Bukan cuma profesi, tapi pengorbanan, mendidik dan cinta yang tak ada habisnya.
#ibu #orangtuahebat #orangtuadananak #ibudananak #iburumahtangga





#interview with the vampire#iwtv#the vampire armand#assad zaman
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from France
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Russia
seen from United States
seen from Germany
seen from China

seen from Singapore

seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Germany
Bukan cuma profesi, tapi pengorbanan, mendidik dan cinta yang tak ada habisnya.
#ibu #orangtuahebat #orangtuadananak #ibudananak #iburumahtangga

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Menjadi Ibu
Kemarin, setelah sekian lama hanya bisa bertatap muka dengan si kecil lewat video call, akhirnya Allah beri kesempatan untuk pulang kampung lalu berkumpul dan bertemu dengan big brother and family. Ya, bisa bertemu dengan Yumna! :')
Sebagaimana foto-foto yang sering dikirimkan oleh den bagus, alias kakak saya, Yumna sangat gemar tersenyum. Bahkan, aku yang baru dua kali bertemu pun kemarin berhasil membuatnya tertawa cukup lama, membuat mas bertanya, apa yang aku lakukan hingga dapat membuat si mungil tertawa, :')
Ya, bagi anak terakhir macam aku, melihat bagaimana mas dan istrinya mengurus si kecil adalah kumpulan informasi yang baru aku terima. Tentang bagaimana si kecil yang sedang menjalani masa latihan makan, tentang bagaimana si kecil dimandikan, tentang kebutuhan popoknya, tentang bagaimana membuat bubur tim yang ternyata lebih diterima si Yumna dibanding makanan-makanan buatan pabrik, ya, aku belajar banyak hal baru!
Dan tentu saja, satu hal lain yang tidak ketinggalan adalah, tentang bagaimana menjadi seorang ibu. :)
Aku, terbiasa melihat sosok ibu lewat ibuk, sehingga tentu aku tidak tahu bagaimanakah dahulu ibuk mengurusi aku dan kakak-kakak sewaktu kami kecil. Meski sudah mengerti bahwa perjuangan ibu tidaklah pernah sederhana, tapi dengan melihat bagaimana kakak ipar mengurus si kecil aku semakin sadar, bahwa menjadi ibu sungguh-sungguh tidaklah mudah.
Butuh kesabaran, juga ketulusan yang senantiasa diasah, sebab mengurus si mungil jelas tak bisa macam bicara dengan pasukan tentara elit yang langsung mengerjakan apapun perintah atasan. Satu, sebab ucapan dan perintah pada si kecil belum bisa ia pahami, apalagi ditaati. Dua, mereka punya bahasa yang berbeda dengan kita-para manusia dewasa-, mereka berbicara dengan gerakan tubuh, dan tangisan serta teriakan -yang seringnya punya banyak makna-. Tiga, butuh kesabaran dan perjuangan ekstra yang tentu levelnya harus ditingkatkan hari demi hari. Empat, tiap tindak-tanduk kita bisa dicontoh oleh si kecil, apapun itu, jadi tentu perlu kehati-hatian yang sangat tinggi dalam mengasuhnya.
See, banyak hal yang perlu dibekali untuk menjadi ibu, belum lagi seputar masalah-masalah fiqhiyah yang berkaitan dengan anak. Yep, banyak buku yang pada akhirnya perlu dibaca, meski jelas tidak bisa menjadi tolak ukur kesuksesan seseorang dalam menjadi ibu. Setelah belajar teori, perlu belajar praktik, bukan?
Ya, sekali lagi, menjadi ibu bukanlah hal yang sederhana, apalagi main coba-coba. Urusannya bukan hanya satu dua tahun, tapi bisa hingga berpuluh-puluh tahun, bahkan sampai akhirat. Kalau seorang ibu tidak mendidik anaknya dengan baik, lalu anaknya jadi tidak baik, lalu anaknya anak ibu tadi ga baik pula, dan begitu seterusnya; bukankah si ibu tadi ikutan menyumbang kesalahan? Kesalahan mendidik yang diwarisi.
Lagi-lagi kan ya, butuh belajar lebih banyak! Belajar jadi pribadi yang baik luar dan dalam, hingga bisa 'membaikkan' orang-orang yang ada di sekitarnya, termasuk generasi penerusnya. Selamat belajar, dan semoga bisa menjadi sosok ibu yang baik macam ibunda Nabi Musa dan Isa, dua sosok ibunda yang kisahnya termaktub dalam Al-Qur'an. Wallahu a'lam.
(19/04/19)
Istri yang Taat atau Ibu yang Baik?
Dalam kehidupannya, Allah memberikan setiap perempuan muslimah tiga peran utama yang harus bisa diupayakan dengan sebaik-sebaiknya, yaitu
1. Mar’atus Sholihah Perempuan sholihah
2. Zaujatul Muti’ah Istri yang taat
3. Ummul Madrasah Sekolah unutk anak-anaknya
