Kebun Kopi Karanganyar, Blitar

PR's Tumblrdome
art blog(derogatory)
Stranger Things
hello vonnie

Janaina Medeiros


Origami Around

JVL
DEAR READER

η₯ζ₯ / Permanent Vacation

@theartofmadeline

if i look back, i am lost

Discoholic πͺ©
Sweet Seals For You, Always
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Show & Tell

oozey mess

Love Begins
Game of Thrones Daily

seen from Malaysia
seen from Netherlands
seen from United States
seen from Azerbaijan
seen from Canada
seen from TΓΌrkiye
seen from India

seen from Italy
seen from Tunisia
seen from South Africa
seen from South Africa

seen from Iraq
seen from Bangladesh

seen from Vietnam

seen from Singapore

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@withsissta
Kebun Kopi Karanganyar, Blitar

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Idola Cilik. Diulangi, Dikenang, Dirayakan.
Sembari menulis blog ini, saya mendengarkan βTunjuk Satu Bintangβ, salah 1 lagu favorit sepanjang keikutsertaan saya di acara ini, lagu yang sempat menguatkan dikala lemah dan nyaris putus asa.
Hingga kini masih banyak yang mengingat saya sebagai βdrummer idola cilikβ, βyang suka digangguin okky lukmanβ, βyang tidak ada ekspresinyaβ¦β Dan tanpa terasa kejadian ini sudah 8 tahun yang lalu. Sebegitu luar biasanya kah acara ini?
Bertahun-tahun berlalu setelah kesibukan dan rutinitas saya ke studio 4 RCTI, yang awalnya hanya di hari Sabtu dan Minggu, berkembang menjadi hampir setiap hari, namun semuanya masih terasa hangat dan sepertinya baru kemarin; mulai dari waktu-waktu menurunkan drum pearl merah saya dari mobil bersama teman-teman crew, secara khusus Edi Gobed, yang adalah crew pertama saya, lalu waktu menunggu jam latihan diruang tunggu hingga beberapa kali ketiduran, pertama bertemu dengan para peserta yang masih lugu, waktu latihan dengan mereka, hingga excitement menjelang live jam 1 siang⦠masih saya ingat dengan baik. Kini saya semakin sadar kenapa penundaan kuliah selama 7 tahun tidak terasa, karena puji Tuhan, begitu banyak kesibukan bermusik yang saya lalui, dan Idola Cilik, adalah salah 1 yang terdepan.
Idola Cilik, βIdola Semua Idolaβ, adalah sebuah tagline yang bermakna sangat dalam. Memang pada puncak kejayaan acara ini, para idola masyarakat-pun mengidolakan para peserta. Fenomena acara ini luar biasa. Sejujurnya, anak kecil suka bernyanyi itu hal yang wajar, namun acara ini berhasil membangkitkan semangat anak-anak pada era itu; lebih dari sekedar suka bernyanyi; acara ini, seperti halnya singing contest dewasa; mengajarkan para pesertanya untuk berani bermimpi, hanya saja, acara ini secara lebih dalam menanamkannya sejak level / di usia yang masih dini. Ini luar biasa. Begitu banyak anak-anak kecil yang tidak takut bercita-cita menjadi artis, selebritis, menjadi manusia yang terkenal, dan itu Tuhan yang memakai acara ini untuk menjadi berkat.
Saya harus mengucapkan terima kasih kepada Mas Oni Krisnerwinto yang mempercayakan saya untuk menjadi drummer dari Oni and Friends, dan kalau mau menarik garis lebih panjang, ucapan terima kasih untuk Om Erwin Gutawa, karena sejak bermain dengan beliau, banyak musisi yang berani mengajak saya, termasuk mas Oni. Dari segi musikalitas, mungkin kami dibatasi oleh beberapa pihak yang merasa lebih mengerti musik dibandingkan kami dan pada saat itu. Kondisi ini menjengkelkan dan sesaat pernah membuat saya malas, namun itu tidak mengurangi proses pembelajaran yang saya lalui; saya belajar mengenal banyak lagu daerah, berbagai jenis genre, saya belajar bagaimana menyesuaikan permainan dan sound dengan berbagai karakter para peserta (hingga mood mereka yang terkadang mendadak berubah) dan yang pasti saya bangga karena semenjak acara ini, begitu banyak acara-acara lain pada saat itu yang mengikuti 'pola hiburanβ idola cilik; ada yang melawak, drummernya menimpali dengan bunyi-bunyian. Saya melakukan ini semua tanpa sadar, tanpa mengingat juga kejadian serupa kalau tidak salah sudah pernah terjadi di acara 'Lenong Bocahβ. Saya juga bersyukur, semenjak keberadaan acara ini, saya merasa 'derajatβ para drummer (yang diluar anak band), seperti naik tingkat. Entahlah, saya sulit mengungkapkannya, namun pada saat itu saya melihat banyak bukti yang konkrit. Mungkin, biarlah menjadi kenangan dan ucapan syukur pribadi saya saja.
