Forelsket. Hasil penelitian di suatu universitas dunia bilang, setelah empat tahun seseorang jatuh cinta dengan orang lain, orang itu akan ngerasa jenuh dan mulai bosan. Tapi aku nggak yakin dengan validitas hasil penelitian itu.
RMH
i don't do bad sauce passes
Game of Thrones Daily
I'd rather be in outer space 🛸
Stranger Things
TVSTRANGERTHINGS
todays bird
cherry valley forever
Peter Solarz


oozey mess
Cosimo Galluzzi
dirt enthusiast

if i look back, i am lost


blake kathryn


seen from Malaysia
seen from United States
seen from Russia

seen from Canada

seen from Türkiye

seen from Germany
seen from Chile
seen from Colombia
seen from South Africa
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Germany
seen from Canada
@rtanjung
Forelsket. Hasil penelitian di suatu universitas dunia bilang, setelah empat tahun seseorang jatuh cinta dengan orang lain, orang itu akan ngerasa jenuh dan mulai bosan. Tapi aku nggak yakin dengan validitas hasil penelitian itu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sore, Istri dari Masa Depan
"Ada orang pernah bilang. Kenapa senja selalu menyenangkan. Kadang dia hitam, kelam, kadang dia merah merekah. Tapi langit selalu menerima apa adanya." -Jonathan
Mungkin sudah banyak yang menonton webseries ini. Indah, sederhana, dan sarat makna. Menceritakan Sore yang kembali ke masa lalu bertemu dengan Jonathan, suaminya jauh sebelum mereka berdua menikah. Intinya, Sore melakukan banyak hal agar Jonathan bisa ‘hidup’ lebih lama.
Pertama kali menonton webseries ini, aku berpikir dengan imajinasi layaknya mesin waktu di kartun Doraemon. Andaikan Sore tidak kembali ke masa lalu, apakah Jo akan tetap bertemu dengannya? Andaikan Sore telah kembali ke masa lalu, apakah Jo akan hidup lebih lama?
Karena Seumur Hidup Terlalu Panjang
Sebelum membahasnya, aku ingin berbagi sebuah kisah yang aku dapet dari beranda Line, dan dia juga dapet dari copas-an grup. Nyata atau nggaknya, kisah ini mengharuskan banget dan patut dijadikan pelajaran bagi manusia:
Cerai.
Sebenarnya baik atau buruk? Papa dan mama bercerai, hanya karena papa melemparkan puntung rokoknya ke dalam pot tanaman milik mama. Mamaku adalah seorang yang bahkan untuk ke depan rumah beli sayur pun akan berpakaian super rapi dan tampil cantik.
Waktu aku 12 tahun, papa dan mama bercerai, hanya karena, papa suka melempar puntung rokok ke dalam pot tanaman mama yang juga nggak begitu terawat. Tapi walau mama udah bilang berapa kali pun, papa tetap tidak berubah. Waktu teman-teman dan keluarga mama datang untuk mencegah, mama selalu menjawab, "Dia orang baik, cuman 1 hal aja aku gak bisa terima."
Nenekku marah besar waktu itu, nenek bilang sama mama, "Kamu itu terlalu pinter, jadi banyak ngurusin hal yang kayak gini." Di mata nenek, menantunya adalah seorang yang hebat, gentle, pintar cari uang dan bisa melindungi keluarga, malahan anak perempuannya sendiri dia nilai sangat egois dan nggak pernah peduli akan perasaan orang tua dan anak. Nenek juga gak ngerti kenapa mama selalu membesar-besarkan papa yang gak suka mandi, suka sembarangan lempar kaos kaki, gak punya waktu temenin mama, gak inget ulang tahun mama, hari pernikahan mereka. Walaupun ini termasuk kekurangan, tapi bukannya semua cowok memang kayak gitu, yah?
Aku masih ingat dengan jelas, waktu mama membawaku keluar dari rumah kami dulu, mama menangis dan berkata padaku, "Semoga kamu bisa mengerti mama, seumur hidup itu terlalu lama."