Ketiga poin tersebut adalah tahapan. Untuk bisa mencapai tahap yang satu harus bisa menyelesaikan tahapan yang sebelumnya. Yang paling utama adalah mar’atus sholihah, perempuan shalihah. Ia merupakan pondasi yang akan menentukan keberhasilan dalam berperan sebagai zaujaul muti’ah dan ummul madrasah.
Nah, biasanya masalah muncul pada poin kedua dan ketiga. Sebagaimana nasihat Ust. Hilman Rosyad
Sebagian pasangan suami istri ada yang fokus pernikahannya melompat, langsung fokus ke anak. Jadi mereka belajarnya juga melompat, langsung belajar parenting. Padahal, doanya saja “rabbana hablana min AZWAJINA” setelah itu baru “wa dzurriyatina qurrata a’yun, wa ja’alna muttaqiina imaamaa”
Jadi, keluarga yang bisa menghasilkan pemimpin orang yang bertaqwa itu adalah keluarga yang sang suami dan istrinya, sebelum belajar jadi ibu dan ayah yang baik, mereka belajar dulu jadi suami dan istri yang baik bagi satu sama lain. Setelah itu baru belajar jadi ibu dan ayah yang baik bagi anaknya.
Dipikir-pikir iya juga. Hubungan yang baik antara orang tua dapat menciptakan suasana keluarga yang harmonis, hingga tercipta sakinah mawaddah dan rahmah. Keharmonisan tersebut sangat berperan penting bagi tumbuh kembang anak. Bayangkan sebuah rumah dengan keluarga yang nyaman, yang bisa menjadi tempat pulang dan terbuka pada setiap cerita. Setiap pertanyaan, problema dan suka ria anak diarahkan sesuai dengan koridor agama, hingga setiap anggota keluarganya bermental kokoh dalam menghadapi kehidupan dunia luar yang keras. Lalu terbentuklah seorang pemimpin orang-orang bertaqwa.
Masya Allah.
Beberapa waktu lalu aku pernah denger seorang ibu ditanya, “Kalau harus milih, akan milih suami atau anak?” ditelingaku rasanya kaya lagi nanya “Lebih milih jadi istri yang taat atau ibu yang baik?”
Dari sini aku jadi tau, tentu gak bisa milih. Dan gak mau milih. Sebab, seorang perempuan shalihah harus taat pada suami. Dan salah satu bentuk ketaatan itu diwujudkan dalam bentuk mendidik anak-anaknya dengan baik. Selaras dan berkesinambungan. Istri yang taat dan ibu yang hebat.
Dua hari ini rasanya bener2 encok. wkwkk.. And alhamdulillah hari ini udah tinggal dikit lagi setrikaannya. Tinggal bajunya anak2. Baju emak bapaknya yg segunung udah rapi berjejer di lemari.. Haha.. Anyways, ternyata seenak itu pake hot cream after ironing to much clothes. Fun fact nya ngoles hot cream ke badan tuh beneran kayak ngoles body lotion jadi anget dibadan. Berasa kek habis pijet ~ wkwk
Kota Angin, 24Mei25 00.10
Hai Desember
Desember ada semangat baru. Ada impian yang akan dicapai untuk 2025. Semoga apa yang disemogakan dapat terealisasi sesuai harap. Apapun akhirnya nanti mari kita mulai dengan bismillah dan ikhtiarkan apa yang bisa kita lakukan untuk mencapai impian itu.
Ikhtiar pertama dimulai hari ini, ngurus perpanjangan Paspor. Sudah daftar online tapi ditahap ketujuh memilih tanggal kuota penuh sampai dengan tanggal 16 Desember. Tanggal 17 Desember sampai dengan Maret kuota paspor biasa belum dibuka.
Alhasil pergilah bertigan aja dengan dua bocil ke kantor imigrasi, sampai disana sudah dapat nomor antrian liat orang bawak berkas fotocopyan sedangkan diri ini bawa berkas asli semua.
Jadilah ke satpam nanya tempat foto kopi terdekat, Pak satpam bilang 100meter dari sini sambil melihat bawakan ku bersama dua bocil, si bapak nanya lagi, "ibu sama siapa kesini ? Ada suaminya ?" . Aku menjawab, "cuma bertiga pak, tapi antrian saya nomor segini pak sambil nunjukin nomor antrian." Gakpapa bu masih lama ini, jawabnya. Dan pergilah aku berjalan 100 meter bersama dua bocil disiang hari.
Setelah selesai urusan fotokopi kembali lagi ke kantor imigrasi antrian ku sudah lewat. Lapor lagi ke satpam oo udah lewat gak apa tunggu bentar nanti di panggil lagi. Setelah dipanggil kembali petugasnya bilang kuota nya full untuk paspor biasa baru buka tanggal 17 Desember lagi. Kalo mau yang paspor elektronik bisa kuota msh tersedia harga 650rb. Ooo yaudah pak nanti aja nunggu kuota buka kembali.
Sekian lah perjalanan ikhtiar pertamaku, alhamdulillah nambah pengalaman pergi bertiga aja sama bocil tanpa pendamping dan alhamdulillah bisa parkir mobil juga dengan bagus akhirnya pulang kerumah dengan selamat dan lanjut masak makan siang. Terimakasih diriku untuk hari ini kamu luar biasa, kamu ibu hebat. Semoga Allah mudahkan rencana-rencana baik ku seterusnya Aamiin

