Challenge Week 8 - Kampung Komunitas IP Depok
Di challenge of the week kali ini saya akan berbagi tips memilih ikan segar. Ikan segar yang akan saya pointed di sini adalah ikan lele ya mak. Tak lain dan tak bukan karena lele lumayan sering menjadi menu makanan keluarga dibandingkan ikan air tawar lainnya.
Kalau membeli ikan segar memang paling enak langsung ke pasar mak, atau ke freshmart yang bener-bener kita tau prosesnya dipilih dari ikan hidup lalu disiangi ditempat oleh penjualnya. Klo yang ini sih jangan ditanya, alias sudah pasti kesegarannya. Oleh karena itu, saya lebih suka menyetok ikan atau daging seminggu sekali atau dua kali dengan membeli langsung di pasar atau freshmart dibandingkan harus membeli di tukang sayur dekat rumah atau tukang sayur keliling. Langganan saya beli lele atau ikan air tawar lainnya biasanya di pasar tradisional dekat rumah, karena disana selain lumayan lengkap ukuran ikannya plus harganya juga lebih murah dibandingkan kalau beli di freshmart.
Sedikit tips berbelanja di pasar. Misalkan mak baru pertama kalinya belanja ke pasar dan mak ga tau harga pasaran barang belanjaan yang hendak mak beli. Mak harus pake jurus pura-pura (ekekekek) nah apatuh jurus pura-pura? Mak harus pura-pura biasa belanja di pasar. (sebenarnya ini tergantung kejujuran penjualnya sih mak). Karena sering banget nemuin temen yang belanja ke pasar tapi harganya kok ya beda ya :D. Usut punya usut ternyata korban kenakalan penjual yang memainkan harga, tak terkecuali juga kalau yang membeli bapak-bapak :D. Ini berlaku untuk pembelian apa aja di pasar, masih ada aja penjual yang modelnya kaya gini. Tapi untuk kasus jual beli ikan segar sih jarang nemu ya mak. Seringnya di bahan makanan lain seperti sayuran, buah, dan yang lainnya.
Untuk lele, harga per 1 kg sampai dengan hari ini adalah 25.000, Yang paling aku suka dari membeli ikan adalah harganya cenderung stabil dibandingkan membeli perdagingan, apalagi ayam. Duuuh harga ayam selalu turun naik syantiiik. Jadi tips pertama dariku dalam membeli ikan adalah mengetahui harga pasaran ikan saat itu.
Bedanya membeli ikan di pasar dengan membeli di tukang sayur adalah kalau di pasar enaknya bisa milih ikannya (mau yang ukurannya besar, kecil, atau sedang) dan harganya sesuai timbangan si ikan yang mak pilih, sedangkan kalau mak beli di tukang sayur biasanya ikan sudah diplastikin dan harganya sesuka hati si penjual atau kang sayurnya. Jadi, ini berpengaruh terhadap jumlah ikan yang mak boyong.
Jadi dalam 1 kg ikan lele, mak bisa dapat 8 lele jika ukurannya kecil, 6 lele jika yang mak pilih ukuran sedang dan sekitar 4 sampai 5 lele jika lele yang mak pilih ukurannya besar. Sedangkan ikan lele jumbo beda lagi ya mak karena harganya juga udah beda. Karena semua dihitung dari timbangan atau berat si ikan.
Sedangkan jika mak membeli ikan di tukang sayur non pasar baik itu yang menggelar dagangan di rumah atau tukang sayur keliling, ikan lele yang dijual biasanya sudah di plastikin. Rata-rata satu plastik isinya 3 buah lele ada juga yang satu plastik isinya 4 lele dengan berat serta ukuran yang bervariasi dan mak juga tidak bisa memilih ukuran lele. Beratnya pun kadang suka beda-beda ya mak tiap plastik, ga persis sama karena kita tidak tahu timbangan pastinya. Begitupun harganya. Harga tergantung penjualnya dan sekira-kira berat lele nya. Jadi kalau mak sudah tau harga pasaran lele, mak akan mudah memastikan lele yang dijual murah atau mahal.
