Pada akhirnya, cinderella memang bersama dengan pangeran pujaannya, menikah dan bahagia selamanya.
Tapi,
Saat cinderella berlari keluar dari istana saat lonceng berdentang kencang, dengan gaun kemewahan yang perlahan sirna menandakan tengah malam tiba, bersembunyi ketakutan karena bermimpi untuk kehidupan yang lebih baik, lebih indah, lebih nyaman kedepannya.
Kamu tau, betapa putus asa nya cinderella?
Mencicipi pesta pora sekali, lantas kembali pada kehidupan lama, mimpi buruknya.
Cinderella termenung, ditemani tikus-tikus, temannya.
Ditemani sebelah sepatu kaca, sisa-sisa mimpinya. Masih memuja pangeran bagai pungguk merindukan bulannya.
Cinderella pada jam 2 malam itu.
Seberapa putus asanya dia?
Tapi, bukankah kamu juga pernah atau sedang jadi cinderella?
Maka yakinlah sekali lagi bahwa pagi akan tiba untuk kamu, cinderella.

















