"Boleh punya Plan A sampai Z…
Tapi tetap harus dibarengi Plan Y"
Bonus in doa:
“Yaa Allah, ridhoi dan berkahi setiap langkah usahaku untuk mencapai segala hal baik yang aku tuju”
🤲
One Nice Bug Per Day
Lint Roller? I Barely Know Her

gracie abrams
Today's Document
$LAYYYTER



shark vs the universe

titsay
d e v o n
Misplaced Lens Cap

blake kathryn

★
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

Discoholic 🪩
TVSTRANGERTHINGS

Kiana Khansmith
𓃗
almost home

seen from Uruguay

seen from Australia

seen from United States
seen from United States

seen from India
seen from Germany

seen from United Kingdom
seen from Dominican Republic

seen from Italy

seen from Ecuador
seen from United States

seen from Croatia

seen from Uruguay
seen from Canada
seen from Brazil

seen from United States

seen from Italy

seen from United Kingdom

seen from Türkiye
seen from Israel
@enambelaseptember
"Boleh punya Plan A sampai Z…
Tapi tetap harus dibarengi Plan Y"
Bonus in doa:
“Yaa Allah, ridhoi dan berkahi setiap langkah usahaku untuk mencapai segala hal baik yang aku tuju”
🤲

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ada orang mampu move on dengan cara melupakan, tapi penulis?
Penulis tidak benar-benar melepaskan, kerana setiap rasa yang pernah singgah, akan hidup semula dalam tulisannya.
Orang lain mungkin sudah lama pergi, sudah bahagia dengan hidup baru, sudah tidak lagi memikirkan tentang apa yang pernah terjadi.
Tetapi si penulis… masih menyimpan semuanya di celah ayat, di balik metafora, di dalam perenggan yang ditulis lewat malam saat seluruh dunia sedang tidur.
Dan mungkin itu takdir paling menyakitkan bagi seorang penulis dia tidak hanya mengingati seseorang, dia mengabadikannya.
Perasaan itu mungkin akan pudar sedikit demi sedikit. Lukanya mungkin tidak lagi berdarah seperti dulu. Tetapi kenangan itu? ia akan tetap tinggal.
Kerana once rasa itu sudah menjadi tulisan, ia tidak lagi hidup hanya di dalam hati. Ia sudah menjadi sesuatu yang kekal.
Dan suatu hari nanti, walaupun penulis itu sudah tiada, tulisannya masih akan dibaca. Masih akan disentuh hati-hati manusia lain.
Dan di situlah, cinta yang tidak pernah benar-benar dilepaskan itu… akan terus hidup.
Sama seperti anak kecil yang ketika menangis pengen ditenangkan dengan cara dipeluk atau ditemani dengan cukup hadir, anak usia dua, tiga, empat, - puluhan tahun, ternyata juga begitu (kan?). Tapi tidak semuanya bisa mengakui sedih. Sebab detik ketika anak-anak menjadi manusia dewasa, sedih berarti lemah (kan?), dan menangis berarti cengeng. Padahal sebaliknya. Seseorang cukup kuat untuk mengeluarkan air mata. Sedangkan yang tidak mampu, berpura-pura terus kuat (kan?).
Segala puji bagi Allaah, Rabb yang tidak menutup pintu-Nya bagi hamba yang kembali, meski ia datang dengan langkah yang tertatih dan hati yang penuh noda.
Wahai jiwa, jangan engkau kira jatuhmu yang berulang adalah tanda bahwa engkau ditolak. Justru di situlah terlihat betapa engkau masih dicintai, sebab masih diberi kesempatan untuk menyesal, untuk kembali, untuk memperbaiki.
Allaah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
"Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang."
(QS. Az-Zumar: 53)
Dosa mungkin terulang, namun rahmat Allaahh tidak pernah berkurang.
Jangan tunggu menjadi sempurna untuk kembali. Kembalilah dalam keadaan terluka, dalam keadaan lemah, bahkan dalam keadaan berdosa. Karena Allaah tidak meminta kesucian yang tanpa cela, tetapi hati yang mau pulang.