Waktu aku 16 tahun, papa tiriku datang, dia tidak tinggi dan segagah papa, wajahnya juga biasa aja, tapi memang penampilannya bersih dan senyumnya lembut, aku sendiri bahkan nggak merasa sebal dengan keberadaannya. Papa tiriku bisa membantu mama mengganti pot-pot tanaman yang sudah rusak, dia juga membelikan mama taplak meja baru dan satu set alat makan baru, dia membelikan mama sepasang sepatu putih yang sangat cocok dengan baju merah kesukaan mama. Bahkan, dia membelikan aku gantungan kunci cantik untuk mengganti gantungan kunci lama yang kusam. Papa tiriku akan memegang tangan mama dan pergi jalan-jalan sore bersama untuk melihat matahari terbenam, mereka akan pergi berdua melihat bunga di taman depan rumah dan akan memberi tahu mama setiap nama bunga itu. Bahkan papa tiriku akan membawa pulang beberapa tangkai ranting yang sudah jatuh dan menaruhnya di dalam sebuah pot lalu meletakkan di atas meja belajarku.
Mama sangat suka belajar masak, setiap kali mama masak resep barunya, papa tiri selalu mengajakku duduk di meja makan dengan rapi sambil menunggu mama menghidangkan makanannya dan mulai mengomentari makanan mama, mama selalu tersenyum.
Suatu kali, mama sakit dan dirawat di rumah sakit, waktu aku pergi ke sana, aku melihat ada satu buket bunga lily di sebelah ranjang mama. Di atas meja ada buah yang udah dipotong, sedangkan papa tiriku duduk di sebelah mama sambil membaca buku. Seorang ibu yang ada di ranjang sebelah selalu memandang ke arah mama dengan tatapan iri. Aku akhirnya mengerti apa yang dimaksud dengan "Seumur hidup itu terlalu panjang".
Pernikahan bukan cuma perlu dua orang yang baik, tapi perlu dua orang yang bisa merasa nyaman satu sama lain. Sama seperti membeli sepasang sepatu baru, kamu baru bisa merasa nyaman setelah kamu memakainya, gak cuma dengan melihat keindahannya saja.
Karena seumur hidup itu terlalu panjang, maka penting sekali untuk menikahi orang yang nyaman, bukan hanya orang yang baik. Setiap kita memiliki sifat berbeda, maka kita membutuhkan orang berbeda untuk melengkapi pernikahan kita.
Memang bercerai bukanlah hal yang seharusnya menjadi tujuan kita, kalau bisa menikah dengan orang yang tepat, kenapa harus mencoba dengan orang yang tidak tepat kemudian bercerai? Ternyata cinta saja tidak cukup, rasa nyamanlah yang diinginkan setiap orang.
Setelah membaca kisah itu, aku mengerti bahwa ‘mencintai dengan apa adanya’ bukan sebuah frasa yang sederhana. Kita perlu membedakan ‘apa adanya’ dengan 2 hal yang mirip tipis: takdir dan habbit. Contoh takdir: seseorang yang miskin, buruk rupa, tetapi memiliki hati ksatria, jika orang lain mencintainya itulah cinta yang murni apa adanya. Contoh habbit: seseorang yang tidak pernah mengubah kebiasaan buruknya seperti jarang mandi, jorok, suka berbohong-itu bukan hal yang patut untuk ‘dicintai apa adanya’. Karena, seharusnya dia wajib untuk berubah demi kebaikan dirinya sendiri.
Dan juga, mengeliminasi kebiasaan buruknya untuk kenyamanan orang yang ia cintai.
Cinta apa adanya, adalah mencintai ia sebagaimana takdirnya, dan mencintai ia sebagaimana ia memperbaiki dirinya untuk kebaikan bersama.
Karena seumur hidup terlalu panjang :)
Yogyakarta, 28 Mei 2017.
"Beyond the darkness there is light, beyond the ignorance there is wisdom." - Buddha • • 📷 by me. (di Borobudur Temple)
Our love, I like to think, was planned by the cosmos for it did happen so coincidentally and against all odds.
Bamon

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ibu.
Air matamu, Ibu, membuatku layu.
Tapi senyum dan bahagiamu,
Membuatku terpekur dalam rindu.
Ibu, terima kasih atas segala merdu,
dan kasih dalam hatimu.
ZÉphirine*
ZÉphirine:
Terbangun aku oleh dua belas dentang waktu
Kubuka mata, kucoba temukan bayangnya
Ia datang, cinta yang kugenggam dalam birama
Kusahut uluran tangannya,
Kami berdansa hingga lelah tiba
Aku tersenyum
Aku tertawa
Aku meracau
Aku menangis
Aku berteriak
Sebab bayangmu, adalah fana
Elang:
ZÉphirine,
Kecantikanmu adalah abadi
Seperti luka dalam hatimu
Yang sebabkan kau ada,
Di bangsal jiwa ini
Malam ini, kulihat tubuhmu berdansa lagi
Digerakkan oleh luka yang terpatri
Pada cinta menggila, tak pernah mati
Bolehkan kusentuh lukamu?
