...dan pada akhirnya, kalimat paling menenangkan adalah : "Ya Allah, hamba kembalikan segala urusan hamba kepada-Mu dan hamba percaya sepenuhnya kepada-Mu. Hanya Engkau sebaik-baik sumber kekuatan dan sebaik-baik tempat bersandar."
taylor price
Aqua Utopiaď˝ćľˇăŽĺşă§č¨ćśăç´Ąă

if i look back, i am lost

Andulka
hello vonnie
Misplaced Lens Cap
we're not kids anymore.
Mike Driver
d e v o n
NASA
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

izzy's playlists!
Monterey Bay Aquarium
RMH
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year


çĽćĽ / Permanent Vacation
Cosimo Galluzzi

JBB: An Artblog!
KIROKAZE
seen from Spain

seen from United States

seen from Germany
seen from Spain

seen from TĂźrkiye
seen from Netherlands

seen from Australia

seen from United Kingdom

seen from Maldives
seen from Japan

seen from Egypt
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Canada

seen from United States

seen from United States
seen from Australia
seen from Malaysia

seen from United States

seen from Netherlands
@titisssha
...dan pada akhirnya, kalimat paling menenangkan adalah : "Ya Allah, hamba kembalikan segala urusan hamba kepada-Mu dan hamba percaya sepenuhnya kepada-Mu. Hanya Engkau sebaik-baik sumber kekuatan dan sebaik-baik tempat bersandar."