Jika hari ini engkau jatuh lagi, maka jadikan itu alasan untuk sujud lebih lama, untuk berdoa lebih dalam, untuk mengetuk pintu-Nya lebih sungguh-sungguh.
Dan ketahuilah, selama engkau masih mengetuk, selama itu pula pintu rahmat tidak akan pernah tertutup.
Ada sela di antara takbir
suara imam itu jatuh pelan, persis seperti nadanya dulu. Yang pernah aku dengar tanpa jeda, yang kini cuma berani kusebut: rindu.
Aku tahu dia
lelaki yang menjaga langkahnya dari yang haram, yang ragu menyentuh yang syubhat, yang menggenggam lelahnya sendiri lalu menyebutnya kerja keras, bukan keluhan.
Kemarin,
ia sempat mengetuk diam-diam, lewat layar. Namanya muncul, dan aku memilih menjadi asing. Bukan karena tak ingin,
tapi karena takut. takut seseorang yang kupunya sekarang menangkap bayangannya di mataku.
Dan hari ini,
di antara gema takbir yang tak selesai-selesai, aku justru sibuk mengulang penyesalan:
kenapa waktu itu aku tak menjawabnya, meski hanya satu kata yang jujur, meski sederhana.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ternyata, sedingin apa pun kita mencoba mengunci pintu, hati tetaplah sebuah rumah yang rindu diketuk.
Sejak badai tahun 2022 itu, aku memilih untuk mematikan lampu, menutup rapat jendela, dan memangkas habis jalan setapak menuju duniaku. dan melanjutkan pengobatan ke psikiater. Saat itu, aku benar-benar ingin menjadi hantu; hilang dari majelis ilmu, lenyap dari hiruk-pikuk manusia. Aku hanya menyisakan dua celah kecil untuk dua orang teman itu pun hanya hal utk hal urgent.
Namun, sore tadi, takdir datang mengetuk lewat salah satu dari mereka. Ia datang meminjam termogun untuk ibunya yang sakit. Sebelum ia melangkah pulang, sebuah percakapan kecil membuka kotak pandora yang selama ini kupendam. Aku bertanya tentang kabar teman-teman di luar sana.
Mereka baik," jawabnya tenang. Namun, kalimat berikutnya adalah sembilu yang manis: "Mereka selalu menanyakanmu. Setiap kali bertemu, namamu tak pernah absen disebut. Mereka ingin sekali datang, tapi mereka menghargai batas yang kamu buat. Mereka takut lancang karena kamu bilang tak ingin dikunjungi.
Seketika, benteng yang kubangun bertahun-tahun runtuh. Aku yang merasa sudah "baik-baik saja" dalam kesunyian, mendadak kehilangan kata-kata.
Ternyata, di luar sana, aku tidak dilupakan.
Ternyata namaku masih disebut.
Ternyata ada kursi yang tidak diganti meski lama kosong.
Ternyata aku tidak sepenuhnya ditinggalkan.
aku hanya diberi jarak, karena mereka menghormati lukaku.
Dan entah kenapa, dadaku yang sudah terasa tenang itu kembali basah.
Bukan karena sedih.
Tapi karena tahu ada orang-orang yang tetap menyisakan ruang untukku pulang.
Auto speechless.
Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, aku tidak merasa ingin bersembunyi.
Aku bilang, mungkin sudah waktunya kita meetup.
Tidak harus lama.
Tidak harus seperti dulu.
Cukup saling melihat dan tahu:
kita masih ada.
Kadang yang kita butuhkan bukan nasihat,
bukan ceramah,
bukan solusi.
Kita hanya ingin diyakinkan
bahwa ketika kita menutup pintu,
ada yang tetap berdiri di luar,
tidak memaksa masuk,tapi juga tidak pergi.
Gorontalo, 21 Februari 2026
Sebelum hati dan kepalaku sekeras ini, aku pernah menjadi lembut dan tenang. Aku harap dapat lekas kembali pada diriku yang itu, meski sayangnya tidak dalam waktu dekat.
“Menyimpan dendam itu seperti menggenggam bara api dengan maksud melemparkannya kepada orang lain. Yang pertama kali sakit terbakar, tetap saja diri kita sendiri.”
—
Maafkan mereka yang menyakitimu bukan karena mereka pantas untuk dimaafkan..
Tetapi karena kamu pantas mendapatkan ketenangan jiwa.
