Masih Cinta
Jika kamu masih mencintainya, mengapa kamu tak berusaha memperjuangkannya? Bukankah katamu berubah adalah sebuah niscaya? Mengapa kamu tak menginginkan untuk berubah lebih baik bersamanya, jika benar masih cinta? Aku tak mungkin tiba-tiba datang dan merusak semuanya, setelah sekian lama ia menunggumu, dan kamu memperjuangkannya. Saat ku baca lembar demi lembar buku itu, membuatku merasa sangat bersalah jika harus merebutmu darinya.
Mungkin, ada baiknya kita juga memikirkan perasaan orang lain. Jika bersama ternyata menyakiti mereka, lebih baik kita berusaha ikhlas untuk saling melepaskan semuanya. Sedih, iya, bagaimana tidak sedih? Pada akhirnya, kita harus tetap memilih dengan pertimbangan yang ada. Meski manusia hanya bisa berencana, tapi Ia yang menentukan jalannya. Semoga Allah memberikan yang terbaik dari yang baik-baik, untuk siapa saja yang berusaha menjadi lebih baik.
Pena Imaji