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Allah memberiku seorang anak karena dia percaya bahwa Aku mampu. Setelah menjadi seorang Ibu terkadang aku berpikir: "YaAllah ternyata menjadi Ibu itu berat dan tidak mudah yah". Setelah melahirkan pun kadang Aku sering susah fokus, mudah linglung, gampang naik darah dan dengan berbagai macam mood. Tapi anehnya di saat melihat wajah terseyum Anakku dan tumbuh kembangnya selalu ada kebahagiaan yang tidak pernah kudapatkan sebelumnya. Menjadi Ibu sangatlah menakjubkan 🥹🫶🏻.
Semangat ya Ibu, Kita semua Hebat.
Selamat hari Ibu. Bagi semua wanita hebat Indonesia. #hariibu #ukmbolodewe #hariibu2022 #ibu #ibuhebat #wanitahebat https://www.instagram.com/p/Cmd2EDKLB8f/?igshid=NGJjMDIxMWI=
Buat ibu2 yg g bisa berenang.. Ke @kalionggok aja Kami ajarkan cara berenang dan menikmati air.. Gratis koq hehehe😆😆😆 #ibuhebat #renangsehat #wisataair #wisatakeluarga Buat anak2 yg belum bisa berenang juga kami siap menemani dan mengajarkan cara berenang..🤗🤗🏊🏊🏊 https://www.instagram.com/p/CJnTZ5tHCj9/?igshid=1axwkzxss23e1