"Nak, memang tidak semuanya harus berbalas..."
Tak semua senandung harus menemui gema, tak semua seruan akan dibalas oleh gaung yang merdu. Ada doa yang terbang tinggi, memecah langit dengan rindu, namun layu sebelum sempat mencapai singgasana-Nya. Ada pinta yang mengalir, lembut seperti sungai, namun tenggelam di pusaran sunyi yang tak berbatas. Tidakkah kau mengerti? Tidak semua yang kita titipkan pada malam, akan sampai pada bintang.
Kita ini, makhluk yang menabur harap seperti petani menebar benih di ladang yang asing. Tapi apakah setiap bibit mesti tumbuh? Tidak semua tanah ramah, tidak semua musim bersahabat. Ada yang jatuh di tanah tandus, diserap oleh hampa, lalu menguap menjadi angin tanpa arah.
Dan bukankah hujan pun tak selalu menjadi berkah? Di tempat yang kering, ia adalah nyawa. Namun, di bumi yang telah basah, ia bisa menjadi beban. Begitu pula doa, ia tak selalu menjelma jawaban. Kadang, ia hanya menjadi riak kecil di lautan takdir, tak cukup kuat untuk mengubah arus.
Tuhan, yang Maha Mendengar, kadang memilih diam, bukan karena lupa, tapi karena tahu. Ia tahu kapan kita perlu dilimpahi, kapan kita mesti belajar kekurangan. Sebab, tidak semua kehilangan adalah celah, dan tidak semua penolakan adalah luka.
Maka, jika pinta kita seperti embun yang terhapus mentari sebelum sempat menyentuh bumi, mungkin bukan karena ia sia-sia, melainkan karena Tuhan sedang menyusun hujan di waktu yang lebih tepat. Jika doa kita seperti burung yang terbang, hilang di cakrawala tanpa arah, mungkin ia sedang mencari sarang yang lebih baik untuk hinggap.
Tidak semua yang tak berbalas adalah penolakan. Kadang, ia adalah cara semesta mengajarkan ikhlas tanpa syarat, dan keyakinan tanpa perhitungan. Sebab, cinta yang tulus pun tak selalu harus diterima. Dan di situlah, manusia belajar bahwa berharap adalah seni mencintai, bahkan ketika jawaban tak pernah datang.
Seringkali aku salah mengira.
Aku pikir, kemuliaan itu terletak pada seberapa banyak buku yang kulahap, seberapa fasih lidahku mengutip dalil atau seberapa tinggi tumpukan gelar yang berderet di belakang namaku. Aku sibuk membangun perpustakaan megah di dalam kepalaku. Aku menumpuk teori, menghafal rumus dan mengoleksi hikmah orang-orang bijak. Hingga kepalaku penuh, sesak dan berat. Dan dengan isi kepala itu, aku mulai merasa lebih tinggi dari orang lain.
Namun, aku lupa pada kaidah yang paling keramat. Ilmu yang mengendap di kepala tanpa mengalir ke tangan dan kaki, hanyalah racun. Ia akan membusuk menjadi kesombongan.
Apa gunanya aku tahu letak surga, jika kakiku enggan melangkah ke arah sana?
Apa gunanya aku hafal ribuan hadis tentang sedekah, jika tanganku masih gemetar saat hendak merogoh saku?
Apa gunanya aku paham teori sabar, jika emosiku meledak hanya karena hal sepele?
Jika ilmu hanya berhenti di kerongkongan, maka aku tak ubahnya seperti kuldai (keledai) yang memanggul kitab-kitab tebal di punggungnya. Membawa beban berat ilmu, namun tak merasakan sedikitpun manfaatnya.
Kaidah tertinggi ilmu bukanlah "Hafal", melainkan "Amal".
Ilmu itu bukan untuk didebatkan di ruang seminar yang dingin, tapi untuk dibumikan di jalanan kehidupan yang berdebu.
Tuhan tidak akan bertanya seberapa rapi catatan di bukumu. Tuhan akan bertanya "Mana jejak kakimu?"
Sebab pada akhirnya, sebodoh-bodohnya manusia adalah mereka yang tahu jalan pulang, tapi memilih untuk duduk diam dan mati dalam kesesatan teorinya sendiri.
"Ilmu tanpa amal adalah pohon tanpa buah, ia tumbuh gagah menjulang ke langit, namun mandul tak memberi manfaat bagi bumi yang memijaknya."
@clichemistry

