todays bird

shark vs the universe
Lint Roller? I Barely Know Her
Show & Tell
Claire Keane

⣠Chile in a Photography âŁ
dirt enthusiast
sheepfilms
Misplaced Lens Cap
Today's Document
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

Origami Around

blake kathryn
AnasAbdin
Sade Olutola
noise dept.
Mike Driver

Kaledo Art

Love Begins
seen from Sweden

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Japan
seen from Romania
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom
@zakyamirullah

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Tenang aja. Masalah yang lagi kamu hadapi saat ini bukan masalah terburuk yang pernah ada. Masalah itu pasti pernah dialami oleh para pendahulumu, sedang dialami oleh orang-orang di belahan bumi lain, dan akan dialami oleh mereka yang akan hidup di masa mendatang. Tidak perlu merasa terpuruk. Kamu pasti kuat, kamu pasti bisa melewati semuanya. Ingat, bersama kesulitan ada kemudahan, kan? :)
âPercayalah. Setiap orang diberikan jalan hidup masing-masing sehingga bentuk ujian dan potongan hikmah yang didapat pastilah berbeda. Karena itu, sejatinya tidak ada orang yang paling menderita atau paling sukses. Yang ada orang yang berhasil bersabar dalam menghadapi ujian dan pandai bersyukur dengan berusaha mengambil serpihan hikmah yang ditemuiâ
â
Kita Sehebat Itu.
Dunia kini jadi serba cepat, saking cepatnya meninggalkan jejak fomo dimana-mana; jadi serba standar tinggi, saking tingginya membuat hormon kortisol tak henti-hentinya aktif
Dalam ke-serba-an ini, ga jarang batin kita berulang kali dihujani pertanyaan,
Bisa ga ya bertahan di dunia semacam ini?
Padahal, untuk sampai ke titik sekarang tuh sudah ribuan persimpangan dilewati, gundukan tanah dilompati, dan rasa sakit ditahan hingga satu persatu terobati.
Pantulan ke-serba-an yang terlalu silau, seringkali membuat kita lupa bahwa kalau saja mau sedikit merunduk, pantulan itu akan kian meredup hingga akhirnya membuat pandangan kita terfokuskan pada rekam jejak yang selama ini telah dibuat.
Pada perjuangan yang sepertinya jarang diapresiasi, padahal semenerjang badai itu, dulu. Pada perjuangan yang sepertinya jarang disyukuri, padahal se-dipenuhi pertolonganNya itu, dulu.
Dunia memang cepat, tapi tidak berarti mustahil untuk diikuti. Dunia memang menuntut standar tinggi, tapi tidak berarti tak bisa digapai.
Kalau fokus kita diarahkan pada apa yang hanya ingin kita raih, kita persembahkan, kita torehkan, mungkin dunia tidak semengerikan itu.
Hei, kita sehebat itu.
Kepenatan yang sedang kamu alami bisa saja merupakan buah dari doa-doamu kala itu. Jadi, berbahagia dan berbaik sangkalah. Karena artinya, Allah sedang mencurahkan perhatian-Nya dan bersiap menyambutmu di sepertiga malam-Nya. Sambut kepenatan dengan bersimpuh, bukan dengan mengeluh. Bisa jadi, segala bentuk kelapangan hati sudah Ia siapkan. Tinggal kamu. Sudah seberapa dekat kamu dengan-Nya?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Memunculkan Motivasi
Saat masalah tampak di hadapan, hal yang biasa terjadi adalah overthinking, yang kemudian berujung pada hasrat untuk tidak melakukan apapun. Kegelisahan yang menyelimuti pikiran dan hati entah kenapa memunculkan resistensi untuk bergerak, terlebih melakukan sesuatu yang produktif.
