
seen from Canada

seen from United States
seen from Saudi Arabia

seen from TĂźrkiye
seen from United States
seen from India
seen from Indonesia
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Australia
seen from Azerbaijan
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from Mexico
seen from United Kingdom

seen from Netherlands

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
ŕ¤ŕĽŕ¤§ŕ¤ŞŕĽŕ¤° ŕ¤ŕ¤ž ŕ¤ŕ¤ ŕ¤ŕ¤¸ŕ¤ž रञŕ¤ŕ¤ž ŕ¤ŕ¤żŕ¤¸ŕ¤¨ŕĽ रठऌ༠़༠ठŕ¤ŕ¤Źŕ¤° ŕ¤ŕĽ ŕ¤ŕ¤°ŕĽŕ¤Śŕ¤¨ पर तलाञर?
ŕ¤ŕĽŕ¤§ŕ¤ŞŕĽŕ¤° ŕ¤ŕ¤ž ŕ¤ŕ¤ ŕ¤ŕ¤¸ŕ¤ž रञŕ¤ŕ¤ž ŕ¤ŕ¤żŕ¤¸ŕ¤¨ŕĽ रठऌ༠़༠ठŕ¤ŕ¤Źŕ¤° ŕ¤ŕĽ ŕ¤ŕ¤°ŕĽŕ¤Śŕ¤¨ पर तलाञर? #History #KingAkbar #RajaUdaySingh #Jodhpur #IndiaHistory
रŕĽŕ¤ŕ¤ एञतŕĽŕ¤ : ठŕ¤ŕ¤Źŕ¤° ŕ¤ŕĽ ŕ¤ŕ¤žŕ¤°ŕ¤¤ŕĽŕ¤Ż ŕ¤ŕ¤¤ŕ¤żŕ¤šŕ¤žŕ¤¸ ŕ¤ŕ¤ž ŕ¤ŕ¤ ऎचञन रञŕ¤ŕ¤ž ऎञनञ ŕ¤ŕ¤žŕ¤¤ŕ¤ž चŕĽŕĽ¤ ठŕ¤ŕ¤Źŕ¤° ठपन༠जञसनŕ¤ŕ¤žŕ¤˛ ऎŕĽŕ¤ ŕ¤ŕ¤ एथटŕĽ-एथट༠सञऎञŕ¤ŕ¤żŕ¤ ŕ¤ŕ¤žŕ¤°ŕĽŕ¤Ż ŕ¤ŕ¤żŕ¤ ़ŕĽ, ŕ¤ŕ¤żŕ¤¸ŕ¤ŕĽ ŕ¤ŕ¤žŕ¤°ŕ¤Ł ठŕ¤ŕ¤Źŕ¤° ŕ¤ŕĽ ŕ¤ŕ¤ ठŕ¤ŕĽŕ¤ŕ¤ž जञसठऎञनञ ŕ¤ŕ¤žŕ¤¤ŕ¤ž चŕĽŕĽ¤ ठŕ¤ŕ¤Źŕ¤° न༠ठपन༠ŕ¤ŕĽŕ¤ľŕ¤¨ ŕ¤ŕ¤žŕ¤˛ ऎŕĽŕ¤ ŕ¤ŕ¤ एथट༠एथट༠यŕĽŕ¤ŚŕĽŕ¤§ लथट༠़ŕĽ, ŕ¤ŕ¤żŕ¤¸ŕ¤ŽŕĽŕ¤ ŕ¤ŕ¤¸ŕĽ चऎŕĽŕ¤śŕ¤ž सऍलतञ च༠ऎिल༠़ŕĽŕĽ¤ ŕ¤ŕ¤ चऎ ŕ¤ŕ¤Ş लŕĽŕ¤ŕĽŕ¤ ŕ¤ŕĽ ऌŕĽŕ¤¨ŕ¤żŕ¤Żŕ¤ž ŕ¤ŕĽ ŕ¤ŕ¤ ŕ¤ŕ¤¸ŕĽ जŕ¤ŕĽŕ¤¤ŕ¤żŕ¤śŕ¤žŕ¤˛ŕĽ यŕĽŕ¤ŚŕĽŕ¤§ŕ¤ž ŕ¤ŕĽ एञर༠ऎŕĽŕ¤ एतञन༠ŕ¤ŕ¤ž रच༠चŕĽŕ¤ ŕ¤ŕ¤żŕ¤¸ŕ¤¨ŕĽ ठŕ¤ŕ¤Źŕ¤° ŕ¤ŕĽ ŕ¤ŕ¤°ŕĽŕ¤Śŕ¤¨ पर तलाञर रठऌियञ ़ञ༤
SBI एŕĽŕ¤ŕ¤ ऎŕĽŕ¤ निŕ¤ŕ¤˛ŕĽâŚ
View On WordPress
#KC #College Ke #Inter #College #Festival #Kiran Mein #Akber #Peerbhoy (#AP) Co...