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
100 PERINTAH ALLAH PADA MANUSIA YANG TERCATAT DI DALAM QURAN
Jangan berkata kasar. (QS 3 – Ali Imran : 159)
Tahanlah marah. (QS 3 – Ali Imran : 134)
Berbaiklah kepada orang lain. (QS 4 – An Nisaa’ : 36)
Jangan sombong dan congkak. (QS 7 – Al A’raaf : 13)
Maafkanlah kesalahan orang lain. (QS 7 – Al A’raaf : 199)
Berbicaralah dengan nada halus dan bersopan. (QS 20 – Thaahaa : 44)
Rendahkanlah suaramu. (QS 31 - Luqman : 19)
Jangan mengejek orang lain. (QS 49 – Al Hujuraat : 11)
Berbaktilah pada orang tua (ibu bapak). (QS 17 – Al Israa’ : 23)
Jangan mengeluarkan kata yang tidak menghormati orang tua ( ibu bapak). (QS 17 – Al Israa’ : 23)
Jangan memasuki kamar pribadi ibu bapak tanpa izin. (QS 24 – An Nuur : 58)
Catatlah hutang-hutangmu. (QS 2 – Al Baqarah : 282)
Jangan mengikuti orang secara membabi buta. (QS 2 – Al Baqarah : 170)
Berikanlah lanjutan waktu bila orang yang berhutang kepadamu dalam kesempitan. (QS 2 – Al Baqarah : 280)
Jangan makan riba’/membungakan uang (QS 2 – Al Baqarah : 1)
Jangan melakukan korupsi) (QS 2 – Al Baqarah : 188)
Jangan ingkar atau melanggar janji (QS 2 – Al Baqarah : 177)
Jagalah kepercayaan orang lain kepadamu (QS 2 – Al Baqarah : 283)
Jangan campur adukan kebenaran dengan kebohongan (QS 2 – Al Baqarah : 42)
Berlakulah adil terhadap semua orang (QS 4 – An Nisaa’ : 58)
Tegakkanlah keadilan dengan tegas (QS 4 – An Nisaa’ : 135)
Harta yang meninggal harus dibagikan kepada anggota keluarga (QS 4 – An Nisaa’ : 7)
Wanita memiliki hak waris (QS 4 – An Nisaa’ : 7)
Jangan memakan harta anak yatim (QS 4 – An Nisaa’ : 10)
Lindungi anak yatim (QS 2 – Al Baqarah : 220)
Jangan memboroskan harta dengan sewenang-wenangnya (QS 4 – An Nisaa’ : 29)
Damaikanlah orang yang berselisih (QS 49 – Al Hujuraat : 9)
Hindari perasangka buruk (QS 49 – Al Hujuraat : 12)
Jangan memfitnah orang (QS 2 – Al Baqarah : 283)t
Jangan memfitnah orang (QS 49 – Al Hujuraat : 12)
Gunakan harta untuk kegiatan social (QS 57 – Al Hadid : 7)
Biasakan memberi makan orang miskin (QS 107 – Al Maa’uun : 3)
Bantulah orang fakir yang berada di jalan Allah (QS 2 – Al Baqarah : 273)
Jangan menghabiskan uang untuk bermegah-megah (QS 17 – Al Israa’ : 29)
Jangan menyebut-nyebut tentang sedekahmu (QS 2 – Al Baqarah : 264)
Hormatilah tamu anda (QS51AdzDzaariyaat26)
Perintahkan kebajikan setelah kita melakukannya sendiri (QS 2 – Al Baqarah : 44)
Jangan berbuat kerusakan di muka bumi (QS 2 – Al Baqarah : 60)
Jangan menghalangi orang datang ke masjid (QS 2 – Al Baqarah : 114)
Perangilah mereka yang memerangi mu (QS 2 – Al Baqarah : 190)
Jagalah etika perang (QS 2 – Al Baqarah : 191)
Jangan lari dari peperangan (QS 8 – Al Anfaal : 15)
Tidak ada paksaan untuk memasuki agama (Islam) (QS 2 – Al Baqarah : 256)
Berimanlah kepada para Nabi (QS 2 – Al Baqarah : 285)
Jangan melakukan hubungan intim di saat haid (QS 2 – Al Baqarah : 222)
Susuilah anak-anakmu selama dua tahun penuh (QS 2 – Al Baqarah : 233)