Di titik ini, sesuatu yang benar-benar diharapkan hadir adalah motivasi untuk bergerak. Sebuah dorongan dari dalam diri yang mampu menyusutkan kegelisahan dan menciptakan energi untuk bergerak.
Apa yang bisa dilakukan untuk memunculkan motivasi?
Pertama dan yang paling utama, pastinya bersimpuh di hadapan-Nya. Tidak ada jawaban yang tidak Ia miliki. Hanya butuh sedikit kesadaran bahwa adanya masalah dan kegelisahan membuktikan bahwa diri ini sungguh lemah, yang artinya tiada jalan lain selain menggantungkan diri pada Yang Maha Kuat. Jika benar-benar tulus meminta, bukan hal yang mustahil bagi-Nya untuk mengangkat kegelisahan itu dalam sekejap, menggantinya dengan petunjuk dan keyakinan yang memotivasi diri untuk mampu melewati tumpukan masalah tersebut.
Kedua, bertukar pikiran dengan orang lain, terutama dengan orang-orang yang dianggap bijaksana, berkhazanah luas, dan atau memahami aspek dari masalah yang sedang dihadapi. Bertukar pikiran akan membuka cara pandang terhadap masalah dari sudut yang lain, juga menambah insight baru yang sadar atau tidak sadar akan menaikkan moral diri dan menambah kadar motivasi. Terkadang, kalimat yang keluar dari mulut orang lain itu mampu memberikan impact yang berbeda, meskipun isi yang dibicarakan sudah kita ketahui dan pahami.
Zaky Amirullah | Renungan Pagi | 9 Juni 2020
Jangan sampai rencana yang telah dibuat sematang mungkin dan aktivitas yang diikhtiarkan semaksimal mungkin itu menjadi kurang bernilai di mataNya hanya karena kita lupa membuka semuanya dengan basmalah dan kembali menutupnya dengan hamdalah
Mendoakan Orang Baik
Saat ada keluarga, kerabat, sahabat, teman, atau bahkan orang tak dikenal yang berbuat baik padamu, sekecil apapun itu, jangan lupa untuk mendoakan kebaikan bagi mereka.
Kehadiran orang-orang baik adalah cara Allah mengajarimu, bahwa sekeren apapun kamu, semandiri apapun kamu, akan ada satu saat dimana kebaikan merekalah yang menjadi pelepas penat dan beban hidupmu.
Selain itu, mendapati orang baik juga merupakan suatu anugerah. Karena perbuatan baik mereka, sadar ataupun tidak, akan mendorongmu untuk melakukan hal serupa di kemudian hari. Itulah mengapa ada nasihat yang mengajakmu berkumpul dengan orang-orang baik, karena kebaikan itu menular.
Oleh karena itu, doakanlah selalu mereka-mereka yang berbuat baik. Agar berkah apa yang diikhtiarkannya, lancar segala urusannya, semakin bertambah rezekinya, dan diliputi kebaikan dunia dan akhiratnya. In syaa Allah tidak rugi mendoakan orang baik, karena malaikat akan mengaminkan doa yang sama untuk kehidupanmu juga.
Setiap masalah yang kita hadapin itu kecil, kalau Allah nolong, beres. Yang jadi masalah besar itu kalau kita ga bisa nangisin sumber masalahnya, yaitu dosa-dosa kita
Aa Gym
Kala ujian serasa seperti sedang menghimpit, jangan lalu tenggelam dalam kesedihan. Karena itu artinya, Allah sedang menginginkan kebaikan hadir dalam hidup kita. Di balik ujian bertubi, in syaa Allah ada kebaikan berlimpah, jika kita mau mencari serpihan hikmahnya
Bukankah selama ini doa kita adalah rabbanaa aatinaa fiddunya hasanah wa fil aakhirati hasanah?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Ujian, Masalah atau Kebaikan?
Sudah merupakan suatu keniscayaan bahwa seorang manusia akan menghadapi berbagai macam ujian dalam hidupnya. Mau itu ditunggu atau tidak ditunggu, diharapkan atau tidak diharapkan, ujian pasti akan tetap datang. Tinggal bagaimana mindset orang itu mencerna setiap ujian yang menghampiri.
