Puisi seketika
Aku selalu suka puisi-puisinya, ga pernah kehilangan makna.
Konsep yang diusung unik, puisi seketika adalah project belio nulis puisi saat itu juga, nulisnya pake mesin ketik, makanya dinamai 'Puisi se(ketik)a'.
Aku ingat belio bilang, semua puisi itu indah dan gak susah. Yang penting konsistensi untuk menjaga eksistensi.
Dan setiap puisi, prosa, quote, tulisan, akan selalu menemukan pembacanya. Ga perlu takut menulis, meskipun jelek, meskipun ga ada yang paham apa yang kamu tulis. Menulis itu ekspresi, merekam waktu, menyalurkan rasa.
Aku selalu suka bertukar cerita, malam ke malam, berbagi ilmu dan kisah dengan belio. Bahkan, dengan belio yang barusan kenal, seketika itu juga aku paham, aku bisa nyaman. Mungkin karena belio lebih dewasa, lebih banyak bertemu orang, lebih banyak pengalaman hidup, lebih banyak mendengar, lebih peka, lebih logis.
Kenyamanan yang ditawarkan belio ga pernah main-main, bukan untuk menjajal rasa, bukan untuk jumawa. Kami hanya nyaman ketika berbicara.
Itulah beliau.
Pagi guru, malam pujangga.
Buat yang dijogja, kalau kalian menemukan 'Puisi Seketika' sedang bergerilya, jangan lupa disapa. Kalau bisa belilah puisinya, maka pasti akan jatuh cinta. Bisa sama puisinya, bisa sama caranya, bisa sama konsepnya, asal jangan sama orangnya, udah ada yang punya.



