#KC #College Ke #Inter #College #Festival #Kiran Mein #Akber #Peerbhoy (#AP) CoâŚ
[ad_1]
âđ #KC #College Ke #Inter #College #Festival #Kiran Mein #Akber #Peerbhoy (#AP) College Aayi First (#Mumbai)
đ Dramatics Competition's Mein AP College Ne First Position Hasil Ki
â Kiran Inter College Competition Mein Kareeb 26 College's Ne Participate Kiye The
đ AP College Ke Jeet Hasil Karne Mein Alumni (Means Ex Student) Raja Ansari Ka Baada Role
See Translation
View On WordPress
Apa Hubungannya Leadership dengan Inovasi ?
Hari Kamis 3 November kemarin jadi hari spesial buat Akber Jogja, karena ada 2 kelas yang diselenggarakan dalam satu hari. Kelas âLeadership & Innovationâ dengan Abdullah A. Murti dan Kelas âSkills to Design Your Lifeâ dengan Rene Suhardono. Antusiasme Akberians di kedua kelas ini sangat sangat pecah!.
Kelas yang pertama dibuka dengan pemutaran video mengenai Akber Jogja. Kemudian Mas Rani menyapa para Akberians yang terlihat sudah tidak sabar untuk mendengarkan sharing yang akan disampaikan oleh Abdullah A. Murti yang akrab dipanggil Mas Abi. Sebelum sharing dimulai, Mas Rani mempresentasikan profil Akber Jogja terlebih dahulu agar para Akberians dapat mengenal Akber dengan lebih dekat. Kemudian kedatangan Mas Abi pun disambut meriah oleh para Akberians yang sepertinya sudah sangat penasaran mendengarkan sharing tentang leadership dan inovasi.
Telinga kita pasti sudah akrab dengan kata leadership dan inovasi, tapi sebenarnya bagaimana konsep kepemimpinan yang sebenarnya?. Apa sih pengertian inovasi dan perbedaannya dengan kreativitas?. Lalu apa hubungannya leadership dan inovasi?. Mas Abi mengupas tuntas mengenai hal ini, dan berikut ini sekilas tentang sharing dari Mas Abi.
Leadership
Leadership terbagi menjadi 5 level :
1. Position. Pemimpin yang berada di level ini adalah mereka yang benar-benar mengerti pekerjaannya dan menguasai deskripsi jabatan yang diembannya.
2. Permission (relation). Pemimpin bukan hanya mengerti pekerjaannya, tetapi juga menjaga hubungan baik dengan bawahannya. Biasanya diperlihatkan dengan keramahandan kepeduliannya pada bawahan.
3. Production (result). Pemimpin sangat memperhatikan produk dari kepemimpinannya, dimana pemimpin fokus pada hasil yang diperoleh perusahaan sebagai produk dari kepemimpinannya.
4. People development (reproduction). Prinsipnya adalah reproduksi, yaitu apabila sudah sukses maka pemimpin akan mencoba mengembangkan orang lain. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan apa yang sudah didapatkan oleh instansi/ perusahaan/ lembaga untuk mengembangkan orang-orag yang ada di dalamnya. Contohnya dengan menyelenggarakan training and development.
5. Personhood (respect). Pemimpin yang berada pada level tertinggi adalah bagaimana seorang pemimpin dapat menjadi inspirasi bagi bawahannya, sehingga bawahan dapat menghormati pemimpinnya.
