Seringkali kebanyakan dari kita merasa pesimis setiapa kali muncul permasalahan yang berat menurut versi hidupnya, sehingga tak jarang mereka merasa terpuruk,depresi bahkan mengakhiri hidup di anggap sebagai solusi terbaik. Fenomena menyelasaikan masalah dengan cara mengakhiri hidup sudah menjadi trend masa kini untuk semua manusia lintas profesi bahkan artis kelas atas sekalipun. Padahal kehidupannya di sosial media selalu menawarkan kenyamanan, kemewahan, penuh cinta dan lain sebagainya. Namun tidak lama dari itu muncul pemberitaan bahwa artis ini dikabarkan meninggal akibat bunuh diri, diduga mengalami depresi berat dan bla..bla..bla..
Berbanding terbalik dari gambaran kehidupan yang dia bagikan dengan kehidupan nyata yang dia rasakan. Lalu apa yang kita bisa kita ambil dari fenomena tersebut adalah, setiap makhluk hidup yang bernyawa dan berakal pasti punya persoalan dalam kehidupanya. Lalu apa yang menjadikan kita seolah paling menderita sendiri? Menyendiri dalam kamar gelap di sudut kamar sambil meraung-raung dan akhirnya ada yg memilih jalan pintas sebagai pelarian narkoba dan bunuh diri misalnya.
Percayalah tuhan selalu menitipkan suatu ujian kepada hambanya sebagai cinta dan kasihnya untuk mengukur sebagaimana bentuk pengaplikasian cinta yang Allah berikan kepada kita. Allah mengetahui apa-apa yang ada di dalam diri manusia bahkan sampai di hati manusia itu sendiri, tentu Allah mengetahui sebagaimana kadar ujian yang tepat untuk hambanya tanpa memberatkan hamba yang dicintaiNya.
Lalu masihkah kita merasa susah dalam menjalankan hidup?
Merasa paling terpuruk, termiskin, termalang, tersakit, tersiksa dan ter-terlainya.
Cobalah membuka diri ketika memiliki masalah, sharing dengan teman, minta solusi agar kita tidak menjadi makhluk yang merugi. Karena setiap makhluk bumi juga mempunyai cerita sendiri dalam kehidupanya. Kita mengetahui ketika kita juga mendengar cerita dari orang tersebut, efeknya adalah kita akan dapati diri kita menjadi orang yang lebih bersyukur. Karena bisa jadi jika posisinya di rubah ke posisi kita belum tentu kita sanggup setegar dia.
Gantungkan semua harapan, keluh kesah, dan cerita bahagia kita kepada Allah. Semua yang terjadi dalam kehidupan kita sudah di rencanakan oleh Allah, berprasangka baiklah dalam segala hal.
Stop untuk merasa susah sendiri