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Hendaknya kita tidak mudah menilai, menghakimi, apalagi menyalahkan pilihan yang orang lain buat atas dirinya.
Mengapa? sebab seringnya kita tidak benar-benar mengetahui apa yang menjadi alasannya dan apa yang menjadi pertimbangannya.
Barangkali, yang membuat kita gelisah dan merasa tidak tenang bukan karena besarnya masalah yang sedang kita hadapi, tapi karena besarnya jarak yang terbentang antara diri kita dengan Allah.
"Dear diri, melembutlah, kembalilah..."
âManisnya iman dan lezatnya ibadah hanya dikecap oleh jiwa yang subur dengan ma'rifatullah (mengenal Allah dengan ilmu), oleh hati yang relung-relungnya penuh mahabatullah (cinta kepada Allah), oleh batin yang bersemi dalam rindu kepada-Nya, oleh kalbu yang tenang dengan keikhlasan dan tunduk dalam ittibaâ (keteladanan) Rasulullah shallallahu âalaihi wa sallam.â
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri ŘŮظ٠اŮŮŮ
#tentangpernikahan: Bila Saja
Seandainya kita mengalami ini, ingatlah di suatu hari.
Bila suatu saat kamu merasa lebih baik dari pasanganmu dan mampu memberinya lebih, maka jangan hinakan ia. Jangan buat ia merasa bersalah karena tak dapat memberikan seperti apa yang kamu harapkan. Jangan buat ia merasa rendah akan apa yang telah ia usahakan.
Ingatlah bahwa di suatu hari, ia telah mengusahakan supaya kita bisa tertidur nyenyak dan lelap, tanpa terkena terik panas dan hujan, tanpa adanya gigitan nyamuk dan ancaman lainnya. Ingatlah, ia pernah berusaha melindungimu dan memberimu sandaran.
Bila suatu saat kamu menemukannya melakukan kesalahan, tak perlu mengungkitnya berkali-kali dan terus menerus menyalahkannya. Apalagi sampai diri kita mengangungkan diri bahwa kitalah yang selalu benar.
Ingatlah bahwa kita pun pernah salah. Dan ketika kita salah, betapa besar hatinya, yang bahkan tak pernah sekalipun memarahi kita, apalagi membentak dan berteriak. Karena kita hanyalah manusia yang tak dapat luput dari kekurangan.
Bila suatu saat terdapat perdebatan kecil dengan pasanganmu, maka tak perlu membuatnya menjadi besar. Dan jangan pernah memutuskan sesuatu dalam keadaan emosi. La taghdob, wa lakal jannah. Jangan marah, maka bagimu surga.
Ingatlah bahwa kebenaran adalah milik Allah. Tak ada siapapun yang paling benar. Maka kembalikanlah segala permasalahan kepada Sang Penguasa Alam Semesta. Tak perlu saling bersitegang memperebutkan siapa yang benar dan menang. Karena hal tersebut hanyalah akan menyebabkan sakit hati.
Bila suatu saat pasanganmu sedang ditimpa musibah dan sesungguhnya kamu kecewa, maka bersabarlah dan jangan menjauhinya. Tak perlu menghakiminya dan membuatnya bersedih hati. Ada kalanya hidup ini berjalan tak semulus seperti apa yang kita bayangkan. Beberapa kerikil tajam itu biasa dalam kehidupan pernikahan.
Ingatlah bahwa yang mampu mempertahankan rumah tangga adalah kita sendiri, bukan orang lain. Berkacalah, barangkali musibah itu bisa saja sebabnya karena kita. Kita, sebagai pasangan, yang tak pernah mendoâakannya, yang seringkali tak patuh atas perintahnya, dan juga acuh atas rambu-rambu-Nya.
Jangan pernah lupa, bahwa rumah tangga itu seperti isi rumah yang harus dilindungi. Baik ataupun buruk, sebaiknya tak keluar dari pintu secara sembarangan. Dilengkapi korden dan filter agar tak semua orang dapat âmelihatnyaâ. Disapu dan dibersihkan, agar terhindar dari berbagai macam debu fitnah serta keburukan yang asalnya dari luar. Diisi dan dihiasi dengan berbagai kata indah, supaya Allah tak enggan menjaganya dan malaikat tak malas mendoâakannya.
Malang, 8 Juli 2020 | @shafiranoorlatifah Sungguh, bila Allah telah menjadi yang kesekian, maka tak heran betapa mudahnya sebuah rumah tangga dapat dirubuhkan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Share with someone who helps you with your weaknesses and magnifies your strengths. đ
Loading Penguin Hugs | Instagram | Patreon
You are strong enough to face it all, even if it doesnât feel like it right now.
PUSHINGBEAUTY.COM (via onlinecounsellingcollege)
Jika ternyata di akhir cerita memang bukan kau yang Tuhan tunjukkan untukku, paling tidak kau adalah masa-masa yang tak akan pernah aku sesali dalam menjalaninya.
(via mbeeer)
Hidup Penuh dengan Perjuangan
Kenikmatan akan semakin terasa setelah adanya perjuangan. Seperti adanya kesenangan setelah kesedihan. Seperti melaksanakan berbuka setelah berpuasa seharian.Â
Begitu juga dengan hidup yang kita jalani. Mungkin hari ini terasa berat untuk dialami. Tetapi percayalah bahwa esok hari, Allah SWT akan membalas semuanya dengan hal yang lebih baik lagi. Yakinlah akan janji Allah SWT, bahwa setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan yang menyertai.
Semoga kita senantiasa selalu diberi kekuatan untuk terus berjuang. Agar lebih bersyukur ketika nikmat itu telah datang. Semoga Allah SWT senantiasa berikan kita keyakinan. Agar hati kita terus bertahan pada setiap ujian.
Makan setelah berjuang (berbuka) ternyata lebih nikmat daripada makan setelah tidur (sahur). Maka mari kita penuhi hidup ini dengan perjuangan agar ujungnya kelak disesaki kenikmatan. (Ustadz Salim A. Fillah)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Wahai kaum hawa, apabila seorang lelaki menghendakimu serta mencari tahu tentang dirimu dengan perkataan:
âbtw, sekarang kamu Lagi deket sama siapa nih?â.
Maka hendaklah kamu menjawab;
âSesungguhnya yang sentiasa dekat dengan Kita semua adalah kematian, setidaknya itulah yang disampaikan oleh imam Ghozali. Dan hendaklah masing-masing dari kita saling memperbaiki diriâ.