Innovation
Inovasi berbeda dengan kreativitas. Mas Abi mengutip teori dari Theodor Levitt mengenai perbedaannya :
Kreativitas adalah memikirkan hal-hal baru
Inovasi adalah melakukan hal-hal baru
(Theodor Levitt)
Leadership & Innovation
Jadi apa hubungannya Leadership dengan Inovasi?. Mas Abi menjelaskan bahwa untuk menjadi pemimpin yang hebat, maka seorang pemimpin harus memiliki inovasi. Lalu bagaimana agar seorang pemimpin dapat membuat inovasi?. Mas Abi juga menjelaskan bahwa pemimpin harus memiliki beberapa value, yaitu :
1. Self-awareness, di mana pemimpin dapat mengenal dirinya, mengtahui kemampuan dan kelemahannya.
2. Self-regulation, di mana pemimpin memiliki kemampuan untuk mengendalikan dirinya, sehingga dapat menampilkan perilaku yang tepat sesuai situasi yang dihadapinya.
3. Motivation.
4. Emphaty, di mana pemimpin mengerti apa yang dirasakan oleh para bawahannya dan sebisa mungkin memberikan masukan atau solusi yang objektif.
5. Social skill, di mana pemimpin memiliki keterampilan untuk menjalin relasi dengan baik. Pemimpin dapat menempatkan diri di berbagai situasi sosial dan menampilkan respon yang tepat sesuai orang yang dihadapinya.
- Leadership from the inner self to the firmness and dignity of development -
Setelah Mas Abi selesai sharing, peserta terlihat masih penasaran. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan jawaban Mas Abi yang mengundnag pertanyaan lanjutan. Peserta sepertinya masih ingin terus dan terus bertanya, namun sayang waktunya yang terbatas. Kelas pun ditutup dengan foto bersama. Terimakasih Mas Abi atas sharingnya yang sangat bermanfaat, semoga lain kali bisa diskusi lebih banyak lagi. Terimakasih akberians yang sudah datang meskipun Jogja saat itu diguyur hujan. Terimakasih Eduhostel atas tempatnya yang nyaman. J
POWERFUL AND EFFECTIVE PRESENTATION by MOHAMMAD GENTA MAHARDHIKA
Hallo Akberians. Pada hari Jumat, 14 Oktober 2016 @akberjogja kedatangan tamu istimewa. Beliau adalah CEO Eureka Consultant, Mohammad Genta Mahardhika. Kelas kali ini berjudul âPowerful and Effective Presentationâ. Acara dimulai pukul 16.30 WIB di Loop Station Yogyakarta, dihadiri sekitar 30 orang, termasuk Akberians dan volunteer.
Kelas dibuka oleh MC, Nanda kemudian dilanjutkan presentasi akber oleh Valde Ganov. Mas Genta menyampaikan bahwa presentasi tidak hanya sekedar maju di hadapan audiens, namun bagaimana cara agar apa yang kita utarakan ini ânyampekâ dan ângenaâ kepada audiens. Mas Genta bercerita bahwa pengalamannya dalam public speaking didapatkannya pertama kali pada saat SMA. Saat itu beliau menjadi kandidat calon ketua umum OSIS. Pada saat kampanye pemilihan ketua OSIS tersebut, beliau ditantang untuk berbicara di hadapan seluruh penghuni sekolah, termasuk seluruh siswa dan guru. Pada saat itulah awal mula Mas Genta belajar mengenai public speaking hingga bisa menjadi public speaker dan trainer saat ini.
Mas Genta menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi kebiasaan presentator yang sebenarnya âmenggangguâ audiens. Beberapa Akberians dipersilakan untuk maju dan mempresentasikan mengenai @akberjogja sehingga Mas Genta bisa mengkritisi langsung, hal-hal apakah yang âmenggangguâ tersebut.
Pertama, kebiasaan memainkan kabel mic saat presentasi. Beberapa orang kadang sering melakukannya saat presentasi, bukan? Hal tersebut sebenarnya sepele, namun bisa membuat audiens terdistraksi dengan gerakan-gerakanmu memainkan kabel. Bagi Akberians yang mempunyai kebiasaan tersebut, hilangkan ya!Â
Kedua, hanya fokus kepada salah satu sisi dari audiens, misalnya hanya fokus pada audiens di depanmu. Hal tersebut kurang efektif dalam presentasi karena kamu hanya bisa memperhatikan audiens di hadapanmu. Kamu tidak tau, apakah audiens di sisi kanan kirimu atau audiens yang berada di ujung âstay focusâ terhadap presentasimu atau tidak, apakah mereka sibuk sendiri atau tidak. So, saat sedang presentasi, lihat semua audiens dari ujung ke ujung, dari kanan ke kiri, depan sampai belakang. Lihat semua audiens. Hal tersebut menunjukkan bahwa kamu memberikan perhatian kepada audiens secara merata.
