"Selalu Salah di Mata Mereka"
Jika ditanya apa hal yang menyeramkan dalam hidup? maka, salah satu jawaban yang akan aku ucapkan adalah "bertemu dengan mereka".
Rasanya setiap mendengar kata "mereka", selalu ada rasa takut yang akan muncul ke permukaan. Rasanya kehadiran mereka menjadi sebuah momok yang menyeramkan hingga aku tak berani menatapnya. Rasanya setiap suara yang keluar dari mereka menjadi suara terseram yang pernah aku dengar.
Dan pada kenyataannya, apa yang aku kerjakan, selalu salah di mata mereka. Selalu ada kritikan yang mereka berikan. Selalu ada sindiran-sindiran halus yang mereka lontarkan. Selalu perlakuan mereka kepadaku dibedakan.
Kemudian aku sadar, mungkin memang aku perlu evaluasi. Mungkin memang ada caraku yang harus diperbaiki. Tetapi, kenapa semua itu tak kunjung membaik? responnya selalu sama bahkan setelah bertahun tahun. Apakah dengan "ada" nya aku sudah dianggap sebagai kesalahan itu sendiri?
Kritikan tanpa saran ternyata cukup menyeramkan. Kalimat-kalimat sarkas yang mereka anggap itu hal biasa. Mereka melakukannya dengan terang-terangan.
Dan ketika kupikir lagi, sepertinya memang pada dasarnya kritikan itu selalu ada bukan karena aku gagal dalam berevaluasi, melainkan karena responku yang tidak sesuai dengan standar mereka, tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan, dan tidak sesuai dengan apa yang mereka anggap benar meskipun menurut versiku, caraku pun sudah benar.
Itulah alasan kenapa aku tidak akan menetap disini. One day, I believe I will leave this place.
#kembalimenulis di tumblr.
[18/04/26, 07:55pm]












