Malam, waktumu beristirahat sayang. Bukan hanya untuk berpikir 'apakah dia masih mencintaimu?' Sudahlah, lupakan sejenak tentang semua itu. Sekarang lihat pada dirimu. Kamu itu cantik, kamu itu baik, banyak lelaki di luar sana yang menginginkanmu. Dengan kamu yang apa adanya, dan bukan harus mengada-ada sifat yang belum ada. Untuk saat ini pikiranmu itu tengah ruwet oleh berbagai masalah. Termasuk masalah dengannya. Tapi ingat! Banyak masalah yang lebih penting dan kamu malah mementingkan masalah yang sama sekali belum harusnya kamu prioritaskan. Dia, yang hanya bersemayam untuk sementara dan bukan selamanya. Cobalah untuk melupakannya, toh dia juga tidak apa dengan ketidakhadiranmu di sampingnya. Biarlah, yang lalu kau buat pelajaran dan jangan pernah kau jadikan sebagai bahan kekecewaan. Terkadang memang sebagian orang terlalu tolol untuk tetap mempertahankan rasa yang hinggap di hatinya. Ya, aku tau kenapa. Karena melupa itu tak semudah mencinta.
Banyak kenangannya yang membuatmu melayang, banyak selorohnya yang membuatmu tertawa, bahagia, dan akhirnya hatimu tak mau lagi menerima yang lain selain dirinya :(
Sayangku, aku sadar jika ini memang terlalu sulit untukmu. Tapi coba pikirkan lagi, orang terdekatmu membutuhkan senyum manismu itu, mereka rindu tawamu, mereka kecewa melihatmu merana. Sekarang tidurlah, di hari esok banyak orang yang menanti pendaran kebahagiaan yang terpancar dari sosokmu yang ceria. Ah ya, satu lagi. Jangan lupakan juga bahwa melupakan juga butuh tenaga wkwk 😉