Ketiga, membaca slide. Jangan membaca semua yang tertera di slide. Kalau hanya membaca, tanpa kamu presentasi pun, audiens sudah bisa membacanya sendiri. Membaca di hadapan audiens berbeda dengan presentasi. Lihat poin-poin yang tertera dalam slide sesekali saja kemudian berikan penjelasan dengan improvisasimu sendiri. Dengan begitu, audiens akan fokus terhadap dirimu dan apa yang kamu utarakan, bukan fokus pada slide presentasi. Oiya Akberians, isi slide yang ditampilkan di layar presentasi juga harus sesuai dengan apa yang kita utarakan ya. Misalnya saat kita mengutarakan tentang sejarah berdirinya @akademiberbagi, yang tertera di slide mencakup misalnya latar belakang berdirinya, siapa foundernya, kapan kelas pertamanya, dan sebagainya mengenai sejarah akber. Jangan mencantumkan mengenai @akberjogja. Buatlah slide tersendiri (bisa slide selanjutnya) untuk mendeskripsikan @akberjogja. Yang tertera di slide hanya poin-poinnya saja. Jangan menggunakan kalimat-kalimat panjang dan memenuhi slide dengan tulisan.
Selain menyampaikan ketiga hal tersebut, Mas Genta juga menyampaikan beberapa hal yang harus dilakukan agar presentasimu powerful dan effective.
Pertama, memahami tujuan dari presentasi yang akan kamu lakukan. Apabila tujuannya adalah âsellingâ, maka kamu harus bisa mempengaruhi audiens untuk membeli barang daganganmu. Apabila tujuannya âbrandingâ terhadap suatu produk/event/komunitas/perusahan dan sebagainya, lakukan repetisi atau pengulangan mengenai brand tersebut. Apabila tujuannya âreportingâ atau âinformingâ, pastikan audiens memahami apa yang kamu laporkan dan yang kamu informasikan.
Kedua, membangun koneksi antara presentator dan audiens. Ciptakan tindakan timbal balik. Jangan hanya presentator yang berbicara, namun ajaklah audiens untuk mengemukakan argumennya. Di akhir sesi, kamu bisa mengalokasikan waktu untuk sesi tanya-jawab dengan audiens. Apabila tidak ada audiens yang bertanya, tanyakan beberapa hal mengenai apa yang telah kamu presentasikan. Selain dapat menciptakan diskusi, hal tersebut juga bisa mengetes sejauh mana audiens memahami apa yang kamu presentasikan.
Ketiga, berbicara dengan suara lantang dan meyakinkan. Berbicara lantang bukan berarti berteriak ya, Akberians. Berlatihlah menggunakan suara dari perut saat presentasi. Saat kamu merasa volume suaramu kurang keras, tanyakan kepada audiens. Contohnya seperti ini: âMohon maaf mbaknya yang pake jilbab merah (sambil melambaikan tangan kepada orang tersebut), sudah terdengar suara saya sampai sana?â. Hal tersebut membantu kamu untuk mengecek sejauh mana suaramu bisa menjangkau dan didengar oleh audiens. Apabila âbasicâ suaramu memang kecil, dekatkan mic sedekat-dekatnya dengan mulut atau minta bantuan seseorang/teknisi/panitia untuk memperkeras volume mic yang kamu pakai. Agar presentasimu lebih meyakinkan, sisipkan argumenmu berdasarkan fakta yang ada. Buatlah audiens sebisa mungkin menyetujui argumenmu. Oiya, lakukan juga penekanan suara (perkeras suaramu) disertai dengan bahasa tubuh yang mendukung pada part-part presentasi yang penting.
Keempat, keep in touch dengan audiens. Saat ada kesibukan atau kesalahan teknis di balik layar atau di hadapan audiens yang mungkin akan membuat audiens terdistraksi, mendekatlah ke audiens. Seringkali saat hal tersebut terjadi misalnya laptop belum bisa dikoneksikan dengan LCD atau file presentasimu bermasalah, presentator tidak âawareâ terhadap audiens. Presentator mendiamkan audiens atau bahkan ikut panik. Hidari hal tersebut terjadi ya. Tetap tenang, mendekat ke audiens, dan ajaklah mereka mengobrol santai atau berdiskusi.