Begitu banyak hal terjadi selama keikutsertaan saya di acara ini. Positif? Pasti, begitu banyak yang saya pelajari, dari segi musikal dan non musikal. Melalui acara ini juga seorang gadis dari Medan bernama Bila Adzhani mengirimkan saya message di Friendster yang berisi keinginan untuk membuatkan sebuah fans club; saat itu saya hanya bertanya; 'memang ada yang mau joint?β Puji Tuhan, hingga saat ini saya begitu bersyukur dengan keberadaan kalian semua, para Echerz. :)
However, keikutsertaan saya di acara ini hanya 2 season. Begitu banyak hal terjadi; dari sisi saya, saya masih berkutat dengan kedisiplinan; beberapa kali saya datang terlambat di pagi hari. Entahlah, mungkin saya sudah kehilangan semangat / cinta mula-mula saya kepada acara ini, karena musik kami yang dibatasi, skenario saya dengan Okky Lukman yang tidak lagi natural seperti di season 1, hingga gimmick yang menurut saya sudah diluar batas kewajaran. Namun saya tahu, alasan apapun tidak membenarkan ketidakdisiplinan saya itu. Disisi lain, dari segi musikal, saya merasa butuh tantangan baru, saya harus lebih sering bermain Jazz bersama mas Indro Hardjodikoro, Trisum, kembali bermain Orchestra dengan mas Erwin Gutawa, keliling Indonesia bersama Tompi, membuat album bersama Abdul and The Coffee Theory, dan lain-lain. Bukan selama di IC saya tidak bisa bermusik bersama yang lain; ada masa dimana saya menjalani stripping IC dan selama beberapa hari malamnya ke Tebet untuk latihan konser Tohpati, dimana saya menjadi pengganti dadakan untuk konser itu (puji Tuhan konsernya sukses dan membuka pintu baru lagi untuk saya bermusik di kancah Jazz), ada pula masa dimana sabtu sore selesai dari studio 4 RCTI saya langsung bergegas ke bandara untuk malamnya bermusik bersama Tompi di Pekanbaru, hingga membagi waktu latihan dengan Om Erwin Gutawa untuk ulang tahun RCTI β itupun bertemu dengan banyak kontestan IC. Namun bagaimanapun, rutinitas menyita hati dan waktu, sehingga pada saat itu saya sampai di sebuah kesimpulan bahwa 2 musim sudah cukup. Adakah penyesalan? Tentu ada, namun saya yakin ini yang Tuhan ijinkan dan itu yang terbaik.
Selepas saya dari acara ini, puji Tuhan begitu banyak hal dan pengalaman baru yang saya lalui. Saat itu twitter dan instagram belum populer, tidak mudah untuk saling menemukan seperti saat ini, namun saya jadi lebih sering keluar kota dan BERTEMU para peserta IC yang memang berdomisili di luar Jakarta; bertemu Irva di Bandung, Syeila di Surabaya, Nadya di Jogja dan masih banyak lagi. Tidak lupa yang memang tinggal di Jakarta, saya cukup sering bertemu mereka di event-event musikal, paling sering mengiringi Angel karena memang saat itu dia yang paling eksis, beberapa sempat menghadiri acara ulang tahun saya.
Diluar para peserta, mobil saya sempat mogok ditengah jalan dan orang yang membantu mendorongnya adalah Kak Duta, salah 1 penyanyi favorit saya yang berhati mulia :β) Lalu saya sempat mengisi beberapa lagu untuk album kak Winda, berjumpa dengan kak Ucie Nurul, dan tentunya tidak lupa bersilaturahmi dengan kak Okky Lukman; sosok manusia berhati malaikat. Entahlah, mungkin saya skeptis, namun saya begitu yakin bahwa IC = Okky Lukman. Saya sadar ketika saya keluar, sedikit banyak kak Okky mengalami kesulitan karena kehilangan rekan dengan chemistry yang klik diatas panggung, tapi acara ini pasti akan tetap baik karena dia masih menjadi MCnya, namun tanpa kak Okky, tanpa bermaksud merendahkan siapapun penggantinya, saya tidak yakin. Ini bukan melulu tentang kualitas atau jumlah penggemar, namun visi, imej hingga memang sosok yang sudah mengakar untuk acara ini + musikalitasnya yang ternyata luar biasa. Seperti yang saya sudah utarakan diawal tulisan, kejeniusan seorang Okky Lukman bisa membuat band pengiring, dalam hal ini drummer naik derajatnya. Saya berharap ada kesempatan untuk berkolaborasi lagi dengan kak Okky, entah di acara ini, atau di kesempatan yang lain.
