jual #makanan #makananrumahan #bikinsendiri #efekgabut (at Pacarkeling, Jawa Timur, Indonesia)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Aku harus bagaimana berjalan tanpa kamu apa dayakuuuuu🎶 #sumbang #fals #efekgabut #susahbobok #alay
happiness is... PIZZA . . . #homemade #efekgabut #perjuangan #tapienak (at Perum Joyo Grand Malang)
Resah
Clara masih berkutat dengan handphonenya, meski malam kian larut ia tak mempedulikannya. Sejak dua bulan yang lalu semuanya berubah, Clara ingin mengakhiri semuanya tapi hatinya tak dapat diajak berkompromi. Seharusnya, ia sudah melupakannya, melupakan kekasih yang meninggalkannya. Sekali lagi, hatinya belum rela mengikuti apa yang diinginkannya.
Sekadar melupakan, Clara mulai sering melakukan chatting-chatting singkat dengan teman-temannya. Menyibukkan diri dengan hal-hal yang sebenarnya tidak disukainya. Ia berpikir, sedetik jeda pun akan mengembalikan kenangan-kenangan bersama pria yang telah menguasai hati dan pikiran Clara.
Disamping usahanya, ada beberapa teman pria yang menaruh perhatian pada Clara. Awalnya, Clara sering mengabaikan pesan-pesan gombal atau bahkan perhatian yang dikirimkan padanya. Akan tetapi, untuk sekarang mungkin saatnya untuk mulai merespon, itung-itung juga sebagai usaha untuk menghilangkan kekasihnya yang sudah pergi.
Hari demi hari Clara lewati, tentu saja kenangan-kenangan itu masih menyertainya. Ah, dia sungguh kesal pada dirinya sendiri.Seringkali ia mengingat, seringkali juga ia berbicara tentangnya. Sahabatnya sudah kesal, kapan ia akan melupakan mantannya kalau ia terus mengungkit kisah cintanya yang jelas-jelas sudah berakhir? Alibi Clara hanyalah membuat mereka kesal “ Dengan seperti ini aku akan bahagia, setidaknya kalian mendengarku kalau aku masih mencintainya”. Mereka hanya bisa mengangguk mengiyakan tanda pasrah.
Seorang pria dari beberapa yang menaruh perhatian pada Clara, mulai mencuri hati Clara. Entahlah, Clara pikir dirinya sudah melupakan mantan kekasihnya. Ia mulai lembaran baru dengan pria itu, El begitu Clara memanggilnya. El mulai sering mengajak Clara pergi jalan-jalan, menonton tentu tak lepas dengan perhatian dan semua hal-hal baik yang membuat Clara percaya padanya. Sekali lagi, Clara pikir ia sudah melupakan mantan kekasihnya.
Sudah sekitar dua minggu Clara menjalin hubungan dekat dengan El. El sangat baik tak jauh dari mantan pacarnya dulu. Meskiipun tetap El belum sepenuhnya menghilangkan bayangan-bayangan Clara bersama kekasihnya dulu. Tapi ini lebih baik, setidaknya El bisa membuat Cara tersenyum. Tak ada kejanggalan pada awalnya, semua terlihat baik-baik saja El hanyalah El yang menyayangi Clara, katanya.
Hingga suatu hari, ia mendengar Fira salah satu teman sekelasnya menerima pesan dari Elfaro Tan, bahwa ia menyatakan cinta padanya. Elfaro, El, El...
Tidak ada yang berarti dalam hati Clara ketika mendengarnya, ia juga tidak membicarakan ini pada sahabatnya. Sehingga tak ada aksi heboh dari mereka, untuk melabrak El dan Fira atau hal bodoh semacamnya. Clara hanya bisa menghela nafas. Tidak ada sakit hati yang mendalam, atau rasa frustasi. Yang ada hanyalah sedikit kecewa pada keadaan yang tak mendukungnya. Hanya sedikit kecewa ya kecewa.
Malam sudah terlalu malam, pagi mulai menjelang. Namun, tak berhasil membiarkan Clara untuk menutup matanya. Ia terus saja menatap jendela, ditemani angin malam dan alunan musik dari salah satu band indie Payung Teduh. Clara berpikir keras, air matanya berlinang meninggalkan jejak dipipinya. Ia mengingat masa itu lagi. Hal yang lebih menyakitkan dari apa yang baru saja dia alami. Resah, gelisah hatinya sungguh pilu.
Clara mencoba menghela nafas kembali, kemudian sejenak menutup mata. Membiarkan air bening itu menetes kembali. Oh Tuhan, bagaimana ini? Senyuman pria itu muncul lagi, suaranya, belaiannya. Apa ini? Munafik, Clara masih saja mengingatnya, ia tidak lupa, ia masih menginginkan kenangan-kenangan itu kembali. Rindu. Clara masih membutuhkanya. Clara mengusap pipinya ia terlalu lelah, ia terlalu kecewa dengan harapannya. Mungkin ia harus tidur, menutup jendela dan mematiakan lampu. Ya, mungkin tidur bisa membuatnya lebih baik, setidaknya mimpi membuat dongeng hidupnya kembali sempurna.
Ia harap kekasihnya dulu dapat merasakan keresahannya kini. Andai, semoga saja...