ARTFIGHT MULTI-ATTACK
i had to draw this after i read ludo's age
because yes :)
matthew is technically like 300 but that doesnt count bc he died at 28
also lawu is there too
characters belong to me, @caliboron, and @sneezysoul


#batman#dc comics#dc#bruce wayne#tim drake#batfam#batfamily#dick grayson#dc fanart


seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Singapore
seen from United States
seen from United States
seen from Netherlands
seen from Netherlands
seen from China

seen from Singapore
seen from China

seen from Indonesia
seen from China
seen from Yemen

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
ARTFIGHT MULTI-ATTACK
i had to draw this after i read ludo's age
because yes :)
matthew is technically like 300 but that doesnt count bc he died at 28
also lawu is there too
characters belong to me, @caliboron, and @sneezysoul

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sebuah tulisan tepat satu tahun yang lalu. Juga di tanggal 23 Januari. Juga dalam permainan menulis menantang diri sendiri. Hanya beda nama #30HariKetikDanPosting
Indonesiaku.
Membayangkan begitu banyak masalah di negeri ini. Ingin rasanya kembali ke masa kecil. Masa dimana masalah hanya sekadar disuruh tidur siang di jam bermain.
Terkadang hal tersebut terlintas di pikiranku.
Mau tidak mau permasalahan negeri ini menjadi permasalahan individu di dalamnya. Terlebih untuk pemuda. Masalah tersebut ada untuk dicarikan solusinya.
Baik. Ini bukanlah tulisan tentang gagasan bagaimana membawa Indonesia ke arah yang lebih baik. Jika kamu berpikiran demikian, sebaiknya tutup dengan segera tulisan ini.
Tulisan ini hanyalah curahan rasa kesalku. Terhadap sekitar. Terhadap diriku sendiri.
Masalah di balik grasa-grusunya pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung. Masalah Syiah, JIL dan tetek bengeknya. Penggantian Imam Besar masjid Istiqlal yang ternyata diiringi sorak-sorai dari kalangan Syiah. Ada apa? Masalah pernyataan “Jenggot bodoh” dari seorang tokoh yang harusnya menjadi panutan. Masalah penggeledahan KPK di gedung DPR yang tabrak aturan sana-sini. Masalah sebuah peer group support untuk LGBT di Universitas Indonesia yang baru-baru ini seperti sedang naik daun. Masalah seorang profesor yang di-hotel-prodeo-kan karena terlalu vokal berkicau di twitter. Masalah seorang supir taksi yang ditilang karena polisi yang tak mampu membedakan antara berhenti dan parkir. Masalah orang-orang yang tidak mempedulikan lampu lalu lintas di jalan Ngoresan belakang kampus UNS. Masa…. Ah masa bodoh.
Aku ingin kembali ke masa kecilku dulu. Masa dimana beban di pundakku tak jauh-jauh dari masalah harus menghabiskan sepiring nasi tanpa ada yang tertumpah di meja makan. Aku ingin kembali ke masa kecilku dulu. Masa dimana beban di pundakku tak jauh-jauh dari masalah harus tidur siang meski aku ingin keluar bermain layangan bersama teman-temanku.
Aku adalah anak muda yang lemah. Ingin rasanya selalu menebar energi positif ke sekitar. Ingin rasanya selalu menebar rasa optimis untuk sesama. Namun ternyata di titik ini aku tak sanggup. Rasa kesal dan mengeluh yang sekian lama kupendam ini akhirnya keluar juga.
Sekali lagi. Jika kamu berharap membaca tulisan yang bagus, segera tutup tulisan ini. Aku takut tak bisa memenuhi ekspektasimu. Ini hanyalah tulisan katarsis seorang anak muda yang sedang mengeluh.
Tak bisa lagi keluhan ini kutahan. Di linimasa twitter, tampak kicauan-kicauan permasalahan negeri ini makin banyak saja. Mungkin memang salahku sendiri. Aku mungkin salah memilih kanal saluran informasiku. Ataukah memang permasalahan negeri ini yang sudah terlalu banyak sehingga tak bisa disembunyikan lagi? Aku berharap kalimat terakhir tidak benar.
Indonesiaku? Bukan bukan. Setelah kupikir-pikir. Ini bukan tentang Indonesiaku. Ini tentang permasalahanku sendiri. Tetaplah berkibar Indonesia. Jangan seperti merah putih yang ada pada gambar yang kuambil di puncak Lawu di atas. Lesu tak berkibar.
Dari yang mungkin hanya sedang butuh duduk tenang dan merenung untuk saat ini. Ahmad Shofwan Muis
[owlfs] #18 Nakama
Entitas dalam kehidupan yang membuat gesekan. Entah itu menghangatkan atau hanya sekedar bersinggungan.
Karib.
Elemen berkesan meski hanya sesaat, atau bisa selamanya? Variabel yang Dia datangkan dikehidupan. Hampa akan faham tentang dalamnya sebuah ikatan.
Stay or Go?
Insan tak akan tau. Jika perannya telah usai untuk kehidupan, mereka akan lumpuh akan kuasa untuk menahannya.
Bintang masih memedarkan cahayanya. Kala masih terus berjalan. Masih ada mereka yang terus menorehkan cerita.
Lepaskan, Dia pasti berikan hikmah. Jalanilah ketidaksendirian, tanpa menyesali yang telah punah.
Jogja, 13-2-2026
Dua Pelari Meninggal di Siksorogo Lawu Ultra 2025, Panitia Ungkap Evaluasi Besar-besaran
BNEWS—JATENG— Panitia trail run Siksorogo Lawu Ultra 2025 akan melakukan evaluasi menyeluruh menyusul meninggalnya dua pelari saat pelaksanaan lomba. Evaluasi tidak hanya difokuskan pada aspek rute, namun juga penguatan tim medis dan evakuasi di lapangan. Direktur Acara Siksorogo Lawu Ultra, Rachmat Septiyanto, menyampaikan pihak panitia akan melakukan peninjauan kembali terhadap jalur lomba…
Sunrise of mount Lawu