Tips selanjutnya adalah memastikan kesegaran lele, Lele baru atau sudah beberapa hari tak terjual. Nah untuk yang satu ini, kalau mak beli di pasar ikan segar atau freshmart. Of course udah pasti baru banget disiangi oleh penjualnya. Nah gimana kalau mak lagi mager ke pasar atau lokasi rumah mak lumayan jauh dari pasar sehingga mak harus beli ikan di kang sayur pangkalan atau kang sayur keliling? Nah mak mesti jeli melihat kesegaran ikan tersebut dan jangan mudah tergiur dengan harga yang murah ya mak.
Cara memastikan kesegaran lele.
Pertama yang paling gampang di cek adalah Cek Baunya, Lele yang masih fresh cenderung tidak berbau selain amis ikan, sedangkan yang sudah tidak fresh baunya akan seperti bau daging yang mulai membusuk dan tak sedap.
Kedua, Cek Kulit Bawah Lele (yang berwarna putih). Lele yang fresh kulit bawahnya putih bersih, sedangkan yang sudah tidak fresh biasanya akan menguning, semakin kuning warna kulit bagian bawah lele, tandanya lele sudah semakin tidak fresh. Warna kuningnya ini beda dengan warna kuning lele yang sudah dipakaikan kunyit ya mak. Kalau lele sudah dipakaikan kunyit keliatan atasnya juga kuning dan bau kunyit juga terasa.
Ketiga, perhatikan darah yang menempel pada plastik pembungkus lele. Nah ini juga salah satu cara mengecek kesegaran lele mak. Kalau penjualnya apik, lele akan tetap fresh walaupun sudah lebih dari dua hari. Yakni dengan disimpan di freezer, dan kalaupun dikeluarkan dari dalam freezer, lele atau ikan lainnya ditempatkan dalam box yang di dalamnya ada batu es. Jadi tetap selalu segar. Bedanya lele yang masih segar tentu saja darah yang tertinggal di plastik pembungkus lele berwarna merah segar, sedangkan semakin lama disimpan darahnya akan semakin berwarna kecoklatan.
Keempat, lele yang sudah lama tidak laku biasanya akan dijual murah di tukang sayur. Nah kalau yang ini tentu aja menggiurkan ya mak. Tapi mak harus pertimbangkan juga apakah tingkat kesegarannya masih oke dan apakah penjualnya jujur? Biasanya kalimat pamungkas kang sayur adalah “Saya jual murah aja ngabisin ini” yang semacam itu mak. Nah kalau yang jarang belanja biasanya langsung nerima aja tuh mak, apalagi misalnya mak nitip dibeliin suami atau adek/keponakan yang ga ngerti belanja. Harus mak wanti-wanti dan kasih wejangan dulu sebelum berangkat belanja. hehehe
Membedakan lele segar dan tidak sebenarnya cukup mudah dibandingkan ikan lainnya ya mak, namun ya semua jenis ikan rasanya ga beda jauh ya mak dalam membedakan yang segar dan yang tidak. Yang paling beda memang bau nya sih mak. Bau ikan yang tidak segar atau salah dalam menyimpan biasanya cenderung tidak sedap. Hal ini juga berlaku bagi mak di rumah yang suka menyimpan ikan segar sembarangan. Baiknya ikan disimpan dalam freezer dan dalam kondisi sudah disiangi dan dicuci bersih. Akan lebih baik lagi jika sudah dibumbui kunyit dan jeruk nipis juga. Tips terakhir dari saya, sesuai pepatah yang mengatakan Alah bisa karna terbiasa, nah sering berbelanja akan membuat mak lebih jeli dalam memilih dan menilai bahan makanan apapun. Karena pengalaman itu adalah guru yang paling baik. Dengan mak sering berbelanja dan memasak sendiri, mak jadi bisa membedakan bahan makanan secara jitu begitu juga dengan jenis bahan makanan lain seperti sayuran maupun buah-buahan. Karena memilih bahan makanan yang tepat juga berpengaruh ke rasa makanan tentu saja. Terutama sayuran dan buah. So, selamat berbelanja mak semua dan selamat berguru pada kehidupan :)