Untuk mengetahui siapa
Yang membuatmu mencinta
Sedalam jatuhnya jiwamu kini
Aku tersadar betapa terguncang hatinya
Nanar luka pada kerlingan airmata
Kosong,
Ada kerinduan tak terperi
Pada lenggangan dansa tubuhnya
ZÉphirine,
Ijinkan aku membantumu
Menata jiwamu sepenuh hati
Hingga tangismu hilang dari pipi
Dan senyum terkembang lagi
Meski bukan padaku kau mengilusi
ZÉphirine:
Adi, bayangmu bukan fana lagi…
Rakyan Widhowati Tanjung
*ZÉphirine, adalah salah satu karakter dalam Cerpen Minggu Harian Kompas tanggal 29 Juni 2014 yang berjudul Joyeux Anniversaire oleh Tenni Purwanti. Cerpen tersebut menceritakan ZÉphirine Drouhin, pasien rumah sakit jiwa yang dirawat oleh seorang perawat bernama Elang dengan sepenuh hati. ZÉphirine mengalami gangguan jiwa akibat lelaki yang dicintainya (Adi, seorang penyair yang sudah berkeluarga) pergi meninggalkannya. Puisi ini merupakan ilustrasi cerpen tersebut dan telah mendapatkan persetujuan oleh Tenni Purwanti. Ilustrasi oleh: Nora Fiona Humanika
Lazuardi Rindu
- Teruntuk Anselina Dwi Faerita Zai
Langit,
Kuceritakan padamu
Tentang luka dan nyala rindu
Pada kejora yang tertinggal di relung hatiku
Di senja kelabu
Masih kuingat perihnya itu
Yang tak pernah ia keluhkan padaku
"Tak apa," katanya, "Tak usahlah kau hiraukan aku."
Sembari menggenggam jemari tanganku tanpa ragu
Dan tersenyum, meneguhkan pikirku
Meski mega-mega mendung jadikanku ragu
Aku percaya, ia bertahan menawan pilu
Aku percaya, ia kuat melawan sendu
Hingga Tuhan tersenyum dari lazuardi putih biru
Melihat kejoraku, Ia tertegun oleh kuat rona jiwanya itu
Maka Tuhan mengasihinya, ingin segera bertemu
Rasanya getir, Langit.
Melihat Izrail menggugah sembilu
Memisahkan dunianya menuju
Keabadian terindah, tanpaku
Kau tahu, Langit,
Serasa semesta padamkan terangku
Mereguk gemuruh di ubun mega nafasku
Mengurai jerit tertahan dalam dadaku
Kejora itu,
Terkasih-kasih dalam hidupku
Teramat sayang dan membiusku termangu
Padanya, pelita asa berkepundan narwastu
Kepergiannya mendahuluiku
Untuk kembali pada-Nya itu
Membawaku pada kembara pilu
Di perbani pasang pelabuhan semu
Langit,
Sekarang kau tahu
Betapa luka ini menyeruak membiru
Betapa rindu ini meluas melagu
Langit,
Kumohon, atas nama seroja nestapa rindu
Tekurkanlah padanya sapaku
Pada masa matahari bersama altar lazuardi melaju,
Menyentuh di atas garis-garis cakrawala semu
Di senja kelabu itu.
Langit,
Padanya hatiku terpekur merindu.
"Aku masih ingat telah memberitahu kalian berdua bahwa aku terpaksa akan mengeluarkan kalian kalau kalian melanggar peraturan sekolah lagi," kata Dumbledore. Ron membuka mulut, ngeri. "Itu menunjukkan bahwa yang terbaik dari kita pun kadang-kadang harus menarik kembali kata-katanya," Dumbledore meneruskan, tersenyum.
Harry Potter and The Chamber of Secrets
Unlimited You
Setiap perempuan memiliki hak untuk berkarya, dengan medium apa pun itu. Setiap perempuan memiliki hak untuk menghidupkan karyanya, termasuk mengolah kemampuannya dalam berolahraga. Kamu perempuan dan suka lari? Just do it. Kamu perempuan dan suka parkour? Just do it. Kamu perempuan dan suka anggar? Just do it. Kamu perempuan dan suka boxing? Just do it. Kamu perempuan dan suka skating? Just do it. No matter what they say, just do it.
