Suatu ketika @najlafnh bilang, "Kamu bikin undangan dan souvenir yang kamu banget dong. Aku mau orang tau siapa suamiku." Pikirku, tanpa disuruh pun aku akan melakukan sedemikian. . Tidak bisa dipungkiri, ilustrasi merupakan suatu bidang yang bisa dibilang cukup menghidupiku sampai sekarang. Pernikahan kami dan segala fasilitas yang kami gunakan paska menikah tidak akan terselenggara jika aku tidak memutuskan untuk menekuni gambar menggambar. . Aku membuat beberapa versi gambar yang semuanya in-line dengan apa yang diminta Najla; yang aku banget -- artinya semua yang kusuka. Dua di antaranya yang terpilih adalah yang bisa dilihat di postingan sebelumnya sebagai cover undangan, dan yang ini sebagai artwork souvenir. . Aku sengaja membuatnya bergaya gambar komikal karena gaya gambar inilah yang kutekuni sejak aku tumbuh besar dengan terpaan buku-buku komik, dan lalu menemukan sosok-sosok seniman yang kuidolakan seperti Raymond Pettibon, Demusashi, Toshio Saeki, dan lain sebagainya. Unsur komedi juga tentunya kumasukkan, kalian tahu aku kan? Menurutku hidup adalah sesuatu yang patut ditertawakan. Selanjutnya aku memasukkan warna-warna terang dan unsur-unsur psikedelik karena kegemaranku pada musik rock lawas. Terakhir, jaket kulit adalah apa yang kami kenakan saat menikah karena aku sudah lama memimpikannya -- menikah dengan item fesyen terkeren sepanjang peradaban umat manusia menurutku. . Aku berpikir agar apa yang kukerjakan tidak begitu saja dibuang, oleh karenanya hal itu harus bermanfaat dan keren saat orang memilikinya. Aku terpikir untuk membuat layaknya collectible merch artist yang orang bakal mau memakai. Maka, tote bag adalah yang kupilih. Syukur mereka yang menerima terlihat lumayan suka, sepertinya... . Begitupun undangan. Versi cetak undanganku adalah poster berukuran A3, yang dilipat menjadi 4 bagian dengan 3 halaman informasi + 1cover di sebaliknya -- yang nggak malu-maluin jika dipajang, setidaknya menurutku. Oleh karenanya aku melayoutnya sedemikian rupa agar ia lebih mirip poster daripada undangan. . Semua kami kerjakan dengan etos mandiri, mulai dari mendesain hingga cetak-mencetak yang melibatkan usaha sablonan teman, karena aku pang. (at Special Region of Yogyakarta) https://www.instagram.com/p/CQk5hh_riEG/?utm_medium=tumblr