Ujian bisa bertransformasi menjadi masalah jika di dalam mindsetnya, ujian didefinisikan sebagai gangguan atau sesuatu yang tak menyenangkan. Saat ujian dimaknai sebagai masalah, hidup secara otomatis pasti akan terasa sangat menyebalkan. Secara tidak sadar, sumbu berpikir pun menjadi lebih pendek dari biasanya. Pikiran andai-mengandai satu-persatu bermunculan. Tak jarang mulut dengan refleksnya menggerutu, diikuti hasrat untuk menyalahkan orang lain, dan/atau mempertanyakan mengapa situasi seperti itu hadir. Lalu muncullah keinginan untuk menemukan jalan pintas agar âsituasi menyebalkanâ itu segera terlewati. Ujungnya? Bisa jadi jalan keluar tidak nampak, malah energi terkuras banyak, kepala pusing, menghening tidak jelas, bahkan bisa saja menghadirkan masalah baru.
Sayangnya, mindset di atas sudah ter-setting otomatis. Artinya, kalau tidak ada inisiatif atau dorongan untuk menggunakan mindset lain, secara alamiah kita akan diantarkan pada sebuah pemahaman kalau ujian itu adalah masalah. Dan semua konsekuensi tadi di atas akan mengikuti ktia tanpa kita minta.
Sebagaimana hukum Newton I, untuk menggerakkan sesuatu yang pada awalnya diam butuh usaha, karena kecenderungan yang dimilikinya memang akan tetap diam. Suatu hubungan sebab-akibat yang sudah ter-setting otomatis bisa dianalogikan sebagai benda yang resultan gayanya sama dengan nol, tanpa diapa-apakan pun kecenderungannya akan tetap selalu begitu. Untuk merubah settingan yang sudah diatur otomatis dengan settingan baru, perlu usaha ekstra. Besar usahanya tergantung dari sudah seberapa nyaman dengan settingan otomatis tadi. Kalau kadar nyamannya sudah terlalu tinggi, usaha yang dibutuhkan pasti sangat besar, pun sebaliknya.
Apalagi beralih ke sesuatu yang bermuatan positif, pasti membutuhkan usaha yang besar, kan? Karena karakteristik dari perpindahan menuju sesuatu yang bermuatan positif biasanya itu berat dilalui, menimbulkan ketidaknyamanan, dan berpotensi selalu berhadapan dengan konflik internal setiap saat. Tapi kabar baiknya, sesuatu yang membutuhkan ikhtiar yang kuat, in syaa Allah rewarding.
Sungguh menakjubkan urusan seorang Mukmin. Sungguh semua urusannya adalah baik, dan yang demikian itu tidak dimiliki oleh siapa pun kecuali oleh orang Mukmin, yaitu jika ia mendapatkan kegembiraan ia bersyukur dan itu suatu kebaikan baginya. Dan jika ia mendapat kesusahan, ia bersabar dan itu pun suatu kebaikan baginya
- HR Imam Muslim
Sebagai seorang Muslim, kita diajarkan untuk selalu meyakini bahwa ujian itu dihadirkan untuk membawa kebaikan, yang terkadang kebaikan tersebut tidak langsung nampak maksud dan benefitnya, karena terbatasnya akal, sedikitnya pengetahuan, dan tidak sebandingnya ilmu yang kita miliki dengan ilmuNya. Tapi satu hal yang pasti, bahwa dibalik setiap ujian yang kita dapati ada banyak hikmah yang telah Ia sisipkan dan menanti untuk kita sadari. Hikmah yang sejatinya membuat kita takjub karena ternyata betapa besar kadar kasih sayangNya. Bahwa Ia, dengan caraNya, senantiasa merencanakan dan mengusahakan agar kita menjadi pribadi yang baik di mataNya.