Saya sendiri berprinsip, di mana pun, kapan pun, agama apa pun, dan budaya apa pun, setiap perempuan memiliki haknya untuk berdikari dengan hal-hal yang bermanfaat untuk dirinya dan masa depannya, selama kegiatan apa pun itu tidak merugikan orang lain. Tetapi melihat social campaign terbaru dari Nike ini, saya memahami betul bahwa di luar sana masih banyak orang memandang ‘aneh’ para perempuan yang memiliki kemampuan lebih tersebut. Perhatikan video di atas, nggak sedikit kan tatapan cringe untuk perempuan-perempuan hebat tersebut?
Terkadang saya bertanya-tanya, seaneh apa sih dalam benak mereka tentang perempuan-perempuan yang berani ‘menghidupkan’ dirinya itu? Apa karena para perempuan tersebut memiliki kemampuan di atas rata-rata, memiliki hobi dan kesenangan yang tidak biasa, dan memiliki kegiatan yang pada jaman tempoe doeloe identik dengan laki-laki? Apakah budaya patriarki sebegitu membelenggunya pada para perempuan di sana?
“What will they say about you?
That you shouldn’t be here.
That this is not for you.
That this is not your sport.
Or maybe,
They will say that you are strong.
That no one can stop you.
That you will find your way.
That you are their equal.
That you amaze them.
Or maybe,
They will say that you will become something great.”
Saya bersyukur tinggal di negara ini, di mana saya memiliki lingkungan dan orang-orang yang mendukung aktivitas-aktivitas saya, terutama berlari. Dan saya berharap, setiap perempuan di luar sana mampu untuk menepis semua sterotip yang membelenggu kehidupan, cita-cita, aktivitas, dan hobi mereka. Karena pahamilah, kesetaraan gender bukan hanya melulu soal perempuan mampu mendapatkan apa saja, tetapi juga tentang kemerdekaan kata hati dalam menjalani impian setiap harinya tanpa sterotip itu sendiri. Unlimited you.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Heartbroken. May the force be with you.
She is one with the force, the force is with her.
Merenungi Seorang Kugy
Kata Keenan kepada Kugy, suatu hari.
“Menuliskah aku karena rasa, atau karena paksa?”
Saya teringat, ada satu adegan yang menohok bagi para penulis (dan pembaca tentunya) dalam novel Perahu Kertas-nya mbak Dee. Di scene itu, Kugy mentraktir geng-nya karena dapat honor cerpen melodramanya yang dimuat di majalah remaja. Ketika kedua sahabatnya ikut senang dan memberi selamat karena cerpen Kugy dimuat, ternyata Keenan tidak. Justru, Keenan bilang intinya, itu bukan tulisan “Kugy” yang Keenan kenal. “Kugy” yang Keenan kenal adalah seorang yang memiliki passion tinggi terhadap dongeng, imajinasi yang luar biasa, dan tidak fokus kepada penghasilan yang “diterima” hanya karena menulis cerpen cinta-cintaan seperti keinginan pasar.
Keenan adalah seorang yang idealis dalam memiliki passion. Dan karena itulah, ia mendorong Kugy untuk berani melihat “dunia” kepenulisannya. Dan saya rasa, seorang penulis tentunya benar-benar memahami situasi seperti apa yang dialami Kugy. Apa benar sudah menulis sesuai passion yang ada? Atau hanya karena tuntutan pasar?
Dua keadaan tersebut akan memberikan hasil yang jelas berseberangan arah. Saya pernah membaca novel yang (sepertinya) sang penulis memaksakan menulis buku itu tidak sesuai dengan hal yang disukainya. Hasilnya, saya tidak menemukan esensi yang berarti di dalamnya.
Ah, masak sih, apa mungkin bukan karena itu karya pertama sang penulis misalnya?
Hehe bisa jadi, tapi menurut saya sendiri tidak. Sebab, benar-benar beda banget deh. Saya pernah juga membaca novel teman blogger saya. Novel pertamanya. Dia menulis bukan karena “pasar”, tetapi karena hati. Bener-bener nyatu esensinya, meski masih berputar-putar sedikit.
Wah kok saya terkesan nge-judge ya? Hihi.