Terakhir, sisipkan ice breaking apabila audiens mulai terlihat bosan. Ice breaking yang bisa dilakukan antara lain mengajak penonton bernyanyi bersama, bermain tepuk, melakukan gerakan-gerakan lucu bersama, atau apa saja lah untuk mengalihkan sejenak dari presentasimu.
Akberians sangat antusias terhadap materi yang disampaikan Mas Genta. Tidak hanya belajar teori tentang presentasi, namun kita juga diajari praktiknya. Kelas ditutup oleh MC dan diakhiri dengan foto bersama.
Terimakasih Mas Genta atas ilmu yang dibagikan kepada kita. Terima kasih kepada Loop Station Yogyakarta atas tempat yang nyaman. Dan terimakash kepada Akberians karena sudah meramaikan kelas kali ini. Berbagi bikin happy!Â
âThere are three things to aim at in public speaking: first, to get into your subject, then to get your subject into yourself, and lastly, to get your subject into the heart of your audience.â â Alexander Gregg
âThe success of your presentation will be judged not by the knowledge you send but by what the listener receives.â â Lilly Walters
Salam dari PIC yang bertugas,
Dari kiri ke kanan: Nanda (MC), Rizki (dokumentasi), Mas Genta, Zulia (live twee), Dhani (tumblr), Valde (presentasi Akber).
written by: @dhanisdianry

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Belajar Bareng Tentang Brand Communications Bersama Mas Fahroni Arifin
Sabtu sore tanggal 17 September 2016 Akber Jogja mengadakan kelas bersama mas Fahroni Arifin tentang âBrand Communications in Digital Ageâ. Kelas ini merupakan inisiasi dari para volunteer Akber Jogja yang baru bergabung. Kelas kali ini juga diadakan di tempat yang baru, yaitu di Tuman Koffie di jalan Perumnas daerah Caturtunggal. Ini kali kedua mas Fahroni mengajar di kelas Akber Jogja. 3 bulan yang lalu di kelas sebelumnya mas Fahroni membahas tentang Social Media Marketing. Mas Fahroni sendiri sudah lama bergelut di dunia periklanan dan marketing communications, kurang lebih 14 tahun. Beliau memulai karirnya dari agensi periklanan âPetakumpetâ hingga sekarang menjadi Head of Brand Communications Hutchison 3 Indonesia. Bisa kita bilang bahwa mas Fahroni sudah expert di bidangnya.
Mas Rani sebagai MC membuka kelas sore tersebut dengan penjelasan tentang Akber Jogja. Setelah itu dilanjutkan dengan mas Fahroni yang akan menjelaskan materinya. Materi pertama mas Fahroni memberitahu bahwa Brand dengan Produk adalah dua hal berbeda. Produk itu menyediakan pengalaman dan membantu hidup para pemakainya, sedangkan brand membantu mereka menentukan pilihan. Brand adalah tool (alat) tak ternilai untuk memecahkan kebingungan dan menyerahkan pilihan bagi pengguna berdasarkan pengalaman dan kepuasan terhadap produk. Brand menunjukkan sudut pandang terhadap sesuatu, ada value (nilai) bagi penggunanya, ada manfaat yang kompetitif, terencana. Brand pun hidup, mempunyai logika dan berperasaan. Jadi walaupun produk nya sudah tidak di produksi lagi, tapi brand nya akan selalu diingat oleh para konsumen nya. Brand bukanlah sekedar merek, slogan atau logo, iklan, maupun produk atau layanan. Semua hal itu merupakan alat untuk branding. Produk membangun pabrik, tetapi brand membangun kepercayaan dan hubungan. Brand itu seperti manusia, memiliki nama, personality, dan reputasi.
Brand di era digital itu bukan digital communications tapi communications in digital world. Tetap berkomunikasi dengan manusia, hanya media atau experience (pengalaman) yang berbeda. Dari yang tradisional menjadi digital. Contoh sederhana nya dulu menonton televisi sekarang menonton Youtube. Ideologi yang sama dari awal harus dimiliki oleh sebuah brand, agar tidak mudah terbawa arus. Brand harus mengerti pengguna nya, menciptakan konten yang menjadi bahan pembicaraan atau pelajaran yang berharga. Harus memberikan manfaat yang nyata. Misalnya membuat produk yang ditujukan untuk usia 40 tahun keatas, yang mengingatkan mereka tentang masa mudanya.
Selesai memberi materi, dilanjutkan sesi tanya jawab. Akberians sangat antusias, selain banyak yang mengikuti kelas, yang bertanya pun juga banyak. Kelas diakhiri dengan foto bersama.
