[BERKALI-KALI JATUH CINTA; BERKALI-KALI (pula) SELAMAT]
Kalau diingat-ingat, berapa kali sih kamu jatuh cinta?
Terhitung sejak SD hingga saat ini, berapa kali sih kita menyukai
seseorang yang berbeda?
*coba dihitung*
Woaaa banyak ya, kurang jari? Hehehe.
Semua manusia di dunia pasti pernah mengagumi/menyukai/menyayangi seseorang, entah itu karena akhlaknya, sisi humorisnya, cerdasnya, rupa hingga tanpa alasan (cliche)
Dan berkali-kali jatuh cinta, berkali-kali pula kita patah hati.
Coba ingat-ingat, berapa kali kamu patah hati karena ulah sang pujaan hati. Entah itu karena kasih tak sampai, bertepuk sebelah tangan, ditolak mentah-mentah atau tragisnya, kamu tak dikenali.
Atau bahkan diantara kita ada yang jatuh cintanya dengan cara diam-diam, mengagumi dari jauh. Saat berpapasan dengannya seperti ada nafas yang tertahan di dekapan, ujung jemarimu kadang seliwetan, kakimu kesemutan, seringnya mata ditahan agar tak kedipan, ya biar ngga ketauan. Bahkan, saat punggungnya saja terlihat, kamu lari terbirit-birit.
Terkadang juga, sudah menjaga diri dan berjauhan dari pujaan hati eh ada saja yang mengobral cintanya dengan doi. Kita yang susah payah menjaganya dari jauh, mendoakannya, menjaga agar tak bersentuhan dengannya, eh ada aja tuh oknum iseng yang menggangu kesejahteraan hati hakiki.
Umpamanya, sudah letih menyirami tanaman, dirawat baik-baik eeeh malah dipetik sama orang lain. SYAKIT!
Ada juga mungkin beberapa yang menyukai kita, tapi entah mengapa hati tak menjawab seolah tak mau ditarik.
Buat apa banyak yang mencintai kita kalau orang yang kita sukai tak
balik mengasihi. A6!
Tapi, tahu tidak, bahwa kasih tak sampai dan tak terbalaskan itu adalah cara Allah untuk menyelamatkanmu. Cinta bertepuk sebelah tangan dan cinta yang tak disambar balik itu adalah cara Allah menjaga dirimu.
"Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isro’: 32)
Allah Subhanahuwata'ala saja melarang mendekati zina. Mendekati saja tidak boleh, apalagi sampai melakukan zina itu sendiri.
Jadi, selama ini kegalauanmu akan cinta yang tak terbalas adalah cara kita mengucapkan terimakasih kepada Allah yang telah menyelamatkanmu
dari dosa zina?
Jadi, tangisan yang selama ini bermuara di bantal kita setiap malam itu adalah tangisanmu atas pertolongan Sang Maha Cinta terhadap dosa zina?
Jadi, kegusaran yang sering kita keluhkan adalah tanda kita bersyukur atas segala kebaikan yang Allah berikan kepada kita?
Aneh ngga sih? Pantaskah kita bersedih saat kita diselamatkan?
Gengs, percayalah bahwa kita takkan mendapatkan cinta dari orang itu, belum tentu jodoh kita. Yang ada mengukir dosa, gila kalau dipikir-pikir saat seseorang berkeyakinan bahwa itu cinta saat ia malah melampiaskan nafsunya pada kita.
Dan sungguh aneh rasanya bentuk cinta itu saat kita malah rela-rela dan pasrah saat orang asing menjamah tubuh kita. Naudzubillah.
Apa itu yang kita sebut cinta?
Bagi kamu-kamu-kamu yang lagi patah hati karena kasih tak sampai, berbahagialah, kamu sedang diselamatkan oleh Allah. Bersuka hatilah, Mblo!