It’s happened again
seen from United Kingdom

seen from Germany
seen from Spain

seen from Germany
seen from Japan
seen from United States
seen from China

seen from United Kingdom
seen from China

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Brazil
seen from China
seen from Germany
seen from Türkiye
seen from China
seen from China
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
It’s happened again

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sebuah Perasaan Dibayar Tunai
Promosi dan promosi adalah salah satu gaya saya dalam mengajar. Terus berulang tanpa bosan agar menumbuhkan semangat anak-anak ke jenjang yang lebih tinggi alias kuliah. Mengenalkan jurusan, beasiswa, sedikit informasi ini itu yang saya tahu selama di kuliah dulu atau sekedar info dari kawan di media sosial. Ada banyak anak yang pintar tapi kemampuan finansial nggak mendukung mereka buat kuliah, ada juga anak yang pas-pasan (maaf saya bilang gini hha) tapi Allah titipkan lebih dalam finansial, ada juga yang pintar sekaligus kaya. Allah punya standar tertentu dalam menguji makhluknya. Tapi saya berharap, 'strata' pendidikan lah yang menyetarakan 'kasta' itu. Jadi tidak masalah terlahir seperti apa, yang penting kita tahu harus bagaimana.
***
Di hari itu ada seorang anak murid (sekarang sudah semester 5 mungkin yak) mengirim pesan haru. Sebuah berita baik...
Sebuah kabar dari mereka yang ternyata diam-diam menyimak promosi saya depan kelas tentang SaIG haha (salah satu jurusan di UPI, Sains Informasi Geografi). MasyaAllah. Bercampur aduk semua perasaan, haru, bangga, syukur, dan bahagia. Kombinasi perasaan yang dibayar tunai.
Saat itu, SaIG jurusan baru di UPI. Tapi dengan PD nya saya mengenalkan SaIG ke mereka. Karna saya yakin jurusan ini bisa berkembang di 5-10 tahun yang akan datang. Lulusannya bisa diterima di semua instansi karna berkaitan dengan pemetaan. Dan pemetaan itu bisa dalam segala bidang, prospeknya oke. Itu sedikit yang saya bagikan ke anak ini. Sampai akhirnya dia memilih jurusan ini.
Lalu saya balas pesannya, "Dho, kalo ibu mungkin akan terus menjadi guru, tapi anak-anak ibu kelak bisa jadi apapun. Bahkan Ridho di masa depan bisa jadi guru ibu, nanti ibu mungkin datang ke acaramu yang ngisi tentang cara pemetaan digital, webinar, seminar dll. Ibu tunggu momen itu".
Ya, menjadi guru itu susah susah gampang. Amanahnya berat, ya mungkin semua pekerjaan pun sama. Tapi, selalu saya syukuri bahwa saya memilih jalan yang tepat, yang mudah-mudahan jadi keberkahan untuk saya juga orang-orang di sekeliling saya.
Nggak perlu hadiah macam-macam, terima kasih ala Ridho, terima kasih dengan prestasi, itu nggak ternilai, sangat mahal buat saya. Itu hadiah jadi guru dari Allah lewat anak-anak ini. Terima kasih sudah mengajarkan ibu bahwa ternyata, sekecil apapun yang kita bagikan bisa berdampak besar untuk sekitar.
Semoga tambah sukses semua anak-anak ibu. Dan muncul orang-orang sukses dan jujur yang kelak menjadi pemimpin di berbagai bidang. ❤
Cibinong, 25 April 2021
@janatunrahmilah
Academy students + instagram
13.04.2025 SG Lenzkirch-Saig – FC Gutmadingen II 7:0 Sportplatz Saiger Höhe, Lenzkirch (80)
Japanese samurai Saigō Takamori on a vintage postcard

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sounds like a train, but isn't: the Saig to Titisee Rodelbahn
In fact, it's just a footpath. OpenStreetMap puts it at 1.2 km in length, and it's all downhill from Saig. A 165 m drop to be precise, which means an average gradient of nearly 14% - that is steeeep with four Es. In the winter, it should be covered in snow, and, with its four turns, you'd figure it would be a really cool route for tobogganing...
A last, albeit light, taste of winter for this season in the hills of Southern Schwarzwald. There should have been a lot more snow in this area in February, but still saw some, both on-site at Titisee, and in the distance, on the Alps visible from the village of Saig. With my sister, we walked through a snow shower on the way back down!
Not the first time we've been to this area. A train goes from one lake at Titisee to another at Schluchsee, with this cheeky station on the way:
"Taaaaaaake the train!"