Jauhilah hubungan intim di luar nikah (QS 17 – Al Israa’ : 32)
Pilihlah pemimpin yg pantas. Pilihlah pemimpin berdasarkan ilmu dan jasanya (QS 2 – AlBaqarah : 247)
Jangan membebani orang di luar kesanggupannya (QS 2 – Al Baqarah : 286)
Jangan mau dipecah belah (QS 3 – Ali Imran : 103)
Renungkanlah keajaiban dan penciptaan alam semesta ini (QS 3 – Ali Imran 3 :191)
Lelaki maupun wanita mendapat balasan yang sama sesuai perbuatannya (QS 3 – Ali Imran: 195)
Jangan menikahi mereka yang sedarah denganmu (QS 4 – An Nisaa’ : 23)
Keluarga harus di-imami oleh seorang lelaki (QS 4 – An Nisaa’ : 34)
Jangan pelit (QS 4 – An Nisaa’ : 37)
Jangan iri hati (QS 4 – An Nisaa’ : 54)
Jangan saling membunuh (QS 4 – An Nisaa’ : 92)
Jangan membela ketidakjujuran atau kebohongan (QS 4 – An Nisaa’ : 105)
Jangan bekerja-sama dalam dosa dan kekerasan (QS 5 – Al Maa-idah : 2)
Bekerja samalah dalam kebenaran (QS 5 – Al Maa-idah : 2)
Mayoritas bukanlah merupakan kriteria kebenaran (QS 6 – Al An’aam : 116)
Berlaku adil (QS 5 – Al Maa-idah:8)
Berikan hukuman untuk setiap kejahatan (QS 5 – Al Maa-idah : 38)
Berjuanglah melawan perbuatan dosa dan melanggar hukum (QS 5 – Al Maa-idah : 63)
Dilarang memakan binatang mati, darah dan daging babi (QS 5 – Al Maa-idah : 3)
Hindari minum racun dan alkohol (QS 5 – Al Maa-idah : 90)
Jangan berjudi (QS 5 – Al Maa-idah : 90)
Jangan menghina keyakinan atau agama orang lain (QS 6 – Al An’aam : 108)
Jangan mengurangi timbangan untuk menipu (QS 6 – Al An’aam : 152)
Makan dan minumlah secukupnya (QS 7 – Al A’raaf : 31)
Kenakanlah pakaian yang bagus di saat sholat (QS 7 – Al A’raaf : 31)
Lindungi dan bantulah mereka yang meminta perlindungan (QS 9 – At Taubah:6)
Jagalah kemurnian (QS 9 – At Taubah : 108)
Jangan pernah putus asa akan pertolongan Allah (QS 12 – Yusuf : 87)
Allah mengampuni orang yang berbuat dosa kerana kebodohannya (QS 16 – An Nahl : 119)
Berserulah/ajaklah kepada jalan Allah dengan cara yang baik dan bijaksana (QS 16 – AnNahl : 125)
Tidak ada seorangpun yang menanggung dosa orang lain (QS 17 – Al Israa’ : 15)
Jangan membunuh anak-anakmu kerana takut akan kemiskinan (QS 17 – Al Israa’ : 31)
Jangan mengikuti sesuatu yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentangnya (QS 17 – AIsraa’ : 36)
Jauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak bermanafaat (QS23–Al Mu’minuun:3)
Jangan memasuki rumah orang lain tanpa izin pemilik rumah (QS 24 – An Nuur : 27)
Allah menjamin balasan kebaikan hanya kepada mereka yang percaya kepada Allah (QS 24 – An Nuur : 55)
Berjalanlah di muka bumi dengan rendah hati (QS 25 – Al Furqaan : 63)
Jangan melupakan kenikmatan dunia yang telah Allah berikan (QS 28–Al Qashash : 77)
Jangan menyembah Tuhan selain Allah (QS 28 – Al Qashash:88)
Jangan terlibat dalam homosexual (QS29–Al ‘Ankabuut : 29)
Berbuat baik dan cegahlah perbuatan munkar (QS 31 - Luqman : 17)
Janganlah berjalan di muka bumi dengan sombong (QS 31 - Luqman : 18)
Wanita dilarang memamerkan diri (QS 33 – Al Ahzab : 33)
