Paul Sweeney

seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from Türkiye

seen from United States
seen from Canada

seen from United Kingdom
seen from Poland
seen from Germany
seen from Japan
seen from China
seen from China
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from China

seen from United States
seen from China

seen from United Kingdom
seen from China

seen from Venezuela
seen from China
Paul Sweeney

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
#Repost @dhlbahrainitu with @get_repost ・・・ . نقابة عمال دي إتش أل البحرينية تنظم حفلها الأول لتكريم العمال المجدين بمناسبة يوم العمال العالمي 2018 . #نقابة_عمال_دي_اتش_ال_البحرينية #عمال_البحرين #نقابة_dhl_البحرينية #نقابة_dhl #وثائقي #dhl #dhltradeunion #dhlbahrainitradeunion #DBTU @meaalemadi #bahrain #TUI #ILO #ICTU #UN #UIS #dhlbahrain
#Repost @dhlbahrainitu with @get_repost ・・・ . نقابة عمال دي إتش أل البحرينية تنظم حفلها الأول لتكريم العمال المجدين بمناسبة يوم العمال العالمي 2018 . #نقابة_عمال_دي_اتش_ال_البحرينية #عمال_البحرين #نقابة_dhl_البحرينية #نقابة_dhl #وثائقي #dhl #dhltradeunion #dhlbahrainitradeunion #DBTU #bahrain #TUI #ILO #ICTU #UN #UIS #dhlbahrain
Out the window is Nelson Mandela University in #Arusha. He used his Mo Ibrahim prize to gift this to Tanzania. #ICTU

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
The Importance of International Workers' Day
The Importance of International Workers’ Day
The Origins of ‘May Day’ International Workers Day is also known as May Day as it is traditionally commemorated on the first day of May as a show of workers’ solidarity. The concept of an International Workers Day has it’s origins in the famous Stonemasons strike for an 8 hour working day in Australia in the mid-1800’s but the choice of date relates to the Haymarket Strike in Chicago, Illinois in…
View On WordPress
New Post has been published on boLaNasional.co
New Post has been published on http://bolanasional.co/2015/05/14/ragam/olimpic/lahirnya-perhimpunan-taekwondo-indonesia-pra-junior-ictu/
Lahirnya Perhimpunan Taekwondo Indonesia Pra-Junior (ICTU)
PERHIMPUNAN TAEKWONDO INDONESIA PRA-JUNIOR (INDONESIA CHILDREN TAEKWONDO UNION)
Dilandasi dengan Semangat Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional nomor 3 tahun 2005, pasal 9 yang berbunyi Orang tua mempunyai hak mengarahkan dan membimbing membantu dan mengawasi serta memperoleh informasi tentang perkembangan olahraga anak, dan lahirnya World Children Taekwondo Union (World CTU) pada tahun 2012 di Korea Selatan.
Kini ICTU berkembang pesat dan telah melahirkan juara dunia pra junior yang diwakili oleh Erviko Andrea Prameswari di Sindelfingen German Pebruari 2013 lalu.
Pembina Yayasan Universal Taekwondo Indonesia (YUTI) / Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) Grand Master Lioe Nam Khiong mengatakan, wadah perhimpunan ini akan mengakomodir anak anak usia 6 hingga 13 tahun, pembinaan usia dini yang selama ini belum tertata dengan baik. “ untuk itu saya selaku Pembina YUTI dan UTI Pro memandang perlu lahirnya wadah usia 6 hingga 13 tahun, kata Grand Master Lioe Nam Khiong yang juga menjabat sebagai Vice President World CTU di sela-sela pengarahannya pada saat Rapat Kerja Nasional YUTI dan YUTi Pro 9-10 Mei 2015 di Hotel Mega Anggek Jakarta
Menurut Grand Master Lioe Nam Khiong sebagai tindak lanjut Pembentukan Perhimpunan Pra Junior akan dilaksanakan seleksi nasional pada akhir Mei 2015 untuk menentukan wakil Indonesia yang akan diterjunkan pada kejuaraan dunia World Children Taekwondo Union 2015 di Korea Selatan Agustus mendatang. i”, ujar penyandang Pembina Tebaik Anugrah Olahraga Indonesia 2014 Lioe Nam Khiong.
Keberadaan Indonesia Children Taekwondo Union, disambut baik mantan Taekwondoin Nasional .Lam Ting Juana Wangsa Putri. Menurut Kedua Legenda Taekwondo Indonesia tersebut, sudah saatnya di Indonesia berdiri wadah atlet Taekwondo usia dini mengingat system pertandingannya sangat berbeda dengan kelompok umur Junior maupun Senior. Karena semua sudah dikaji oleh badan dunia Taekwondo tersebut yang lebih mengutamakan keselamatan dan pendidikan dalam sistim pembinaannya.
“Saya fikir ini terobosan yang sangat bagus sekali ada wadah yang mengakomodir perkembangan atlet di usia 6 hingga 13 tahun .”ujar Legenda Taekwondo Indonesia ini yang disambut antusias oleh peserta Rakernas dan telah menghasilkan sejumlah program kerja YUTI /UTI Pro/ICTU serta even baik di nasional maupun International .
Rakernas ini dibuka oleh Ketua Umum Badan Olaraga Profesional Indonesia (BOPI) Mayjen TNI(Purn) Noor Aman. Dalam pengarahannya , Noor Aman mengatakan dalam menjalankan fungsi dan tugas akan membentuk badan olahraga Profesional Indonesia (BOPI) ditingkat provinsi, selain itu mendorong pemerintah agar memfasilitasi keikutsertaan atlet profesional agar tampil di ajang multi iven nasional maupun International sesuai peraturan menteri Pemuda dan Olahraga No.0463 tahun 2014 tentang kedudukan, fungsi, tugas dan susunan badan olahraga profesional Indonesia, kecuali yang sudah mempunyai induk organisasi dunia seperti Tinju, Golf, Dansa, masing masing di bawah naungan induk Federasi Internasional .
“Selain tiga cabang olahraga ini tidak ada masalah. Bahkan Taekwondo, di World Taekwondo Federation (WTF) sudah tidak menentukan peraturan tersebut. Berbeda dengan dahulu memang iyaa tercantum amatir. Namun sejak WTF di pegang oleh Presiden Chungwon Choe sejak sepuluh tahun lalu kata amatir sudah di hapus dari WTF .jadi di dunia international sudah tidak ada ketentuan seperti itu , kenapa di Indonesia harus di permasalahkan ?semua sudah diatur, kan tujuannya merah putih juga,” beber Noor Aman
Lahirnya Perhimpunan Taekwondo Indonesia Pra-Junior (ICTU)
Lahirnya Perhimpunan Taekwondo Indonesia Pra-Junior (ICTU)
PERHIMPUNAN TAEKWONDO INDONESIA PRA-JUNIOR (INDONESIA CHILDREN TAEKWONDO UNION)
Dilandasi dengan Semangat Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional nomor 3 tahun 2005, pasal 9 yang berbunyi Orang tua mempunyai hak mengarahkan dan membimbing membantu dan mengawasi serta memperoleh informasi tentang perkembangan olahraga anak, dan lahirnya World Children Taekwondo Union (World CTU) pada tahun…
View On WordPress