Lebih jauh setelah saya dengar acara ini berakhir (kalau tidak salah setelah IC 4) karena jujur saya tidak mengikutinya, saya akhirnya bertemu para tokoh dibalik acara ini; saya kembali reunian dengan Oni and Friends untuk Indonesian Idol, saya juga bermusik dengan Hanny Eka Putra dan groupnya yang bernama Hanny n Co; Hanny kini sudah tidak bermain bersama mas Oni lagi. Saya berjumpa dengan Om Dave yang sempat menjadi MC dalam sebuah acara pernikahan dimana saya bermusik bersama Hanny n Co, para sahabat stage crew seperti Ghugy dan Gemal dan tentunya para kontestan yang sudah beranjak dewasa; Angel masih cukup sering saya iringi, Bastian yang kini berubah total, bahkan lagu ex boybandnya sempat saya bawakan di video reinterpretasi saya, lalu ada juga Patton bersama Alvin dan Rio yang sempat membuat grup vokal, Gabriel, Goldy dan Rico meskipun hanya melalui Twitter, Kiki, Septian yang sempat melayani bersama, Ray yang kini bermain bersama OnF, hingga yang terakhir dan yang paling berkesan adalah reunian dengan Alyssa Saufika Umari alias Ify, yang jadi adik kelas saya di UPH. Time fliesβ¦β¦
Sekian cerita nostalgia sendu melandu mellow saya mengenai Idola Cilik, dan ini belum semuanya; masih sangat banyak yang tidak bisa atau pastinya lupa saya tuliskan.
Setelah beberapa bulan yang lalu ada 'pergerakanβ di Twitter untuk membuat Reuni Idola Cilik, beberapa hari ini Instagram saya diramaikan dengan informasi mengenai Idola Cilik 5 yang singkat cerita β keberatan dengan perubahan formasi juri (dan kalau tidak salah), host. Ini bukan kapasitas saya untuk memberikan masukan kepada pihak RCTI, namun saya yakin bahwa keputusan ini sudah mereka pikirkan matang-matang, terlepas dari apapun.
Saya paham kalian, yang Kak Okky selalu panggil sebagai SOBAT CILIK kecewa. Kalian, para sobat cilik yang sudah beranjak dewasa, mungkin beberapa dari kalian sudah menikah, sebagian lagi sudah berhasil berteman dengan idola-idolanya, sebagian lagi, masih terperangkap dalam jiwa masa kecilnya, namun percayalah bahwa segala sesuatu diijinkan Tuhan untuk mendatangkan kebaikan. Ketika saya menulis blog ini, Tuhan mengingatkan bahwa 'dalam hidup ini, ada yang bisa diulang, ada yang cukup dikenang, atau bahkan, bisa kita rayakanββ¦
Mungkin, kenangan-kenangan indah kalian, saya, kita semua tentang acara luar biasa ini bisa kita rayakan dengan cara tidak lagi terjebak dalam nostalgia masa lalu. Hidup berubah, demikian pula acara kesayangan kita ini, demikian pula saya, demikian pula para pesertanya.
Pada akhirnya, sambil merayakan dan mensyukuri moment-moment indah ini, jangan pernah berhenti berdoa dan berharap bahwa akan ada masa dimana kita berkumpul bersama lagi dalam format dan konsep yang lebih baik, bahkan sama seperti dulu. Semoga Tuhan membukakan jalan. :)
iya setuju. time flies so fast. kita nggak mungin berlarut larut staknan sam masa lalu. change must go on. seberapapun yang kita (re: ICL) inginkan terutama buat formasi juri 1c5 yang baru, nggak merubah apapun.Β
tapi bener juga acar IC yang dulu bener bener bawa masa kecil gw banget dan ngaruh banget, ke hal yang positif tentunya.
kalimat nya kaecha Β yang ini nih :Β β Kalian, para sobat cilik yang sudah beranjak dewasa, mungkin beberapa dari kalian sudah menikah, sebagian lagi sudah berhasil berteman dengan idola-idolanya, sebagian lagi, masih terperangkap dalam jiwa masa kecilnya, namun percayalah bahwa segala sesuatu diijinkan Tuhan untuk mendatangkan kebaikanβ
ngena banget :β)
#terimakasihSBY
SIapa yang bersungguh - sungguh dia akan berhasil.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
(Not implying that money is everything. But seriously, I love my Mom, I wish I could give her everything sheβd ever want)
Timeless.
"The one on the left is a French LAG, I named her Alice. Bought it brand new a few months ago (although Iβm unsure on the actual build date) the one on the right is my grandmothers 1948 KAY acoustic guitar named Darlene (my grandmothers name). This got willed to me when she passed away with the hopes I would get back into music, and oh did I get back into music! I donβt play this one much but it is my most important guitar I own." - iphoto23
To read the article β10 Easy Tips to a Productive Eid!β, visit: http://proms.ly/1pqlEqF
Good Vibes HERE
Good Vibes HERE
Ini maksudnya kek friendzone gitu?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Interlaken, Switzerland | Ueli Wyss
Good Vibes HERE
quotes of the day!Β

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Finnaly!!! :3
Ahhh suatu hari nanti selfie disini ahhh... :3 Amiin...