Lelah
Merasakan lelah merupakan hal yang sangat wajar. Sebagai manusia, kita pasti pernah merasakan lelah dalam hidup karena banyak aktivitas yang sudah dilakukan atau banyaknya hal yang dipikirkan. Tapi, apakah lelah bisa dengan mudah hilang setelah kita beristirahat? Sayangnya tidak.
Terkadang, rasa lelah terus menghantui diri meskipun sudah beristirahat. Lalu, apa yang harus dilakukan jika mengalami hal itu? Kalau jaman sekarang, banyak orang yang sering mengatakan "HARUS HEALING!" yang artinya liburan. Mengambil waktu libur sejenak, meninggalkan kesibukan sehari-hari yang memuakkan, melupakan keriuhan di kantor.
Namun, apakah pergi liburan akan cukup ampuh menghilangkan lelah? Mungkin iya, mungkin tidak. Kebanyakan orang akan merasa lebih "hidup" dan bersemangat ketika sedang pergi liburan karena tidak harus berkutat dengan kepusingan duniawi yang tiada henti. Tapi ketika hari berlibur sudah selesai dan dihadapkan dengan kenyataan bahwa esok adalah waktu untuk memulai kembali hari-hari memusingkan, rasa lelah biasanya kembali. Ditambah rasa lelah sehabis menikmati waktu berlibur, biasanya akan semakin malas memulai hari baru.
Pergi berlibur memang menyenangkan. Aku sendiri pun kadang ingin melakukannya. Namun sayangnya, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk berlibur. Entah karena tidak ada waktu yang tepat, tidak ada biaya yang cukup atau hal pribadi lainnya. Kalau sudah begitu, aku sarankan untuk bisa memahami dahulu apa yang benar-benar dibutuhkan diri sendiri untuk menghilangkan lelah. Karena.. Ada beberapa orang yang bisa merasa lebih baik hanya dengan memperbaiki jam tidurnya. Ada juga yang merasa lebih baik dengan berkumpul bersama orang terkasih. Atau mungkin hanya dengan menonton film/serial seharian.
Rasa lelah itu akan selalu ada selama kita masih hidup. Jadi, kita sendirilah yang harus secara cermat mengatasinya agar tidak mengganggu hidup kita karena seringkali rasa lelah dijadikan tameng untuk bisa bermalas-malasan. Itu tidak baik tahu! (**berbicara pada diri sendiri**)