Terimakasih mas Fahroni Arifin atas ilmu yang dibagikan ke kita, terimakasih Tuman Koffie atas tempatnya, dan terimakasih juga Akberians yang sudah datang.
Kelas âPublic Speakingâ oleh Mas Ferry Anggara
Tanggal 13 September 2016. Akber Jogja kedatangan guru yang sangat keren, Mas Ferry Anggara. Kelas yang kami adakan pada tanggal itu adalah tentang Public Speaking. Ini adalah kali pertama mas Ferry Anggara mengajar di akberjogja, tetapi kapabilitas dan pengalamannya di hal public speaking jangan disangsikan. Mas Ferry merupakan announcer di TVRI dan sudah malang melintang menjadi Master of Ceremony. Beliau pernah menjadi pembawa acara di acara yang didatangi oleh Presiden Republik Indonesia.
Kelas dimulai pukul 16.15, dibuka oleh MC Gigi Githa dan pengenalan mengenai akberjogja dilakukan oleh Ana. Setelah itu mas Ferry lalu menyapa akberians dengan ramah. Dalam kelas kali ini, beliau menjelaskan tentang pengantar Public Speaking. Pertama-tama, beliau menegaskan bahwa berbicara itu menyenangkan, bukannya menegangkan. Public speaking bukan hanya berbicara, tetapi juga menyampaikan gagasan. Public Speaking itu adalah cara untuk membuat sebuah perubahan. Kesalahan kita ketika berbicara didepan umum adalah, kita terlalu takut untuk berbocara, sering cemas, tidak bisa mengendalikan diri, sehingga kita terperangkap pada ketakutan kita sendiri. Itu bisa menyebabkan hilangnya konsentrasi dan lupa terhadap apa yang ingin kita sampaikan. Belajar public speaking sebenarnya juga bisa dilakukan dengan melihat cara berbicara para tokoh dunia, dan mempraktekkannya. Contoh yang baik adalah seperti Soekarno, Obama, dsb.
Public speaker yang baik harus mengenali dan mencintai audiensnya. Mengenali audiens bisa dilakukan dengan melihat usia, gender, latar belakang para audiens. Untuk membuat suatu pembicaraan di depan umum itu sukses, poin yang sangat penting untuk dipahami adalah intonasi, power, dan pitch. Ada beda antara percakapan sehari-hari dengan public speaking. Dalam percakapan biasa hampir tidak ada struktur penyampaian, tetapi berbeda dengan public speaking. Kesuksesan public speaking bisa diukur dari sampainya pesan kepada seluruh audiens. Dalam Public Speaking ada beberapa elemen, yakni : Materi, Media, Audiens, Umpan Balik, Gangguan, dan Situasi. Persiapan sebelum acara dimulai adalah salah satu cara untuk mengurangi rasa was was sebelum berbicara didepan umum. Rasa PD adalah kunci dari pembicara. Ketika berbicara, kadang kadang orang lain tidak bisa melihat kegugupan kita, tetapi kita sendiri yang bilang itu kepada audiens. Kadang kadang, kita juga mmebuat kesalahan, tetapi itu bukan hal yang besar karena orang akan ingat tetapi hanya sebentar, mereka punya banyak hal lain untuk dipikirkan. Ketika tampil, tampil saja. Perbanyak jam terbang. Karena tidak mungkin kita ahli tanpa jam terbang yang tinggi. Tidak perlu menjadi diri yang lain hanya untuk mendapatkan tepuk tangan orang lain. Cintailah dirimu.
Tidak hanya menyampaikan teori, dalam kelas ini beliau juga mempersilahkan akberians untuk mencoba, untuk praktek berbicara didepan umum. Banyak akberians yang antusias dan mencoba menyampaikan gagasannya. Mas Ferry menambahkan bahwa sikap berbicara yang baik juga penting untuk menunjang kesuksesan berbicara di depan umum. Jangan taruh tangan di saku celana, dan sebagainya.
Kelas kita sudah selesai. Terimakasih Mas Ferry Anggara atas ilmunya, terimakasih Loop Station atas tempatnya, terimakasih Akberians yang sudah datang.Â
Materi kelas bisa diunduh disini app.box.com/akberjogja
Karena belajar adalah hak sekaligus kewajiban kita semua. #belajarmerdeka #merdekadalambelajar #akber #RI71 #kerjanyata