Entah apa yang membangunkanku hari ini, aku seperti tersadar dengan apa yang sedang aku lakukan dalam lima tahun ini. Yah lima tahun, waktu yang aku butuhkan dan akhirnya sekarang aku bisa melepaskan semuanya. Ikhlas merelakan.
Jiwa yang ringan, tiap helaan nafas mulai kembali berharga, aku berhenti menyalahkan hal-hal yang terjadi padaku dalam waktu lima tahun ini, dimulai dengan perasaan dikhianati dan dibohongi oleh orang-orang yang pernah menjadi bagian berharga dalam hidupku, sejak itu segala yang terjadi padaku menjadi selalu salah. Lima tahun ini aku meragukan ketulusan persahabatan, meyakinkan diri sendiri bahwa tidak akan ada kebahagiaan abadi, aku hidup hanya untuk menjalani rutinitas. Dunia dalam lima tahun ini hambar, hanya berwarna hitam dan putih.
Tapi hari ini, aku belajar mengikhlaskan semuanya. Belajar untuk benar-benar memaafkan mereka. Aku sadar hanya ketika mengikhlaskan dan memaafkan, kita akan terbebas dari siksaan yang kita ciptakan pada diri kita sendiri. Dan kepada orang-orang yang pernah aku kecewakan, I’m truly apologize. Wishing you’ve a happy life wherever you’re now :)
Aku mulai menyadari masih banyak yang harus aku kerjakan dalam hidup ini. Aku bersyukur, dilahirkan oleh kedua orang tua yang sungguh sangat menyayangi anak-anaknya, memiliki kedua adik sebagai pelengkap kebahagiaan dalam keluarga ini. Aku juga diberkati dengan mempunyai empat orang sahabat yang mengiringi semasa perjalanan kuliahku bahkan hingga saat ini, setelah kami semua tamat dan menjalani pekerjaan masing-masing. Aku menyayangi kalian semua.
Dan untuk orang-orang yang akan berjalan dalam hidupku, aku harap kalian akan menjadi orang yang tepat. Whoever you’re, you may go and come as you want. If we’re meant to be, there’ll be one day you will come and stay here forever :)