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Pleiades a.k.a. The Seven Sisters a.k.a. Messier 45 a.k.a. Lintang Kartika a.k.a. Bintang Tujuh . . . taken during my climbing at Mt. Lawu via Candi Cetho . . . #lawuviacetho #lawu #lawumountain #pleiades #messier45 #thesevensisters #kartika #bintangtujuh #stargazer #stargazing https://www.instagram.com/p/CVzBiEAvk8P/?utm_medium=tumblr
Terimakasih!! Semoga tidak begitu cepat putus asa atas perjuangan yang sia sia kemarin. * 𝑺𝑨𝑭𝑬 𝑯𝑬𝑨𝑳𝑰𝑵𝑮 * . @icaa.ko #parapejalan @parapejalan #videogunung @videogunung #lawu #mountains #mountainesia @mountnesia #pendakiindonesia https://www.instagram.com/p/CQ4bWKXgFmM/?utm_medium=tumblr
#throwbackthursday . 20 tahun yang lalu saya bersama @budi_witjak @satrio.adi.nugroho @ghanistantiono @tzulkaryadi mendaki Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Kandang. Dulu semua belum ada yang berusia 30 tahun, jadi masih bisa start saat tengah malam untuk mengejar sunrise di puncak Lawu (Argo Dumilah) dan langsung turun gunung setelah istirahat sejenak. . #20yearslater Kali ini, 20 tahun kemudian, dengan rambut ubanan, mata sudah operasi katarak, mengidap kelainan jantung, lutut kiri kanan meniscusnya sudah ada sedikit robek, kembali mendaki gunung yang sama dengan teman mendaki yang berbeda: @hsusanto101 @bayubasirin @ubai_nugraha @indrahadis @fazisfazis @indrayangmaulana @budisulistyo08 @akmamhenlei & Edy Wirawan. Kali ini pendakian melalui jalur Candi Cetho, dan lebih santai, dengan lebih banyak beristirahat dan juga menginap di Gupak Menjangan (2.952 mdpl) sebelum summit attack saat dini hari. Pendakian sekarang dan 20 tahun yang lalu sama-sama memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Rasa pegal-pegal setelah naik gunung tidak seberapa dibandingkan rasa senang dan bahagia mendaki bersama teman-teman. 😊 . #mtlawu #mtlawu3265mdpl #lawu #lawuviacemorokandang #lawuviacetho #mountainclimbing #mountaineering #summit #friendship #30tahunfeui1991 #30tahunfeui91jek #berkaryabermaknabersahabat (at Mt.lawu 3265 Mdpl) https://www.instagram.com/p/CQOCnNgMSeY/?utm_medium=tumblr