Enggak kok. Ini juga buat refleksi saya sendiri :)
No one can predict the future. If you think it's good for you, then do :)
Azka Thena
Ada beberapa wisatawan asing yang naik dari Probolinggo dan membawa sebuah sangkar ukuran cukup besar. Sangkar itu diletakkan begitu saja di ruang kecil antar gerbong. Petugas keamanan dan KP yang kebetulan melintas untuk mengecek tiket akhirnya memanggil wisatawan tersebut. Saya yang kebetulan duduk di dekat pintu mendengar obrolan dua pihak cenderung tidak nyambung. Akhirnya saya menawarkan bantuan. “Mbak bisa nerjemahin bule ini ngomong apa? Bantu kami juga untuk mengurus pengiriman sangkar ini via kereta barang”. Akhirnya saya turun di Probolinggo dan menuju tempat pengiriman. “Saya harus bayar?”, katanya. Saya mengangguk. Dia menolak. Saya cepat-cepat mengeluarkan dua lembar lima puluh ribu agar lekas diurus. Kereta berhenti agak lama untuk menunggu kami yang mengurus barang. Tiba-tiba wisatawan asing tadi mengambil uang di meja dan menyerahkan pada saya. “Kamu tidak perlu bayar, saya rela sangkar ini ditinggal saja disini”. Dengan wajah sedih ia kembali ke gerbong. Tak lama kemudian ia menghampiri tempat duduk saya. Memeluk saya di hadapan penumpang gerbong lima. “Thank you so much”. Mata cantiknya berkaca-kaca.
***
Saya menulis pesan di secarik kertas untuk wisatawan itu. Selain meminta maaf karena tidak bisa melakukan nego dengan pegawai kereta, saya juga menitipkan pesan agar ia menghubungi saya jika butuh bantuan lagi. “Hai”, sapanya. Ia kembali ke tempat saya duduk. “Boleh minta foto denganmu? Kenalin juga ini dua anak saya”. (Sumprit udah punya anak? ~~ keliatan masih cantik kayak mbak mbak). Dan ….eaaa ….eaaa. Popotoan di dalem kereta diliatin orang banyak Hampir juga ia turun di Wonokromo. “Boleh liat tiketmu?”, saya meminta. “Kamu turun di Gubeng. Bukan Wonokromo”. Akhirnya ngobrol ngalor ngidul sambil menunggu tiba di Gubeng. “Saya senang di Jawa. Kemarin ke Banyuwangi, Jember, Probolinggo. Orang jawa ramah. Tapi saya kesusahan berkomunikasi. Terima kasih. Kamu baik kepada saya. Saya hanya bisa bilang "terima kasih” “sama sama” “aku cinta kamu”. Hahaha". Tiba-tiba anak lelaki terkecilnya menyahut. “Aku cinta kamu”. (Dek. Kamu berondong ).
Kami berpisah di Gubeng. Sebelum mereka turun, saya setengah berteriak “Aku cinta kamu”. Mereka tertawa bahagia saat menyadari sedang saya goda ❤❤❤
Cerita ini buat @rakyanwidhowati
best gift ever. makasih mbak chol, inspirasinya ❤
Astro?
“Astro?” tanyaku dalam renungan. Membuatku membeku pada pikiran. Meranggaskan hatiku, sebab cita dan cinta tak sejalan.
Seberapa besarnya aku mencintai astronomi, aku tau aku tak akan pernah bisa merasuk ke dalamnya. Sebab aku telah memilih, bahwa aku mencintai astronomi dalam diam dan awam.
“Astro, kau mimpi dalam bayang-bayang masa kecilku. Menjadi dirimu adalah impianku, tapi bukan berarti aku mampu. Astro, aku mencintaimu, dalam diamku hingga akhir hayatku. Astronomi..”
Dan aku mencintaimu sedemikian besarnya, maka aku akan menamakan putri kecilku di masa mendatang, Andromeda.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kadang, aku perlu seperti itu.
Jika anak-anak di jamanku SD dulu punya mimpi jadi guru, dokter, polisi, pengacara, aku tidak demikian. CIta-citaku sewaktu kecil adalah menjadi seorang astronot dan ilmuwan. Sebabnya? Aku juga tidak tahu mengapa. Tapi yang pasti, sewaktu aku seumuran anak SD, bacaanku adalah ensiklopedia. Dari ensiklopedia tubuh manusia, sains, penemu-penemu, sejarah kuno, hingga astronomi.
Semua anak-anak menertawakannya. Namun, hanya satu orang yang percaya pada mimpiku dan aku bisa meraih itu, teman sekaligus anak yang suka bully haha, Candy Arisonya namanya.
At least, aku tidak menyesali apa yang aku pilih sekarang.
Hanya saja, terkadang kau berpikir. Jika aku punya banyak waktu untuk mendengarkan hatiku dan menutup telinga terhadap mereka yang memiliki dogma-dogma ataupun pemikiran terkotak-kotak, mungkin segalanya akan terasa lebih nyata dalam hidupku.