Memahami bentuk kasih sayangNya di balik ujian yang Ia berikan pastilah membutuhkan usaha yang besar. Betapa tidak, dorongan untuk memaknai ujian sebagai masalah lebih dominan ketimbang memaknai ujian sebagai kebaikan. Secara otomatis, pikiran kita akan diarahkan untuk merasakan ketidaknyamanan dan hasrat untuk menyalahkan keadaan. Mengarahkan pikiran untuk memahami bahwa semua ketidaknyamanan tersebut mengandung kebaikan butuh âpemaksaanâ yang luar biasa. Pemaksaan inilah yang disebut dengan kesabaran.
Dalam situasi penuh kecamuk itu, pikiran sadar kita perlu kita paksa untuk berjeda sejenak, menghela nafas, berusaha menerima, dan menginternalisasi keyakinan bahwa pasti ada jalan keluar dan hikmah di baliknya. Kemudian terus merepetisi âpemaksaanâ tersebut hingga kecamuk itu mereda lalu digantikan dengan suatu kondisi dimana kita ingat pada janjiNya. Ingat bahwa Ia sudah menyiapkan jalan keluar dan kebaikan yang mungkin belum dapat kita sadari arah datang dan kadarnya. Jalan keluar dan kebaikan yang akan Ia tampakkan manakala kita mau bersabar dalam menghadapi serangkaian ujian yang telah Ia siapkan.
Ya, sekali lagi, ujian bisa menjadi masalah ataupun kebaikan, tergantung mindset yang kita gunakan untuk memaknai ujian tersebut. Dan sudah sunnatullah, saat hendak memaknai ujian sebagai kebaikan, akan ada usaha berupa kesabaran yang harus diikhtiarkan. Tidak hanya sekali, kesabaran itu juga perlu direpetisi, karena dorongan untuk memaknai ujian sebagai masalah selalu berusaha mendominasi setiap waktu. Tapi, suatu ikhtiar menjemput kebaikan in syaa Allah selalu rewarding, sesuai dengan janjiNya. Dan janjiNya adalah mutlak, tidak akan pernah tidak ditepati.
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, âkelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita âgembira kepada orang-orang yang sabar, â(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: âInna âlillaahi wa innaa ilaihi raajiâuunâ.â Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan âmereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.ââ
QS Al-Baqarah : 155-157
Zaky Amirullah | 16 Maret 2020
Memberhentikan Kesibukan
Kalau udah dalam mode merenung-dalam-sepi gini tuh suka muncul semua refleksi-refleksi yang selama ini bersemayam. Refleksi yang sebenernya siap diputar dan didiskusikan ă Ądengan diri sendiriă Ą kapanpun dan dimanapun. Karena pada hakikatnya, refleksi akan selalu muncul setiap kali bertemu dengan pembelajaran, baik itu yang berupa wawasan baru atau kesalahan yang akhirnya menjadi pengalaman berharga. Cuman ya itu, selalu terhalangi oleh tabir bernama excuse. Juga oleh terms & conditions yang di awal di-setting sendiri tapi habis itu di-complain sendiri karena selalu tak terpenuhi. Semacam kampring emang.
Apa yang kita sebut dengan âkesibukan/rutinitasâ itu kalau sekali-kali tidak direm dengan sengaja, akan menenggelamkan kita dalam kubangan stagnansi ă Ąsebuah pengalaman pribadi.
Eh kalem, kesibukan yang mana dulu nih? Si Aku sibuk tapi grafik pertumbuhan expertise di bidang yang Aku geluti masih tetep gradually naik kok.
Ya alhamdulillah kalau gitu. Buat sayah yang terkadang sibuk itu terdefinisikan sebagai rutinitas yang kitu-kitu deui, kesibukan inilah yang seringkali membuat saya lupa akan esensi dari bertumbuh. Bahwa ada hak pikiran yang harus senantiasa dicukupi kebutuhan asupan wawasan dan pembelajaran hariannya agar level diri tidak melulu di level rookie. Bahwa ada juga hak ruh untuk selalu disirami kalimat-kalimat pengingat agar kembali masuk track ketika dirasa mulai melenceng dan kembali tersadarkan ketika pandangan hidup sudah mulai âkaburâ.
