WarisanSalaf.Com: . ⚠️📛❌ LARANGAN MERAYAKAN DAN MENGUCAPKAN SELAMAT TERHADAP HARI RAYA ORANG KAFIR 2⃣ . ➖➖➖➖ . 📝 Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, . وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا . 💢 "Dan orang-orang yang tidak menyaksikan az-zuur, dan apabila mereka melewati (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan yang sia-sia, mereka melewatinya dengan menjaga kehormatan dirinya." (QS. Al Furqon:72) . ☑️ Ayat di atas dalam rangkaian penyebutan ciri orang-orang yang beriman. . 🔗 Di antara ciri tersebut adalah, orang-orang yang beriman tidak akan menyaksikan dan menghadiri az-zuur, yaitu ucapan dan perbuatan yang diharamkan. (Tafsir as-Sa'di) . 🔵 Sebagian salaf, seperti: 🔸 Abul Aliyah ar Riyahi (Wafat 90 H), 🔸 Thowus bin Kaisan (wafat 103 h), 🔸 Muhammad bin Sirin (wafat 110 h), 🔸 Rubayyi' bin Anas (wafat 139 h), 🔸 dan selain mereka, . 👉🏻 menafsirkan az-zuur di sini adalah HARI RAYA KAUM MUSYRIKIN. (lihat Tafsir Ibnu Katsir) . 🔊 Sehingga makna ayat di atas adalah, orang-orang yang beriman tidak menghadiri dan menyaksikan hari raya kaum musyrikin. . 🔘 Oleh karena itu, kaum muslimin tidak boleh menghadiri, merayakan, atau menyambut gembira hari raya orang-orang kafir baik itu hari natal, tahun baru, dan selainnya. . ▪️ Terlebih, dalam haditsnya Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan umatnya untuk menyelisihi orang Yahudi, Nasrani, dan musyrikin. . wallahu 'alam. . 📝 Disajikan oleh Tim Warisan Salaf . #Fawaidumum #hari_raya 〰〰➰〰〰 . 🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama'ah 🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf 💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com