hari ini kita masih punya pilihan..
ingin bersegera atau melambatkannya. jalan ketaatan atau jalan menyia nyiakan.
bukankah kita tak ingin fase kematian itu menghampiri sebelum kita benar benar kembali kejalanNya ?.
jika kita percaya, kita tak perlu bukti real, sebab yang ghaib itu pasti adanya. pasti. berimanlah padanya.
tidakkah kita melihat firaun sebagai contoh nyata ? kisahnya abadi dan terkenal seantreo semesta, yang terlambat dalam memenuhi panggilan TuhanNya, sebab ia baru berucap iman saat nyawa sudah di kerongkongan.
bukankah kita tak ingin mendapat jawaban Rabb Semesta Alam ketika Ia menjawab taubat Fir'aun dengan, "mengapa baru sekarang kamu beriman".
jangan sampai Allah membuat kita berada di kondisi demikian, karena ketika dalam kondisi NORMAL kita tak BERSEGERA menuju panggilan.
kembalilah, Allah rindu dengan tangisan taubatmu,
kembalilah, sebelum Izrail datang menghampirimu.
sebab, taubat ada batas waktunya, dan kita tidak tau kapan itu akan menjadi kenyataan.
-mencoba memetik faedah kajian Guru pagi ini, perihal deadline taubat, dalam bahasan kitab taman-taman orang shalih, karya imam an nawawi, rahimahullah