Allah mengampuni semua dosa-dosa kita (QS 39 – Az Zumar : 53)
Jangan berputus asa akan keampunan dari Allah (QS 39 – Az Zumar : 53)
Balaslah kejahatan dengan kebaikan (QS 41 – Fushshilat : 34)
Selesaikan persoalan dengan bermusyawarah (QS 42–Asy Syuura : 38)
Orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang bertaqwa (QS 49 – Al Hujuraat : 13)
Tidak ada dikenal biara dalam agama (Islam) (QS 57 – Al Hadid : 27)
Allah akan meninggikan darjat mereka yang berilmu (QS58–Al Mujaadilah11)
Perlakukan kaum bukan Islam dengan baik dan adil (QS60-Al Mumtahanah:
Hindari diri dari sifat kikir (QS64–AtTaghaabun:16)
Mohon keampunan kepada Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS73 Al Muzzammil;20)
Jangan menghardik orang yang meminta-minta (QS 93–Adh Dhuhaa: 10)
Hanya Ingin Terlihat oleh Allah
aku mulai belajar pelan-pelan
bahwa tak dikenal dunia bukan aib,
bahwa tak punya pengaruh,
bahwa menjadi kecil di mata manusia
tak membuatku berkurang di mata Allah.
aku mulai percaya,
bahwa Allah-lah satu-satunya yang wajib tahu.
yang lain—boleh tahu, boleh tidak.
boleh paham, boleh salah sangka.
sungguh tidak mengapa.
karena jika seluruh dunia memuji
tapi Allah murka,
untuk apa?
dan jika seluruh dunia mencela
tapi Allah ridha,
apa lagi yang aku takutkan?
aku ingin dikenal oleh-Nya,
bukan karena banyak amal,
tapi karena hatiku tak lagi mencari perhatian selain dari-Nya.
aku ingin dicintai oleh-Nya,
bukan karena aku istimewa,
tapi karena aku terus belajar kembali meski sering jatuh.
aku ingin cukup.
cukup dalam pandangan Allah.
cukup dalam perlindungan-Nya.
cukup dalam ridha-Nya.
jika tersembunyi itu membuat hatiku lebih lurus,
biarkan aku memilih tersembunyi.
karena hanya Engkau, ya Allah,
yang aku ingin terlihat oleh-Mu.
yang aku ingin dikenal oleh-Mu.
yang aku ingin cukup karena-Mu.
segala yang lain, biarlah lepas.
asalkan aku tetap Engkau jaga.
Call me bitch, if that’s what you call women who don’t beg, don’t bow, and don’t break. I’ll take it with a crown. 👑
"Ya Allah, tenangkan hatiku atas segala sesuatu yang sudah kau jamin bahkan sejak sebelum aku terlahir di dunia ini"
Jika kita tidak merawat diri kita dengan ilmu, kita akan hancur dengan isi pikiran dan perasaan kita sendiri.
Bandung, 11 Juni 2025
@monicasyarah

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sesayang-sayangnya aku sama kamu, aku sadar, aku gapunya kendali atas mu. Aku gabisa lebih jauh menjaga selain lewat doa. Ingin rasanya bertukar obrolan ringan setiap harinya, agar tak terselip spekulasi-spekulasi buruk yang membuat kita semakin jauh. Aku sayang kamu, tapi semoga Allah bisa jauh lebih sayang sama kamu. Biar Allah yang jaga yah. Aku bantu jaga semampuku, Allah yang jaga kamu seutuhnya. Titip ya yaAllah.
Buat kamu || Selasa, 01 November 2022
Juni. Jadilah baik. Aku sendirian. Jangan terlalu keras padaku. Kasihanilah aku. Aku sedikit lelah bulan ini. Aku tidak minta untuk istirahat. Hanya saja, bolehkah jalan ku sedikit lebih pelan ?
07.06.25