Dan momen menuliskan-perenungan-dalam-sepi inilah yang ă ĄIMOă Ą sebenarnya bisa menjadi salah satu rem yang cukup baik untuk memberhentikan sementara kesibukan-kesibukan yang âmelenakanâ itu. Karena saat berefleksi, ada sejenak waktu untuk bisa bernafas dan kembali menyirami pikiran dan ruh, kembali merenungi pembelajaran hidup yang didapat di waktu-waktu sebelumnya, baik dengan kembali membaca, kembali mengingat, evaluasi/muhasabah, hingga membuahkan perjanjian tak tertulis dengan diri sendiri untuk bisa menjadi pribadi yang lebih baik.
Kalau dipikir-pikir, bisa banyak tuh potensi pertumbuhan pribadi yang raib dimakan kesibukan ă Ąyang dipagari excuse ya yang dimaksud. Banyak momen-momen pembelajaran yang sebenarnya siap menjadi bahan bakar pertumbuhan diri, namun absen karena lupa untuk direnungi dan dievaluasi.
Memberhentikan kesibukan, dengan sejenak duduk ditemani laptop dan kopi, atau diskusi di taman dengan anak di sore hari, atau hanya sekedar memandang pasangan *NSFW for jombs* (yang membuahkan kalimat syukur dan grateful atas semua aksi baiknya tentunya), sesekali memang harus dilakukan. Agar tidak ada potensi bertumbuh yang terlewat, agar pikiran dan ruh kita senantiasa membaik, dan yang pasti agar kita terus menyadari bahwa betapa Baik dan Sempurnanya Rencana Allah untuk kita selama ini.
Zaky Amirullah
Kamu belum benar-benar menginginkan sesuatu jika keinginan kamu itu belum kamu bawa ke sepertiga malammu
Dimensi Sabar
Sabar punya banyak dimensi. Sabar saat ada musibah, saat diserang amarah, saat sedang di atas awan, saat dihujani rezeki, saat sedang menuntut ilmu, dan yang paling sulit, sabar dalam ketaatan . Sabar dalam taat mencakup semua dimensi sabar yang ada. Daya dorong untuk melawan hawa nafsu, strategi jitu setan dari segala penjuru, dan usaha besar untuk menjaga pintu hidayah agar tetap terbuka, itu yang menjadikannya sulit . Berita baiknya, sulit bukan berarti tidak bisa. Seperti halnya kemampuan diri yang lain, jika terus berlatih dan berdoa, sabar dapat dikendalikan dan dinaikkan standar limitnya. In syaa Allah

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Prioritas
Saya belajar bahwa prioritas bukanlah apa yang kita pikirkan atau deklarasikan sebagai sesuatu yang penting bagi hidup kita.
Prioritas adalah tentang ke mana sumber daya kita mengalir.
Jika kita mengaku memprioritaskan ibadah, keluarga, atau kesehatanâmisalnya, maka lihatlah berapa waktu yang kita alokasikan, berapa perhatian yang kita berikan, berapa kesempatan yang kita tolak untuk hal-hal itu.
Syaikh Bin Baaz: Tiga Doa Yang Jangan Kau Lupakan Dalam Sujud
Syaikh âAbdul âAziz Bin Baaz -semoga Allah merahmatinya- berkata, âMerupakan tiga doa yang janganlah kau lupakan dalam sujud:
1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul-khatimah
2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan taubat sebelum wafat
3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas agama-Nya
Kemudian saya sampaikan, jika kamu sebarkan perkataan ini, dan kau berniat baik dengannya, maka semoga menjadi mudah urusanmu di dunia dan di akhirat.
Lakukanlah kebaikan sekecil apapun itu, karena tidak kau ketahui amal kebaikan apakah yang dapat mengantarkanmu ke surga Allah.