Hereuy Riwayat Anwar
I feel like Iâm waiting for something that isnât going to happen.
curiano.com (via onlinecounsellingcollege)
Soal akal dan pilihan, Ibn Jauzi pernah bergumam seperti di atas.
Something Iâm trying to practice and ingrain more in my thinking! Itâs okay and normal to feel anxious about anxious situations, but instead of clinging onto those thoughts, we can feel better by letting the anxious thoughts go and replacing them with healthier ones! đąâ¨
Loading Penguin Hugs | Instagram | Patreon
Memelankan Suara Kebahagiaan
âHai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain jika kamu bertaqwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara dengan mendayu-dayu sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.â (Al Ahzab: 32)
Tulisan ini bukan hasil tafsir ayat, karena aku tidak memiliki kapasitas keilmuan yang shahih untuk menafsirkan ayat. Tapi tulisan tentang hikmah dan pelajaran yang bisa ku dapat saat membaca ayat ke 32 dari surat al Ahzab. Semoga bermanfaat :)
Aku tahu, kamu mungkin sedang berbahagia. Aku pun sepakat dengan kita harus menjaga hati, tak mungkin hati bisa tersakiti bila kita tak mengizinkannya terjadi. Tak mungkin kebahagiaan kita lenyap bila kita menjaganya dengan baik dengan pemahaman pemahaman yang ada. Sampai pada suatu hari yang secara logika sangat berat dalam hidupku, saat itu aku sedang mencari cari hikmah yang terserak dari kejadian yang ada. Sebab aku yakin di setiap kejadian yang terjadi ada hikmah yang perlu dikumpulkan dan kujadikan harta berharga. Aku telah menemukannya hari itu, menata hati agar tak kehilangan kebahagiaan, memahamkan pikirku agar tak menyalahkan siapapun kecuali mengikhlaskan apa yang baru dan sedang terjadi. Aku tak ingin bergantung pada siapapun selain pada Allah. Termasuk, tak ingin kugantungkan kebahagiaanku pada orang lain, sehingga syarat bahagiaku diharuskan karena perlakuan dan tindakan orang lain. Aku tak ingin begitu. Setelah sempurna baik pemahaman dan perasaanku. Tiba tiba aku melihat postingan bahagiamu, beruntun dan tak berhenti, banyak sekali tak hanya sehari, tapi berhari hari, setiap dari kejadian penting bahkan yang menurutku tak penting. Aku kerap kali mendapat cerita tentang orang orang yang memposting dengan hal sejenis sepertimu, mereka mengeluhkan postingan seperti itu. Aku selalu memberikan pemikiran positif atas itu semua âbila seseorang lagi fase X tentu hidupnya tentang fase itu.â Misal kita pegawai kantoran sehari hari kita di kantor, saat berbagi tentu wajar bila tentang kantor. Termasuk teman teman yang baru menikah, baru punya rumah, baru punya anak, baru jalan jalan, baru dapat hadiah dsb. Mereka sedang bahagia.. jadi kita harus belajar ikut bahagia, bukan malah iri.
Meski, saat berbahagia.. kita sering lupa dengan orang lain. Apakah mereka ikut bahagia bersama kita. Pada hari yang berat itu, aku yang sedang menata hati terbit perlahan rasa tak bersyukur, aku merasa mengapa ini terjadi padaku sementara kamu begitu bahagia. Belum beberapa menit aku menampar diriku, sekali lagi aku tak ingin kebahagiaanku bergantung selain padaNya termasuk tak ingin kehilangan kebahagiaan karena ketidak bijaksanaanmu âmengeraskan suara kebahagiaanmuâ.
Aku tahu, saat berbahagia kita ingin berteriak pada dunia kalau kita sedang bahagia. Sampai terkadang suara tangis orang orang di sekitar kita tertutup oleh suara tawa kita. Aku tahu, kebahagiaan kita kerap kali membuat kita sibuk untuk mendokumentasikannya. Kita lupa untuk berbagi hikmah di balik kejadian bahagia itu. Sehingga orang orang yang pada hari itu sedang berada di hari buruknya, tak mampu mengambil hikmah apapun selain berpikir hal buruk tentangmu. Aku, tak ingin kebahagiaanku tergantung pada yang bukan selainNya. Aku tak ingin mengataimu seperti yang lain bahwa kamu sedang pamer, ah aku bukan Tuhan, bukan malaikat, bukan setan yang sedang berjalan di aliran darahmu hingga aku bisa menghakimi niat di hatimu.
Aku hanya ingin bilang, jika kamu sedang bahagia pelankanlah suara kebahagiaanmu. Bila menurutmu tak ada hikmah yang bisa ikut kami ambil dari kebahagiaanmu sebaiknya senyapkan. Karena kami yang sedang menata hati bisa jadi berantakan dalam sekejap hanya karena setan memanfaatkan kebahagiaanmu untuk membandingkannya dengan hidup kami. Sehingga menguaplah kebahagiaan yang sebenarnya tengah kami upayakan.
Jika kamu tengah bahagia, bagilah pada kami hikmah syukurmu atas itu semua. Semoga dengan begitu, jadi hujan yang menumbuh suburkan benih benih syukur di hati kami yang tadinya tertutup kesedihan :) Aku tak ingin mengharamkan yang boleh. Tak ingin menghakimi yang tak terlihat. Tapi aku ingin kita bersama sama saling menjaga. Agar saling menguatkan.
Teruntuk yang sedang bahagia, dari kami yang sedang berusaha bersyukur.
Alizeti, Jakarta

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
first, we have to fully accept ourselves.
Al-Qurâan pada dasarnya adalah sebuah surat. Al-Qurâan menyebutnya, âRisaalaati Rabbi.â . Surat dari Rabb-ku, surat dari Tuhanku. Surat-surat yang dipenuhi rasa cinta untukmu. Ini adalah Dia yang mencintaimu, yang menulis surat kepadamu, yang berbicara kepadamu . - Nouman Ali Khan . Diambil dari kajian: . https://nakindonesia.wordpress.com/2019/02/18/terhubung-kembali-dengan-quran-2/ https://www.instagram.com/p/Bv-OuK4FEq3/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1g6ryjx09aic6