Hidup yang Mati
kita hidup lagi pagi ini di tengah suasana yang mati
tidak terasa lagi manis di tengah kue yang dibagi-bagi
ketika ketulusanΒ undervalue dan kepicikanΒ over-rating untuk apalah jika yang hanya dihargai adalah yang lain
kita hidup di tengah suasana yang mati tawa yang ditampilkan adalah tangis tersembunyi keakraban berarti suatu proyek atau βtolong atur apalah ituβ bukan kesediaan untuk berbagi yang tak perlu ada nilainya
untuk apa aku memikirkan orang-orang nun jauh di sana? kalau orang-orang dekat sini bahkan tak punya waktu menjawab salamku?
dapatkah kita menghadiahkan kedamaian dengan hati yang rusuh?
hampir-hampir aku menyalahkan Tuhan ternyata laknat bukan untuk para pembantai saja tapi untuk semua yang menyetrika pakaian dengan sangat rapi setiap pagi demi hidup dengan berserah-riang-gembira di dalam hegemoni mereka
dan angka-angka adalah taghut baru pengganti kejernihan yang sudah pasti disangka bohong dan mengaku-ngaku dan jabatan diterima karena dizalimi, koneksi, anak siapa, atau rapor yang entah wujudnya _________
Rio Pale | Bandung 22 Juni 2026













